KOMPAS.TV - Program Dipo Investigasi menghadirkan kembali 4 peristiwa investigasi sepanjang tahun 2025.
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia memutar ulang liputan investigasi banjir di Aceh Tamiang, Aceh.
Dipo bertemu dengan Yus, seorang penyandang disabilitas yang berjuang mencari bantuan usai rumahnya rusak berat.
Dengan segala keterbatasan fisik dan harus melewati jalanan yang hancur, Yus harus berjalan sejauh 1 km untuk mencari bantuan di tengah bencana banjir yang melanda Aceh.
Di bagian selanjutnya, Dipo juga bertemu dengan Muh Karno, Anak Kepala Desa Ketoyan (1954-1998) tempat Jokowi menjalani KKN pada tahun 1985.
Muh Karno membenarkan Jokowi pernah melaksanakan KKN di Desa Ketoyan, Boyolali, Jawa Tengah pada tahun 1985 selama kurang lebih tiga bulan. Ia bahkan menemani Jokowi beraktivitas selama KKN.
Dipo Nurbahagia secara eksklusif menelusuri indekos almarhum diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru.
Didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak dan Panit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Hijrahqul Fahrudin, Dipo mengeksplorasi setiap sudut kos hingga masuk ke kamar Arya Daru.
Dipo Nurbahagia menelusuri ke GOR Cipongkor, Kab. Bandung Barat yang menjadi salah satu lokasi darurat penanganan pasien keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (25/9/2025).
Selengkapnya saksikan dalam Program Dipo Investigasi di KompasTV.
#jokowi #ijazah #aryadaru
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/642078/full-dari-penelusuran-ijazah-jokowi-banjir-aceh-hingga-kematian-arya-daru-dipo-investigasi
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia memutar ulang liputan investigasi banjir di Aceh Tamiang, Aceh.
Dipo bertemu dengan Yus, seorang penyandang disabilitas yang berjuang mencari bantuan usai rumahnya rusak berat.
Dengan segala keterbatasan fisik dan harus melewati jalanan yang hancur, Yus harus berjalan sejauh 1 km untuk mencari bantuan di tengah bencana banjir yang melanda Aceh.
Di bagian selanjutnya, Dipo juga bertemu dengan Muh Karno, Anak Kepala Desa Ketoyan (1954-1998) tempat Jokowi menjalani KKN pada tahun 1985.
Muh Karno membenarkan Jokowi pernah melaksanakan KKN di Desa Ketoyan, Boyolali, Jawa Tengah pada tahun 1985 selama kurang lebih tiga bulan. Ia bahkan menemani Jokowi beraktivitas selama KKN.
Dipo Nurbahagia secara eksklusif menelusuri indekos almarhum diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru.
Didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak dan Panit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Hijrahqul Fahrudin, Dipo mengeksplorasi setiap sudut kos hingga masuk ke kamar Arya Daru.
Dipo Nurbahagia menelusuri ke GOR Cipongkor, Kab. Bandung Barat yang menjadi salah satu lokasi darurat penanganan pasien keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (25/9/2025).
Selengkapnya saksikan dalam Program Dipo Investigasi di KompasTV.
#jokowi #ijazah #aryadaru
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/642078/full-dari-penelusuran-ijazah-jokowi-banjir-aceh-hingga-kematian-arya-daru-dipo-investigasi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Intro
00:00Segera tahun 2025 telah berlalu dan kini muncul harapan baru di tahun yang baru
00:27Sepanjang 2025 kami menyoroti 4 peristiwa yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat
00:34Mulai dari penanganan pasca bencana di Pulau Sumatra
00:37Polemik tudingan ijasa palsu Presiden ke-7
00:40Belum lagi soal implementasi program makan bergizi gratis
00:44Hingga misteri kematian diplomat muda Arya Daru yang terus diburu
00:48Lalu apakah 4 peristiwa ini akan kembali mewarnai tahun baru 2026?
00:53Inilah episode ke-55 Dipo Investigasi, saya Dipo Terbahagia
00:58Kami hadirkan investigasi 4 peristiwa di sepanjang tahun 2025
01:02Terima kasih telah menonton!
01:04Terima kasih telah menonton!
01:06Terima kasih telah menonton!
01:36Perlu bantuan Pak?
01:42Sudah Pak, enggak mak?
01:42Oke
01:42Saya tunjukkan ya saudara, ini kondisi Pak Yus yang harus berjalan setiap hari mencari bantuan
01:50Seringkali sudah jauh-jauh keluar
01:54Pulang tidak membawa apa-apa
01:57Hanya membawa lelah dan keringat menit
01:59total 27
02:05kalau gak salah air yang langsung
02:07ini malah datang
02:08kalau dibilang 100%
02:11total lintang bawah ini hangus
02:13semua
02:13saudara untuk pertama kali secara eksklusif saya akan tunjukkan
02:21ini adalah kamar yang
02:23dulu digunakan oleh
02:25presiden ketujuh Jokowi Dodo
02:27pada saat melakukan KKN di
02:29Desa Ketoyan tempat tidurnya dimana Pak?
02:32di sini
02:32posisinya di sini
02:33ini ijazahnya Bung Hatta
02:39ini kan bangga banget kita
02:40orang Indonesia dipajang ijazahnya di negara Belanda
02:43artinya Anda ingin menyebutkan
02:45bahwa tidak ada alasan dari presiden ketujuh Jokowi
02:47tidak menunjukkan ijazahnya
02:49betul aneh
02:50ini beberapa peralatan yang
02:58secara kasat mata
03:00tidak terlalu bersih
03:02bahkan di sini ada karat-karat
03:03ini salah satu alat memasak
03:07kondisinya banyak noda hitam di dalam
03:09tapi setelah makan ada perubahan kondisi
03:15sore
03:15katanya kita buang
03:17apakah
03:18merasa mungkin sedikit khawatir trauma
03:21kata anaknya trauma
03:23kalau nanti kita dikasih lagi makanan
03:25saya gak mau makan
03:26adanya ngomong gitu
03:27bagaimana polisi bisa memastikan
03:36bahwa peristiwa ini tidak melibatkan pihak lain
03:39ketika tidak ada bukti otensif
03:41cuma satu DNA saja yang ada di dalam
03:44ruangan kos kamar ini
03:46yaitu milik
03:47saudara ADP
03:49saya akan coba buktikan saudara
03:50apakah betul ada kemungkinan
03:52orang keluar dari jendela
03:53saya akan coba saja
03:54apakah sobat atau tidak
03:56satu bulan pasca bencana banjir bandang
04:06dan tanah longsor
04:07masyarakat Aceh Tami yang terus berjuang hidup
04:10di tengah segala keterbatasan yang ada
04:12meski pemulihan pasca bencana terus dilakukan oleh pemerintah
04:17namun ada satu tantangan nyata yang harus dihadapi
04:20yakni menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat
04:24Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya sebelumnya
04:29mengatakan bahwa sejak detik pertama
04:31pemerintah telah bekerja keras
04:33untuk menangani bencana
04:34di Pulau Sumatra
04:36lalu seperti apa kondisi porak-poranda
04:38pada minggu pertama di lokasi bencana
04:41kami hadirkan kembali investigasi secara langsung
04:43di Kabupaten Aceh Tami
04:54selesai menginjakan kaki di Pulau Sumatra
04:59saya akan coba memotret seperti apa kondisi
05:03di provinsi Aceh yang porak-poranya
05:06tersebut ya
05:07gimana kabar Pak sehat Pak
05:08Alhamdulillah sehat
05:09bapak rumahnya yang mana Pak
05:11ini rumahnya
05:12terendam Pak
05:14terendam airnya
05:15terendam dua yang sampai atas
05:19ibu rumahnya yang?
05:22ibu rumahnya ini
05:24ini?
05:24oh ini ibu sama bapak
05:26kami gak bisa nyelamat
05:29kenapapun
05:30tapi cuma nyawa
05:31yang kami bawa sama Pak Jo di badan
05:33kami bertahan di atas sana
05:36di atas seks
05:37terus kami lari ke sana
05:38karena air terlalu tinggi
05:40kami lari ke kecamatan
05:42ini rumahnya bahkan
05:44pindah ke tengah jalan
05:45karena bergeser akibat banjir bandang
05:48oke
05:50saya izin lihat rumahnya dulu ya Bu ya
05:52disini Pak
05:54saya tunjukkan saudara ini rumah yang
05:56bisa dilihat ya bagian dalamnya
05:58ini rumah
05:59yang biasa ditempati warga
06:01dan berpindah ke tengah jalan
06:02akibat banjir bandang yang terjadi
06:04oke
06:07ibu yang punya rumah ini?
06:11dari situ
06:12awal rumah ibu
06:15itu dimana Bu?
06:16di sana
06:17ini ya
06:20yang ada pohon-pohon ini?
06:21iya
06:22lahan kosong ini
06:23oh lahan kosong ini
06:25adalah rumah ibu ya?
06:26iya newa aku disini
06:27saya akan coba naik saudara
06:34untuk melihat kondisi
06:36nenek
06:37setelah bencana ibu tinggal disini
06:48iya
06:49ibu naik lotek
06:52tapi ibu
06:54naik turun rumah
06:56ini ke panggung ini
06:57naik lewat sini
06:58lewat anggain ya?
06:59iya
06:59kami tolak gini
07:01oh ibu bawah
07:02iya
07:03kalau enggak gak bisa
07:04kami tolak gini
07:06kami naikkan
07:07makanan
07:08minuman Bu?
07:09air bersih mungkin?
07:10cukup?
07:13ini air apa Bu?
07:14ini air sumur
07:14boleh saya lihat Bu?
07:17saya lihat ya
07:17air sumur?
07:18maaf ya
07:18ini
07:19ini dipakai buat apa Bu?
07:23untuk dicemukan
07:23ini diminum juga Bu?
07:27ya itu
07:27kami rambut
07:28baru di borak
07:30rambut bulu itu
07:31rambut
07:31rambut
07:31rambut
07:32rambut
07:33rambut
07:34kenapa ini lagi
07:35terserah
07:35rambut kemarin ya?
07:36wah
07:36ini saya lihat Ibu ya
07:40iya
07:41karena sama sekali
07:47gak ada baguan apapun
07:49itu lah yang kami minum
07:50Bapak izin boleh
08:07ngobrol sebentar Pak
08:10Bapak membawa beras ini dari mana Pak?
08:13saya dari atas titik tadi Pak
08:15ada orang yang ngasih Pak
08:16ada yang ngasih?
08:17ada yang ngasih Pak
08:17Bapak jalan sendiri?
08:19jalan sendiri Pak
08:20mohon maaf ya Pak ya
08:21dengan kondisi seperti ini Pak
08:23ada yang
08:24rumah Bapak?
08:25hilang Pak
08:26hilang?
08:29titiknya di mana Pak?
08:30paling ujung Pak
08:31paling ujung?
08:33ini Bapak mau kemana?
08:34saya balik ke sana Pak
08:35boleh saya ikut mungkin Pak?
08:37Bapak mau balik sekarang atau nanti?
08:38sekarang Pak
08:39boleh saya ikut?
08:40boleh
08:40oke
08:40dengan kondisi seperti ini Bapak biasanya jalan ngaki berapa jauh?
08:44kalau sini Pak sekitar 1 kilo ada Pak
08:461 kilo Bapak pulang pergi?
08:48iya Pak
08:48Pak izin boleh saya bantu mungkin Pak ya
08:50ini
08:50supaya lebih
08:52berasnya mau saya bawa juga Pak
08:54tidak apa-apa
08:55oke
08:55perlu bantuan Pak?
09:00sudah Pak
09:00oke
09:00saya tunjukkan ya saudara ini
09:03kondisi Pak Yus yang harus
09:05berjalan setiap hari
09:07mencari bantuan
09:09dan kondisi
09:13tentu tidak mudah ya
09:15oke
09:23lihat ya Pak ya
09:25ini ada satu pohon besar
09:51yang tumbang
09:53yang tumbang
09:53akibat banjir bandang
09:54di dalam masih lebih banyak Pak
09:56di dalam masih lebih banyak?
09:58lebih banyak lagi Pak
09:59oke
09:59dan ini memang tidak dekat ya Pak ya
10:05sudah jalannya hancur
10:06lokasinya juga jauh
10:08hati-hati Pak
10:12hati-hati Pak
10:13hati-hati Pak
10:27saya tunjukkan saudara itu rumah
10:41atau rumah tetangga ya Pak ya
10:43rumah tetangga ya
10:43yang digunakan oleh Pak Yus
10:44untuk tinggal
10:45sementara waktu
10:46oke
10:47ini dari banjir besar
10:49rumah apa di belakang ya?
