Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
ACEH, KOMPAS.TV - Hingga dua bulan pascabencana banjir besar di Pidie Jaya, siswa SMA Negeri 2 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, masih harus belajar di atas lumpur beralaskan terpal dengan fasilitas seadanya.

Meski berada di tengah keterbatasan, para siswa tetap menunjukkan semangat untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Beginilah suasana belajar di SMA Negeri 2 Meureudu, Pidie Jaya. Dua bulan setelah banjir besar melanda, para siswa masih belajar di atas lumpur yang hanya beralaskan terpal.

Kegiatan belajar dilakukan di dalam tenda darurat, di bekas ruang kelas yang tertutup lumpur, di halaman sekolah, bahkan di bawah pepohonan.

#aceh #belajar #smanegeri

Baca Juga [FULL] Apa Itu Mens Rea? Memahami Unsur Niat dalam Hukum Pidana | SELASA BAHASA di https://www.kompas.tv/nasional/646557/full-apa-itu-mens-rea-memahami-unsur-niat-dalam-hukum-pidana-selasa-bahasa



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646562/2-bulan-pascabanjir-siswa-sman-2-meureudu-aceh-masih-belajar-di-atas-lumpur-sapa-siang
Transkrip
00:00Intro
00:00Terima kasih ada masih di Sapa Indonesia Siang
00:09Saudara hingga 2 bulan pasca bencana banjir besar di Pidijaya
00:13Siswa di SMA Negeri 2 meredu Pidijaya masih belajar di atas lumpur yang beralaskan terpal dengan fasilitas seadanya
00:21Namun mereka tetap semangat belajar di tengah keterbatasan
00:25Saudara 2 bulan pasca bencana banjir di Kabupaten Pidijaya
00:31Proses belajar-mengajar sudah mulai berjalan
00:35Namun di tengah keterbatasan
00:38Seperti yang terlihat di SMA Negeri 2 meredu Pidijaya
00:42Kondisi di sekolah ini terendam lumpur hingga 4-5 meter
00:48Dan ini menyisakan kepedihan yang mendalam
00:51Terutama juga untuk para siswa dan guru karena mereka belum bisa belajar secara maksimal
00:57Mereka harus belajar di bawah pohon, harus belajar di bawah tenda
01:02Bahkan di dalam ruangan kelas yang sudah terendam lumpur
01:07Beginilah suasana belajar di SMA 2 Negeri Meredu Pidijaya, Aceh
01:13Hingga 2 bulan pasca banjir besar lalu, siswa masih belajar di atas lumpur beralaskan terpal
01:19Mereka masih belajar di dalam tenda, dalam bekas ruang kelas yang tertutup lumpur
01:25Di alaman sekolah, bahkan di bawah pohon
01:28Sekolah yang menjadi kebanggaan mereka hingga kini masih tertutup lumpur setebal 3 hingga 5 meter
01:35Namun mereka masih semangat datang bersekolah untuk belajar dengan kondisi seadanya
01:40Tak ada lagi seragam dan menggunakan sandal ke sekolah
01:44Karena mereka pun adalah korban banjir yang masih tinggal di pemengsian
01:49Kami sementara belajarnya menggunakan tenda 1
01:53Itu kami bagikan 2 rombol yaitu kelas 10A dengan 10B
01:57Kemudian kelas 11A, 11B itu ada di bawah pohon
02:02Kami hanya membentangkan terpal yang ada dengan kondisi seperti hari ini
02:09Dan kebetulan kelas 12 kami kondisikan di ruangan ini
02:15Di atas lumpur ini cerita
02:17Yang penuh lumpur
02:18Meski terpaksa belajar di sekolah darurat
02:22Tapi harapan untuk kembali belajar dengan nyaman di dalam ruangan kelas
02:25Tetap dinanti oleh siswa dan guru
02:27Mereka berharap mendapatkan fasilitas belajar yang memadai
02:32Termasuk seragam dan buku-buku pelajaran
02:35Ya saudara di atas ketinggian lumpur 3 hingga 4 meter
02:40Inilah para siswa di SMA Negeri 2 Merdupidijaya ini
02:44Mereka belajar dengan penuh semangat di tengah keterbatasan
02:48Seperti yang kita lihat
02:49Mereka bisa belajar di bawah pohon
02:51Mereka bisa belajar di ruangan kelas yang sudah tertimbun oleh longsor
02:56Dan juga sekolah saat ini
02:59Sedang dipersiapkan tempat atau kelas sementara
03:02Supaya para siswa bisa belajar dengan nyaman
03:05Namun mereka juga sangat berharap kepada kita semua
03:09Kepada pemerintah
03:09Karena baju sekolah, buku-buku pelajaran semuanya habis
03:15Karena mereka juga sementara tinggal di pengungsian
03:18Dari Pidijaya
03:21Mustajab Iwan Sudirja, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan