00:00Mantan komisaris utama PT Pertamina Persero, Basuki Cahayapurnama Ahok
00:04menjadi saksi di persidangan dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
00:08Ahok hadir sebagai saksi untuk terdakwa Muhammad Keri Adrianto,
00:12putra pengusaha minyak Riza Khalid, dan delapan terdakwa lain
00:15di pengadilan tindak bidana korupsi Jakarta selasa pagi.
00:19Dalam persidangan ia menantang, penegak hukum memeriksa secara menyeluruh
00:23kebijakan di level BUMN.
00:25Hal ini menanggapi pertanyaan jaksa soal pencopotan dua mantan direksi
00:29anak perusahaan Pertamina, yaitu Joko Priyono dan Masud Hamid.
00:34Ahok menyelesalkan pencopotan keduanya karena dinilai sebagai direktur
00:38berintegritas dan rela kehilangan jabatan,
00:42daripada menandatangani pengadaan yang bermasalah.
00:48Dua saudara ini adalah dirut yang terhebat yang Pertamina punya.
00:53untuk mau perbaiki produksi kilang, termasuk perbaiki patra niaga.
00:59Ketika dia dicopot, saya pun mau nangis, saya telepon dia.
01:03Dia bilang gini, Pak, udahlah Pak, saya di Jogja saja.
01:07Terjelas saja Pak.
01:10Saya pikir BUMN ini keterlaluan.
01:13Makanya saya selalu bilang sama Pak Jaksa, kenapa saya mau laporan Jaksa?
01:16Periksa tuh sekalian BUMN, periksa tuh presiden bila perlu.
01:20Kenapa orang terbaik dicopot?
01:28Apa saja yang disampaikan Basuki Cahaya Purnama atau Ahok
01:32sebagai saksi sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah
01:35dan produk kilang PT Pertamina 2018-2023?
01:39Kita tanyakan langsung jurnalis Kompas TV,
01:41Fedriska Ananda dan juru kamera Andika Ahadiyat.
01:45Fedriska, apa saja poin-poin yang disampaikan Ahok sebagai saksi
01:49dalam sidang kasus ini yang bisa digali sebagai temuan baru?
02:01Ya, Fedriska, sebetulnya ada beberapa poin yang tadi menjadi high-light
02:04ataupun menjadi sorotan ketika Basuki Cahaya Purnama ini menghadiri
02:09ataupun menjalani pemeriksa sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina
02:15yang mana yang pertama adalah mengenai sistem tata kelola pengadaan di Pertamina
02:20yang mana sebetulnya Ahok ini sebelumnya sudah pernah ingin menyampaikan
02:24ataupun melaporkan kekejaksaan terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan tata kelola minyak mentah di Pertamina.
02:30Tidak hanya itu, tadi Ahok juga membahas mengenai manajerial di Pertamina
02:35di mana Ahok menilai bahwa penempatan direksi di Pertamina ini
02:39tidak melalui meritokrasi ataupun bypass langsung ke Menteri BUMN pada saat itu
02:46dan kemudian sehingga pada saat itu Ahok juga mengatakan bahwa
02:49kalau misalkan jaksa penuntut umum ataupun penegak hukum
02:52yang betul-betul ingin menyelesaikan terkait dengan kasus ini
02:56tentu harus diperiksa begitu. Menteri BUMN dan juga Presiden pada saat itu
03:02tadi dikatakan oleh Ahok, Ahok ini menantang begitu
03:04para penegak hukum ini untuk dapat menggali kasus ini lebih dalam lagi
03:09karena memang tadi sebetulnya yang banyak dipertanyakan kepada Ahok
03:14ini adalah BAP Ahok pada poin ke-10 yang mana ini membahas mengenai
03:20penyimpangan yang, identifikasi penyimpangan yang sudah ditemukan
03:25ataupun sudah ada temuan ini pada tahun-tahun tersebut
03:28sehingga memang tadi digali pertanyaan mengenai hal tersebut
03:31bagaimana penyimpangan yang diduga ada ini
03:34tadi sempat disampaikan juga oleh Ahok bahwa memang salah satu
03:37dugaan penyimpangan ini adalah bagaimana kemudian ketika Pertamina
03:41berhasil mengekspor minyak mentah ke luar negeri
03:44namun justru ada juga terjadi peningkatan impor minyak mentah
03:48nah ini tadi juga dipertanyakan oleh Ahok
03:49sehingga memang lebih banyak yang ditanya adalah mengenai manajerial
03:54dan kemudian juga sisi pengadaan yang ada di Pertamina pada masa itu
03:57dan lalu dalam kasus ini sebenarnya
04:01mengapa Ahok meminta BUMN dan Presiden ketujuh Jokowi Dodo untuk diperiksa?
04:14ya karena memang pada saat itu seperti tadi saya sudah sempat sampaikan
04:18bahwa sebetulnya Ahok sudah menemukan indikasi temuan-temuan penyalahgunan
04:22atau penyimpangan sehingga memang Ahok menilai perlu ini dilaporkan
04:26ke penegak hukum ataupun ke Menteri BUMN
04:30karena memang tadi sempat saya singgung juga bahwa Ahok mengatakan bahwa
04:34penentuan ataupun penetapan direktur-direktur ataupun direksi di Pertamina ini
04:39tidak lagi menggunakan merit lokasi
04:42jadi memang ini langsung bypass ke Menteri BUMN
04:45sehingga memang Ahok ini mempertanyakan
04:46kemudian ketika ada dua orang direksi Pertamina
04:49yang kemudian di non-aktifkan
04:52ini merupakan pertanyaan bagi Ahok
04:55mengapa dua orang yang Ahok nilai ini sebagai orang yang berintegritas
04:58dan juga direksi terbaik
05:00kenapa kemudian di non-aktifkan ketika menolak untuk menangani pengadaan yang berpasalah
05:10jadi mari kita simak bagaimana kemudian pernyataan Ahok di dalam persidangan
05:13terkait dengan meminta penegak hukum untuk meriksa Jokowi dan juga Menteri BUMN
05:19Bukan periksa Pak Jokowi, kamu yang ngarang-ngarang itu
05:25saya bilang kalau mau tahu lebih dalam
05:28mesti tanya Menteri BUMN sampai Presiden
05:30kenapa?
05:31karena Presiden yang meminta ada premium
05:36padahal dulu sempat dihilangkan kan
05:39Pak Jonan balikin lagi
05:41itu kan akhirnya kan terpaksa produksi kilang nggak bisa
05:44mesti campur nafta untuk diturun ke premium dong
05:46maka di zaman saya udah kita hapus
05:48kita naik ke Pertalet yang produksi sendiri
05:50nah terus kenapa tidak mau subsidi berbasis orang
05:54dengan voucher digital
05:57jadi kami selalu memberikan solusi
06:00tapi pertanyaan saya
06:02kenapa sampai hari ini nggak dilaksanakan?
06:04ya tanya sama Presiden dong
06:06dia berbenang, jangan sakit
06:07poinnya adalah AHOK ingin meminta ke pendegak hukum
06:16ini terkait dengan kalau ingin betul-betul menangani perkara ini
06:20menyeluruh tentu harus memeriksa atasan-atasan dari perusahaan BUMN ini
06:25tadi disebut adalah Menteri BUMN dan juga Jokowi
06:28karena memang ini terkait juga dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Pertamina pada kala itu
06:33jadi memang saat ini kasusnya masih berlangsung
06:35saat ini masih diperiksa saksi ahli
06:38jadi kita masih menunggu bagaimana berjalannya kasus ini
06:40Terima kasih Fedriska Ananda dan Juru Kamera Andika Ahadiyat
06:46tadi AHOK dalam saksi sidang dugaan korupsi
06:49tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina 2018-2023
06:53mempertanyakan soal meritokrasi
06:55inilah yang harus digalir lebih lanjut
06:57terima kasih Fedriska
Komentar