10:50di belakang sana Pak
10:51oke
10:51gak bisa kita lalui Pak
10:53gak bisa ya
10:53istirahat dulu Pak
11:04ini Pak
11:05saya disini Pak
11:06nah dari selama banjir saya disini
11:09nah ini saya di rumah saya di belakang sana Pak
11:12udah gak ada lagi Pak
11:13selama banjir
11:15dari pertama air naik saya disini lah Pak
11:17alhamdulillah tadi keluar saya dapat ini
11:21oh tapi biasanya Bapak kalau keluar
11:23selalu dapat
11:24atau
11:25enggak juga Pak
11:25enggak juga
11:26enggak juga Pak
11:26karena
11:27di luar itu terlalu rame Pak
11:29apalagi saya dengan kondisi ini
11:30manung saya berebut
11:32berarti Bapak
11:32mungkin seringkali
11:34sudah jauh-jauh keluar
11:35pulang tidak
11:37pulang tidak membawa apa-apa
11:38hanya membawa lelah dan keringat mungkin Pak
11:40nah untuk saat ini
11:42mungkin nomoran Bapak ini lah
11:44yang baru sampai ke ujung sini
11:45gambar yang anda lihat adalah
11:59tumbukan kayu sudara
12:01yang ada di
12:02mungkin pesisir
12:04ataupun bantaran
12:05sungai Tamiang
12:07yang
12:07terbawa oleh
12:09banjir bandang
12:10dan
12:11kan banyak sekali
12:12menghancurkan rumah warga
12:13itu juga ada anak-anak ya
12:16anak-anak
12:17bermain di sini
12:18nggak pakai sendal deh
12:19enggak
12:19oke
12:20tiap hati ya
12:21iya
12:21rumahnya di mana?
12:25anak
12:26hancur
12:27hancur
12:27hancur
12:28hancur semua
12:29hancur semua rumah
12:31oh keluarga orangnya
12:32habis
12:32belum makan belum?
12:34belum
12:34belum
12:35belum
12:35belum
12:36belum makan?
12:37belum
12:37kan
12:39kami
12:39pada
12:40warga
12:40ini
12:41bisa
12:41bayi
12:42tapi yang besar-besar
12:43kami
12:43tahan lopat
12:44kami
12:45lompat
12:45anak-anak
12:46kecil
12:46enggak
12:48makan
12:48kalau air
12:49kami nampar banjir
12:50kami minum
12:50kami rebas
12:51om
12:51makan
12:52karena ada air
12:53bersih
12:53di
12:54ada apa-apa
12:56nggak ada asas untuk kami
12:57kesan
12:57saja
12:57bisa
12:58sampai
12:59kalau kami
13:00lompat
13:00enggak apa-apa
13:01om
13:01yang penting
13:02anak-anak
13:02kecil ini
13:02karena kami
13:03dari pertama banjir
13:05kalau dibilangkan
13:07apa-apa
13:07karena kami
13:08dihantam air
13:09tanggal 27
13:10kalau
13:11nggak salah
13:12air
13:12yang langsung
13:12ini
13:13kalau datang
13:14malam Jumat
13:15ada orang
13:16ngomong
13:16tolong
13:17tolong
13:17kami lapar
13:18setiap hari
13:19om
13:19tolong
13:20kami lapar
13:21tolong
13:21ada sakit
13:22kami
13:22nggak bisa
13:22dolong
13:23kami bertahan
13:24di situ
13:24semuanya
13:25keluarga-keluarga
13:26ada suara itu
13:27ya
13:27suara itu
13:28setiap hari
13:28sampai kami
13:29terngiang
13:29om
13:29semua ini
13:31jadi kasih
13:31kami
13:32nggak bisa
13:33ngomong
13:33apa-apa
13:34kami
13:34kalau
13:35saya ingin tunjukkan
14:03ini
14:04apa pak
14:06rapot
14:06rapot
14:08iya
14:08rapot sekolah
14:09rapot sekolah
14:11iya
14:12ini saya akan tunjukkan
14:15sudah ini
14:15salah satu
14:18rapot ya
14:20milik
14:21murid yang ada
14:23di sini
14:24tebal sekali ya
14:27tempurnya
14:28tapi lambang garudanya
14:30masih terlihat
14:30ini bisa dilihat ya
14:51tempukan kayunya
14:52sangat banyak
14:52dan
14:54tidak hanya lumpur
14:55yang menyulitkan
14:56untuk melihat
14:57ponop santren ini
14:59tapi juga
14:59kayu ini
15:00tentu menjadi
15:02tantangan yang
15:02sangat besar
15:03tidak hanya
15:04untuk dibersihkan
15:04tapi juga
15:05untuk akses
15:06dari pihak-pihak
15:08yang ingin
15:08mungkin saja
15:09mengambil
15:10barang-barang mereka
15:12aksesnya ini
15:16ini harus berhati-hati
15:23karena
15:24masih tertutupi lumpur
15:25dan tentu masih ada
15:27material kayu
15:29oke dari ini adalah
15:35lantai dua
15:36dari pondok
15:37santren
15:38darul
15:38mulisin
15:39yang bahkan juga
15:40masih tertutupi lumpur
15:41bekasnya pak
15:44oh tinggi sekali ya
15:46lantai dua
15:48bahkan sebagian kepala saya
15:52sebagian hidung
15:53bisa kita turun pak
16:08udah
16:09tapi kayak mendaki gunung
16:10kayak mendaki gunung
16:11nah ini turunnya
16:12oke
16:13saya akan coba ya saudara
16:14tentu harus tetap berhati-hati
16:16karena ini
16:17cukup berbahaya pak ya
16:20iya
16:21tangganya tidak terlihat
16:23sama sekali pak
16:24ini turun tangga
16:28menuju
16:29masjid darul
16:32mulisin
16:32tapi
16:33seperti turun gunung ya pak
16:35saya akan coba ya
16:36ini harus
16:37harus sangat berhati-hati
16:39mulisin dan banyak
16:51kayu ya
16:52betul-betul seperti
16:54menuruni gunung pak
16:56tapi ini menuruni
16:58tangga dengan
17:00gelondongan kayu
17:01ini adalah bagian dalam ya
17:17dari
17:17masjid darul muhrizin
17:19bisa dilihat ya
17:20lumpurnya ternyata
17:21kalau dilihat dari luar
17:23itu mungkin
17:24tidak terlalu tebal ya pak ya
17:26tapi kalau dilihat
17:27ataupun dimasuki
17:28bisa dilihat
17:29selutut orang dewasa
17:31dan ini rata
17:32semua sudut
17:34tertutupi lumpur
17:36selamat menikmati
18:06saudara untuk pertama kali
18:18secara eksklusif
18:18saya akan tunjukkan
18:19ini adalah
18:20kamar yang dulu
18:21digunakan oleh
18:23presiden ketujuh Jokowi Dodo
18:25pada saat melakukan KKN
18:26di
18:27desa Petoyan
18:28artinya anda ingin
18:30menyebutkan bahwa
18:32tidak ada alasan
18:33dari presiden ketujuh Jokowi
18:34tidak menunjukkan ijasanya
18:35betul aneh
18:36sangat aneh
18:377 November 2025
18:51solat menjadi hari
18:52kelabu
18:53bagi para penuding
18:54ijasa palsu
18:55presiden ketujuh
18:56Roy Sturio dan kawan-kawan
18:57ditetapkan sebagai
18:58tersangka oleh
18:59Polda Metro Jaya
19:00atas dugaan
19:01pencemaran albaik
19:02fitnah
19:02dan manipulasi
19:03data elektronik
19:04ijasa Jokowi
19:05meskipun
19:07ditetapkan sebagai
19:08tersangka
19:08Roy Sturio CS
19:09tetap bersikupu
19:10dan mempersoalkan
19:11kehasilan ijasa
19:12presiden ketujuh
19:14sudah mencari
19:15tiga perang
19:15kami melakukan
19:16investigasi
19:17hingga ke Boyolali
19:18Jawa Tengah
19:18lokasi desa
19:19KKN Jokowi
19:20untuk menguji
19:21kubingan ini
19:22kami juga berbincang
19:24secara langsung
19:25dengan tiga orang
19:26tersangka pada
19:27klaster kedua
19:28yang meluncurkan
19:29buku Jokowi
19:30White Paper
19:30kami hadirkan kembali
19:32investigasi
19:33ya sudah
19:33jajan
19:39jajan
19:39jajan
19:42jajan
19:43jajan
19:44jajan
19:47jajan
19:48jajan
19:48jajan
19:48jajan
19:48kita
19:50paham
19:52su
19:52tallah
19:53é—œada
19:53rata
19:54jajan
19:54jajan
19:55jajan
19:56æ–‡
19:58is
19:59ting
19:59jajan
19:59jajan
20:00jajan
20:00jajan
20:01jajan
20:02Baru saya tiba di desa Ketoyan yang disebut menjadi lokasi KKN Presiden ke-7 Jokowi Dodo
20:11Dan juga disebut oleh Roy Suryo CS sebagai desa fiktif
20:16Pak, karena saya konfirmasi Pak, ini rumah yang dipakai oleh Pak Jokowi pada saat KKN
20:23Betul, jadi kamar Pak Jokowi yang di depan itu
20:27Oke, kamarnya yang di sana ya Pak ya?
20:30Di belak kiri yang cewek sebelah kanan
20:31Oke, baik
20:32Tapi sebelum itu Pak, saya boleh lihat rumah ini dulu ya?
20:36Mari, mari
20:36Berarti Pak Jokowi pada tahun 1985 KKN ber-4 ya Pak?
20:42Iya, di sini
20:43Oke
20:43Saya akan tunjukkan saudara, ini rumah nomor 122 ya Pak ya?
20:47Iya
20:47RT 002 RW 01 Desa Ketoyan, Wonosegur
20:59Sini juga masih ada foto-fotonya Pak?
21:01Pak Jentu itu foto-fotonya mana Pak?
21:03Ini
21:03Oh yang ini ya?
21:04Ini, ini ibu saya, ini Pak Pak saya
21:06Oke, saya tunjukkan saudara ini adalah Pak Jentu, kepala desa Ketoyan
21:10Yang kala itu menjebet pada saat Pak Jokowi kakaknya di desa Ketoyan
21:16Pak Karno, sebelum kita ke rumah ya Pak ya?
21:19Atau pendoko mungkin ya?
21:20Yang dipakai Pak Jokowi dan kawan-kawan
21:22Karena di situ tidak ada kawar mandi, Pak Jokowi waktu itu mandi di sini?
21:25Di sini ya
21:26Saya boleh lihat Pak?
21:27Boleh, boleh, boleh
21:27Yang mana Pak lokasi?
21:29Di sini, di kawar mandi ya
21:31Oh ini ya?
21:31Iya
21:31Oke, ini kawar mandi bersejarah juga ya Pak ya?
21:36Karena pernah dipakai oleh Presiden Ketujuh Republik Indonesia
21:38Ini sedang ada yang menggunakan, tapi lokasinya persis di sini ya Pak ya?
21:42Jadi rumah utama dengan pendoko ini terpisah ya Pak ya?
21:55Terpisah
21:55Terpisah
21:56Kita boleh masuk ya Pak ya?
21:57Boleh, boleh, mari
21:58Oh ini kamarnya
22:01Kamarnya Pak Jokowi
22:02Saudara untuk pertama kali secara eksklusif saya akan tunjukkan ini adalah kamar yang dulu digunakan oleh Presiden Ketujuh Jokowi
22:12Jokowi Dodo pada saat melakukan KKN di Desa Petoyan
22:16Lokasinya di sini ya Pak ya?
22:17Iya
22:18Saat itu Bapak mungkin masih ingat tempat tidurnya di mana Pak?
22:21Di sini
22:22Posisinya di sini ya?
22:23Iya
22:24Di sini
22:25Diisi oleh?
22:26Dua orang nih
22:27Dua orang ya?
22:28Satu Pak Jokowi yang satunya Pak Echot dari Jember
22:32Oke, di sini dulu adalah tempat tidur yang digunakan oleh Pak Jokowi dan Pak Echot ya Pak ya?
22:38Echot dari Jember
22:40Oke
22:41Tapi sekarang sudah tidak terpakai ya Pak ya?
22:44Tidak terpakai
22:45Oke
22:46Jadi depannya itu pendopo
22:47Depannya pendopo
22:48Tapi pendoponya sekarang sudah tidak ada ya?
22:49Tidak ada
22:50Oke
22:51Nah untuk lampu yang Pak Jokowi kerja di sini
22:54Oke
22:55Nah
22:56Ini di sini
22:57Oke
22:58Jadi mejanya di sini
22:59Meja
23:00Meja
23:01Oke
23:02Meja yang tadi kita lihat apa ya?
23:03Ya
23:04Posisinya di sini?
23:05Ya di sini
23:06Oke
23:07Meja di sini
23:08Meja di sini
23:09Hampir 2 meteran lebih ini meja di sini
23:10Meja panjang
23:11Oke
23:12Pada saat itu Pak Karno berada persis di depan Pak Jokowi
23:14Saya di ujung sini
23:15Oke
23:16Pak Jokowi duduk di situ
23:17Di sini ya?
23:18Lampunya di sini
23:19Lampunya di sini?
23:20Ya
23:21Jatuhnya di depan Pak Jokowi
23:22Lampu yang terompak itu
23:23Oke
23:24Baik
23:25Berapa saja Pak?
23:26Inilah pohon Pak Jokowi dengan teman-teman
23:27Pada saat yakannya?
23:28Ya aktifitas dengan
23:30Marka Kampung
23:31Bikin
23:32Papan petunjuk
23:33Dan lain sebagainya itu
23:34Oke
23:35Jadi pembinaan dengan anak-anak muda
23:37Barang Taruna pada waktu itu kan
23:50Sebenarnya di tangan saya sudah ada
23:52Buku bersampul putih
23:54Yang kemudian belakang menjadi perbincangan dengan judul
23:57Jokowi's White Paper
23:59Saya sudah bersama dengan
24:003 penulis buku Jokowi's White Paper
24:02Dengan
24:03Bung Roy
24:04Dokter Tifa dan juga
24:05Bung Rizmond
24:06Apa kabar semua?
24:07Alhamdulillah baik
24:08Saya ingin minta
24:09Bung Roy
24:10Dokter Tifa dan Bung Rizmond
24:12Tunjukkan kepada saya
24:13Apa yang kemudian menjadi temuan menarik
24:14Karena Anda sebelumnya menyebutkan
24:16Di tahun 2013
24:17Awal mula
24:18Asus yang kemudian tertuang di buku ini
24:20Kita mulai dari awal
24:21Jadi buku ini sangat kronologis
24:23Misalnya 2013 itulah
24:25Kenapa pertama kali
24:26Isu ijazah ini
24:27Bisa muncul
24:28Karena 2013 itu ada sebuah
24:30Ini ada foto ya
24:31Disitulah Jokowi
24:32Dengan bangganya menerangkan
24:34Ya itu di kampus loh
24:35Jadi saya tidak menerima alasan
24:36Kalau itu dikatakan
24:37Itu hanya
24:38Tanda
24:39Tanda tidak bisa
24:40Tanda tidak bisa
24:41Karena dia mengatakan IPK nya 2
24:42Dan itulah kemudian
24:43Saya percepat saja
24:44Inilah yang tadi sempat saya ceritakan
24:45Ini ijazahnya Bung Atta
24:46Yang menjadi kebanggaan kita bersama
24:48Pasang
24:49Ini dipajang di University
24:50Bisa di
24:51Elasmus
24:52Ini Rotterga
24:53Oke
24:54Ini kan bangga banget kita
24:55Orang Indonesia dipajang ijazahnya
24:57Di negara Belanda
24:58Artinya Anda ingin
24:59Menyebut
25:00Bahwa
25:01Tiran dari Presiden ke-7 Jokowi
25:02Tidak menunjukkan ijazahnya
25:03Iya betul
25:04Aneh
25:05Sangat aneh
25:08Dan ini yang kemudian membuat geger
25:10Ketika ada seorang kader partai
25:11Yang namanya Dian Sandi Utama
25:13Itu menampilkan pada akun X
25:14Pada tanggal 1 April
25:15Iya
25:16Kenapa ini yang kemudian menjadi
25:17Tolok ukur penelitian
25:18Dokter Rizmon dan juga saya
25:19Karena inilah
25:20Penampakan pertamanya berwarna
25:22Dan ini bisa dianalisis
25:24Saya ingin minta
25:25Bung Rizmon Sianipar
25:26Untuk menjelaskan kepada kami
25:28Apa yang kemudian ada tulis di sini
25:29Ada temuan baru?
25:30Oh banyak sekali ya
25:31Banyak sekali
25:32Ada metode untuk yang pertama
25:36Uji lintasan stempel itu
25:38Kita uji sebaran intensitasnya
25:40Nah ini
25:41Disini ada kotak merah
25:43Bounding box
25:44Disini
25:45Nah baru kita periksa nilainya
25:46Nilai-nilai numerik dibalik
25:49Kanal R, G, dan B
25:50Itu menunjukkan bahwa
25:52Disitu tidak ada warna merah
25:54Oke
25:55Jazznya berada di atas stempel
25:58Atau tidak ada lintasan stempel sama sekali
26:00Tadi secara numerik sudah kita tunjukkan
26:03Buktikan
26:04Tidak ada lintasan stempel
26:05Nah ini secara visual
26:06Lewat gradient mapping
26:08Atau gradient analisis
26:09Oke
26:10Nah terus analisis lapisan visual juga
26:13Bentuk font yang saat itu digunakan
26:15Itu adalah
26:16Times New Roman
26:17Yang tidak ada saat itu
26:18Dan disimpulkan oleh Dilti Vidung
26:20Itu menggunakan
26:21Mempres ditakas
26:22Atau satu satu
26:23Anda bisa memastikan bahwa
26:25Font ataupun teknologi itu
26:27Tidak ada pada tahun 85
26:28Tidak ada
26:29Tidak ada
26:31Saya disini
26:33Saya menyumbang 150 halaman terakhir
26:35Oke
26:36Itu tentang bagaimana
26:37Sebuah kajian
26:38Dengan konsep dengan
26:40Metode Remote Forensic Analysis
26:42Oke
26:43Nah kemudian dari situ
26:44Hasilnya adalah
26:46Sebuah metode
26:47Dimana kita bisa melakukan
26:48Sebuah analisis
26:49Terhadap inkonsistensi
26:51Iya
26:52Sebuah dokumen
26:53Sekaligus perilaku
26:54Dari pemilik dokumen tersebut
26:55Oke artinya Anda tidak hanya
26:56Menganalisa dokumen
26:57Tetapi juga perilaku Pak Jokowi
26:58Iya
26:59Dengan Remote Forensic Analysis
27:00Ini tidak perlu lagi tektor
27:02Jadi otak
27:03Itu kan luar biasa
27:04Dia memproses
27:05Bukan hanya sekadar
27:06Bagaimana orang itu
27:07Bisa mendapatkan ijazahnya
27:09Iya
27:10Tapi bagaimana
27:11Wajah dan
27:12Badan tubuh
27:13Berikut perilakunya
27:14Itu bisa
27:15Memberikan sebuah kejujuran
27:18Oke
27:19Dan hasilnya?
27:20Jadi setiap kali
27:21Yang bersangkutan itu
27:22Menyampaikan tentang ijazah
27:24Menyampaikan tentang KKN
27:26Menyampaikan tentang
27:27Asmujo
27:28Yaitu
27:29Ada Neuroscience Stress
27:30Dan mekanisme
27:31Self-Reception
27:32Oke
27:33Jadi dalam bentuk
27:34Apa itu namanya
27:35AU24 itu namanya
27:36Lepressure
27:37Lepressure nya muncul
27:38Lepressure nya muncul
27:39Jadi tanpa dia sadari
27:40Otaknya memproses
27:41Supaya dia
27:42Menahan narasinya
27:45Oke
27:46Artinya ketika
27:47Presiden ketujuh
27:48Jokowi Dodo
27:49Setiap kali
27:50Menyebutkan
27:51Ataupun menyampaikan informasi
27:52Terkait dengan ijazahnya
27:53Ya
27:54Anda mau menyebut
27:55Jokowi berbohok
27:56Ya bahasa tubuhnya
27:58Ada bahasa tubuhnya
27:59Itu kelihatan
28:00Bahasa tubuh
28:01Mungkin dalam bahasa sudara
28:02Orang menyebut
28:03Ini mikro ekspresi nya ada
28:04Saya ingin tanyakan
28:05Dan sedikit mengaitkan
28:06Buku yang kemudian
28:07Anda bertiga tulis
28:08Dengan proses hukum
28:09Yang tengah berjalan
28:10Apakah kemudian
28:11Ini tidak membuka peluang
28:12Bagi lawan-lawan Anda
28:13Untuk kemudian
28:14Melaporkan lagi
28:15Yang ketiga
28:16Dengan buku yang Anda terbitkan
28:17Apa takutnya kalau ini
28:18Anda tidak takut sama sekali
28:20Anda bertiga tidak takut
28:21Gak ada masalah
28:22Makanya itu yang kita pelajari
28:23Yaitu yang kita implementasikan
28:25Resikonya
28:26Ya memang ilmiah
28:27Seperti itu
28:28Harus di debate
28:29Harus di discuss
28:30Ya
28:31Dibantah kalau salah
28:32Memang itu
28:33Memang
28:34Dan kami juga wajib
28:35Juga mempertahankan
28:36Dan ilmu pengetahuan itu
28:37Bisa salah
28:38Bisa
28:39Tapi kami berusaha betul
28:40Itu tidak salah
28:41Tapi yang jelas
28:42Kami tidak boleh
28:43Adeknya ini kemarin
28:50Makan MBG
28:51Menunya apa Bu?
28:52Daging
28:53Tahu
28:54Tapi setelah makan
28:55Ada perubahan kondisi
28:56Dari adeknya?
28:57Sore
28:58Katanya saya buang
28:59Kata anaknya trauma
29:01Kalau nanti saya dikasih lagi makanan
29:03Saya gak mau makan
29:04Adeknya ngomong gitu?
29:05Iya
29:13Tidak ada yang menampik program unggulan pemerintah
29:20Makan bergizi gratis
29:21Tidak daripada sebuah gagasan
29:23Yang fantastis
29:25Namun begitu sejumlah kritik yang muncul
29:28Terkuak dari sejumlah fakta yang timbul
29:30Bahwa ada sejumlah persoalan
29:32Dalam tataran implementasi
29:34Di tahun 2025
29:36Tim Dipo Investigasi melihat lebih dekat fenomena keracunan masal
29:40Akibat makan bergizi gratis di Kabupaten Bandung Barat
29:44Kami juga melakukan investigasi di salah satu SPPG di Jakarta
29:48Yang diduga menjadi sebab puluhan siswa alami keracunan di ibu kota
29:53Kami hadirkan kembali episode ke 44 dan 45
29:57Dipo Investigasi terkait dengan program
29:59Makan bergizi gratis
30:00Dan ini sudah suasana di dalam
30:08Gor Cipo Angkor
30:10Saya akan tunjukkan masih ada
30:14Jumlah
30:16Jumlah murid yang memang masih menjalani perawatan
30:38Ada penunjukkan situasi terhini sederhana
30:40Nanti bisa dihitung juga
30:46Gak so, kak
30:48Kalau sudah bisa buka matanya dibuka matanya ya
30:50Nanti saya kembali lagi ya
30:57Saudara mas ini datang juga ya
30:59Dalam kondisi yang mungkin sesak nafas
31:00Apa yang sesungguhnya terjadi mas?
31:02Kemarin sih makan itu aja bu
31:04Stroberinya aja sayuran
31:06Maksudnya ini makan dari
31:07Makan bergizi gratis?
31:08Iya betul
31:09Oke
31:10Tapi kemarin gak ada riwayat penyakit apa-apa
31:12Oke
31:13Dan tadi pas pertama kali
31:15Mas ini mengalami
31:17Insiden seperti ini apa yang terjadi?
31:19Pertama kali seperti apa kondisinya?
31:21Kejang-kejang
31:22Langsung kejang-kejang
31:23Ketika saya baru tiba
31:35Ada dua orang yang kemudian datang
31:39Dan dalam tanah kutip mengalami kejang-kejang
31:41Dan harus segera mendapatkan perawatan medis
31:43Apa yang sesungguhnya terjadi?
31:45Dia bercerita keluarganya
31:47Memakan MBG yang ibu hamil
31:50Tapi MBGnya harusnya dimakan sama ibu hamilnya
31:54Tapi dimakan oleh suaminya
31:56Oh ini suaminya?
31:57Iya ini suaminya
31:58Oke
31:59Jadi kejadian
32:00Katanya makannya pagi
32:02Oke ini menarik bu
32:03Karena yang diberitakan sebelumnya adalah
32:06Banyak murid-murid kita
32:08Yang makan MBG di sekolah
32:09Tapi ternyata
32:11MBG untuk ibu hamil juga mengakibatkan keracunan
32:13Ini baru kasus pertama yang saya dapat
32:15Ini kasus pertama
32:25Ini ada juga yang baru datang bu
32:27Oh iya
32:29Kita akan saksikan ya saudara ini ada satu
32:31Mungkin anak-anak bu ya
32:33Baru tiba
32:35Kamu ikon kenapa?
32:37Usinya kayaknya
32:39Yang dirasain sama ikonnya apa?
32:41Kelas 1 SD
32:42Iya
32:44Ibu dari anak yang kemudian dirawat
32:48Sedang mendampingi dan dilanyakan oleh
32:52Ibu izin bu
32:56Adeknya ini kemarin makan MBG menunya apa bu?
33:00Menunya daging
33:02Menunya daging?
33:04Daging, tahu, roberi, nasi
33:06Tapi yang dimakan cuma daging dan nasi
33:10Saat itu mungkin adeknya cerita
33:12Kondisi makanannya seperti apa?
33:14Itu enak sana
33:16Katanya enak?
33:18Ya enak
33:20Tapi setelah makan ada perubahan kondisi dari adeknya?
33:22Sore
33:24Ya sore
33:25Katanya cena mua
33:26Gitu
33:28Tadi sampai sekarang masih mua
33:30Sampai sekarang masih mua
33:32Mungkin ibu sendiri
33:33Mohon maaf saya tanyakan bu
33:34Apakah dalam tanda kutip bu
33:36Merasa mungkin sedikit khawatir
33:38Trauma dengan melihat fenomena ini?
33:40Iya
33:41Ya gitu
33:42Khawatir, trauma gitu
33:43Kata anaknya trauma
33:45Kalau nanti cena dikasih lagi makanan
33:47Saya kan mau makan
33:48Adeknya ngomong gitu?
