00:00Menuju Jakarta Utara sudah ada rekan Nanda Aprilia.
00:03Nanda, untuk saat ini bagaimana pantauan Anda terutama banjir yang mengenangi di kawasan Jakarta Utara?
00:14Kita langsung saja kasih unjuk kepada Anda dan juga saudara.
00:19Ini kondisi di pelui tepatnya.
00:22Lebih spesifiknya lagi di pintu keluar tol peluit
00:26yang kalau Anda lihat sekarang di mana warga sedang berjalan ke arah sana itu merupakan jalan peluit raya.
00:35Nah ini ada satu unit perahu karet yang kalau saya lihat memang di sini baru hanya ada satu
00:40yang digunakan untuk mengoperasikan dan juga membantu warga
00:44agar bisa hilir mudik ke sana kemarin menggunakan perahu karet.
00:50Karena Juno kalau saya lihat dengan seksama memang kalau dari perjalanan kami menuju ke sini
00:57tadi melalui tol dari arah selipi menuju ke peluit memang tadi cukup macet.
01:02Bahkan memang berjalan tapi tidak terlalu lancar begitu.
01:07Nah ini kondisinya Juno dan juga saudara banyak juga karena sekarang hujannya sudah tidak terlalu deras.
01:12Jadi banyak juga memutuskan dari warga untuk kembali melanjutkan perjalanan
01:17meski mereka harus menenteng kendaraan mereka khususnya kendaraan roda 2.
01:23Saya mau coba untuk bertanya kepada salah satu warga di sini.
01:28Selamat pagi Bapak izin saya nanda dari Kompas TV.
01:31Dari mana? Bapak ada siapa namanya siapa?
01:33Nama saya Diki.
01:35Mau kerja di arah apa?
01:38Fleet Village.
01:39Saya dari Grogol.
01:41Jadi Grogol. Ini berarti sudah diteng-teng motornya dari mana?
01:45Apa baru pas sampai di sini?
01:47Saya dari setengah delapan tuh sudah neduh di dekat halte, di depan halte.
01:53Halte mana tadi?
01:54Halte Fleet sini.
01:56Dari setengah delapan sampai sekarang kan saya sudah kelamaan banget jadi akhirnya dorong aja udah.
02:02Motor aman masih bisa nyala?
02:04Motor nyala cuma nggak bisa jalan.
02:06Ini mau tetap ke kantor?
02:08Iya.
02:08Siap, terima kasih.
02:12Mas Tiga ya hati-hati di perjalanan.
02:14Tidak hanya motor saja, Juno dan juga saudara.
02:17Sepertinya ini kendaraan, khususnya tadi ada Transjakarta juga sudah mulai melaju.
02:24Perlahan memang, tapi kalau kita lihat banyak juga keluarga yang memilih untuk tetap berdiam diri.
02:29Menunggu dan juga memastikan apakah memang bisa untuk diakses jalanannya menuju ke tempat mereka yang akan dituju.
02:36Nah saya, ini tampilannya saudara, ada juga disini gerobak angkut ya.
02:42Dan ada yang tentunya yang saya lihat memang cukup banyak dioperasikan disini untuk membantu kendaraan-kendaraan dari warga yang memang memilih untuk tetap melanjutkan perjalanan mereka.
02:51Nah seperti ini sistemnya tadi bahkan saya melihat ada warga yang memang duduk di atas motornya untuk kemudian melanjutkan perjalanan di angkut menggunakan tadi, apa namanya, gerobak angkut begitu.
03:06Nah, kalau menurut informasi dari warga yang tadi saya temui, Juno dan juga saudara, tepatnya dari arah yang Anda saksikan saat ini, diri Pulut Raya, disana ketinggian airnya memang cukup tinggi.
03:20Berbeda disini, jadi kita semakin kesana, ketinggian airnya kalau tadi informasinya sepinggang orang dewasa.
03:26Jadi banyak yang memutuskan tidak bekerja dan juga kembali ke rumah masing-masing, mengingat kondisi juga disini cukup parah.
03:34Jadi banyak juga kantor-kantor yang akhirnya memulangkan pegawai-pegawai mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
03:40Mas, dari mana mas? Izin Kompas TV. Mas, mau kemana?
03:45Mau ke PIK.
03:47Namanya siapa mas?
03:48Mulyadi.
03:49Mulyadi. Tadi dari mana?
03:50Dari Bogor.
03:51Dari Bogor?
03:52Iya.
03:52Ini jalan kaki dari mana tadi?
03:53Dari sana, di halte sana.
