Kupang - Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar akademik, tetapi juga menjadi ruang pemulihan sosial dan emosional bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Hal ini tampak dari perubahan perilaku siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang setelah hampir enam bulan tinggal dan belajar di lingkungan berasrama.
Miguel Antonio Gusmao, Wali Asuh SRMP 19 Kupang, mengatakan sebagian besar siswa berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2, kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Kondisi sosial tersebut sangat memengaruhi karakter awal anak-anak saat pertama kali masuk sekolah.
“Sejak awal mereka masuk memiliki karakter yang sulit untuk dibentuk. Mereka sering emosional, suka berkelahi, suka mencaci maki temannya, suka ribut dengan suara-suara keras, teriak dengan suara keras tanpa terkontrol,” ujar Mighy, sapaan akrab Miguel saat ditemui di SRMP 19, Kompleks Setra Efata, Kupang, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, anak-anak tersebut sebelumnya tumbuh dengan keterbatasan perhatian, pola asuh yang tidak utuh, serta minim rasa aman. Kondisi itu berdampak pada kemampuan komunikasi sosial dan pengendalian emosi.
Namun, perubahan signifikan mulai terlihat setelah beberapa bulan mengikuti pendidikan dan kehidupan berasrama di Sekolah Rakyat. Saat ini, kata Mighy, anak-anak jauh lebih tenang, lebih sopan, tidak lagi berteriak sembarangan, dan konflik antarsiswa jauh berkurang.
“Kalau dulu di awal-awal pasti ada yang nangis, pasti saja ada yang bilang ini bully, ini bully. Tapi sekarang sudah kita minimalisir. Puji Tuhan cukup baik untuk saat ini,” kata Mighy.
Menurutnya, kunci perubahan tersebut terletak pada pendekatan pengasuhan berbasis kasih sayang yang diterapkan di Sekolah Rakyat. Para wali asuh diposisikan sebagai pengganti orang tua, bukan sekadar pengawas asrama.
Pro TV - Televisi Digital Berjaringan
Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi) - SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE : @protv_official | PROMEDIA TV www.protv.id
Jadilah yang pertama berkomentar