33:49Iya
34:10Setelah saya berada di Kelurahan Gedong
34:17Kecamatan Pasrebo Jakarta Timur
34:19Yang menjadi lokasi terjadinya insiden keracunan
34:22Makan bergizi gratis
34:24Bisa anda lihat saudara
34:25Ini adalah SPPG
34:28Di Pasrebo Gedong
34:30001 Yayasan Amina Mulia
34:32Yang sebelumnya juga sudah didatangi oleh polisi
34:35Untuk kemudian diambil sampelnya
34:37Dan dicari tahu apa sesungguhnya penyebab
34:39Lebih dari 20 siswa kita alami keracunan
34:42Emang kondisinya saat ini
34:45Kalau bisa dilihat
34:47Tidak beroperasi
34:53Assalamualaikum
34:59Mas, enggak?
35:02Assalamualaikum
35:04Temisi
35:06Di kondisinya seperti sekali ya
35:08Di kondisinya seperti sekali ya
35:09Di kondisinya seperti sekali ya
35:12Komisi Mas
35:13Komisi Mas
35:15Sebelumnya saudara saya sudah mendapatkan izin
35:21Dari kepala BGN
35:23Prof. Dada dan Hindayana
35:25Untuk melihat secara langsung
35:27SPPG yang ada di gedong
35:29Tapi memang nampaknya tidak ada
35:32Ini adalah ruang cuci alat ya
35:38Dan seperti ini kondisinya
35:39Bisa dilihat
35:40Tray-tray yang sebelumnya
35:42Mungkin digunakan untuk
35:44Menaruh porsi makanan MBG juga masih
35:47Ataupun masih ada di sini
35:48Ini beberapa peralatan yang
35:51Secara kasat mata
35:53Mohon maaf
35:54Tapi bisa dikatakan
35:55Tidak terlalu bersih
35:57Bahkan di sini
35:58Ada karat-karat
36:00Dari rak
36:01Ini berfungsikan
36:04Dan juga di sini ada
36:08Suatu bahan baku mungkin
36:09Bihun
36:11Tapi
36:13Dalam kemasan
36:14Artinya tidak diolah sendiri
36:15Atau tidak dibuat sendiri
36:16Oleh
36:18Pihak SPG
36:19Oke
36:20Saya akan coba lihat lagi
36:21Apakah ini
36:22Jadi
36:23Saluran
36:24Pencucian air
36:25Sekali lagi
36:26Saya harus pastikan
36:27Tapi
36:28Bisa dilihat ya
36:29Banyak beberapa
36:30Alat di sini
36:31Yang saya katakan
36:32Berkarat
36:33Salah satunya ini sudah
36:35Apakah kemudian karat itu
36:38Ya
36:39Bisa dilihat cukup tebal ya
36:41Apakah kemudian karat itu
36:42Juga turut
36:43Mempengaruhi
36:44Higienitas
36:45Termasuk juga sanitasi
36:47Ada di
36:48SPG ini
36:49Itu yang tentu harus dikonfirmasi
36:51Sudara
36:52Yang bisa dilihat juga ya
36:53Ini
36:54Karat semua
36:59Saya akan coba masuk
37:00Sudara ke
37:01Hucun area
37:02Ya tadi
37:03Saya sudah
37:04Meminta izin kepada pihak pengamanan
37:05Dan memang diizinkan
37:06Dan
37:07Tadi saya ingin
37:08Menyalakan lampu
37:09Tapi nampaknya
37:10Harus listrik sudah dimatikan
37:11Setelah
37:12SPG ini
37:13Berhenti beroperasi
37:14Polisi memang juga sudah
37:16Mengambil sejumlah sampel
37:18Khususnya
37:19Bahan-bahan
37:20Makanan
37:21Dan khususnya
37:22Lagi adalah
37:23Bahan baku
37:24Mie
37:25Yang diduga menjadi penyebab
37:26Lebih dari
37:2720 siswa
37:28DSD 01 gedong
37:29Alami keracunan
37:30Ini
37:31Dapurnya
37:32Saya akan tunjukkan
37:35Sudara
37:36Ini salah satu alat memasak
37:39Salah satu alat memasak
37:40Yang ada di sini
37:41Dan kondisinya
37:42Bisa ditunjukkan ya
37:44Banyak noda hitam di dalam
37:47Bagaimana polisi bisa memastikan bahwa peristiwa ini tidak melibatkan pihak lain?
38:02Bagaimana polisi bisa memastikan bahwa peristiwa ini tidak melibatkan pihak lain ketika tidak ada bukti otentik?
38:17Cuma satu DNA saja yang ada di dalam ruangan kos kamar ini yaitu milik saudara Adem
38:24Saudara Adem
38:35Sempat menjadi perbincangan hangat di tahun 2025
38:38Misteri kematian diplomat muda Arya Daru
38:41Seolah terus diburu
38:43Pada tanggal 26 November 2025
38:45Kuasa hukum dari sang diplomat muda melakukan audiensi dengan pihak Polda Metro Jaya
38:50Lalu seperti apa suasana kamar
38:52Di Indekos Arya Daru
38:54Dan apa yang Arya Daru lihat di Rooftop Kemlu
38:57Kami hadirkan kembali penusuran eksklusif di Poinvestigasi
39:10Setelah saya kembali hadir di Jalan Gondang Dia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat
39:14Untuk melanjutkan investigasi terkait dengan misteri kematian diplomat muda Arya Daru
39:20Apakah betul Arya Daru meninggal tanpa adanya unsur pidana termasuk juga tanpa keterlibatan pihak lain?
39:26Saya sudah hadirkan
39:28Polisi dari Polda Metro Jaya yang akan membuka secara terang beneran dan transparan terkait dengan kasus ini
39:34Ada satu teori yang kemudian menyatakan bahwa
39:38Ini kan ada dua pintu pak
39:40Ada kemungkinan jika ada keterlibatan pihak lain
39:42Bisa saja orang tersebut masuk melalui pintu kiri yang tidak pernah diekspos oleh polisi
39:46Dan ini di atas juga ada CCTV yang pada saat itu merekam
39:52Kepulangan ya dari Arya Daru pada pukul 23.23
39:56Di kosnya pada 8 Juli 2025
39:58Saya akan tunjukkan saudara ini untuk pertama kali secara eksklusif
40:01Polisi berani mengajak media untuk kemudian masuk ke dalam kos dari Arya Daru
40:07Ada tingkat ruangan ya Pak?
40:09Tidak bisa masuk ke gedung utama melalui area ini?
40:13Tidak ada
40:14Itu bisa dipastikan?
40:15Dipastikan
40:16Selain keadaan depan
40:17Baik dari kamar ini juga tidak ada pintu keluar
40:19Baik kita coba ke sebelah ya
40:21Saya akan coba menuju saudara ke pintu yang kemudian betul-betul menjadi perhatian publik
40:26Boleh dibuka?
40:27Oke dan dibukanya harus dengan akses ya Pak ya?
40:30Ya
40:31Oke
40:33Baik
40:34Kita akan coba masuk
40:36Jadi ini ada kamera juga disitu ya Pak ya?
40:39Ya
40:40Di belakang pintu
40:41Ya
40:43Ini dua ruangan yang masih digunakan untuk
40:46Tokofep
40:47Tokofep ya
40:48Berarti ini bukan kamar?
40:49Bukan
40:50Oke bukan kamar
40:51Dan
40:53Ini adalah kamar 105 yang kemudian menjadi epicentrum
40:58Ataupun lokasi ditemukannya diplomat muda Arya Daru tewas
41:03Yang menjadi teori kedua mungkin kegelisahan dari publik adalah
41:06Kenapa CCTV yang kemudian dimunculkan oleh polisi hanya yang situ?
41:11Karena ada dua CCTV disini Pak
41:13Jadi untuk CCTV yang kami analisa yang disini yang merupakan CCTV utama yang terakses dengan pemilik kos
41:23Ada satu kabel hitam apakah itu CCTV juga Pak?
41:26Menurut keterangan dari penjaga kos itu
41:29Bekas lampu
41:30Bekas lampu yang sudah lama tidak digunakan
41:32Betul itu bekas lampu Pak?
41:34Oke
41:35Artinya bukan bekas CCTV?
41:36Saya datang sudah seperti itu
41:38Dan ada juga sebelah sana yang tidak dimunculkan kepada publik
41:41Mengapa demikian?
41:42Ya untuk kamera tersebut
41:44Kami sudah coba periksa ke LabCyber
41:46Namun dari rekaman sisi tersebut tidak ada
41:51Tidak
41:52Memorinya tidak ada rekaman sama sekali
41:56Betul pada saat 8 Juli pagi ya
41:58Pak Siswanto mencoba untuk kemudian menyongkel
42:01Sesuai dengan permintaan dari istri Almargo
42:05Kita boleh masuk ya Pak Sis
42:07Pak Reonal dengan Mas Fahrul
42:10Ini untuk pertama kalinya
42:11Kita diizinkan masuk oleh polisi
42:13Berdasarkan izin dari penyidik Polda Metro Jaya ya
42:16Oke baik silahkan bisa dibuka aksesnya
42:23Oke
42:27Saudara ini adalah kamar dari Diplomat Muda Arya Dari yang pada saat itu ditemukan
42:33Temukan lewas meninggal dunia
42:36Persis di kasur yang berada di depan saya
42:39Ini
42:40Oke
42:41Memang bangunan-bangunan
42:43Keras ya Pak ya
42:45Tidak ada
42:46Sama sekali mungkin
42:48Bekas atau
42:49Bekas yang diperbaiki atau mungkin bolong dan lain sebagian
42:52Atapnya juga ya
42:53Tidak ada yang rusak sama sekali
42:55Jadi sebelah
42:57Tempat tidurnya ini ada bagian ruang khusus mungkin
43:00Untuk kemudian menaruh baju dan lain sebagainya
43:03Ini
43:05Lemari pakaian
43:06Lemari pakaian dari Almarhum ya
43:07Barang-barangnya sudah dibawa ya
43:10Dibawa oleh keluarga
43:12Dan ini kamar mandinya
43:14Saya boleh buka ya
43:15Boleh
43:17Ini kamar mandi
43:18Yang
43:19Biasanya tidak dimatikan oleh Arya Daru
43:22Ketika berada di kos tapi pada saat itu dimatikan
43:24Jadi akses untuk masuk kamar ini cuma pintu dan jendela
43:29Oke
43:30Aksesnya hanya pintu dan jendela
43:32Tapi ini akan saya bahas belakangan
43:34Saya ingin kembali lagi disini
43:35Ini untuk spraynya
43:36Masih
43:37Masih yang digunakan oleh Almarhum
43:39Masih
43:40Bagaimana
43:41Polisi
43:42Bisa memastikan bahwa peristiwa ini tidak melibatkan pihak lain
43:46Ketika tidak ada bukti otentik dalam tanda kutip misalnya CCTV di dalam kamar
43:51Metode yang digunakan oleh penyedik Direktur Akimunak Umum Poli Metro Jaya
43:56Ya selain alat T konvensional ya CCTV dan lain-lain
44:01Itu juga kita padukan dengan pembuktian scientific crime investigation
44:05Ya mulai dari pengambilan sidik jari
44:08Kemudian menyusuri tempat ini untuk mengambil segala suatu hal yang mencurigakan
44:13Untuk menemukan adakah orang yang masuk selain dari korban ADP
44:17Termasuk seluruh yang dari penjaga kos, tetangga-tetangga kosnya diambil semua DNA nya
44:23Dan begitu diketahui hasilnya
44:27Cuma satu DNA saja yang ada di dalam ruangan kos kamar ini
44:32Yaitu milik saudara ADP
44:35Saya ingin menyinggung apa yang kemudian sebelumnya sudah dikatakan oleh Pak Reonal
44:39Dan membuktikan Pak bahwa hanya terdapat dua akses ketika seseorang ingin masuk ke kamar dari area Daru
44:48Dan ini harus dibuktikan tentu untuk kemudian memberikan pemahaman yang utuh kepada publik
44:53Bahwa selain pintu ada jendela
44:55Yang kemudian mungkin saja jika memang betul ada ketribatan pihak lain ini diakses
45:03Saya izin untuk coba mempraktikannya
45:05Karena disini juga ada bekas dari polisi ya
45:07Pada saat melakukan peragahan
45:09Saya akan coba buktikan saudara apakah betul ada kemungkinan
45:13Orang jika memang ada ketribatan pihak lain keluar dari jendela
45:16Saya akan coba saudara
45:17Apakah sulit atau tidak
45:19Memang nampak cukup sulit ya
45:23Kalau memang keluar ini bisa dibilang mudah ya
45:27Dalam arti bisa saja seseorang keluar dan saya akan coba buktikan apakah bisa terkunci dari luar
45:34Dan memang bisa ya
45:38Kemungkinan untuk bisa keluar dari jendela memang ada
45:41Memang ada ya
45:42Memang ada dan terkunci ya
45:43Memang terkunci
45:44Namun kita perlu perhatikan bahwa CCTV
45:47Tidak merekam adanya gerakan ataupun siluet orang keluar
45:52Ataupun masuk pada saat ini
45:53Terima kasih telah menonton!
45:55Terima kasih telah menonton!
45:57Terima kasih telah menonton!
45:59Terima kasih telah menonton!
46:01Terima kasih telah menonton!
46:03Terima kasih telah menonton!
46:05Terima kasih telah menonton!
46:07Terima kasih telah menonton!
46:09Terima kasih telah menonton!
46:11Terima kasih telah menonton!
46:13Terima kasih telah menonton!
46:15Terima kasih telah menonton!
46:17Terima kasih telah menonton!
46:18Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar