00:00Saudara, ada banyak tersangka kasus korupsi di berbagai daerah pada tahun 2025.
00:07Seperti di Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Bengkulu menangani 51 perkara korupsi dengan total 49 tersangka.
00:19Sepanjang 2025, Kejaksaan Tinggi Bengkulu menuntaskan 51 perkara korupsi dengan menetapkan 49 tersangka.
00:29Dari penanganan kasus tersebut, kerugian negara yang diselamatkan mencapai 1,4 triliun rupiah.
00:36Sejumlah perkara menonjol diungkap di antaranya korupsi pertambangan batubara yang menyebabkan kerugian negara hingga 1,8 triliun rupiah.
00:44Selain itu, kasus pendapatan asli daerah di pusat perbelanjaan, serta korupsi perjalanan dinas sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu juga diselesaikan.
00:59Terima kasih telah menonton!
01:01Terima kasih telah menonton!
01:03Dan aset ini tadi sudah dikalkulasi oleh Pak Aspada.
01:08Kemudian ada lagi menyambung aset Megamol.
01:15Di Megamol itu, pendakwa yang sudah disedatkan di sebelah ini, itu kita berhasil menyebabkan sebagian besar dalam aset tanah, bangunan.
01:27Nilai kerugian negara yang diamankan berasal dari hasil sitaan berupa uang tunai dan aset milik para tersangka.
01:35Sebagian perkara telah dilimpahkan ke pengadilan dan menjalani proses bersidangan, sementara sisanya masih dalam tahap penyidikan.
01:42Bayazil Arrayhan, Kompas TV, Bengkulu
01:45Sudah bergabung di Jurnal Nusantara Pagi ini, ada Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragi.
01:56Selamat pagi, Pak Victor.
01:58Selamat pagi, Pak.
02:00Pak Victor, di sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Tinggi Bengkulu berhasil menuntaskan 51 perkara korupsi, ada 49 tersangka.
02:07Bisa Bapak jelaskan kembali kasus korupsi di bidang apa saja.
02:10Dari hampir 1,5 triliun rupiah yang berhasil diselamatkan, terbesar dari kasus korupsi apa, Bapak?
02:17Baik, terima kasih, Mbak Nanda.
02:19Kami sudah menuntaskan 51 perkara korupsi, dan kami saat ini dalam posisi sedang menghidangkan 50 perkara tersebut, dengan 49 terdakwa, Pak.
02:35Dan jumlah perjalanan yang kami selamatkan, sebesar 1,4 triliun rupiah.
02:42Dan saat ini proses hidang sudah berjalan di awal tahun ini.
02:47Demikian, Mbak.
02:49Oke, di sepanjang tahun 2025 kemarin, Pak Victor, kasus apa saja yang dirasa paling sulit untuk ditangani sejauh ini?
02:56Kasus yang paling sulit dan menarik perhatian, terutama di bidang tindak pidana korupsi menyangkut batu barat,
03:04yang saat ini sedang berjalan sidangnya, dengan 12 terdakwanya.
03:11Dan nilai kerugiannya juga sangat signifikan, menjadi 1,6 triliun.
03:17Itu ada 2 sepitan kami, yang satu sudah lebih dulu maju, yaitu atas nama terdakwa BH dan kawan-kawan.
03:27Dan nilai kerugiannya itu mencapai lebih kurang 500 miliar rupiah.
03:31Demikian, Mbak.
03:33Oke, Pak Victor, kalau kita berbicara untuk di tahun 2026 ini,
03:38apa yang menjadi target besar dari Kejati Bengkulu untuk bisa menuntaskan misi-misi di tahun 2026, Pak Victor?
03:45Baik, kami akan menangani beberapa kasus yang terutama yang menyangkut pindah pidana korupsi di bidang energi, Pak.
03:55Nah, ini kita sedang coba adalami, dan kami sedang melakukan penyelidikan.
04:01Di awal tahun ini kami sudah dapat menaikkan ke tahap penyelidikan nanti, Pak. Demikian, Pak.
04:06Oke, apa pengusutan kasus energi ini juga menjadi hal yang dinilai paling sulit nanti akan dilakukan di tahun ini, Pak Victor?
04:12Ya, kami tentu akan mendalami dulu, dan sesuai dengan petunjuk pimpinan kami bahwa penanganan tindak pidana korupsi tersebut itu harus menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak.
04:25Makanya kami masuk dalam segmen-segmen seperti itu, Pak.
04:28Pak, demikian.
04:28Oke, mungkin ada kasus yang sudah ditangani di, memang kita tahu di awal tahun tahun 2026 ini baru beberapa hari begitu, Pak.
04:39Tapi, apakah sudah ada concern di bulan pertama ini terkait dengan kasus apa yang tengah ditangani?
04:44Ya, bagaimana tadi saya sebutkan bahwa kami masuk dalam penanganan tindak pidana korupsi di bidang energi yang dilakukan oleh sebuah lembaga BUMN.
04:56Kami akan melakukan pendalaman lagi, dan ini menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak juga.
05:01Demikian, Pak.
05:02Oke, kita nantikan tentunya, dan ini harapannya bisa menjadi motivasi untuk kejaksaan tinggi lainnya di berbagai daerah Indonesia.
05:12Terima kasih atas kebersamaannya bersama kami korupsinya, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Bapak Victor Antonio Saragi.
05:18Selamat berugas kembali, Bapak. Sehat selalu.
05:21Terima kasih.
Komentar