00:00Silahkan Pak Bini.
00:05Baik, Pak Kedua,
00:12sidang yang saya hormati,
00:16pimpinan KPK dan Bapak-Ibu sekalian
00:19yang saya banggakan.
00:25Ada enam pertanyaan singkat.
00:30Saya tunjukkan kepada pimpinan KPK.
00:36Yang pertama,
00:42kasus Bansos dan dampak langsung kepada rakyat.
00:53Korupsi Bansos adalah kejahatan
00:55yang paling melukai rasa keadilan publik.
01:03Bapak Presiden Prabowo berulang kali menyampaikan ini.
01:08Bahkan dalam bukunya,
01:11paradoks Indonesia jelas menegaskan
01:17korupsi Bansos adalah kejahatan.
01:22Dan itu salah satu kejahatan yang akan diberantas.
01:28Pertanyaan kepada pimpinan KPK.
01:33Dalam berbagai kasus korupsi bantuan sosial,
01:38yang paling dirugikan itu adalah masyarakat miskin.
01:43apa langkah nyata KPK
01:47guna memastikan
01:51kasus Bansos ditangani secara tuntas.
01:56Tidak berhenti di tengah jalan.
02:02Tidak berhenti pada pelaksana teknis.
02:06Tetapi juga menyentuh pelaku pengendali.
02:11Menyentuh pengambil kebijakan di level atas.
02:16Apakah berani KPK membongkar tuntas
02:23rantai kebijakan dan aktor-aktor
02:29utama di balik korupsi Bansos.
02:34Yang kedua,
02:38berkaitan dengan pemerintah daerah,
02:41korupsi berulang kali dilakukan.
02:49OTT kepala daerah terus dilakukan.
02:54Tetapi korupsi di daerah
02:56tidak kunjung berhenti.
03:01Yang terakhir,
03:03KOT-OTT di Jawa Tengah,
03:06sahabat saya Bupati Dipati.
03:08Sahabat baik saya lama kena OTT.
03:15Pertanyaannya,
03:19setiap tahun kita menyaksikan OTT kepala daerah,
03:24namun pola model korupsi di Pemda
03:28terus berulang, yang sama.
03:32Jadi kalau mau di OTT,
03:35semua bisa kena.
03:36Maka pertanyaannya,
03:42apakah KPK menilai
03:44pendekatan penindakan saat ini
03:47belum mampu menciptakan efek
03:53jerah yang sifatnya sistemik.
03:56Jadi dulu Pak Ketua KPK,
04:00kita mendukung OTT ini
04:02dengan harapan ini membawa dampak sistemik
04:08kepada yang lainnya.
04:09Tapi kan ternyata kan tidak jerah.
04:12Maka pertanyaannya,
04:16langkah apa yang akan dilakukan oleh pimpinan KPK
04:20supaya pemberantasan korupsi di daerah
04:25tidak hanya menjebloskan kepala daerah kebuih,
04:30tetapi yang paling penting adalah
04:33membongkar sistem dan jejaring korupsinya.
04:38saya rasa Pak Ketua KPK tahu persis ini.
04:46Ketiga,
04:52terkait elit politik dan persepsi tebang pilih.
04:56trust publik,
05:01kepercayaan publik roboh
05:04jika hukum tampak tajam ke bawah,
05:11tumpul ke atas.
05:14Ini saya rasa Pak Ketua KPK juga tahu ini.
05:21Apabila hukum hanya tampak tajam ke bawah,
05:24tumpul ke atas, maka penilaian publik,
05:29penegakan hukum pemberantasan korupsi
05:32sifatnya tebang pilih, diskriminatif.
05:38Maka pertanyaannya,
05:41di tengah kuatnya persepsi publik
05:44soal penegakan hukum pemberantasan korupsi
05:50yang tebang pilih,
05:51bagaimana kah pimpinan KPK
05:57menjamin
05:59adanya independensi
06:03dan keberanian
06:05dalam menangani
06:07kasus-kasus korupsi,
06:10utamanya yang melibatkan
06:13elit-elit korporasi
06:17termasuk elit politik.
06:19Jadi politik ini penting.
06:28Kita juga bisa
06:29menjadi objeknya.
06:34Dan
06:34berulang kali
06:37kita sampaikan
06:38dulu 2010 Pak
06:41Ketua KPK
06:42kita ngomong begini
06:45langsung dipotong oleh sahabat saya.
06:50Bagaimana kalau kena DPR?
06:51Siap, anggota DPR semua siap.
06:56Siap, jadi objek OTT
06:59siap ditangkap.
07:02Dan Pak Ketua,
07:04malamnya
07:05sahabat baik kami
07:07anggota DPR juga
07:09kena OTT
07:10KOMI KPK.
07:13Anggota DPR
07:14komisi tiga juga.
07:17Jadi ini.
07:18Tapi kita mendukung.
07:22Mendukung apanya?
07:24Tidak ada tebang pilih.
07:28Mudah-mudahan
07:29prinsip ini
07:31masih berlaku.
07:40Yang keempat
07:41ya ini
07:46penting ini Pak.
07:53Pemulihan aset.
07:56Ini tadi
07:56disinggung oleh
07:57sahabat saya
07:59Pak
08:00Doktor
08:02Sarifuddin Suding
08:04Sarjana Hukum.
08:08Yang dibutuhkan
08:09publik itu
08:10bukan hanya
08:11vonisnya.
08:13Pak, tadi
08:13dijelaskan
08:14sangat baik oleh
08:15pimpinan KPK.
08:17Tetapi
08:18mana
08:19uangnya?
08:25Ada
08:26institusi
08:28penegak hukum
08:29Pak
08:29belum lama ini
08:31memamerkan
08:33kepada publik
08:34foto
08:35tumpukan
08:36uang
08:36triliunan
08:38rupiah.
08:40ketika
08:41saya ke
08:42daerah
08:43pemilihan
08:44saya ditanya
08:45oleh
08:46masyarakat
08:47Pak
08:48Beni
08:48itu di foto
08:50itu uang
08:51beneran
08:51atau bukan?
08:53Karena
08:53numpuknya
08:54saya juga
08:56tidak tahu
08:56tapi saya
08:57bilang mungkin
08:58itu foto
08:59gampang saja
09:00bukan uang.
09:02Sebab
09:03kalau uang
09:03bagaimana
09:04bisa uang
09:05banyak begitu
09:06dibawa ke sana?
09:07kita juga
09:10tidak ada
09:11penjelasan
09:11yaitu
09:12kemungkinan
09:13jawabannya.
09:16Pertanyaan
09:17saya adalah
09:18berapa
09:20sebetulnya
09:21kerugian
09:22negara
09:23yang
09:23sungguh-sungguh
09:25telah berhasil
09:26dipulihkan
09:28dari
09:29kasus-kasus
09:30korupsi
09:30yang ditangani
09:31selama ini?
09:32misalnya
09:33Bansos
09:35berapa?
09:36Pemda
09:37berapa?
09:40Apalagi
09:41kasus-kasus
09:41yang lain.
09:43Dulu ada
09:43kasus
09:44tambang juga
09:44tambang
09:46emas
09:46dulu ada
09:48juga
09:49itu yang
09:49melibatkan
09:50Batan ya?
09:52Kalimantan
09:54Barat
09:54bagaimana
09:55nasibnya?
09:58Sekaligus
09:58menjelaskan
09:59Bapak
10:00Ketua KPK
10:01bagaimana
10:03kasus-kasus
10:04yang dulu
10:04mangkrak
10:05itu?
10:06Saya kutip
10:07lagi istilah
10:08mangkrak
10:08senang sekali
10:09saya
10:09di zaman
10:11Bapak Presiden
10:12Jokowi
10:12istilah ini
10:14begitu
10:14populer
10:15mangkrak
10:16ya Pak
10:19Hinca ya
10:19ya
10:20mangkrak
10:23waktu itu
10:23karena
10:24pembangunan
10:26Hambalang
10:27kasus
10:28Hambalang
10:28Pak Ketua
10:29mangkrak
10:30dibangun
10:31padahal
10:32bukan
10:33kesalahan
10:34pemerintah
10:34tapi KPK
10:36yang menegaskan
10:38pengadilan
10:39memutuskan
10:39tidak bisa
10:41dibangun
10:41lanjut
10:42itu
10:42Hambalang
10:43tapi
10:44di zaman itu
10:47kami dibuli
10:48habis-habisan
10:49mangkrak
10:50bangun
10:51Hambalang
10:52itulah
10:54itulah
10:55jahatnya
10:56mangkrak itu
10:57sekarang
11:02kalau kita
11:03sakit hati
11:05kita Pak Ketua
11:05tapi
11:06ya mau
11:07bilang apa
11:07enggak berkuasa
11:08lagi
11:08maka
11:14pertanyaannya
11:15adalah
11:15mengapa
11:16pemulihan
11:17aset
11:17masih jauh
11:19ketinggalan
11:20dibandingkan
11:21dengan
11:22nilai
11:23kerugian
11:24negara
11:24tadi
11:25publik
11:26ingin tahu
11:27apa
11:28strategi KPK
11:30ke depan
11:30supaya
11:32bisa
11:33mengejar
11:34aset
11:34tadi
11:34disampaikan oleh
11:35yang
11:36terhormat
11:37Pak Suding
11:38tadi
11:39termasuk
11:40aset-aset
11:41yang
11:41disembunyikan
11:42di luar
11:43Pak
11:43di Singapura
11:46banyak itu
11:46Pak
11:48beliau
11:50punya
11:51ketawa
11:51Pak Saperudin
11:54kemudian
12:00yang
12:00kelima
12:03keberanian
12:04KPK
12:04dan dukungan
12:07Dewan
12:07Dewan
12:09DPR
12:10mengawasi
12:11bukan
12:13mengendalikan
12:14bukan
12:15melemahkan
12:16KPK
12:17jadi
12:18mengawasi
12:20bukan
12:22mengendalikan
12:23bukan
12:24pula
12:24melemahkan
12:25maka
12:28pertanyaannya
12:29apa
12:31sebetulnya
12:32hambatan
12:33utama
12:33KPK
12:34dalam
12:36menangani
12:36kasus-kasus
12:38megakorupsi
12:39kasus korupsi
12:42yang mangkrak
12:43tadi
12:43di zaman
12:44Bapak
12:44Jokowi
12:45banyak itu
12:47banyak
12:47banyak sekali
12:48banyak sekali
12:50kasus-kasus korupsi
12:54yang mangkrak
12:55di zaman
12:56Bapak Presiden
12:57Jokowi
12:58apa
13:05hamatan
13:05apa
13:07hamatan
13:08yang
13:08terbesarnya
13:09dan
13:14kami ingin tahu
13:16pimpinan KPK
13:17kalau
13:20Pak Ketua
13:21KPK
13:22tadi
13:22minta
13:23dukungan
13:24Komisi 3
13:25berkenan
13:27Pak Ketua
13:29KPK
13:29menyampaikan
13:30dukungan
13:32seperti apa
13:33yang Bapak
13:34butuhkan
13:35dari kami
13:35senjata
13:37kami
13:37tidak
13:37punya
13:38omong
13:42di koran
13:42pun
13:42sudah
13:43dibatasi
13:44di deper
13:46juga
13:46kadangkala
13:48dibatasi
13:49ya
13:50ada
13:51batasan
13:54batasan
13:55halus
13:55maka
14:00apa
14:01sebetulnya
14:02yang Bapak
14:02butuhkan
14:03supaya
14:04KPK
14:05tetap
14:05menjadi
14:06institusi
14:06yang kuat
14:07institusi
14:09yang
14:09independen
14:10institusi
14:12yang punya
14:12keberanian
14:13dan
14:15terus
14:15dipercaya
14:17publik
14:17banyak
14:18masalah
14:19di KPK
14:20Pak Ketua
14:21tapi saya
14:22termasuk
14:23yang
14:24berpandangan
14:24KPK
14:26masih
14:27lebih baik
14:28dan
14:29oleh sebab itu
14:30rakyat
14:31di belakang
14:32KPK
14:32itu saja
14:36yang
14:36bisa saya
14:37sampaikan
14:38sebagai
14:41closing statement
14:42atas nama
14:43fraksi
14:43fraksi
14:46Partai Demokrat
14:47berpandangan
14:48pemberantasan
14:52korupsi
14:52harus
14:54menyasar
14:55kejahatan
14:56yang
14:56paling
14:57bikin
14:58rakyat
14:58susah
14:59korupsi
15:01bansos
15:02anggaran
15:03daerah
15:04korupsi
15:06elit
15:06kekuasaan
15:07dan
15:08KPK
15:09harus tetap
15:11berani
15:12tetap
15:13kuat
15:13dan
15:14tetap
15:15berpihak
15:16pada keadilan
15:17substantif
15:18bukan
15:20sekedar
15:20statistik
15:21penindakan
15:23itu saja
15:25Pak Ketua
15:26terima kasih banyak
15:28baik
15:30kita
15:32perpanjang
15:3315 menit
15:34nanti
Komentar