00:00Terima kasih.
00:01Ada tambahan-tambahan lagi ya.
00:04Kami sedang meminta nanti Ganjar Laksmana,
00:10ahli pidana dari Unitas Indonesia,
00:12untuk memberikan keterangan ahli sebagai pakar hukum pidana.
00:16Kemudian ada beberapa yang akan kami majukan
00:18sebaik sebagai ahli maupun saksi.
00:21Misalnya kita akan meminta Komjenpol Pernawiran Ugroseno,
00:26mantan wakil Kepala Kepulauan Republik Indonesia
00:29untuk menjadi ahli.
00:31Nanti kita lihat bobotnya, apakah ahli atau saksi.
00:34Kemudian kita juga mau minta keterangan
00:39dari Profesor Aceng Ruhendi.
00:43Ini juga ahli pidana.
00:45Kami juga minta keterangan dari Muhammad Rujito,
00:50seorang advokat dan konsultan hukum senior di Indonesia.
00:53Kemudian kita juga minta keterangan saksi dari Yulianto.
00:59Yulianto itu yang diduga banyak tahu bagaimana rekayasa ijasa palsu ini.
01:05Dan Yulianto diminta juga sebagai saksi di gugatan citizen lawsuit.
01:10Ada juga kita mau minta Muhammad Sobari,
01:14seorang budayawan.
01:16Kita juga pengen menghadirkan Din Samsuddin.
01:20Kita juga ingin menghadirkan Muhammad Kirzin,
01:22Profesor Muhammad Kirzin dari Jogja yang menyaksikan itu.
01:25Dan Mas Roy sudah datang.
01:29Tuh Mas Roy datang ya.
01:31Cuma membutuhkan untuk parkir ya.
01:34Kemudian dan lain-lain.
01:36Kita juga minta,
01:39kita juga minta,
01:41ini,
01:44Edy Mulyadi,
01:45yang pernah,
01:46pernah ada,
01:48ya,
01:49dia hadir juga di Yogyakarta waktu itu.
01:51Dan Bonatua,
01:54kita juga minta Bonatua Silalahi yang memenangkan kasus gugatan
01:58soal,
01:59apa,
02:00salinan ijasa yang tidak boleh ditutup-tutupi,
02:02merupakan dokumen publik.
02:04Jadi,
02:04kawan-kawan semua,
02:05kenapa kemudian banyak saksi dan ahli yang ingin kita ajukan,
02:08ya,
02:09perkara kemudian nanti akan dipanggil atau tidak,
02:11itu soal lainnya.
02:12karena kita memandang bahwa harus ada yang namanya equality,
02:17equal treatment.
02:18Pada gelar perkara khusus,
02:21mereka mengatakan bahwa mereka sudah memeriksa 22 ahli.
02:26Nah, sekarang,
02:27sampai sekarang kita yang diperiksa baru 4 ahli saja.
02:31Jadi,
02:32Profesor Tono Saksono,
02:34Profesor Henry Subiakto,
02:37kemudian Profesor Zainal Mutakin,
02:39kemudian keempat Didit Wijayanto,
02:42baru 4 saja.
02:44Jadi,
02:45Mas Roy?
02:46Siap.
02:46Wah, luar biasa.
02:48Seperti biasanya,
02:49Mas Roy,
02:50no Roy,
02:50no party.
02:53Beda lagi ya?
02:54Refli,
02:55no party.
02:58Gitu.
02:58Jadi,
02:59Kok R semua ini?
03:00Oke.
03:02Memang R ya?
03:03R semua.
03:04Jadi,
03:04Rismond,
03:05siap!
03:06No Rangi,
03:07no party!
03:09Oke.
03:12Iya.
03:13Yang,
03:13yang di,
03:15yang ditunggu datang juga akhirnya.
03:17Siap!
03:17Ini.
03:19Iya, iya, iya.
03:20Terima kasih.
03:20Gue bikin jawaban hari ini,
03:23nanti siang lu bikin pertanyaannya,
03:24oke?
03:24Wah,
03:25mantap bang.
03:27Encik bang.
03:28Mantap sekali loh,
03:29bang.
03:30Dok, sehat.
03:32Ayo.
03:34Kau naik.
03:35Biar kelihatan di atas gunung tinggi.
03:37Oh.
03:37R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R
Komentar