Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perbaikan tanggul sungai yang jebol di Pekalongan, Jawa Tengah, masih terus dilakukan. Bersama pemda dan warga, TNI ikut membantu dan membangun tanggul darurat.

Tanggul yang dibenahi TNI dari Kodim 0710 Pekalongan berada di aliran Sungai Meduri dan Sungai Bremi yang menyebabkan air meluap dan menggenangi sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Pekalongan.

Beberapa permukiman warga di sekitar bantaran sungai terdampak genangan air dengan ketinggian beragam serta mengganggu aktivitas masyarakat.

Perbaikan tanggul dilakukan secara gotong royong dengan memasang karung pasir, bambu, dan material penahan lainnya sebagai langkah tanggap darurat untuk menahan debit air.

Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Armed Ihalauw Garry Herlambang, menyampaikan bahwa langkah cepat ini dilakukan untuk melindungi warga di desa dan kelurahan terdampak agar luapan air tidak semakin meluas.

Menurut Dandim, perbaikan bersifat sementara sambil menunggu penanganan permanen dari pihak terkait agar ke depannya tanggul lebih kuat dan aman.

Selain memperbaiki tanggul, personel TNI juga melakukan pemantauan debit air serta siaga membantu warga apabila terjadi hujan susulan.

#pekalongan #tangguljebol #TNI

Baca Juga BPBD DKI Ingatkan Warga Pesisir Jakarta, Waspada Banjir Rob hingga Awal Februari di https://www.kompas.tv/regional/646729/bpbd-dki-ingatkan-warga-pesisir-jakarta-waspada-banjir-rob-hingga-awal-februari

