Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menyebut hasil rehabilitasi pascabencana sudah banyak kemajuan. Bahkan, jalan-jalan nasional sudah bisa dilalui.

Di Sumatera Utara saja, dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, lima di antaranya sudah pulih dan berangsur normal.

Baca Juga 2 Bulan Usai Banjir Longsor, ini Potret Siswa Aceh Tamiang Belajar di Sekolah Darurat di https://www.kompas.tv/nasional/646446/2-bulan-usai-banjir-longsor-ini-potret-siswa-aceh-tamiang-belajar-di-sekolah-darurat

#banjir #sumatera #mendagri

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646451/mendagri-klaim-rehabilitasi-usai-banjir-di-sumatera-banyak-kemajuan-jalan-nasional-sudah-dibuka
Transkrip
00:00Saudara Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Tito Karnavian bilang
00:08hasil dari rehabilitasi pasca bencana sudah banyak kemajuan dan bahkan jalan-jalan nasional sudah bisa dilalui.
00:16Di Sumatera Utara saja dari 18 kabupaten kota yang terdampak, 5 diantaranya sudah pulih dan berangsur normal.
00:21Untuk Sumatera Utara ini juga jauh lebih baik. Kemarin warna kuning yang rawan-rawan ini banyak sekali.
00:32Sekarang dari 18, 5 kabupaten kota ada normal, normal total. Mendekati normal 11.
00:40Hanya beberapa ada masalah. Masalah sekolah yang perlu diperbaiki, kemudian juga ada yang jalan yang perlu diperbaiki.
00:52Tapi jalan nasionalnya Sumatera Utara semua ada normal.
00:56Dua bulan pasnya banjir bandang dan longsor, desa Pantelong, kecamatan Peusangan, Kabupaten Biran Aceh,
01:04hingga kini masih lulu lantak. Seperti 3 kawasan permukiman lenyap, 25 rumah warga hilang tergerus derasnya arus yang berubah menjadi aliran sungai.
01:15Saat ini 1.300 lebih jiwa belum mendapatkan hunian sementara atau huntara tempat pengungsian yang layak.
01:27Permukiman tersebut hari ini sudah menjadi sungai.
01:29Kalau kehancuran yang lainnya, itu memang total kita sudah tenggelam, karam lagi, dan tertimbun.
01:36Artinya kita juga masih bisa melihat hari ini rumah-rumah yang masih tertimbun oleh material sendimen yang dibawa oleh air pada waktu yang lalu.
Komentar

Dianjurkan