Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tak hanya petugas kebersihan kota yang wajib membersihkan kota, kali ini tentara pun membersihkan cagar budaya, seperti di Palembang, Sumatera Selatan.

Prajurit Kodam II Sriwijaya, bersama Pemerintah Kota Palembang, membersihkan Benteng Kuto Besak sebelum kembali dibuka untuk umum akhir pekan lalu.

Prajurit Kodam II Sriwijaya, bersama Pemerintah Kota Palembang, kembali melakukan pembersihan di Benteng Kuto Besak, Palembang, pada Jumat, 23 Januari 2026 pagi.

Pembersihan dilakukan pada sejumlah bastion dari tanaman liar yang tumbuh di struktur bangunan benteng, yang dibangun pada 1780 atas prakarsa Sultan Mahmud Badaruddin I.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Kodam II Sriwijaya untuk menjaga salah satu cagar budaya di kota ini sebagai sistem pertahanan masa lalu.

#palembang #tni #cagarbudaya

Baca Juga Pertamina Optimalkan Penyaluran LPG di Bangka Usai Kapal Pengangkut Sandar di https://www.kompas.tv/advertorial/646754/pertamina-optimalkan-penyaluran-lpg-di-bangka-usai-kapal-pengangkut-sandar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646757/tni-ikut-bersihkan-cagar-budaya-benteng-kuto-besak-di-palembang-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Tak hanya petugas kebersihan kota yang wajib membersihkan kota,
00:04kali ini tentara pun ikut membersihkan jagar budaya.
00:07Seperti di Palembang, Sumatera Selatan, Saudara.
00:10Prajurit Kodam II Sriwijaya bersama pemerintah kota
00:14membersihkan benteng kuto besak di Palembang.
00:18Sebelum kembali nantinya untuk dibuka secara umum pada akhir pekan lalu.
00:22Prajurit Kodam II Sriwijaya bersama pemerintah kota Palembang
00:33kembali melakukan pembersihan di benteng kuto besak Palembang
00:37pada Jumat 23 Januari 2026 pagi.
00:41Pembersihan dilakukan pada sejumlah bastion
00:43dari tanaman liar yang tumbuh di struktur bangunan benteng
00:46yang dibangun pada 780 yang diprakarsai Sultan Mahmud Badarudin I.
00:52Aksi ini sebagai komitmen Kodam II Sriwijaya
00:55untuk menjaga salah satu jagar budaya di kota ini
00:58sebagai sistem pertahanan masa lalu.
01:01Kodam II ini selalu berkomitmen untuk menjaga
01:05istilahnya objek jagar budaya
01:09yang memang itu warisan
01:11dan ini adalah bukti dari sistem pertahanan di masa lalu.
01:17Kita membersihkan area-area yang sifatnya
01:19ditentukan menjadi objek jagar budaya
01:22yaitu ada bastion, ada termasuk dinding daripada benteng itu sendiri
01:26dari tanaman-tanaman yang memang sudah menjalar atau tumbuh
01:31di struktur bangunan demikian.
01:34BKB yang juga menjadi markas militer KES Dam II Sriwijaya
01:38dilakukan pembersihan menyusul rencana dibuka
01:41untuk pengunjung dan wisatawan pada tahun ini.
01:43Kita sudah sama-sama antara Pak Wali Kota Palembang
01:48dengan Pak Pangdam II Sriwijaya
01:49sudah sama-sama melakukan kerjasama
01:53untuk bagaimana kita menjadikan bastion
01:56termasuk sebagian atau beberapa bagian
01:59dari benteng Kota Basah ini
02:00bisa dikunjungi oleh wisatawan ke Kota Palembang.
02:05Sektor-sektor yang dibuka untuk pengunjung di benteng ini
02:08tiga bastion sebagai penggambaran dari sejarah Kota Palembang.
02:12Langkah sederhana ini diharapkan tumbuh kesadaran pentingnya
02:15melindungi nilai masa lalu.
Komentar

Dianjurkan