Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SALATIGA, KOMPAS.TV Wakil Presiden (Wapres), RI Gibran Rakabuming menjadi pembicara dalam talkshow "Arah Baru Pembangunan Nasional" di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin (26/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran sempat melakukan sesi tanya jawab dengan mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa menanyakan kepada Wapres Gibran terkait penugasan Presiden Prabowo di Papua hingga rencana berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga Instruksi hingga Maaf dari Wapres Gibran saat Bersama Korban Longsor di Bandung Barat di https://www.kompas.tv/nasional/646417/instruksi-hingga-maaf-dari-wapres-gibran-saat-bersama-korban-longsor-di-bandung-barat

#gibran #wapres #ikn #papua #prabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646513/full-wapres-gibran-jawab-mahasiswa-buka-bukaan-soal-mandat-presiden-prabowo-di-papua-ikn
Transkrip
00:00Nah kira-kira mulai kapan Bapak berkantor di KN?
00:02Kita sudah instruksikan staff Satwa Pres untuk memulai memindahkan secara bertahap ke IKN.
00:10Kita soal Papua ini menarik nih Ria, karena Mas Gibran sendiri kan sudah mendapatkan mandat tugas dari Presiden soal Papua.
00:17Wabres kan ada porsi-porsi tugasnya dan kami melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Pak Wabres Ma'ruf Amin.
00:33Jadi sekarang Pak Presiden punya dua lembaga yang memang fokus untuk mengawal percepatan pembangunan di Papua.
00:43Ada BP3UKP, ada Komite yang kemarin juga baru saja dilantik oleh Presiden.
00:49Dan tugas kami sebagai pembantu Presiden untuk memastikan visi-misi ini berjalan baik terutama yang ada di Papua.
00:58Langsung kita bergeser ke topik yang lain nih Mas, soal Ibu Kota Lusantara.
01:04Projection pemerintah seberapa sinius nih Mas?
01:06Pemerintah ini betul-betul memproyeksikan IKN ini akan menjadi sesuatu yang menjadi masa depan kita gitu Mas?
01:15Ini IKN ya, baru Desember kemarin saya kesana.
01:19Dua minggu setelahnya Pak Presiden juga kesana.
01:22Progresnya cukup bagus, sesuai timeline semua.
01:26PR-nya sekarang tinggal membangun gedung legislatif dan yudikatif.
01:32Di tahun ini juga kami dari Sedua Pres sudah bersiap-siap untuk mencicil, mengirim beberapa personil untuk berkantor di IKN juga.
01:46Jadi semuanya berprogres.
01:50Dan saya kalau kesana tidak pernah tidur di hotel.
01:54Saya tidur di rusun ASN, kemarin nyoba di rumah menteri, kita coba semua.
02:02Masih ibaran, berkapan mau pindah?
02:05Kalau saya fleksibel bisa berkantor di mana saja, di Papua bisa, di IKN bisa, di tempat-tempat bencana bisa.
02:14Kita kan selalu di lapangan ya, jadi apa, sekali lagi kita sudah instruksikan untuk memulai membedahkan staff Sedua Pres untuk pindah ke IKN dan ya nanti ditunggu saja.
02:29Ini tinggal kita percepat saja pembangunan untuk kompleks legislatif dan yudikatif.
02:38Tugas kita sekarang memastikan semua pembangunan berjalan sesuai timeline, visi-misi Presiden berjalan dengan baik dan saya ke IKN Desember, Pak Presiden dua minggu setelahnya juga ke IKN ini bisa dilihat sebagai bentuk keseriusan beliau untuk menyelesaikan IKN ini.
03:03Ini datanya ini mas, telah siap 23 tower untuk kantor bersama, ada 51 tower untuk hunian ASN mas, itu jadi ASN-ASN yang nanti pindah ke sana juga don't worry mas ya.
03:15Rusun, apartemen mas ya.
03:17Jalan tol Balikpapan sepanjang 71 km, bandara Nusantara sendiri panjang runwaynya udah 3000 meter mas ya, itu udah siap pesawat berbandang besar mas ya.
03:28Sedang diusulkan untuk menjadi bandara komersil juga.
03:31Tempat ibadah masjid negara 98% sudah selesai.
03:36Coba ditampilkan juga.
03:37Ada gereja basilika juga 95% mas ya.
03:41Basilikanya kemarin kita tengok juga.
03:43Ada tiga rumah sakit mas, rumah sakit Kemenkes, rumah sakit Mayapada, dan rumah sakit Herminat.
03:50Total investasinya 4 triliun.
03:52Dan katanya ada 59 investor yang sudah tanda tangan perjanjian kerjasama.
03:56Udah lengkap semua ya.
03:58Ini besok kalau kemarin saya suruh ini sih untuk tarweh pertama bisa digunakan.
04:06Untuk masjidnya ya.
04:08Mungkin Bu Rektor atau Provindri ada yang mau menanggap Provindri kali ya?
04:14Kan saya pernah baca berita begitu ya, IKN itu didesain akan menjadi sebuah kota ya modern begitu.
04:19Nah saya di bidang AI mungkin bisa jadi percontohan nih kota AI di Indonesia ya yang pertama begitu ya.
04:25Nah ini mungkin bisa, apakah diarahkan ke situ ya sebagai kota modern dengan memanfaatkan model-model AI atau teknologi AI.
04:33Saya rasa itu akan menjadi proyek yang sangat bagus.
04:37Ya benar juga. Boleh mau ditangkapi mas?
04:39Ya kalau bicara AI, hampir sebagian besar aspek kehidupan kita sehari-hari udah melibatkan AI.
04:52Misalnya, pasti nanti akan lebih di genjot lagi untuk di IKN ya.
04:58Misalnya di Jakarta ya, ini Jasa Marga udah pakai AI juga.
05:03Ini timnya anak-anak muda semua. Makanya kemarin pada waktu lebaran tahun lalu ya,
05:09itu apa, angka kecelakaan di tol berkurang, kemacetan berkurang.
05:14Jadi dengan AI ini bisa, kita bisa melihat kapan harus one way, kontra flow, dan lain-lain.
05:22Canggih semua. Anak-anak muda semua ini.
05:23Ini udah, mau ganti topik AI?
05:29Iya, boleh deh.
05:30Boleh ya, Prof.
05:31Atau Bu Rektor dulu mau ngomong soal IKN Bu, sebelum kita ganti topik, ada yang mau di ini highlight Bu soal IKN?
05:37Kalau tentang IKN, karena kami juga memiliki gereja pendukung dari Kalimantan,
05:43gereja Kristen Evangelist GKE Kalimantan,
05:45maka tentu saja pembangunan di sana juga akan mendukung pengembangan sepertinya manusia.
05:51Gereja pendukung kami yang dari sana.
05:52Tapi juga, tadi akan baik, mahasiswa pres kalau boleh usul teman-teman dari Papua,
05:58itu juga dibukakan wawasanya, juga teman-teman,
06:01karena kami dari seluruh Indonesia ada,
06:03untuk bisa melihat IKN secara langsung,
06:04karena mereka lah yang nanti akan menjadi pemimpin di masa depan.
06:07Sehingga terbuka wawasanya, bahkan kajian-kajian penelitian,
06:11jika diperkenankan ada ruang-ruang juga buat kami para peneliti bisa ikut berkontribusi di sana.
06:17Mbak Ternuon.
06:18Apa minta buka UKSW Cabang Nusantara, Mas Nanti Mas?
06:24Boleh, boleh.
06:25Hah?
06:26Bisa kita sediakan juga lahannya, kalau serius di IKN.
06:30Baik, nanti kami diskusikan.
06:32Teman-teman, siapkah UKSW?
06:34Mantap. Oke, kita bicara soal AI sekarang Mas.
06:39Ini Mas Gibran ini kan, Wapres AI disebutnya kan?
06:43Gimana sih Mas, dunia ini kan kayak apa sih?
06:46Maksudnya Mas Gibran sampai ngomong AI,
06:49kita ini kan jadi susah bedain Mas.
06:51Yang AI sama yang bukan gitu kan udah...
06:54Iya ya, makanya edukasi tentang AI kan kita mulai dari tingkat yang paling muda, SD, SMP, SMA, basic prompting, dan lain-lain.
07:07Etika penggunakan AI, itulah kenapa banyak sekali orang-orang yang ngedit wajahnya Pak Balil pakai AI juga.
07:17Kita masih punya waktulah untuk mengenalkan ini AI, blockchain, robotik, semuanya ya, digital economy.
07:30Kita ingin mengenalkan ini sedini mungkin.
07:33Coding, ya kita enggak, kita bukan berarti pengen anak-anak ini jadi programmer atau apa enggak.
07:39Kita ingin anak-anak muda itu punya critical thinking, problem solving, berpikir komputasional.
07:49Ini yang ingin kita tekankan di situ.
07:51Makanya kita genjar bicara masalah AI, di sekolah-sekolah, di pesantren juga.
07:59Kemarin saya baru aja pulang dari Tasik Malaya, kita bicara AI di pesantren.
08:04Dan penerimaannya cukup baik, dan guru-guru, santri-santri, kiai-kiai, semuanya mendukung juga.
08:14Nah ini nih, AI di pesantren.
08:19Dan apa, saya kira ini udah waktunya lah untuk anak-anak muda banyak tampil,
08:27banyak mengkreasikan inovasinya, lebih adaptif.
08:31Nah ini, baru empat hari mereka udah bisa bikin kayak gini.
08:35Jadi saya kira, ya progresnya cukup baik lah ya.
08:40Ini untuk sekarang pelatihan AI oleh Microsoft udah 15 ribu peserta mas,
08:44di 1.300 madrasa dan pesantren.
08:47Iya, targetnya 50 ribu.
08:49Iya.
08:49Jadi ini kita kencet terus.
08:52Di SMA-SMA juga, di lab school, SMA 66.
08:56Ini ngaji pakai AI.
08:58Agak delay ya.
08:59Ada lagi enggak ya?
09:04Ngaji pakai AI itu gimana mas-maksudnya mas?
09:07Ya dia bisa ini, nanti terdeteksi yang salah-salah apa.
09:14Prof. Indri ada yang mau di, soal AI ini ada yang mau ditanya?
09:19Ini ada beberapa problem yang kita sering hadapi bersama ya.
09:22Karena ketika kita bicara AI itu seringkali yang kita bicarakan masalah teknologi kan ya.
09:27Teknologi gitu.
09:28Secara adopsi teknologi kita relatif cepat begitu ya.
09:31Tetapi dari kesiapan SDM ini sebetulnya yang seringkali menjadi masalah.
09:35Karena kalau kita tahu, AI ini teknologinya kan dikembangkan di negara-negara yang maju
09:40dengan kultur mereka dan kecenderungannya dipakai untuk menyelesaikan masalah mereka.
09:44Nah sementara ketika dibawa ke Indonesia dengan kultur yang berbeda, adopsinya tentunya saja berbeda.
09:51Nah ini yang saya tanyakan, kira-kira bagaimana pengembangan ekosistem AI yang dilakukan oleh pemerintah ini
09:57supaya tidak hanya kita bicara melalui teknologi tetapi juga SDM-nya gitu ya.
10:02Seperti tadi mungkin disampaikan ada pembelajaran AI yang mulai level dasar-saranya ini pendekatan yang bagus begitu ya.
10:08Cuma perlu menurut saya ketika kita mengajarkan itu jangan terjebak di dalam teknologi tetapi juga pola pikir.
10:18Kemudian satu hal yang penting lagi adalah terkait dengan data sebetulnya ya.
10:21Infrastruktur ya.
10:22Data, data.
10:23Jadi AI ini kan sebetulnya masih yang belajar dari data itu.
10:27Nah sebenarnya kita ini punya kekayaan data yang luar biasa.
10:29Ada data hayati, mungkin kesehatan, begitu ya.
10:33Selama ini nih mungkin belum ada policy yang kemudian bisa mengukur supaya data ini bisa menjadi kekuatan kita
10:40di dalam mengembangkan, eh supaya tidak menjadi konsumen.
