- 1 jam yang lalu
- #longsor
- #cisarua
- #bandungbarat
BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Pencarian korban longsor Cisarua memasuki hari ke-4 pencarian, Selasa (27/1/2026).
Lalu, bagaimana dengan jumlah korban yang ditemukan dan jenazah yang teridentifikasi?
Simak selengkapnya pada tayangan berikut.
#longsor #cisarua #bandungbarat
Baca Juga TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Langkat Pascabencana di https://www.kompas.tv/nasional/646493/tni-ad-rampungkan-jembatan-bailey-penghubung-dua-desa-di-langkat-pascabencana
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646499/full-breaking-news-jumlah-jenazah-longsor-cisarua-bertambah-berapa-teridentifikasi
Lalu, bagaimana dengan jumlah korban yang ditemukan dan jenazah yang teridentifikasi?
Simak selengkapnya pada tayangan berikut.
#longsor #cisarua #bandungbarat
Baca Juga TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Langkat Pascabencana di https://www.kompas.tv/nasional/646493/tni-ad-rampungkan-jembatan-bailey-penghubung-dua-desa-di-langkat-pascabencana
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646499/full-breaking-news-jumlah-jenazah-longsor-cisarua-bertambah-berapa-teridentifikasi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Intro
00:00Anda masih bersama kami di Breaking News Kompas TV
00:07Saudara, ini yang Anda saksikan merupakan gambar udara
00:09terkait dengan pencarian korban longsor di Cisarua
00:13yang terus dilanjutkan sejak pagi tadi
00:16kita lihat ada sejumlah alat berat yang diturunkan pada pagi ini
00:20untuk mengoptimalkan pencarian
00:22tadi juga laporan dari jurnalis Kompas TV
00:24yang menyebutkan bahwa
00:29bukan hanya menggunakan alat berat
00:31tapi juga pencarian ataupun penggalian dilakukan secara manual
00:34gambar yang Anda saksikan ini Saudara
00:37merupakan gambar udara
00:39yang diambil oleh jurukamera Denny Yusua
00:41yang memperlihatkan bagaimana tim begitu
00:46melakukan ataupun melanjutkan pencarian korban
00:50apabila kita merenut dari keterangan Kementerian Pekerjaan Umum
00:53ini bilang akan terus mengoptimalkan pengerahan dan penggunaan alat berat
00:58lintas balai untuk mendukung percepatan penanganan darurat
01:02dan juga evakuasi korban longsor
01:04di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
01:07untuk mengetahui informasi terkini Saudara
01:10dari lokasi longsor
01:12kita langsung bergabung dengan jurnalis Kompas TV
01:14Niko Anggriawan
01:16Niko selamat pagi
01:17bisa dijelaskan Niko kondisi terkini dari sana
01:21apa yang tengah dilakukan oleh petugas
01:24dan apakah fokus pencarian diperluas pagi ini
01:28ya setidaknya ada beberapa sektor yang menjadi fokus tim Sargabungan
01:38untuk mencari korban longsor
01:40di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ini
01:43yang Rahman dan juga Saudara
01:45tadi berdasarkan informasi dari
01:48Dirobs Basarnas Laksma Bramantio
01:51yang menjelaskan
01:52bahwa saat ini difokuskan
01:54di sektor A1, A2
01:56dan kemudian sektor B
01:58yang mana kalau misalnya kita deskripsikan
02:00A1 dan A2 ini merupakan
02:01sektor yang merupakan
02:04permukiman padat dan disinyalir
02:06di sektor tersebut
02:08berpotensi banyak adanya
02:10korban yang tertimbun
02:12material longsor
02:13dan fokus untuk saat ini
02:15masih banyak alat berat yang dikerahkan
02:18untuk mencari korban yang tertimbun
02:21material longsor
02:22visual terkini akan ditunjukkan
02:23oleh jurukamera
02:25Bimo Wicaksana
02:27dan ini merupakan
02:29pencarian korban di sektor
02:32A1, A2 dan sektor B
02:35yang mana tadi ada
02:39satu kantong jenazah
02:41yang berhasil dievakuasi
02:43tim SAR gabungan
02:45untuk nantinya akan
02:46diserahkan kepada tim
02:48DVI
02:49Polda Jawa Barat
02:50yang saat ini sudah
02:51standby di
02:53puskesmas
02:54Pasir Langu
02:56untuk melakukan proses identifikasi
02:58dan juga
02:59kita bisa melihat
03:03visual anda terkini
03:04adalah ekskavator
03:06yang ton hasilnya kecil
03:07tentunya ini bisa mempermudah
03:10tim SAR
03:11untuk mencari korban
03:14yang tertimbun material longsor
03:16dan informasi
03:18yang Rahman dan juga Saudara
03:19kalau misalnya
03:20tim SAR gabungan telah menemukan
03:23indikasi
03:24jenazah yang tertimbun material longsor
03:27maka semua operasional
03:29alat berat ini nanti akan dihentikan
03:31untuk mempermudah
03:33pengangkatan jenazah
03:35karena
03:36penghentian proses
03:38operasional dari alat berat sendiri
03:40nantinya akan
03:41bisa menghindari
03:43jenazah
03:44dari rusak
03:45seperti itu
03:46dan kemudian
03:47setelah
03:48diangkut
03:49baru kemudian nantinya
03:50akan dibawa ke
03:52tim DVI
03:54Polda Jabar
03:55yang saat ini sudah
03:55standby di
03:56puskesmas
03:58Pasir Langu
03:58untuk melakukan identifikasi
04:00dan kemudian bisa diterangkan juga
04:02dalam visual Anda
04:04saat ini ada beberapa relawan
04:06dan saat ini diutamakan
04:08yang Rahman dan juga Saudara
04:09di lokasi pencarian
04:12ini tidak boleh
04:14orang sipil
04:16masuk ke wilayah
04:18sektor-sektor pencarian
04:20yang mana saat ini
04:21lokasi pencarian
04:22difokuskan untuk
04:24tim relawan gabungan
04:26kemudian ada
04:27media
04:29dan juga ada
04:30tim PNI
04:31yang ini nantinya bisa
04:32mempermudah
04:33dan juga mempercepat
04:34proses
04:34pengevakuasian jenazah
04:37masyarakat sipil
04:38tidak diperkenankan
04:39mendekat
04:40dari radius
04:40100 meter
04:41tentunya
04:42kemarin
04:43yang disampaikan oleh
04:45kepala kantor
04:46SAR Bandung
04:47yang menyampaikan
04:49bahwa
04:50hambatan
04:50salah satu hambatan
04:53yang menghalangi
04:54tim SAR gabungan
04:55untuk mencari korban
04:56adalah
04:56banyaknya
04:57warga sipil
04:59yang menyaksikan
05:01proses evakuasi
05:03jenazah
05:03dan ini yang
05:05menjadi hambatan
05:06dan tentunya saat ini
05:07menjadi evaluasi dari
05:08dari evaluasi dari tim SAR gabungan
05:11untuk nantinya
05:12bisa menjauhkan
05:15masyarakat sipil
05:16dari lokasi pencarian
05:17dan juga
05:18semua orang
05:20atau tim relawan
05:21yang ada di lokasi pencarian ini
05:23diwajibkan untuk
05:24memakai
05:25alat pelindung diri
05:27atau alat pengaman diri
05:28mulai dari helm
05:29kemudian sepatu boots
05:30kemudian ada sarung tangan latex
05:32dan dikhususkan untuk
05:33mereka yang
05:34spesialisasi untuk
05:36mengangkat jenazah
05:37mereka ini akan
05:38menggunakan
05:39hazmat
05:42untuk
05:43menghindari dari
05:44bakteri-bakteri yang
05:45ditimbulkan dari
05:47jenazah
05:49yang sudah tertimbun
05:50kurang lebih
05:504 hari
05:51sejak kejadian
05:53pada hari Jumat kemarin
05:54dan kemudian
05:55dari
05:58relawan
05:59juga mereka
06:00mencari
06:01korban dengan
06:03cara manual
06:03kalau dengan cara manual ini
06:05mereka biasanya
06:06menggunakan
06:07tongkat
06:08dengan
06:09tinggi
06:10dengan tinggi
06:12sekitar 2 meter
06:14untuk nantinya
06:15bisa
06:16bisa dikatakan
06:20memasukkan tongkat tersebut
06:22ke dalam timbunan tanah
06:23untuk nantinya
06:24mendeteksi
06:25apakah
06:26ada
06:27jenazah
06:29yang
06:30tertimbun
06:30material longsor
06:31dan juga
06:32selain membawa
06:33tongkat
06:34tentunya
06:35anjing pelacak
06:36ini juga dikerahkan
06:37yang Rahman
06:38dan juga
06:38saudara
06:38ada sekitar
06:394
06:40anjing pelacak
06:41yang dikerahkan
06:43untuk membantu
06:45evakuasi
06:46dari
06:47proses pencarian
06:49korban
06:50longsor
06:50yang terjadi
06:51di
06:52Desa Pasir Langu ini
06:53kemudian
06:54prosesnya
06:55tadi kami sempat
06:56berbicara
06:57kepada
06:57anggota yang membawa
06:59unit K9
07:00atau anjing pelacak
07:01mereka ini
07:02agar tidak terlalu
07:03terforsir
07:04tenaganya
07:05nantinya akan dibagi
07:06secara shifting
07:07dua
07:08dioperasionalkan
07:10untuk
07:10proses pencarian
07:13nanti dua
07:14akan disirahat
07:15begitu nanti
07:15akan terus dilakukan
07:16selama satu jam sekali
07:17untuk menghindari
07:18kelelahan
07:19yang nantinya
07:20akan dialami oleh
07:21anjing-anjing khusus
07:22dan spesialisasi
07:23untuk mencari
07:23korban
07:25yang tertimbun
07:26material longsor
07:27dan kemudian
07:27kalau misalnya
07:28anjing Kenan ini
07:29menemukan
07:30jenazah
07:32mereka akan bereaksi
07:33mulai dari
07:34menggonggong
07:35lalu kemudian
07:36anjing tersebut
07:37menghentikan
07:38kibasan ekornya
07:39bahwa ini
07:40mengindikasikan
07:41bahwa di dalam
07:42timbunan yang
07:44mereka endus
07:45ini nantinya
07:46akan
07:47ada
07:48jenazah
07:51yang
07:51kemudian
07:52akan digali
07:54oleh
07:55tim Sargabungan
07:57untuk sementara
07:58demikian
07:59kalau misalnya
07:59kita bisa melihat
08:00situasi terkini
08:01di belakang saya ini
08:02proses
08:03evakuasi
08:04masih berlangsung
08:05tentunya
08:05kalau misalnya
08:06ada
08:06potensi jenazah
08:08yang ada di
08:09sektor-sektor
08:09penggalian ini
08:10mereka maka
08:11tim Sargabungan
08:11akan langsung
08:12bereaksi
08:12membungkus
08:14jenazah tersebut
08:15kemudian langsung
08:15dibawa ke
08:16tim DVI
08:17untuk diidentifikasi
08:18yang Rahman
08:19oke beragam cara
08:20dilakukan
08:20ataupun beragam upaya
08:22dilakukan
08:22untuk memaksimalkan
08:23pencarian
08:23termasuk menurunkan
08:24alat berat
08:25tadi juga secara manual
08:26juga dilakukan
08:26termasuk juga
08:27menurunkan
08:28anjing pelacak
08:29atau KN9
08:30terima kasih
08:30jurnalis Kompas TV
08:31Niko Anggriawan
08:32dan juru kamera
08:33Bima Wicaksana
08:34atas laporan langsungnya
08:35dari Desa Pasir Langu
08:36Cisarua
08:37Bandung Barat
08:39Jawa Barat
08:39selamat bertugas
08:39kembali
08:40kita kembali
08:42berbincang
08:43saudara
08:43dengan pakar
08:45geologi kebencanaan
08:46Diki Muslim
08:47Pak Diki masih bersama kami
08:48siap
08:51Pak Diki
08:52tadi kita sempat
08:53berbicara
08:54terkait dengan
08:55faktor
08:55penyebab
08:56longsor
08:56terutama yang terjadi
08:58di Cisarua ini
08:59kalau kita melihat
09:00dari gambar
09:00apakah
09:01longsor ini
09:03yang Anda lihat
09:04dari gambar
09:04penyebabnya
09:05adalah hanya
09:06satu faktor
09:06begitu
09:07ataukah
09:08banyak faktor
09:09misalkan
09:09dari labilnya
09:11tanah
09:11dan juga
09:12misalkan
09:12cuaca yang juga
09:13tengah ekstrim
09:14begitu
09:14karena tadi Anda
09:15sempat menyebutkan
09:16adanya pengulangan
09:17di sini
09:17ya
09:19jadi
09:20kalau mempelajari
09:21faktor-faktor
09:22penyebab
09:23sebuah bencana
09:25itu ada banyak faktor
09:26jadi tidak
09:27faktor tunggal
09:27dan ada juga
09:29faktor-faktor
09:30yang menjadi
09:31trigger
09:31atau pemicu
09:33sehingga ini
09:34faktor-faktor ini
09:35kalau pada satu titik
09:36bertemu
09:37dan sinkron
09:38lah begitu ya
09:39bahasanya
09:39itu akan terjadi
09:41nah bencana juga
09:42berarti bahwa
09:45ada sejumlah
09:46kegiatan
09:48yang dibuat oleh manusia
09:49itu terganggu
09:50sehingga menjadi bencana
09:51atau bahasa Inggrisnya
09:53disaster
09:53tapi kalau misalnya
09:54tidak ada
09:55infrastruktur
09:56tidak ada korban jiwa
09:58tidak ada
09:59apa itu
10:00produk dari kehidupan manusia
10:02yang terganggu
10:03itu disebut bahaya
10:04bukan sebagai bencana
10:05begitu
10:06baik
10:09Prof Diki
10:11begitu kira
10:11kalau kita mendengarkan
10:14keterangan
10:14sebelumnya dari
10:15Gubernur Jawa Barat
10:17begitu
10:17yang menyebutkan
10:18bahwa
10:18memang di sini
10:19salah satu
10:20penyebabnya
10:21adanya
10:22alih fungsi
10:23lahan
10:24jadi ladang sayur
10:25apakah menurut ini
10:26juga menjadi
10:26salah satu faktor
10:27penyebabnya longsor
10:28ya
10:30jadi
10:31Jawa Barat
10:32sebetulnya juga
10:33pernah mengalami
10:34hal yang seperti ini
10:36khususnya dalam
10:37catatan kami
10:38dulu di Garut
10:39sempat terjadi
10:40banjir bandang
10:41yang dimulai dari
10:42longsor
10:43begitu
10:44di hulu-hulu sungai
10:45bahkan Garut itu
10:46dua kali
10:47kemudian di Cimanggung
10:49di dekat
10:50Jatinangor
10:51di tempat kampus kami
10:52juga pernah terjadi
10:53bahkan untuk yang
10:54Cimanggung ini
10:55di tahun 2021
10:57bulan Januari
10:58korbannya
10:59bahkan termasuk
11:00kerelawan
11:01jadi saya
11:02cukup prihatin
11:03pada saat itu
11:04dan saya pikir
11:05menjadi pembelajaran
11:06bersama buat kita
11:07bagaimana pada saat
11:09menolong justru
11:10menjadi yang ditolong
11:11begitu
11:11dan semoga
11:13tidak ada hujan
11:14yang besar lagi
11:15di sana
11:16walaupun ada
11:18peringatan lah ya
11:19dari BMKG
11:19itu menjadi
11:20catatan bersama
11:21mungkin dari
11:22komandan lapangan
11:24bisa
11:24membuat
11:26semacam
11:27peringatan
11:28begitu ya
11:29kepada relawan
11:29maupun kepada
11:30pengunjung
11:31ini cukup
11:32cukup
11:33intens
11:33saya kira
11:34cukup banyak
11:35gitu ya
11:35petugas gabungan
11:37yang
11:37mencari
11:38bahkan dengan
11:39tangan dan
11:40alat seadanya
11:41disamping dibantu
11:42oleh
11:43alat-alat berat
11:44tadi itu
11:44Prof Diki
11:46apakah ini juga
11:47artinya
11:48menjadi peringatan
11:49juga
11:50bagi daerah
11:50di sekitarnya
11:51begitu yang
11:52dialihfungsikan
11:53menjadi ladang sayur
11:55begitu agar
11:55waspada
11:56karena
11:56kalau kita melihat
11:58pernyataan dari
11:59Gubernur Jawa Barat
12:00bahwa salah satu
12:01faktor penyebabnya
12:01adalah alihfungsi
12:02lahan menjadi ladang sayur
12:03begitu
12:04ini juga harus
12:05diperhatikan
12:06oleh warga sekitarnya
12:07yang juga berladang
12:08di sana
12:08atau seperti apa
12:09betul
12:10jadi itu
12:12jadi catatan juga
12:13jadi pada saat
12:13saya kemarin
12:15ke sana
12:15kebetulan
12:17mengambil jalan
12:18dari
12:19arah
12:20desa
12:23Pasir Langu itu
12:24ke arah selatan
12:25menuju
12:27ke stasiun
12:28Wus pada larang
12:29dan sepanjang
12:30jalan itu
12:31banyak sekali
12:31kalau mau disebut
12:33alihfungsi lahan
12:34begitu
12:35larang-laring
12:36yang lebih curam
12:37sebetulnya
12:37dari lokasi
12:38desa Pasir Langu
12:39Pasir Langu ini
12:40di
12:41kampung Pasir Kuning
12:43Pasir Kuda
12:44kemudian
12:44Babakan
12:45itu lebih curam
12:45hanya mungkin
12:48belum saatnya
12:48begitu barangkali ya
12:49ini menjadi catatan
12:51bahwa
12:52kembali kepada
12:53tadi pengertian
12:54di dalam kebencanaan
12:56bahwa bencana itu
12:57sebetulnya berulang
12:57faktor-faktor apa
13:00yang menyebabkan
13:01perulangan itu
13:02ada banyak sekali faktor
13:03dan ada memang
13:04yang bisa dilokalisir
13:05faktor itu
13:06ada juga yang tidak bisa
13:07diprediksi
13:10dilokalisir
13:10sehingga
13:11kejadian di
13:13Pasir Langu ini
13:14juga menjadi catatan
13:15bahwa daerah-daerah
13:17lain yang
13:18mengalami
13:19bukaan lahan
13:20yang seperti ini
13:21kemudian juga
13:22mungkin karakter
13:23morfologinya
13:25atau
13:25permukaannya
13:27yang juga mirip
13:28itu perlu
13:29diwaspadai
13:29pada saat musim
13:30hujan seperti ini
13:31Oke
13:32Prof Diki
13:34apa saja
13:35faktor yang
13:36bisa dijelaskan
13:37yang menyebabkan
13:39berulang tadi
13:40dan apakah
13:41sebetulnya ini
13:41bisa diprediksi
13:42Ya
13:45kalau
13:46menggunakan
13:47kata
13:47prediksi
13:48untuk faktor-faktor ini
13:49memang kita
13:50masih kesulitan
13:51karena saking
13:52banyaknya faktor
13:53yang berperan
13:54dalam sebuah event
13:55atau kejadian
13:56ya
13:56kejadian bencana
13:57dalam hal ini
13:57tapi ada beberapa
13:59hal yang saya kira
14:00patut diwaspadai
14:01oleh masyarakat
14:02oleh
14:03stakeholder
14:04dari kebencanaan
14:05dari sisi geologi
14:06yang pertama
14:08di wilayah
14:09sekitar
14:10Bandung Raya ini
14:11kalau kita
14:12lihat
14:13misalnya
14:14di KBB
14:14di bagian
14:15utara
14:16maupun di bagian
14:17baratnya
14:17sering terjadi
14:18longsor
14:19khususnya pada
14:20musim hujan
14:21faktor-faktor
14:22geologi yang
14:23berperan di sana
14:24adalah misalnya
14:25dari sisi
14:26kemiringan lereng
14:26jadi ada
14:27kemiringan lereng
14:28yang curam
14:29yang mungkin
14:29karena tekanan
14:30penduduk
14:32untuk menambah
14:33lahan
14:34membuat
14:35kehidupan
14:36di sana
14:37sehingga
14:37lereng-lereng yang curam pun
14:39akhirnya ditinggali
14:40atau diusahakan
14:40padahal
14:41lereng curam ini
14:42punya potensi
14:43longsor yang cukup tinggi
14:45jadi salah satu faktor
14:46kedua
14:47faktor air
14:48baik air yang dari
14:49permukaan
14:50hujan
14:52misalnya ya
14:52atau juga air
14:53bawah permukaan
14:54kalau saya
14:56perhatikan
14:57sejumlah
14:57laporan
14:58dari masyarakat
14:58masyarakat
14:59di
15:00mah kota
15:01longsor
15:01di lokasi
15:02titik awal
15:02dari longsor ini
15:03katanya ada
15:04semacam air terjun
15:07dan
15:08yang juga
15:09dilaporkan
15:10bahwa di lokasi
15:11ujung dari
15:12longsor ini
15:13adalah
15:13daerah
15:14sumber air
15:15jadi ada
15:16faktor di sini
15:17yang memberikan
15:18dukungan
15:20kepada kejadian
15:20bencana longsor
15:21karena adanya
15:22faktor air yang
15:23cukup besar
15:24ternyata di
15:24wilayah
15:26pemah kota
15:27longsor
15:27kami mengikutnya
15:28dan ini menjadi
15:29catatan bahwa
15:30daerah-daerah
15:31tertentu yang
15:32ada
15:33mata airnya
15:34kemudian
15:35pada lereng curam
15:36seperti yang terjadi
15:37ini menjadi faktor
15:39yang cukup menentukan
15:40selain daripada
15:41faktor hujan
15:42kemudian yang ketiga
15:43saya kira
15:44karena daerah ini
15:45berada
15:46di KBB bagian utara
15:48yang cukup terkenal
15:48ada sesar lembang
15:49ada beberapa
15:51diskusi
15:52wawancara
15:53di masyarakat setempat
15:54yang pernah
15:55mendapatkan
15:56sosialisasi tentang
15:57sesar lembang
15:58padahal di daerah ini
15:59kalau dilihat
16:01dari distribusi
16:02sesarnya sendiri
16:04itu mungkin
16:04tidak masuk
16:05tapi
16:06masyarakat cukup sadar
16:08bahwa ada
16:09pengaruh
16:10barangkali
16:10dari keberadaan
16:12sesar lembang
16:13di wilayah ini
16:14jadi faktor-faktor
16:15yang besar
16:16yang kecil
16:17yang memungkinkan
16:18maupun yang tidak
16:19itu perlu diwaspadai
16:20oleh semua pihak
16:21saya kira begitu
16:21banyak sekali faktor ya
16:24Prof
16:24kalau kita
16:24rundut tadi
16:26begitu banyak faktor
16:26yang dijelaskan oleh
16:27Profesor Diki
16:28apa yang perlu
16:30dilakukan oleh pemerintah
16:31apakah memang
16:32harus ada koordinasi
16:33komunikasi
16:34di bidang keilmuan
16:36tentunya
16:36melihat suatu daerah
16:37ini kan hubungannya
16:39dengan
16:39memitigasi
16:40bencana
16:41begitu Prof
16:41ya
16:43betul
16:43jadi
16:44ini kata kunci
16:45koordinasi
16:46ini memang
16:46menjadi
16:47kata kunci
16:48yang penting
16:49di dalam
16:50mitigasi bencana
16:51mitigasi sendiri
16:52artinya adalah
16:52mengurangi risiko
16:54jadi kita sudah
16:55harus tahu dulu
16:56risikonya itu
16:57jadi termasuk
16:57masyarakat saya kira
16:58membangun rumah
17:00di lereng curam
17:01kemudian
17:01mengetahui
17:03adanya
17:03sumber air
17:05di lereng-lereng ini
17:06itu adalah bagian
17:07dari risiko
17:07adanya air terjun
17:09kemudian
17:10adanya
17:10getaran
17:12gempa bumi
17:13itu juga bagian
17:14dari risiko
17:14jadi bagaimana
17:15mengurangi risikonya
17:16itu yang harus
17:17dikoordinasikan
17:18oleh pemerintah
17:18saya kira
17:19dan itu menjadi
17:20catatan
17:21pentingnya
17:24stakeholder
17:24atau para pemanggu
17:25kepentingan
17:26kebacaan ini
17:26untuk
17:27paling tidak
17:27tahu saja dulu
17:28begitu ya
17:29saya agak khawatir
17:30karena tahu saja
17:31belum begitu
17:32sehingga akhirnya
17:33yang betul
17:33adalah hoax
17:34ada banyak sekali
17:36berseluruhan
17:36hoax-hoax ini
17:37yang saya khawatirkan
17:38artinya
17:40artinya apa yang
17:41perlu
17:41dilakukan
17:43oleh pemerintah
17:43tadi kalau
17:44bisa dibilang oleh
17:45Prof Diki
17:45jangan sampai
17:46yang dibaca
17:48ataupun yang dicerna
17:49adalah hoax
17:49bukan hal-hal
17:51atau faktor-faktor
17:51yang dijelaskan
17:52secara keilmuan
17:53jangan dijawab dulu
17:54Prof
17:55sesaat lagi
17:55kita kembali
17:56tetaplah bersama kami
17:56di Breaking News Kompas TV
17:58Terima kasih
Komentar