03:55Halte peluhi tadi ya?
03:56Iya.
03:57Ini kondisinya memang sudah cukup parah dari tadi pagi ya mas?
03:59Iya, dari tadi. Dari jam 8 saya di sana, bisa jalan.
04:03Ini mau jalan sejauh berapa kilometer?
04:06Ya, sampai itu aja ini ya, dikit airnya.
04:10Mas, naik apa?
04:12Naik basway.
04:13Basway juga gak bisa ngapa-ngapanya, terus Jakarta naik?
04:15Itu tol.
04:17Iya.
04:18Terima kasih mas siapa mas?
04:19Mas Mulyadi.
04:20Terima kasih banyak mas Mulyadi, hati-hati.
04:22Itu, saudara, kalau kita akan mencoba sebenarnya yang menurut kata warga di sana titik yang lumayan parah dan juga kedalamannya cukup tinggi, kita akan pastikan berapa sebenarnya ketinggian air di sana.
04:35Sementara demikian.
04:36Untuk saat ini, tadi BPPD DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa ada beberapa pompa air yang juga telah dikerahkan.
04:45Lalu, seperti apa pengamatan Anda terkait dengan mitigasi dari banjir yang terjadi di wilayah DKI Jakarta ini, dan terutama di kawasan fluid?
04:53Juno, sebenarnya kalau dari pantauan saya terkait dengan mesin pompa air, saya belum melihat sama sekali di sini.
05:05Mungkin ditempatkan di titik lain, tapi kita akan coba untuk konfirmasi.
05:09Yang jelas, Juno, di sini ketinggian air juga masih belum surut sejak tadi pagi, kurang lebih sekitar pukul 6 pagi.
05:16Sekarang sudah pukul 11, sampai mau jam 12 siang, kondisinya masih seperti ini.
05:21Apalagi dengan kondisi hujan yang masih kerap kali turun dengan drash di sini, sehingga tentu pompa air dibutuhkan segera dan juga di mapping atau diletakkan di titik-titik tertentu, khususnya di kawasan fluid ini.
05:36Jadi, apalagi kalau melihat kondisi di sini, Juno dan juga saudara, kondisinya juga masih mendung ya.
05:42Ini yang masih dikhawatirkan, apalagi dengan hujan yang kerap kali turun dengan drashnya.
05:48Nah, ini seperti yang tadi saya katakan, Juno, ini sepertinya warga sudah mulai berjalan kembali untuk manjutkan perjalanan mereka.
05:57Ini situasi yang terjadi dari dini hari tadi dan juga berdampak pada aktivitas warga yang tentu ingin berangkat bekerja.
06:05Dan tadi, salah satu warga harus berjalan kaki dan menunggu hingga 4 jam.
06:12Dan untuk saat ini, apakah dari pantauan Anda, terutama saat ini transportasi umum seperti Transjakarta ini lumpuh,
06:18adakah truk yang dikerahkan oleh pemerintah provinsi ataupun TNI PORI untuk membantu warga memobilisasi ke tempat kerja ataupun rumah mereka?
06:27Kalau untuk bantuan dari pemerintah pusat, kalau menurut pantauan kami memang belum disediakan,
06:38tapi tadi ada satu perahu karet yang memang disediakan oleh RT setempat untuk bisa mengakomodasi perjalanan dari warga,
06:46membantu hilir modik warga untuk bergerak.
06:47Tapi kalau misalkan kami melihat sejauh ini, memang sudah ada beberapa Transjakarta yang mencoba untuk bisa melaju.
06:56Karena kenapa? Karena kalau saya lihat, Saudara, memang dari arah Slipi, tepatnya menuju ke Peluit,
07:05di sana sudah macet cukup panjang.
07:08Banyak kendaraan, khususnya Transjakarta, ini mengantri begitu ya, sehingga mereka mencoba untuk berjalan.
07:15Tapi kalau saya lihat, tadi ada salah satu Transjakarta yang mencoba untuk berjalan,
07:19ini tampak stuck atau berhenti, Juno.
07:22Tampaknya memang betul, kalau menurut penuturan dari salah satu warga yang tadi mencoba untuk bisa melihat ke arah Peluit,
07:28jalan Peluit Raya, atau di dekat dari Emporium, Peluit Mall.
07:31Di sana ketinggiannya cukup parah.
07:33Jadi kita akan konfirmasi lagi, kita akan melihat berapa ketinggiannya sejauh ini kita masih berjalan bersama dengan warga,
07:40menuju ke tempat kerja mereka masing-masing yang berada di sekitaran Peluit.
07:45Oke, terutama lokasi tadi Anda terakhir berhenti,
07:52dan kemudian ini dari banjir ini dari wilayah Grogol hingga wilayah mana untuk dari informasi yang Anda dapatkan?
08:00Ya Juno, saya agak kurang mendengar pertanyaan Anda tadi,
08:10tapi yang jelas memang kalau kami melihat sekarang gerobak angkut yang diberdayakan oleh masyarakat sekitar ini sudah mulai bertambah,
08:22apakah ini semakin membantu warga untuk bisa bergerak begitu?
08:28Ini salah satu contohnya yang dimana warga mencoba untuk tetap berjalan.
08:32Mbak, selamat pagi dengan Mbak siapa Mbak?
08:36Nanda dari Kompas TV izin wawancara ya.
08:38Dengan Fera.
08:39Mbak Fera dari mana mau kemana?
08:40Dari Aroksi mau ke Emporium Fluid.
08:45Mau kerja di Emporium?
08:45Iya.
08:47Mbak, ini gimana kendaraannya? Mau gok kah?
08:49Mau gok sih.
08:51Oh, tetap?
08:51Iya.
08:52Tapi tetap mau kerja ke tempat kerja?
08:55Tetap.
08:57Udah nunggu berapa lama tadi Mbak di bawah flyover kalau saya lihat?
09:00Dari, atau itu dari jam 8.
09:02Dari jam 8?
09:03Iya.
09:03Ini udah kayak begini ya?
09:04Udah, udah macet.
09:06Semua udah banjir juga.
09:07Oke, Mbak mau jalan lagi?
09:09Iya.
09:10Oke, kita ikut sama Mbak Fera menuju tempat lokasi.
09:13Mbak terima kasih ya, hati-hati Mbak ya.
09:16Baik.
09:18Tampaknya meski kondisi seperti ini tidak menurutkan semangat dari warga,
09:22Juno kalau saya lihat, bahkan mereka tetap memilih kebanyakannya untuk tetap lanjutkan ke tempat kerja mereka.
09:28Tapi kita akan lihat sebenarnya bagaimana kondisi di pertokohan ataupun mal pun sekalipun,
09:32apakah memang di sana banyak warga yang memang memilih untuk tetap melanjutkan ke tempat mereka dan juga bekerja.
09:39Ini, Juno, salah satunya.
09:41Tadi informasi yang saya dapat memang ada satu mobil derek yang akan ditujunkan ke sini.
09:46Karena ada satu mobil yang memang tidak bisa kemana-mana, alias mogok seperti ini.
09:51Saya akan coba cari pengemudinya, tapi saya masih belum melihat.
09:55Ini hampir menutupi sebagian dari roda mobil, Juno dan juga saudara.
10:01Tadi juga banyak yang saya lihat memang nekat begitu ya untuk mencoba melihat bagaimana kondisi yang akhirnya dipaksa oleh warga sekitar untuk memutar balik.
10:10Karena kenapa?
10:12Dikhawatirkan tentu mobil-mobil ini dapat mogok dan juga semakin membahayakan.
10:18Salah satunya itu, mobil Tras Jakarta yang tadi saya bilang, Juno, yang mencoba untuk bisa melaju.
10:24Mencoba satu Tras Jakarta ini juga tampaknya juga tidak bisa kemana-mana.
10:28Karena itu tadi, semakin tingginya air di jalan Pulau Yitra ya, atau tempat yang dimana Tras Jakarta ini akan tuju.
10:40Juno?
10:40Baik, ini menjadi catatan juga karena mobilisasi warga cukup atau relatif lumpuh, terutama transportasi umum dan juga warga terpaksa harus berjalan kaki dan juga menunggu hingga berjam-jam untuk menuju ke tempat kerja mereka.
10:58Terima kasih rekan Anda Aprilia dari kawasan Pulit, Jakarta Utara.
11:01Dari Jakarta Utara kami akan menuju kembali ke Mampang, Jakarta Selatan terkait dengan proses evakuasi warga.
11:09Sudah ada rekan Renata Panggalo di sana.
11:11Renata, untuk saat ini bagaimana proses evakuasi warga di kawasan Mampang?
11:19Iya Juno, tadi baru saja kami mengikuti begitu ya.
11:23Evakuasi atau bisa dikatakan juga sebenarnya bantuan juga dari petugas.
11:29...warga yang ingin menjemput anaknya di sekolah yang ada di sekitaran Pondokarya ini.
11:35Lebih lengkap mengenai itu, kita langsung berbincang saja dengan Bapak siapa, izin Pak?
11:40Bapak Rizal.
11:41Pak Rizal, boleh jelaskan nih Pak, ini mau jemput anaknya ya Pak?
11:45Iya, betul.
11:46Di mana sekolahnya Pak?
11:48Di sekolah Ndarma.
11:49Oh, tadi?
11:50Tadi saat mengantar, akhirnya sudah segini Pak?
11:54Belum.
11:55Belum ya?
11:55Terus sekitar jam berapa Pak?
11:57Jam 6 pagi belum.
11:58Jam 6 pagi belum ya?
11:59Berarti baru sekarang ini sudah tinggi, terus mau jemput ya Pak?
12:03Iya, takut.
12:04Kenapa-kenapa sih?
12:05Soalnya, kalau tidak dijemput dia mau lewat mana?
12:09Oh iya, dari sekolahnya juga sudah memang menganjurkan?
12:12Tadi sama guru sekolahnya sudah telpon.
12:15Menganjurkan untuk dipulangkan saja?
12:17Iya.
12:18Emang sudah waktunya pulang.
12:19Memang sudah waktunya pulang?
12:20Sudah waktunya pulang, cuman kalau tidak dijemput, khawatir kan sudah banjir begini.
12:24Akhir kali sudah penuh, sudah meluap ke jalan.
12:26Boleh kami tanyakan juga Pak ini terkait dengan pelayanan yang sudah Bapak rasakan gitu ya,
12:32dari depan sampai ke sini begitu.
12:34Ini gimana Pak sejauh ini?
12:36Ya, Alhamdulillah sih sangat membantu warga juga.
12:40Terima kasih sama Bapak-Bapak juga yang sudah membantu.
12:44Biar ada, apa namanya?
12:49Biar ada kendaraan buat membantulah gitu.
12:53Oke, berarti nanti setelah ini jemput adek, terus habis itu naik ini lagi untuk ke depan lagi ya?
12:59Iya, ke depan lagi.
13:00Kalau tidak naik ini susah, tidak bisa jalan.
13:06Harusnya kencang banget.
13:08Oke, baik. Terima kasih banyak Pak Rizal ya.
13:11Ibu, makasih itu dia Juno dan juga Saudara.
13:14Jadi memang untuk banjir ini juga cukup mengganggu aktivitas warga yang dimana kalau tadi yang saya tanyakan kepada salah satu warga,
13:21ada Pak Rizal yang memang ingin menjemput anaknya di salah satu sekolah di kawasan Pondokaria, Mampang ini.
13:29Dan memang kalau yang dari kita dengarkan dari Pak Rizal ini arusnya cukup deras begitu ya, Juno dan juga Saudara.
13:35Sehingga kalau ingin menggunakan kaki saja ini cukup berbahaya.
13:40Oleh karena itu juga kami untuk meraih titik ini juga kami masih menggunakan bantuan begitu ya dari petugas menggunakan perahu karet begitu untuk menjangkau titik yang cukup terendam sekitar 20-30 cm begitu.
13:57Dan ini Saudara bisa Anda saksikan, jadi Pak Rizal bersama ibu juga ini masih harus berjalan kaki begitu ke dalam ya untuk mengakses sekolah, salah satu sekolah yang ada di kawasan Pondokaria ini.
14:12Dan nanti setelah menjemput anaknya, Pak Rizal juga masih harus kembali berjalan kaki dan menggunakan perahu karet yang sudah kami gunakan saat ini begitu.
14:23Jadi memang bisa dikatakan banjir ini tentunya mengganggu aktivitas warga dan oleh karena itu untuk jangka pendeknya memang petugas ini menyiagakan dua perahu untuk membantu mobilisasi warga.
14:35Kalau yang tadi pagi ada yang menggunakan perahu ini untuk berangkat ke kantor.
14:39Sekarang jam sekitar pukul 11.31 memang sudah waktunya anak kembali pulang gitu ya, pulang dari sekolah.
14:47Perahu ini juga bisa digunakan begitu untuk menjemput anak di sekolah.
14:51Juno.
14:52Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalus Kompas TV, Renata Panggalo, dan juga Juru Kamerah Bimo Wicaksana dari kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
15:01Dan informasi terkait dengan pantauan banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta akan kami hadirkan di program Kompas Yang.
15:09Akhir kata, saya Harjuno Pramundito, terima kasih, sampai jumpa.
15:12Terima kasih.
Komentar