10:42Nah ini kira-kira pengembangan ekosistemnya yang dirancang pemerintah seperti apa ini ya Mas Gibran?
10:47Mulai pertanyaannya serius nih Mas.
10:51Boleh tambahkan dong Mas.
10:52Yang jelas ini Pak, pemerintah di, terutama untuk pelayanan publik ya, terutama pelayanan publik, pelayanan publik yang sehari-hari ini kan sudah mulai menggunakan AI.
11:11Terutama yang itu tadi ya, saya perlihatkan jasa marga ataupun misalnya di...
11:16Kalau di tol itu gimana Mas, di jasa marga Mas? AI-nya dalam fungsi apa Mas?
11:21Enggak, kalau kita ya dia bisa analyze traffic.
11:25Kapan harus one way, kapan harus kontraflow.
11:29Jadi, makanya tadi saya bilang ketika lebaran, jumlah kecelakaan, jumlah kemacetan, ataupun bottleneck-bottleneck di exit tol ini bisa teratasi.
11:43Jadi, sebenarnya penggunaan-penggunaan AI di kehidupan sehari-hari sudah mulai terasa.
11:50Oke, sekarang ada yang mau diskusi nggak sama Mas Gibran?
11:55Mau nggak?
11:56Iya mau bertanya.
11:57Oke, kita boleh buka saya yuk Mas ya.
11:59Boleh, oke.
12:00Yang mau tanya, saya dari yang depan dulu deh.
12:05Kamu nih.
12:06Oke, terima kasih atas kesempatannya yang diberikan.
12:11Perkenalkan diri dulu terlebih dahulu.
12:13Perkenalkan nama saya Frida Angelica dari Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi, Prodi Ilmu Komunikasi.
12:20Kalau tadi kan ada tiga ya, materi yang disampaikan oleh Mas Papres.
12:26Gue ada IKN, Papua, dan juga AI.
12:29Namun di sini saya ingin berbicara tentang Papua.
12:33Kepada yang terhormat Mas Walpres, izin bertanya.
12:36Dengar-dengar, Mas Walpres adalah orang yang diberi mandat oleh Presiden untuk mengelola Papua.
12:42Nah, bisa dibilang mandat ini cukup berat ya Pak.
12:47Karena ini tertuang juga dalam keputusan Presiden.
12:50Nah, menurut Mas Walpres sendiri, seberapa optimis dan yakin Mas Walpres dalam membuat Papua ini sejajar dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia.
13:00Karena bisa dilihat realitanya, banyak sekali wilayah-wilayah di Papua yang masih kurang terakses dan masih tidak sejajar dengan wilayah-wilayah contohnya di Jawa ini.
13:11Seperti itu, terima kasih.
13:12Siapa tadi namanya? Frida?
13:14Iya.
13:14Oke.
13:15Kamu agak maju loh, kamu jangan mundur-mundur.
13:17Nggak usah takut.
13:19Ya, sesuai mandat yang ada, kita kan memang ditugaskan untuk mengawal pembangunan ini di Papua ya.
13:26Kalau optimis, saya optimis.
13:27Tapi yang namanya pembangunan itu kan tidak hanya satu tahun, dua tahun.
13:33Pembangunan kan berkelanjutan, tidak bisa instan.
13:36Jadi apa yang saya tampilkan tadi ini kan hanya baru beberapa persen.
13:42Nanti ke depan di tahun ini, tahun depan, tahun depannya lagi akan kita genjot terus program-program yang ada.
13:49Sesuai visi misi dari Pak Presiden.
13:52Asalkan ini, setiap dana Otsus, APBD, kegiatan-kegiatan kementerian lembaga yang ada di sana, itu dikawal bersama.
14:04Kalau saya sendiri nggak mungkin bisa.
14:06Harus dibantu oleh gubernur, bupati, wali kota, toko ada, toko masyarakat, anak-anak muda, mahasiswa Papua.
14:13Jadi setiap rupiah yang disalurkan ke sana itu benar-benar bisa berimpak ke warga.
14:19Jadi jangan sampai ada lagi, mohon maaf, temuan-temuan atau ada yang kena OTT.
14:26Ini nanti yang memperlambat pembangunan di Papua.
14:29Makanya terkait eksekusi lapangan, penggunaan APBD, APBN, ini kan semuanya sekarang termonitor ya.
14:38Udah ada versi digitalnya juga.
14:41Jadi ini saya harap teman-teman Papua yang ada di sini ikut mengawal, ikut memonitor, ikut mengevaluasi, ikut memberi masukan terkait pembangunan yang ada di Papua.
14:53Sekali lagi, pembangunan itu nggak mungkin satu tahun, dua tahun selesai, nggak.
14:57Ini berkelanjutan semua.
14:58Seperti yang ada di IKN tadi, nggak mungkin hanya berhenti di pembangunan fisik saja.
15:04Yang non-fisik kan juga harus dikebut, transisi pemerintah dari pemindahan dari Jakarta ke IKN juga harus dikebut dan dikawal.
15:14Jadi saya kira ini tantangannya banyak.
15:18Tapi saya yakin Papua bisa maju, visi-misi dan program presiden bisa berjalan dengan baik di sana, asalkan semuanya ikut mendukung.
15:30Pertanyaan saya Pak Wapres, berbicara mengenai digitalisasi dan AI.
15:36Tadi Bapak sempat juga mention bahwa Indonesia ini sebagai negara berkembang, kita memang dilihatnya sebagai market.
15:43Nah kebetulan dari program Bapak mengenai digital talent, itu kan kita pasti melahirkan talenta-talenta yang melek AI dan digital.
15:54Dan Indonesia ini menjadi market, pasar global untuk AI sudah masuk beberapa.
16:00Ada seperti Microsoft, Nvidia, kemudian Google.
16:04Nah yang jadi pertanyaan saya bagaimana strategi Bapak untuk supaya digital talent kita ini memiliki hubungan yang resiprokal.
16:14Dengan investasi dan juga transfer teknologi di Indonesia.
16:18Sehingga Indonesia ke depannya kita bisa shifting dari market ke inventor, Pak.
16:27Terima kasih.
16:28Oke.
16:28Sharlo, jurusannya apa?
16:32Agroteknologi.
16:33Agroteknologi masa depan juga.
16:35Ini katanya Bu Rektor yang ikut ke Turki itu ya?
16:37Benar, Pak.
16:38Apa?
16:39Penemuannya apa?
16:40Kemarin kita mengembangkan tentang inovasi untuk aklimatisasi, jadi kita perlengkap juga alatnya itu dengan AI, Pak.
16:48Untuk kultur jaringan.
16:50Oh iya?
16:51Itu apa? Lomba berarti atau kompetisi?
16:53Kompetisi dunia, Pak. Dan puji Tuhan kita masuk 10 besar kemarin.
16:57Oh iya?
16:57Oh mantap.
17:00Tahun ini ada yang berangkat lagi Bu Rektor?
17:03Tahun ini?
17:04Iya, tiap tahun ada.
17:05Tiap tahun ada?
17:06Mereka mencari kompetisi dunia dan kita buat squad khusus untuk mengikuti kompetisi internasional.
17:14Saya kira kita harus apresiasi UKSW ya karena sudah secara konsisten mengirim mahasiswanya ke...
17:23luar negeri untuk mengikuti kompetisi-kompetisi seperti ini.
17:29Ya ini caranya biar kita tidak selalu jadi pasar ya harus seperti ini.
17:34Harus adaptif, inovatif, dan inovasinya jelas dan punya impact untuk kalau tadi apa untuk pertanian ya.
17:47Kita tiap tahun selalu memonitor kok anak-anak yang berprestasi atau penemuan-penemuan yang inovatif seperti ini.
17:58Kalau tahun lalu anak SMA sih itu juara juga di Turki, dia pernah saya posting di Instagram juga.
18:06Dia ini juara nomor satu kalau tidak salah itu mesin robot pembersih ini, pembersih trumbu karang.
18:17Jadi itu saya kira sangat baik sekali ya.
18:21Dan kalau sekarang di pemerintahnya Pak Presiden Prabowo ini kan lagi genjar-genjarnya suasem badapangan ya.
18:26Jadi penting sekali untuk pemanfaatan AI, misalnya untuk mengecek PH tanah, lalu drone untuk penyemprotan misalnya pupuk atau pesticida.
18:42Ini sangat, saya kira ini salah satu cara lah untuk sekali lagi untuk peningkatan kapasitas pertanian kita.
18:51Dan juga ini, biar anak-anak muda bisa terlibat lagi di pertanian.
18:56Jadi saya kira ini kita apresiasi ya Bu Rektor ya, UKSW yang selalu adaptif, inovatif, mengirim anak-anaknya ke luar negeri untuk bersaing dengan negara-negara lain.
19:07Dan ya kalau kita di luar negeri bersaing dengan negara-negara lain, kita nggak kalah kok.
19:13Jadi terima kasih ya.
19:15Jadi misalkan dari Turki kemarin memang kita mengembangkan satu inovasi yang menurut kami dan karena kami butuh kolaborasi terhadap pertanian waktu itu,
19:24jadi kami kolaborasi dengan Charlotte, kami berisikan tujuh tim dengan satu pembimbing Bu Maria Engger.
19:33Jadi kemarin kita mengembangkannya, untuk AI-nya sendiri kita menggunakan beberapa algoritma Pak.
19:38Jadi ada komputer vision, terus untuk data set-nya, modelnya kita menggunakan random forest dan juga regresi linear untuk kalibrasi datanya dengan parameternya suhu, temperatur, lalu intensitas cahaya, dan lain-lain.
19:52Jadi itu nanti untuk tanamannya hanya seperti diinkubasi pada bayi Pak, jadi tanamannya dimasukkan, kemudian nanti tinggal ditaruh di open field.
20:02Sebelumnya perkenalkan, nama saya Dewangga dari Fakultasimu Kesehatan, Prodi PJKR.
20:09Siapa namamu?
20:10Prodi apa?
20:10PJKR.
20:11PJKR Pak.
20:11PJKR itu apa?
20:12Olahraga.
20:13Oh, penjaskus.
20:15Iya.
20:16Anak olahraga ada nggak di sini anak olahraga?
20:21Anak fitness, anak fitness.
20:23Oke lanjut.
20:24Ijin bertanya Bapak mengenai pembangunan di IKN tadi, tadi Bapak sempat bilang kalau pembangunan di IKN dipercepat ya Pak.
20:34Nah, saya sempat baca juga, sempat dengar di berita juga, katanya nanti untuk pusat pemerintahan juga dipindah di IKN.
20:41Nah, kira-kira mulai kapan Bapak berkantor di IKN, dan apabila berkantor di sana, apakah masih tetap efektif dalam mendukung kinerja pemerintahan atau berkantor di IKN hanya sebagai suatu simbolik saja?
20:52Mohon izin, terima kasih Pak.
20:54Mantap.
20:55Kalau pindah kapan tadi sudah saya jawab ya, kita sudah instruksikan staf setua pres untuk memulai memindahkan secara bertahap ke IKN, karena ini saya lihat kantornya juga sudah mulai jadi.
21:12Dan kalau tidak salah di tahun ini itu ada dari Minpan RB, ada 4 ribuan ASN yang mulai dipindahkan juga ke sana.
21:22Nah, ada 4 ribuan ASN. Jadi ini nanti bertahap semua sampai 2028 nanti, karena yang paling penting ini, ini kan eksekutifnya sudah jadi ini.
21:33Kantor Presiden, Menko, Menteri dan lain-lain. Ini kan sekarang kita kejar yang DPR sama yudikatif, MA, MK, dan lain-lainnya.
21:44Nah, jadi nanti kita doakan yang terbaik nanti 2028 selesai semua, kita pindah ke sana dan mungkin nanti 2029 dan seterusnya semuanya efektif berkantor di sana.
22:05Jadi ini sekarang sedang pemindahan secara bertahap seluruh kementerian, termasuk di tempat saya.
22:13Oke, buku tangan dulu.
22:22Terima kasih, terima kasih.
Komentar

Dianjurkan