Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 30 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Tersangka Tifauziah Tyassuma atau Dokter Tifa menyinggung kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat mengusulkan mekanisme restorative justice (RJ).

Tifa menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi kesehatan Jokowi.

Ia menilai, polemik berkepanjangan yang sarat tekanan psikologis berpotensi berdampak pada kesehatan seseorang.

"Kalau melihat kondisi kesehatan beliau, saya sangat khawatir. Kalau memang Pak Jokowi ingin melakukan treatment, sebagai dokter, tidak boleh menolak pasiendengan senang hati saya akan membantu," ujar Tifa di ROSI, Kamis (15/1/2026).

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Produser: Yuilyana

Video Editor: Rizaldi

Baca Juga Bibit Siklon Tropis 96S dan Siklon Nokaen Terpantau BMKG, Ini Daftar Wilayah yang Harus Waspada di https://www.kompas.tv/info-publik/644232/bibit-siklon-tropis-96s-dan-siklon-nokaen-terpantau-bmkg-ini-daftar-wilayah-yang-harus-waspada



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644241/dokter-tifa-singgung-kondisi-kesehatan-jokowi-saat-bahas-polemik-ijazah
Transkrip
00:00Masih bersama saya Tifa Usolesa dalam program Rosi, malam ini saya masih bersama pelapor Roy Suryo CS
00:05Sekaligus Sekjen Pradibersatu Ade Darmawan dan tersangka kasus Ijazah Jokowi Dr. Fauzia Tiasuma
00:11Memungkinkan tidak Pak Jokowi memohon RJ itu?
00:14Sesuai permintaannya Dr. Tifa tadi?
00:16Usulan
00:16Usulan lah apapun itu namanya
00:18Usulan, ini kan usulan Dr. Tifa
00:20Bahwa kemudian ada usulan seperti itu
00:22Ya tentunya juga Pak Jokowi menyaksikan ini
00:26Pak Jokowi sudah menyaksikan ini bisa disampaikan langsung
00:29Ibu dokter kan
00:30Terus kemudian
00:32Pengalaman saya sekali lagi saya sampaikan
00:35Bahwa biasanya
00:37Yang mengusulkan restoratif itu
00:39Ya
00:40Itu dari
00:41Ya terlapor biasanya
00:42Tetapi
00:43Apakah tidak menutup kemungkinan
00:46Bapak Insinyu Jokowi Dodo
00:48Restorat seperti yang dikatakan
00:50Ibu Tifa
00:51Saya rasa
00:52Tidak ada masalah
00:53Dan secara langsung itu ada buka ruang damai dan ruang maaf juga untuk para tersangka ini
00:57Kan pemulihan
00:58Tadi Bu Dokter sudah sampaikan bahwa pemulihan keadaan
01:00Bahwa yang tadinya mungkin ada ujaran-ujaran
01:03Bahwa ini palsu narasi-narasi
01:05Itu kita kembalikan menjadi normal
01:07Kan itu persoalannya
01:08Anda akan mau menjembatani tidak pertemuan ini
01:10Kalau Bu Dokter Tifa mau
01:11Kalau Bu Dokter Tifa mau ke sana saya temenin deh
01:13Tidak mau ke sana Pak Jokowi-nya deh
01:15Pas adik sampai Pak Jokowi
01:17Ya ini kan bisa dikampingkan langsung ke Pak Jokowi ya
01:19Iya
01:20Jadi kalau Bapak dengan kondisi kesehatan beliau itu saya sangat khawatir
01:25Kalau memang Pak Jokowi Dodo ingin treatment dengan senang hati
01:28Tapi kalau mau ke Solo?
01:29Loh maksudnya ke Solo kan?
01:32Kalau Anda ke Solo mau enggak?
01:33Bukan
01:34Kalau beliau ingin saya treatment beliau
01:37Dokter kan tidak boleh menolak pasien
01:39Dengan senang hati saya akan membantu beliau
01:42Gitu loh Mas
01:43Terima kasih lihat baiknya
01:44Iya kita tuh meninggikan kemuliaan dan keluhuran budi gitu loh
01:48Seperti misalnya saya mengusulkan Mas Ade
01:50Bilang sama Pak Jokowi
01:51Pak Jokowi mengajukan restoratif justice
01:54Karena restoratif justice itu adalah kainan
01:56Iya
01:57Misalnya begini
01:59Apa yang kita mau restoratifkan
02:04Ya kan
02:04Ya Pak Jokowi mengakui misalnya
02:06Ternyata ijazah yang selama ini saya gunakan dengan kealpaan saya
02:10Ternyata bukan ijazah yang asli
02:13Terus kemudian
02:15Ini faktornya sudah lain
02:17Loh
02:17Terus kemudian
02:18Tidak ada keputusan pengadilan manapun
02:20Oh dari tadi Anda prematur-prematur menyatakan saya bersalah
02:23Tidak ada keputusan pengadilan manapun yang menyatakan bahwa ini ijazah palsu
02:28Itu yang pertama Bu Tifa
02:29Kemudian narasi-narasi palsu-palsu ini sudah dinarasikan dari
02:34Seperti yang dikatakan tadi
02:36Data yang disampaikan ke saya
02:382016
02:39Sudah dimulai
02:41Ya
02:42Kan itu
02:42Bu Tifa
02:43Jadi saya
02:44Saya juga berdata aja lah
02:45Bu Tifa menyampaikan data ya
02:46Makanya saya
02:47Ada dua orang
02:48Ada satu orang yang dihukum sampai dua kali
02:51Ya
02:51Itu luar biasa kejam loh mas
02:54Sama sekali tidak ijazah itu muncul barang satu kalipun
02:57Itu tuh kejam sekali
02:58Nah secara
02:59Kita pun mesti menunggu sampai ada orang di penjara
03:02Baru kemudian ijazah itu nongol
03:04Dan Pak Jokowi gak mengatakan loh
03:05Itu ijazah saya loh
03:06Yang kemarin keluar di gelar perkara khusus Pak Jokowi gak mengatakan itu ijazah saya loh
03:10Sehingga RJ anda akan terima kalau kemudian ijazah itu
03:13Enggak
03:14Saya gak ada wacana eros terasi justice
03:16Saya mewacanakan mengusulkan Pak Jokowi mengajukan restoratif justice
03:20Ya kan
03:22Sehingga kita tidak perlu harus menghukum beliau
03:24Dengan pasal 266 menggunakan ijazah palsu untuk mendapatkan jabatan gitu kan
03:30Seandainya kita berandai-andai secara hukum kan mas
03:32Fakta barunya sekarang begini
03:34Karena kan dari KIP sudah menjatuhkan putusan
03:37Atas gugatan yang disampaikan Bonatua Silalahi
03:40Bahwa sembilan item dalam salinan
03:43Sekali lagi salinan ijazah Jokowi
03:45Yang diajurkan sebagai syarat pendaftaran di KPURI
03:49Sifatnya terbuka untuk publik
03:51Apakah putusan itu bagi anda jadi amunisi tambahan
03:56Untuk memperjuangkan apa yang anda perjuangkan bersama dengan teman-teman RRT itu
04:00Saya gak mau ah menggunakan istilah amunisi
04:02Kita tidak sedang berperang mawan siapapun
04:04Jadi apa dong
04:05Kita sedang menegakkan keadilan
04:06Itu adalah sebuah pintu untuk menuju kepada sebuah keadilan yang sesungguhnya kita inginkan
04:11Jadi bukan amunisi
04:12Kita gak lagi bertempur kan masa aja ya
04:14Pembuktian masalah ijazah juga
04:16Iya
04:16Nah kemudian ada satu lagi ya
04:18Ini adalah sebuah dokumen yang sudah muncul pada sidang CLS
04:22Citizen Lawsuit di Surakarta ya
04:24Ini adalah ijazah asli
04:26Insinyur lulusan kehutanan UGM
04:30Yang lulus tahun 1985
04:31Pada ijazah asli
04:35Ijazah asli ini saya pegang
04:36Saya pegang
04:37Saya lakukan digital
04:38Bersama dengan Mas Roy dan Bang Rismond
04:40Melakukan digital forensik ya
04:42Ijazah asli lulusan Fakultas Kehutanan UGM
04:46Yang diwisudah tahun 1985
04:48Ijazahnya asli
04:49Maka karena itu ini adalah salah satu dari evidence
04:54Dari data yang kami gunakan untuk melakukan simpulan secara scientific base
05:00Bahwa ijazah so-called milik Jokowi
05:04Saya harus bilang so-called yang dikatakan milik Jokowi Dodo itu adalah palsu
05:07Palsu ya
05:09So-called secara scientific base
05:12Secara scientific base
05:14Ini kalimat harus songkap
05:15Secara scientific base
05:16Ijazah yang disebut so-called ijazah Jokowi Dodo
05:20So-called ya Mas
05:21Yang dikatakan
05:22Karena Pak Jokowi Dodo kan sampai dengan hari ini belum mengumpulkan
05:25Ini yang mana ijazah saya
05:27Karena Mas Ade
05:28Ada enam versi loh Mas
05:29Yang berbeda-beda loh
05:30Wah itu bagus
05:32Bisa dibuktikan nanti
05:33Kan itu
05:34Dari satu ini aja ya Mas
05:35Tapi dari putusan KIP itu menurut Anda
05:38Apakah merugikan posisi Pak Jokowi?
05:40Karena selama ini kan tidak pernah mau ditunjukkan dengan alasan itu data pribadi
05:43Ya
05:43Kalau Pak Ijazah Jokowi Dodo sendiri yang menunjukkan
05:48Saya rasa dia tidak mau kan
05:49Berkeberatan
05:50Karena dia menganggap bahwa itu ada privasi dia
05:53Itu yang pertama
05:54Yang kedua ketika ada KIP
05:56Putusan itu
05:57Bahwa kemudian itu diserahkan
05:59Kan sudah diserahkan
06:00Cuma ada yang ditutupkan
06:02Kemarin kan
06:03KPU juga sudah menyerahkan kepada Bonatua kan
06:05Tapi ditutup
06:07Kemudian terjadi sidang KIP
06:09Ya kan
06:09Bahwa ini harus dibuka
06:11Nah berarti kan ada niat lagi untuk meneliti space tanda tangan
06:15Inilah yang saya bilang bahwa penelitian yang dilakukan teman-teman ini
06:18Apakah sempurna sebagai penelitian
06:20Kan itu
06:21Karena tidak ada asli yang dipegang ijazah Bapak Insinyur
06:25Anda mau bilang keberatan dengan putusan KIP itu?
06:27Saya tidak bilang keberatan
06:28Bahwa itu berbeda konteks
06:31Tidak ada hubungannya dengan Bapak Insinyur Jokowi Dodo
06:35Itu kan keterbukaan informasi publik
06:37Bahwa kemudian ijazah yang dilegalisir itu kan ditutup tanda tangannya
06:41Itu kan yang dimenangkan bahwa kemudian ditunjukkan dan itu adalah informasi publik
06:48Bahwa badan publik yang digugat kan bukan Bapak Jokowi
06:52Oke
06:53Dan kalau kemudian
06:55Kalau kemudian ini ada banyak hal yang dirasa keberatan
06:59Tapi ini sudah kadung
07:00Masuk pelimpahan tahap 1
07:02Masih P19
07:02Belum dinyatakan lengkap
07:04Masih menunggu posisi yang di saat ini
07:06Belum P19
07:06Belum P19
07:08Ini perkas sudah dikirim
07:10Nanti kalau pun harus dilengkapi
07:12Itu baru di P19
07:13Dengan status seperti itu
07:15Harapannya kan sekarang tinggal menuju ke pengadilan
07:17Sesiap apa menghadapi pengadilan itu nanti
07:19Oh sangat siap lah kalau saat ini
07:21Tapi saya benar-benar mas
07:22Kalau bisa demi kesehatan Bapak Jokowi
07:24Saya juga benar-benar mas
07:25Ya maksudnya saya itu sebagai dokter nih mas
07:29Iya betul
07:29Dari sisi kemanusiaan mas
07:31Ya kalau sampai sidang berlangsung itu akan bertahun-tahun mas
07:34Karena apa?
07:36Kita akan persoalkan tidak cuma ijazah selembari itu
07:38Tapi 709 dokumen
07:40Salah satunya adalah ini ya
07:42Transkrip ini ya
07:43Ini adalah transkrip asli
07:46Dari lulusan kehutanan UGM tahun 1985
07:49Agak dikit-dikit
07:50Kurang kelihatan tuh
07:51Ini adalah transkrip asli ya
07:53Nah Pak Jokowi Dodo
07:54Yang oleh Bares Krim
07:57Tanggal 22 Mei 2025
07:59Itu sangat berbeda
08:01180 derajat
08:02Dengan transkrip asli
08:04Maka kami berasumsi
08:05Bahwa 708 dokumen yang lain
08:08Layak untuk kami lakukan penelitian
08:10Dan kalau sampai itu sampai ke persidangan
08:12Makan waktu bertahun-tahun
08:14Kasian Pak Jokowi
08:15Maka RG akan jadi jalan keluar menurut Anda untuk menyelesaikan ini
08:17Biar tidak bertahun-tahun itu tadi
08:19Ya Pak
08:19Saya rasa terkait RG itu adalah aturan
08:24Nah kalau semuanya sepakat
08:26Tidak masalah kan
08:30Apa yang harus jadi masalah
08:32Gitu loh
08:33Tetapi kalau dikatakan bahwa Pak Jokowi yang mengajukan
08:36Itu tanyakan sama Pak Jokowi
08:38Iya
08:39Atau usulkan sama sama
08:40Ya artinya seperti itu
08:41Jadi apapun itu
08:43Bu dokter kami
08:44Tetap apresiasi
08:46Ya Polda Metro
08:47Mau melakukan RG
08:50Dengan dua
08:50Tersangka
08:52Ya kan
08:53Mengingat tadi
08:53Kemanusiaan tadi
08:55Baik
08:55Bawah sakit dan lain sebagainya
08:56Oke
08:57Kita merespon itu baik
08:58Bung Adi
08:59Dokter Tifa
08:59Terima kasih
09:00Sudah mau datang ke studio kami
09:01Untuk berdiskusi kali ini
09:03Dan terima kasih juga untuk Anda yang sudah menyaksikan Rosy
09:05Kita jumpa lagi pekan depan
09:06Saya Tifa Solesa
09:07Tetap di Kompas TV
09:08Independent
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan