Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang pedagang es gabus dianiaya aparat, dituduh menggunakan bahan berbahaya. Korban mengalami memar di wajah dan bahu.

Semenjak video dirinya diintimidasi aparat karena dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya, Suderajat mengaku belum kembali berjualan karena trauma.

Ia berencana akan beralih usaha dengan menjual gorengan di sekitar rumahnya, namun masih terkendala peralatan.

Suderajat dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya. Namun hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya menyatakan es gabus yang dijual aman untuk dikonsumsi.

Suderajad, seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran, Jakarta, diinterogasi anggota TNI dan Polri karena menjual makanan yang diduga mengandung spons. Di hadapan Suderajad, oknum anggota Polri dan TNI tersebut juga meremas es gabus untuk menunjukkan jika kandungan es tersebut merupakan spons yang biasa digunakan untuk bedak.

Tak sampai di situ, dugaan intimidasi oknum aparat terhadap Suderajat juga berujung pada dugaan penganiayaan. Suderajad mengaku sempat disekap dan dianiaya hingga mengalami luka di bagian wajah dan bahu.

Meski Suderajad telah mengalami intimidasi, ternyata es gabus yang ia jual tidak mengandung bahan berbahaya. Sampel jajanan es gabus sudah diperiksa Puslabfor Polri dan dinyatakan aman dikonsumsi. Atas peristiwa ini, dua pelaku yang mengintimidasi Suderajad akhirnya meminta maaf.

#esgabus #polisi #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646703/pedagang-es-gabus-dipermalukan-aparat-uji-lab-polri-ungkap-makanan-yang-dijual-aman-dikonsumsi
Transkrip
00:00Seorang pedagang es gabus dianihaya aparat dituduh menggunakan bahan berbahaya.
00:05Korban mengalami memar di wajah dan bahu.
00:12Semenjak video dirinya diintimidasi aparat karena dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya,
00:18Sudrajat mengaku belum kembali berjualan karena trauma.
00:21Ia berencana akan beralih usaha dengan menjual gorengan di sekitar rumahnya,
00:25namun masih terkendala peralatan.
00:27Sudrajat dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya,
00:32namun hasil pemeriksaan tim keamanan pangan dokpol, polda Metro Jaya menyatakan,
00:36es gabus yang dijual aman untuk dikonsumsi.
00:39Sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya Pak ya,
00:54Sudrajat, seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran Jakarta,
01:14diinterogasi anggota TNI dan Polri karena menjual makanan yang diduga mengandung spons.
01:19Di hadapan Sudrajat, oknum anggota Polri dan TNI tersebut juga meremas es gabus
01:25untuk menunjukkan jika kandungan es tersebut merupakan spons yang biasa digunakan untuk bedak.
01:32Tak sampai di situ, dugaan intimidasi oknum aparat terhadap Sudrajat juga berujung pada dugaan penganiayaan.
01:39Sudrajat mengaku sempat disekap dan dianiaya,
01:42hingga mengalami luka di bagian wajah dan bahu.
01:45Meski Sudrajat telah mengalami intimidasi,
02:11ternyata es gabus yang ia jual tidak mengandung bahan berbahaya.
02:16Sampel jajanan es gabus sudah diperiksa puslap for Polri dan dinyatakan aman dikonsumsi.
02:23Atas peristiwa ini, dua pelaku yang mengintimidasi Sudrajat akhirnya meminta maaf.
02:29Keduanya mengaku menyesal karena telah salah menuduh Sudrajat menjual es gabus berbahan spons.
02:34Karena terbukti tidak menjual makanan yang membahayakan bagi kesehatan,
02:52Sudrajat yang biasa menjajakan es gabus jadul ini diperbolehkan kembali untuk berdagang.
02:58Namun Sudrajat mengaku kapok berjualan karena khawatir diintimidasi kembali.
03:03Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan