Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 bulan yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Tersangka Ijazah, Roy Suryo mengatakan tidak akan menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo seperti Tersangka kasus Ijazah lain Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Hal ini disampaikan oleh Roy Suryo saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Kamis (15/1/2026).

"nggak, nggak, nggak (bertemu Jokowi), ujar Roy Suryo.

Roy mengaku sudah mendengar keterangan dari Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Dalam pertemuan dengan Jokowi tidak ada permintaan maaf.

"Orang yang bersangkutan sudah menyatakan tidak ada permintaan maaf. Jadi kita tunggu saja," ujar Roy.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644126/roy-suryo-ogah-ikuti-jejak-eggi-sudjana-damai-lubis-datangi-jokowi-di-solo
Transkrip
00:00Terserah
00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:08Saya akan menambahkan
00:10Jadi insya Allah tidak akan mengulangi
00:12Apa yang tadi disampaikan oleh
00:13Mas Refli Harun
00:14Selaku kuasa hukum kami dari Bala RRT
00:17Tadi juga ada
00:18Pak Girsang, Pak Jamada Girsang
00:21Nanti juga ada Pak Alkatiri
00:22Dan tentu saja Dr. Tifausya Tiasuma
00:25Kita memohonkan izin
00:27Dr. Rizmon hari ini
00:29Lagi berada di Bandung
00:30Lagi berada di luar kota
00:31Jadi tidak bisa ikut mempersamai
00:33Pengennya tadi ikut mempersamai
00:34Tapi yaudah diwakili oleh kami berdua
00:36Nah yang pertama adalah
00:38Tadi Mas Refli atau Dr. Refli
00:41Atau Prof. Refli mengatakan bahwa
00:43Kita menyambut baik dan sangat mendukung
00:45Keputusan Komisi Informasi Pusat
00:47Kemarin pada perkara yang diajukan oleh
00:49Dr. Bonatua Silalahi
00:51Yaitu apa?
00:52Salinan ijazah milik Joko Widodo
00:54Yang sudah digunakan
00:56Sekali lagi
00:57Sudah digunakan pada tahun 2005 dan 2010 di KPU Solo
01:03Kemudian 2012 di KPUD DKI Jakarta
01:062014-2019 di KPU Pusat
01:09Itu sifatnya adalah terbuka
01:11Dan harus disampaikan kepada publik
01:14Karena itu adalah dokumen yang tidak boleh dihasilkan
01:17Atau di luar ketentuan Pasal 17 Undang-Undang Rp14 tahun 2008
01:21Yang kebetulan saya juga ikut menyusunnya
01:23Karena KIP menandaskan
01:26Atau terkati kata Prof. Refli
01:27Itu memperkuat ayat 18
01:30Pasal 18 ayat 2 di Undang-Undang KIP
01:32Bahwa orang yang pernah menggunakan ijazah itu
01:35Itu adalah selaku publik yang harus menginformasikan
01:39Jadi nanti disini kita akan melihat
01:41Siapa penanda tangan legalisasinya
01:43Kemudian tanda tangan dari profesornya
01:46Dari rektor
01:49Kemudian DKI-nya
01:50Dan saya atau kami
01:52Sudah mendapatkan petunjuk
01:54Bahwa ada di antara 5 dokumen yang ada di KPUD
01:58KPUD dan KPUD itu
01:59Adalah tidak berkesesuaian dengan faktanya
02:03Jadi clear banget
02:04Ada petunjuknya nanti
02:05Nanti akan kita informasikan
02:06Kami mendukung penuh
02:08Kami mengucapkan terima kasih kepada KIP
02:10Pemisi Informasi Susat
02:11Yang telah memenangkan suara rakyat
02:14Jadi ini adalah kemenangan rakyat
02:15Yang kedua adalah yang yang saya sampaikan
02:17Jadi tadi benar
02:19Kata Pak Jamada Gerisan
02:21Kami begitu melihat
02:23Belar perkara khusus
02:24Yang kemudian sosok kertas seperti ini
02:27Yang ditampilkan
02:27Saya langsung saat itu juga
02:30Tanpa tadi ngaleng-ngaleng
02:31Saya langsung bilang
02:32Lah ini palsu
02:3399,9% palsu
02:35Karena fotonya
02:36Itu sangat-sangat kontras
02:38Dan foto ini adalah
02:39Sangat-sangat tidak berkesesuaian
02:41Kalau foto itu
02:42Dikatakan 40 tahun yang lalu
02:44Dan orang lain
02:45Yaitu Bapak Komjen
02:47Polisi Kornaweran Ugraseno
02:49Kemarin pada saat sidang
02:50Pak Losuit
02:52Yang ada di Solo
02:53Juga mengatakan
02:54Saya kenal langsung
02:55Dengan Pak Jokowi
02:56Saya lihat foto ini bukan Jokowi
02:57Itu seorang mantan Pak Kapolri
03:00Jadi mantan Pak Kapolri yang semoga didengarkan oleh para junior-juniornya disini
03:04Karena beliau mengatakan orangnya tidak sama
03:07Nah jadi artinya apa?
03:09Jelas betul bahwa
03:10Bukti yang coba diajukan ini adalah memang tidak berkesesuaian dengan fakta
03:15Apalagi dalam gelar perkara khusus itu
03:18Bukti itu dimasukkan dalam plastik begini
03:20Nah coba
03:22Coba kalau itu ada embos
03:23Tangan siapa yang bisa nembus masuk ke plastik?
03:27Tidak mungkin plastiknya tebal
03:28Lebih tebal dari ini malah
03:30Jadi tidak mungkin
03:31Kalau disini ada embos
03:33Apalagi dia mengatakan embos
03:34Bukan embos
03:36Ya gitu
03:37Di dalam salah satu infotainment
03:39CC.com
03:40Saya rekam itu
03:41Pernyataannya
03:41Itu kan ada embos
03:43Tangan saya meraba
03:44Mas menurut saya tidak boleh
03:45Ya tidak mungkin meraba
03:47Uang plastiknya itu tidak sobek
03:49Tidak apa-apa
03:49Dan
03:49Kita juga mengaturkan doa Al-Fatihah
03:54Kepada pemilik ijazah ini
03:56Karena adik dari beliau
03:58Yaitu Pak Rujito
04:00Kemarin sudah menayangkan ini
04:03Seijasa aslinya
04:04Di pengadilan negeri Solo
04:06Pada citizen lawsuit
04:07Boleh dipegang
04:09Boleh difoto
04:10Bahkan Mas Rujito mengatakan
04:12Pak Taufik juga
04:13Pak Andika juga mengatakan
04:15Silahkan difoto dengan high resolusi
04:16Mohon maaf disini masih saya kaburkan
04:18Karena saya
04:19Waktu itu memang belum
04:20Meminta izin kepada Pak Rujito
04:22Tapi Pak Rujito sendiri kemarin
04:24Malah mempertunjukkan
04:25Ijazah aslinya
04:26Ditunjukkan
04:27Ada embos
04:28Ya bukan embos
04:29Ada embos
04:30Ada watermark
04:31Dan ada satu lagi
04:32Yang dia center-center
04:34Nah itu apa
04:35Nanti akan ada
04:36Jadi sekali lagi
04:37Teman-teman semua
04:38Saya ingin menandaskan
04:39Bahwa tiga poin tadi itu
04:40Sangat-sangat penting
04:41Dan itu sebenarnya
04:42Saya mengulangi statement
04:43Prof Refli tadi
04:44Apa yang kami lakukan itu
04:45Sebenarnya justru beda
04:46Dengan apa yang dilakukan
04:47Oleh orang bernama
04:48Dian Sandi Utama
04:49Dan Andi Aswan
04:50Didukung oleh
04:51Ahli abal-abal
04:53Namanya Joshua Sinambela
04:54Yang justru dialah
04:55Sebenarnya melanggar
04:56Jadi Andi Aswan
04:58Dan Joshua Sinambela
04:58Pada dua kali tayangan TV
05:00Tanggal 19 dan 25 November
05:02Live
05:03Dia menunjukkan
05:04Ijazah palsu
05:04Kenapa
05:05Karena justru ijazah yang di
05:07Upload oleh Dian Sandi ini
05:09Dikoreksi
05:09Sehingga logo
05:10Universitas Gajah Padanya
05:11Menjadi rusak
05:12Itulah yang harusnya dilakukan
05:14Oleh kepolisian
05:15Menarapkan pasal 32 dan 35
05:17Bukan kami
05:18Kami gak pernah melakukan rekayasa
05:20Yang kami lakukan ini
05:21Ini adalah zooming
05:23Atau magnifying
05:25Bukan editing
05:27Zooming atau magnifying itu biasa
05:29Misalnya
05:30Saya sering diminta oleh
05:31Polda Metro dan Mabes
05:32Untuk misalnya
05:33Ada perampokan di supermarket
05:34Gak jelas
05:35Plat nomor motornya
05:37Atau plat nomor kendaraannya
05:38Saya diminta menganalisis
05:40Masa saya menganalisis
05:41Gambar besar
05:42Ada logo
05:42Supermarketnya
05:44Atau apanya
05:45Enggak
05:45Saya zoom
05:46Ke plat nomor
05:47Saya lakukan proses
05:48Spiration
05:49Sian, magenta, yellow
05:50Black
05:51Kemudian saya pisahkan lagi
05:52Teksturnya saya tambahin
05:54Saya tingkatkan hue nya
05:55Saya tingkatkan sharpness nya
05:57Itulah yang kami lakukan
05:58Dan pada saat itu
05:59Ijasa yang disebut
06:001120 milik Jokowi Dodo
06:02Dan ijasa 1117 milik Sri Murti Nengsi
06:04Ijasa 1115 milik Frono Jiwo
06:07Ini beda
06:08Teman-teman bisa lihat
06:09A nya beda
06:10Ijasa milik Jokowi Dodo
06:12Istilah saya waktu itu adalah
06:13Mecotot
06:14Ya
06:14Mecotot atau keluar
06:15Nah
06:16Nanti
06:17Kita juga akan mendengarkan
06:18Statement dari Dr. Tifa
06:19Bahwa 700 sekian dokumen itu
06:21709 dokumen itu
06:23Itu pun juga diverifikasi
06:25Apa itu
06:26Kok bisa dijadikan
06:27Barang bukti
06:28Mestinya satu barang bukti saja cukup
06:30Dan statement yang menarik
06:31Dari
06:32Sekali lagi
06:33Pak Komjen Ugraseno
06:34Kalau yang namanya barang palsu
06:36Itu yang biasanya disita
06:38Saya kasih contoh
06:39Michael Benjamin Sinaga
06:40Mengadukan Andi Aswan
06:42Dan
06:43Salah satu termen lainnya ya
06:44Saya sebut aja
06:45Namanya Mosato
06:46Dari Mosato TV
06:47Itu
06:48Apa
06:49Namanya
06:49Ijian
06:50Laurentius Ijian
06:52Itu karena menuduh
06:54Michael Sinaga itu
06:55Kartu persenya palsu
06:57Michael Sinaga
07:00Memberikan kartu persenya ke polisi
07:02Apakah disita kartu persenya oleh polisi ini
07:03Enggak
07:04Dikembalikan
07:05Barang yang asli
07:06Dikembalikan
07:07Barang yang dicurigai
07:08Tidak asli
07:09Disita
07:09Nah
07:10Jadi Pak Komjen Ugraseno
07:12Juga mengatakan
07:12Kok lucu
07:13Malah ijazahnya Jokowi
07:14Itu disita
07:15Jadi
07:16Sekali lagi
07:17Itu poin-poin dari saya
07:18Jadi
07:18Menambahkan
07:20Apa yang saya sampaikan Prof
07:21Refli
07:21Dan juga
07:22Pak Jamada
07:23Nanti akan tambahkan Pak Alkatiri
07:24Dan juga Dr. Tifa
07:25Sedikit saja
07:26Saya tambahkan di luar ini sedikit
07:28Sekali lagi
07:29Jangan percaya dengan foto ini ya
07:30Foto ini adalah hoax
07:32Ini rekayasa
07:34AI generated
07:35Ya
07:36Dibuat dengan menggunakan
07:37Artificial intelligence
07:38Ya
07:39Ini
07:39Mesrah sekali
07:40Tapi gak ada
07:41Dan orang yang bersangkutan
07:42Sudah menyatakan
07:43Gak ada minta maaf
07:44Minta maaf itu
07:45Nah
07:45Jadi makanya kita tunggu saja
07:47Kenapa dia
07:48Oh ya sekarang
07:48Gak ada minta maaf
07:50Ini palsu ya
07:51Falsu
07:52Falsu ya
07:52Gak ada
07:53Jadi
07:54Statement dari
07:55Apa
07:55ES
07:57Egi Sujana
07:58Dan
07:58Kemudian
07:59Apa
08:00Damai Hari Lubis itu
08:01Akan membuat
08:02Akan membuat orang-orang itu bertanya-tanya
08:05Dan sekaligus
08:07Orang-orang itu akan
08:08Membuat
08:08Satu pemikiran di kepala
08:10Dan pemikirannya adalah
08:12Budrek mereka
08:13Budrek itu pusing
08:15Jadi silahkan orang-orang pusing
08:18Budrek
08:19Budrek
08:20Bukan
08:20Budrek
08:21Ini pakai
08:21Tidak ada
08:23Tidak ada
08:25Tidak ada
08:26Iya berdatang saja
08:28Makanya tanyakan ke
08:29Pak Egi Sujana
08:30Dan
08:30Damai Hari Lubis
08:32Saya ketemu Pak Damai Hari Lubis
08:33Di salah satu TV
08:34Kemarin
08:35Kemarin sore
08:36Saya mendengar suara langsung
08:38Dari Pak Egi Sujana
08:39Di TV yang lain
08:40Dalam acara live juga
08:41Pak Egi Sujana mengatakan
08:43Gak ada maaf-maafan
08:44Bahkan dia mengibaratkan
08:45Kedatangan saya dan Damai Hari Lubis
08:47Itu bagaikan
08:48Nabi Musa
08:49Dan Nabi satu lagi
08:51Nabi Harun
08:52Mendatangi
08:52We're on
08:54Wah marih banget
08:55Mendatangi
08:55We're on
08:56Jadi biarkan
08:57Orang-orang yang memperlisahkan itu
08:59Silahkan Budrek
08:59Kami tidak ambil pusing
09:01Kami tidak ambil Budrek
09:02Kami RRT tetap solid
09:04Bahkan RRT tetap solid
09:05Dengan lima yang lain
09:07Bahkan dengan empat yang lain
09:08Dua belasnya
09:09Jangan coba dipecah-pecah
09:10Dengan politik DVD
09:12At Empra
09:12Gaya Kompuni dulu
09:13Ya
09:13Terima kasih
09:14Ya biasa
09:17Kalau buku
09:17Respon juga kasih buku
09:18Ke siapa-siapa
09:19Dokter Tifa
09:20Saya
09:20Dan
09:21Anda juga kasih buku
09:22Ke Pak Prabowo juga
09:22Ya
09:23Gak apa-apa
09:24Kritikan
09:25Ya
09:25Harus CBM
09:26Ya
09:27Jangan
09:28Cemen
09:28Iya ya
09:30CBM apa
09:31Blue drug
09:32Dan juga memalukan
09:33Nah
09:34Sekian terima kasih
09:35Ya
09:36Ah ya tanyakan
09:38Makanya ke Pak Egi
09:39Ya
09:40Gak apa-apa
09:45Gak apa-apa
09:46Silahkan diajukan RG
09:47Dan kemarin
09:48Kuasa-kuasa hukumnya
09:49Juga bingung
09:49Mendengar statementnya
09:50Pak DHL sama Egi
09:52Ini gak minta maaf
09:54Kok kasih RG
09:54Yaudah
09:55Makanya
09:55Sudah mengajukan RG
09:58Katanya semenjak
09:59Dua minggu yang lalu
10:00Dua minggu
10:01Mending tanyakan langsung
10:02Mending tanyakan langsung
10:02Mending tanyakan langsung
10:02Jangan kita
10:04Nanti
10:05Nanti
10:05Budwek kita
10:06Gak
10:08Gak
10:08Gak
10:09Gak
10:09Udah
10:09Di luar itu ya
10:10Terima kasih
10:10Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
10:12Silahkan
10:13Jadi soal
10:14Egi Sujana itu
10:15Tanyakan kepada Egi Sujana
10:17Jangan tanyakan kepada kita
10:19Tapi
10:20Dari
10:21Acara langsung
10:22Di sebuah TV
10:23Dia sendiri mengatakan
10:24Tidak minta maaf
10:25Itu aja
10:25Yang bisa kita sampaikan
10:26Dokter Tifa silahkan
10:27Terima kasih
10:28Terima kasih
Komentar

Dianjurkan