Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Aceh Tamiang — Desa Lubuk Sidup di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang pada saat bencana banjir terisolasi, tak lama lagi akan bisa diakses dengan mudah. Personel TNI terus mempercepat pembangunan jembatan gantung agar akses bisa tersambung lagi.

Pantauan di lapangan pada Minggu (18/1), para personel TNI tampak sudah mendirikan fondasi di kedua sisi untuk membangun jembatan. Di atas fondasi dengan batu kokoh itu sudah tertancap tiang berkelir biru yang siap untuk disambungkan dengan jembatan. Tampak pula berkibar bendera merah putih.

Tampak sling-sling besi sudah membentang untuk kemudian di pasang pijakan agar jembatan bisa segera digunakan. Dalam waktu dekat, jembatan gantung sepanjang 120 meter itu akan tersambung.

Pembangunan jembatan gantung ini dilakukan para prajurit TNI Angkatan Darat dari jajaran Komando Resor Militer (Korem) 001/Lilawangsa. Jembatan darurat ini yang dibangun di atas Sungai Tamiang ini juga melipatkan peran sipil untuk teknis konstruksinya.

Jembatan gantung yang tengah dibangun ini nantinya akan menghubungkan kembali Kecamatan Sekerak dengan Bandar Pusaka. Sambil menunggu akses tersambung, masyarakat untuk sementara memanfaatkan perahu atau boat untuk menyeberangi sungai.

Selain untuk sarana transportasi masyarakat, keberadaan jembatan gantung ini juga penting karena akan menjadi akses membawa logistik maupun material untuk membangun desa yang sempat terdampak banjir.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#ProTV #prabowo #prabowosubianto #aceh #acehtamiang #desalubuksidup #tni #jembatan #desa

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Terima kasih.
00:30Terima kasih.
01:00Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan