00:00Basuki Cahayapurnama atau Ahok memenuhi panggilan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan juga produk kilang di PT Pertamina periode 2013-2024 di pengadilan negeri Jakarta Pusat pada selasa pagi.
00:16Bukan cusus gitu gak Pak?
00:18Ada di sini.
00:19Oh, ada di HP ya Pak?
00:21Di kuker track.
00:22Oke, siap.
00:23Ahok menyampaikan akan memberikan keterangan apa adanya.
00:28Di hadapan awak media, Ahok berkelakar membawa seluruh dokumen yang tersimpan di ponselnya.
00:33Dokumen itu akan diungkap dalam kesaksiannya di kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina periode 2018-2023 yang menyeret putra pengusaha Rizal Khalid, yaitu Muhammad Keri Ardian Thoris.
00:48Enggak ada di HP ya Pak?
00:50Di kuker track.
00:52Oke, siap.
00:52Dalam kesaksiannya, Saudara, Basuki Cahaya Purnama atau Ahok menyoroti sejumlah pergantian Direktur Pertamina yang menurutnya kurang tepat.
01:03Salah satunya adalah pergantian mantan Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional, Yoko Priyono.
01:11Ahok pun mengatakan ingin melaporkan kekejaksaan agung soal pergantian di tubuh Pertamina yang menurutnya menyasar orang terbaik.
01:21Menurutnya, Saudara, salah satu yang diperiksa adalah Presiden saat itu, Joko Widodo.
01:27Mencopot orang yang bukan meritokrasi.
01:30Kenapa orang yang mau lakukan yang saya lakukan di copot?
01:34Ini orang terbaik Pak Joko itu.
01:36Makanya saya tulis di copot.
01:38Makanya saya selalu bilang sama Pak Yaksa, kenapa saya mau laporan di Yaksa?
01:41Periksa tuh sekalian BOMN.
01:43Periksa tuh Presiden bila perlu.
01:45Kenapa orang terbaik di copot?
01:46Tolong, tolong, pengunjung.
01:55Bisa tertip, pengunjung.
01:57Pengunjung, ini persidangan.
01:59Ini bukan hiburan.
02:01Tolong, jangan bertepuk tolong.
02:03Lalu apa saja yang diungkap Komisaris Utama Pertamina periode 2019-2024, Basuki Cahay Purnama atau Ahok dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak bentah di Pertamina?
02:14Kita sapa jurnalis Kompas TV, Fedriska Ananda dan juru kamera Andika Ahadiyat dari pengadilan TPKOR Jakarta.
02:21Selamat petang, Rizka.
02:23Rizka, kita ketahui dalam sidang tersebut Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, sempat disinggung dalam sidang.
02:29Dan hal apa saja yang dikaitkan dengan Joko Widodo?
02:33Ya, sebetulnya belum banyak fakta yang berhasil digali dari Ahok terkait dengan korupsi tata kelola minyak mentah.
02:39Karena memang tadi sidangnya dimulai pada pukul 10 waktu Indonesia Barat dan kemudian harus diskors terlebih dahulu untuk kemudian hakim menjalani persidangan yang lain.
02:47Sehingga memang baru dimulai pada pukul 3 sore, kemudian skors lagi dan saat ini baru akan dimulai kembali.
02:52Tadi sebetulnya Ahok sudah diperiksa beberapa pertanyaan dan juga sempat menyebut nama Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
02:59Hal ini disebut adalah terkait dengan konteksnya tadi adalah Jaksa Penuntut Umum ini mempertanyakan terkait dengan pencopotan dua orang Direksi Pertamina.
03:07Ahok menyebut sebetulnya ketika ia menjadi ataupun menjabat sebagai Komisaris Pertamina pada tahun 2019 hingga tahun 2024,
03:14dia sebetulnya sudah ingin melaporkan terkait dengan dugaan adanya salah penyalahgunaan tata kelola minyak mentah di tubuh Pertamina.
03:22Karena memang pada saat itu ada dua orang Direksi yang dicopot yakni ini adalah menurut Ahok ini adalah Direksi-Direksi terbaik.
03:29Sehingga memang Ahok ini mempertanyakan terkait dengan meritokrasi yang ada di tubuh Pertamina.
03:36Sehingga kemudian untuk pencopotan dua orang Direksi ini Ahok mempertanyakan terkait dengan sistem ini.
03:42Karena menurut Ahok dua orang Direksi ini adalah Direksi yang terbaik, berintegritas dan memang memilih untuk lepas dari jabatan karena tidak ingin tersangkut dengan pengadaan yang bermasalah.
03:52Ini tadi disampaikan oleh Ahok pada pemeriksaan yang memang sudah dilakukan pada tadi pagi.
03:59Nah terkait juga dengan fakta-fakta lain, sebetulnya Ahok mengatakan bahwa ia memiliki semacam penyimpanan khusus
04:06begitu terkait dengan bukti-bukti yang akan diungkapkan oleh Ahok dalam pemeriksaan korupsi tata kolala minyak mentah ini.
04:13Namun apa isinya ini kita juga masih menanti hingga saat ini Ahok juga belum menyampaikan.
04:19Ataupun Jaksa Penutut Umum juga belum mempertanyakan terkait dengan hal itu.
04:22Jadi kita masih menunggu.
04:23Yasir, apa sebetulnya fakta-fakta ataupun bukti-bukti yang akan diungkapkan oleh Ahok pada persidangan kali ini?
04:29Kalau kita lihat dalam persidangan ini kapasitas Ahok ini dihadirkan untuk apa?
04:38Atau dari pihak siapa?
04:39Ya Yasir, memang kalau misalkan untuk hari ini Ahok ini dihadirkan oleh Jaksa Penutut Umum.
04:44Jadi merupakan Ahok ini adalah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penutut Umum.
04:48Namun kalau misalkan kita melihat dari keterangan-keterangan Ahok ini tampaknya banyak menguntungkan dari pihak terdakwa.
04:56Salah satunya ini adalah Kerry Adrianto Riza dan juga beberapa terdakwa lainnya.
05:03Ahok juga tadi mempertanyakan bagaimana kemudian angka 200 triliun ini dari mana?
05:07Dan kemudian juga tadi juga mempertanyakan terkait dengan pencopotan direksi-direksi Pertamina yang ia anggap ini adalah orang-orang terbaik.
05:15Kemudian sehingga memang hal-hal yang akan digali oleh Jaksa Penutut Umum ini adalah keterkaitannya terkait dengan jabatan Ahok ketika menjabat sebagai komisaris Pertamina
05:25pada tahun 2019 hingga tahun 2024.
05:28Sehingga banyak atau sedikitnya ini Ahok banyak mengetahui tentang pengadaan minyak mentah yang ada di tubuh Pertamina.
05:34Baik, terima kasih Jurnalis Kompas TV, Fedris Kananda atas informasinya dari pengadilan TVKOR Jakarta.
Komentar