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646731/full-tni-ungkap-progres-perbaikan-tanggul-sungai-jebol-di-pekalongan-ada-imbauan
Transkrip
00:00Saudara perbaikan tanggul sungai yang jebol di Pekalongan Jawa Tengah masih terus dilakukan.
00:05Bersama Pemda dan warga, TNI ikut membantu dan membangun tanggul darurat.
00:12Tanggul yang dibenahi TNI dari Kodim 0710 Pekalongan berada di aliran Sungai Meduri dan Sungai Bremi
00:19yang menyebabkan air meluap dan menggenangi sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Pekalongan.
00:25Beberapa permukiman warga di sekitar bantaran sungai terdampak genangan air
00:30dengan ketinggian beragam serta mengganggu aktivitas masyarakat.
00:35Perbaikan tanggul dilakukan secara gotong royong dengan memasang karung pasir bambu
00:40dan material penahan lainnya sebagai langkah tanggap darurat untuk menahan debit air.
00:47Dan DIP 0710 Pekalongan Letkol Armet Ihalau Gari Herlambang menyampaikan
00:53bahwa langkah cepat ini dilakukan untuk melindungi warga di desa dan kelurahan terdampak
00:58agar luapan air tidak semakin meluas.
01:02Menurut DIP perbaikan bersifat sementara
01:04sambil menunggu penanganan permanen dari pihak terkait
01:08agar kedepannya tanggul lebih kuat dan aman.
01:11Selain memperbaiki tanggul, personel TNI juga melakukan pemantauan debit air
01:16serta siaga membantu warga apabila terjadi hujan susulan.
01:21Dari pagi kegiatan anggota poding bersama stakeholder lainnya
01:25ada dari kore, kore, sek, kemudian dari pemerintahan Kepot, Kecamatan, Kelurahan
01:32ini bau-bau kerja bakti untuk segera menutup atau membuat tanggul darurat
01:39meliputi ada sandbag, ada sesek, kemudian ada kagetolken.
01:44Nah saat ini kegiatannya memang masih menunggu beberapa materi yang kurang.
01:47Dan dari kode pendiri kita mengarahkan personel dan material
01:51dan tentunya kita meminta dapur lapangan
01:53nantinya untuk distribusi ke beberapa pengungsi
01:58dan beberapa tenaga atau relawan yang mengerjakan tanggul darurat tersebut.
02:03Selain memperbaiki tanggul yang jebol,
02:08anggota TNI juga membantu di dapur umum yang kini masih berdiri
02:11di sekitaran warga yang rumahnya terdampak banjir.
02:14Ari Himawan, Kompas TV, Pekalongan, Jawa Tengah
02:20Kita perbarui informasi soal perbaikan tanggul jebol di Pekalongan, Jawa Tengah
02:26sudah bergabung bersama kami, Komandan Kodim 0710
02:30Pekalongan Letkol Arm, Ihalau, Geri Herlambang
02:34Selamat pagi Pak Geri
02:36Pak Geri lantas boleh dijelaskan disini
02:38bagaimana progres perbaikan tanggul ini Bapak Adar
02:41dan kira-kira apa yang menjadi tantangan utama?
02:44Pak Geri
02:49Silahkan Pak dilanjutkan
02:52Kami jelaskan untuk tanggul yang terjadi kerusakan atau jebol
02:58ini terjadi pada tanggal 7 Januari 2026
03:03ini hari tepatnya
03:04atau kurang lebih 3 minggu yang lalu
03:06sehingga ini berdampak langsung ke masyarakat
03:11yang ada di sekitaran tanggul tersebut
03:15khususnya di wilayah Pabean
03:17di Kelurahan Padukuan Kraton
03:19Kecamatan Pekalongan Utara
03:20Kota Pekalongan
03:22dampak dari tanggul jebol ini
03:25kurang lebih ada 350 kk
03:28kurang lebih dengan dimensi panjang tanggul yang jebol di 30 mm
03:32tetapi di kanan-kirinya apabila digabungkan dengan potensi kerusakan
03:37ini hampir kurang lebih di 60-70 meter
03:40tetapi yang titik jebola sendiri ada di 35 meter sendiri
03:45dan beberapa warga dari saat terjadinya
03:48tanggul jebol atau rusak itu
03:51ada yang langsung mengungsi di dua tempat
03:54di SD Negeri Pabean
03:55dan di Musola Al-Muhabirin
03:57kemudian untuk sekilas
03:59identifikasi
04:02tanggul jebol
04:03kemudian
04:03dari
04:05masyarakat
04:07kemudian dari
04:08istasi istekstular terkait
04:10baik dari
04:11Kodim
04:11Pores
04:12KPD Terkait di Pempot
04:13dan BBBD
04:15Pusdataru atau PSDA
04:16semuanya
04:18segera bergerak cepat
04:19untuk melaksanakan
04:21kerja bakti
04:22bahu-membahu
04:24untuk segera menutup
04:25atau membuat tanggul
04:27secara darurat dulu
04:28intinya
04:28agar air
04:30debit air di sungai Bremi
04:32dan Nenduri
04:32tidak terlimpas
04:34ke pemukiman masyarakat
04:36demikian Mas Yadwin
04:37sekilas
04:37baik
04:37Pak Geri
04:38lantas tadi mungkin
04:39sudah dijelaskan
04:40memang akan
04:41sudah ada koordinasi yang dilakukan
04:43kerjasama yang dilakukan juga
04:44lalu apa yang menjadi tantangan
04:45dan kami dengar
04:47memang dibangun juga
04:48dapur umum Bapak
04:48bagaimana soal logistik
04:50baik
04:52yang pertama tantangan
04:54tantangan
04:55tantangan sendiri adalah
04:56ketersediaan
04:59sandbag
05:00perlu kami laporkan
05:01Mas Yadwin
05:02jadi
05:02untuk membuat
05:03tanggul darurat ini
05:04ini ada beberapa
05:05material utama
05:06atau material pokok
05:07yang harus tersedia
05:09di gudang-gudang logistik
05:10terutama di
05:11kelurahan
05:11ataupun di titik-titik tertentu
05:13yang pertama adalah sandbag
05:14atau karung tanah
05:16atau karung pasir
05:17kemudian kayu dolken
05:19atau kayu
05:20cerucuk
05:21kemudian sesek bambu
05:22terpal dan tambang
05:24ini ya
05:24mutlak material yang harus
05:26stand-by dan harus ada
05:27dengan kondisi musim
05:28yang saat ini
05:29curah hujan
05:29sangat-sangat tinggi
05:31tantangannya adalah
05:33saat
05:33material itu habis
05:35ini masih mendatangkan
05:37dari
05:38daerah lain
05:39kemarin kami mendatangkan
05:40dari daerah terjal
05:41jadi
05:42ada fase menunggu
05:44masyarakat sudah siap
05:45jadi ada fase menunggu
05:46kurang lebih
05:472 jam
05:48setelah barang itu datang
05:49langsung sekitar ditutup
05:52alhamdulillah
05:522-3 hari
05:53tanggul bisa
05:55hampir tertutup
05:56secara sempurna
05:57walaupun dalam
05:58kondisi darurat
05:58kemudian yang kedua
06:00terkait dengan
06:01kami membuat
06:02dapur lapangan
06:03dapur lapangan ini
06:04kami laporkan
06:05bahwasannya
06:06Korem
06:07atau Kodi
06:08mendapat
06:091 unit
06:10mobil dapur lapangan
06:11dari BNPB
06:12tapi ini di bawah
06:13pengendalian dari Korem
06:14Korem 071
06:15Jaya Kusuma
06:15dan kemudian ditempatkan
06:17di tempat kami
06:18sehingga kami langsung
06:19membuat
06:20masakan
06:21atau membuat
06:22menggelet dapur lapangan
06:24untuk
06:24warga yang mengungsi
06:26di sekitaran
06:27wilayah Pabian
06:28yang terdampak
06:28tanggul rusak
06:29atau tanggul jenis tersebut
06:30dengan bahan baku
06:32tentunya
06:32kita bersinergi
06:33dengan BPBD
06:35dan dari
06:36Binsos
06:36baik
06:37baik Bapak
06:39ini tadi
06:39sempat disebutkan
06:40ada dapur umum
06:41lalu juga yang menjadi
06:42tantangan
06:42bukan hanya dari
06:43segi bahan material
06:44yang masih ditunggu
06:45dari daerah lain
06:46tapi juga ada curah hujan
06:47seperti itu ya Pak
06:48nah sejauh mana Pak
06:49mungkin disini
06:50pesan yang mungkin
06:51bisa diberikan kepada
06:52masyarakat
06:52yang pastinya juga
06:53pasti ada keluh kesah
06:54disana
06:55lalu ada bantuan
06:56dari TNI juga
06:57mungkin ada
06:57pesan Pak
06:58untuk masyarakat
06:59lalu juga untuk
07:00koordinasi
07:01antara pemerintah daerah
07:02dan pemerintah pusat
07:03mungkin ada yang juga
07:04ingin disampaikan Bapak
07:04jadi yang pertama
07:07di Kota Pekalungan Diri
07:09ini kami sudah ada
07:11grup koordinasi
07:12dalam grup
07:13salah satu
07:13tempat untuk
07:15media sosial
07:16yang sama-sama melaporkan
07:17secara cepat
07:19disitu ada
07:20terdiri dari
07:21kami sendiri
07:22Dandim, Polres
07:23Wali Kota
07:24kemudian UPD terkait
07:25dan para camat
07:27dan para kelurahan
07:29atau Pak Lura
07:30atau Budura
07:30disitu
07:31segera melaksanakan
07:32pelaporan cepat
07:33dimana ada warga
07:34yang membutuhkan
07:35dan warga yang
07:36terdampak
07:37bisa melaporkan
07:38secara cepat
07:39dan kami
07:39secara
07:40saring bersinergi
07:42melaksanakan
07:43langsung terjun ke lapangan
07:44sehingga warga yang terdampak
07:46ini bisa
07:47mengurangi dampak
07:48dari masyarakat
07:48yang terdampak
07:49dan masyarakat sendiri
07:51kami lihat
07:51begitu
07:52tanggung rusak
07:54spontanitas
07:55langsung
07:56bergerak
07:57untuk masalah
07:58kerja bakti
07:58secara bersama-sama
08:00jadi secara
08:01secara simultan
08:02dan masif
08:03secara terus-menerus
08:04hari demi hari
08:05untuk menguasrakan
08:06kerja bakti
08:07sehingga
08:08perumahannya
08:09aman
08:10demikian
08:11baik
08:12Pak Gery
08:12tentunya
08:13untuk
08:14perbaikan tanggul ini
08:15kita harapkan dapat
08:16perjalanan baik
08:17dan tadi
08:17apapun tantangannya
08:19bisa dihadapi memang
08:20dari TNI
08:21pemerintah daerah
08:21dan juga masyarakat
08:22saling berjebak
08:23terima kasih banyak
08:24terima kasih banyak
08:24atas waktunya
08:24disini
08:25sudah bersama dengan kami
08:26Komandan Kodim 0710
08:28Pekalongan Letkol Arm
08:30Ihalau
08:30Gery Herlambang
08:31terima kasih banyak Pak Gery
08:33sehat selalu
08:33terima kasih Pak Gery
08:35selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan