Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang hamper menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Purbaya mengatakan pihaknya berupaya untuk menjaga fondasi ekonomi dengan sejumlah strategi agar rupiah menguat terhadap dolar AS.

"Pertama kita pastikan likuiditas di sistem finansial cukup. BI dan keuangan sudah setuju untuk menjaga itu bersama. Kedua saya pastikan program-program, belanja pemerintah dibelanjain cepat di awal tahun. Terus kalau likuiditas di sistem cukup, real sector jalankan. Habis itu kami akan perbaiki iklim investasi," ujar Purbaya di Jakarta, pada Senin (19/1/2026).

Baca Juga Menkeu Purbaya Respons Rupiah Melemah Dekati Rp17.000 per Dolar AS | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/ekonomi/644961/menkeu-purbaya-respons-rupiah-melemah-dekati-rp17-000-per-dolar-as-kompas-siang

#menkeupurbaya #purbaya #rupiah

Video Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/644972/menkeu-purbaya-ungkap-strategi-penguatan-rupiah-terhadap-dolar-as
Transkrip
00:00Kalau begitu insap juga langsung menguat lagi rupiah, karena fondasi ekonominya kita akan jaga
00:04supaya semakin membaik ke depan, pertumbuhan ekonomi akan semakin cepat, semakin cepat, semakin cepat.
00:12Ya, pertama berdoa.
00:15Pertama, kita pastikan likuistasi sistem finansial cukup.
00:19B, dan kita dan keuangan sudah setuju untuk menjaga itu bersama.
00:24Yang kedua, saya pastikan program-program belanja pemerintah dibelanjain cepat di awal-awal tahun ini.
00:33Terus, kalau likuiditas sistem di sistem cukupan, biasanya harga sektornya dijalankan.
00:40Habis itu kami akan perbaiki ikliman investasi dengan debatan lain yang harusnya ini rapat, dua kasus,
00:45tapi karena ada sidang DPR ditunda besok atau Rabu, besok kayaknya.
00:49Jadi, kita akan perbaiki semuanya, kita akan perbaiki sisi supply, sisi demand, ikliman investasi,
00:54kebijakan moneter, kebijakan fiskal, sektor semuanya kita jalankan.
00:596 persen nggak terlalu sulit.
01:01Bukan kemarin, saya bilang kan dalam setahun.
01:03Tahun ini 6 persen bisa.
01:05Karena ekonomi itu responnya cenderung agak lambat terhadap stimulus pukuli berapa bulan.
01:11Kalau saya injek sekarang, ke sistem mungkin 4 bulan baru kelihatan.
01:14Tapi kan Anda lihat, itu yang pertama, udah kelihatan Januari ini udah lebih bergaya daripada tahun sebelumnya kan.
01:22IHSG Next itu bukan karena pemain pasar bodo.
01:26Mereka itu orang-orang pintar.
01:27Mereka melihat prospek akar kami ke depan seperti apa, mereka nilai kebijakan kita seperti apa.
01:31Kemudian mereka tentukan posisi berdasarkan itu.
01:34Jadi asing sudah masuk ke sini, 3 bulan terakhir kan modal asing influence positif.
01:40Terima kasih telah menonton!
02:10Saya Rizka Klarissa, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lainnya.
02:20Kompas TV, independen, terpercaya.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan