Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI buka suara terkait perkembangan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela pascaserangan Amerika Serikat hingga penangkapan Nicolas Maduro.

"Dengan mencermati perkembangan situasi keamanan di Venezuela pascaserangan Amerika Serikat, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Caracas terus memantau secara seksama kondisi WNI," ujar Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah Kamis (8/1/2026).

"Berdasarkan informasi dari KBRI Caracas, sebanyak 37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat," lanjutnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Kemlu juga mengungkapkan kondisi tiga WNI yang tertahan di Yaman di tengah memanasnya konflik antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga AS Tangkap Maduro dan Incar Greenland, Praktisi HI Sebut Indonesia Hadapi Situasi Internasional Ini di https://www.kompas.tv/internasional/642420/as-tangkap-maduro-dan-incar-greenland-praktisi-hi-sebut-indonesia-hadapi-situasi-internasional-ini

#kemenlu #venezuela #amerikaserikat #yaman #arabsaudi #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/642502/kemlu-update-wni-di-venezuela-pascaserangan-as-situasi-yaman-di-tengah-arab-saudi-uea-memanas
Transkrip
00:00Terima kasih Pak DCM Direktur atau Pak Direktur DCM
00:04Assalamualaikum Wr. Wb
00:08Selamat pagi, salam sehat, salam bahagia untuk kita semua
00:12Yang saya hormati punya Ibu Judir dan Pak Judir
00:17Pak Dir DCM, Udir dan teman-teman sekalian
00:20Saya mengedokkan apa yang sudah disampaikan oleh para narasumber kita
00:24Selamat tahun baru
00:25Semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya
00:29Dan memberi kebaikan-kebaikan yang lebih banyak lagi
00:32Izin Pak Dir, saya mungkin akan meng-highlight tiga isu yang tengah menjadi perhatian rekan-rekan media
00:42Yang pertama adalah situasi keamanan dan kondisi WNI di Venezuela
00:47Kemudian yang kedua adalah penanganan tiga orang WNI yang stranded di Sokotraya Men
00:54Dan yang ketiga terkait penanganan permasalahan Kevin Lorente di Yorbania
01:01Nanti mungkin sisanya bisa kita bahas di sesi Kerajaan Jawa
01:07Teman-teman terkait situasi keamanan dan kondisi WNI di Venezuela
01:11Mencermati perkembangan situasi keamanan di Venezuela
01:15Pasca serangan Amerika, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Karakas
01:21Memantau secara seksama situasi keamanan dan kondisi WNI
01:25Berdasarkan catatan KBRI Karakas terdapat 37 orang WNI
01:2933 diantaranya merupakan staff dan keluarga besar KBRI
01:35Dan 4 orang diantaranya merupakan WNI yang tinggal menetap menikah dan bekerja di Venezuela
01:42Untuk mengantisipasi, berdasarkan informasi dari KBRI Karakas
01:49Semua WNI ke-37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat
01:55Dan untuk mengantisipasi eskalasi konflik
01:59Kemlu melalui KBRI Karakas juga telah melakukan langkah-langkah antara lain
02:05Yang pertama, kita telah menyusun rencana kontingensi dan melakukan aktifasi protokol perlindungan WNI
02:14Kemudian yang kedua, KBRI Karakas secara intensif berkoordinasi dengan otoritas dobar
02:20Untuk memantau perkembangan situasi terkini
02:24KBRI Karakas juga sudah mengaktifkan alat komunikasi cadangan
02:29In case terjadi blackout, kita sudah menyiapkan perangkat radio, telepon satelit dan juga perangkat Starlink
02:37Untuk memastikan komunikasi dengan pusat tidak terputus
02:41Kemudian juga KBRI Karakas juga sudah berkomunikasi dengan seluruh WNI yang ada di Venezuela
02:47Untuk memastikan kondisi mereka aman dan menghimpul WNI di Venezuela
02:53Agar terus meningkatkan kewaspadaan
02:56Dan tentunya update terkini dari KBRI
03:02Situasi sudah mulai stabil dan berangsur normal
03:07Namun demikian kepada WNI yang berada di Venezuela
03:10Tetap dihimbau untuk waspada dan senantiasa melihat, memantau situasi terkini
03:17Dan dalam situasi darurat, WNI diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Karakas
03:24Dan juga hotline Direkturat Pelindungan WNI
03:28Kemudian update yang kedua terkait penanganan WNI stranded di Pulau Sokotrayaman
03:36KBRI Masak ini telah menerima informasi dari Satgas Pelindungan WNI di Yaman
03:43Bahwa ada tiga orang WNI yang mengalami kondisi stranded di Sokotrayaman pada tanggal 3 Januari lalu
03:53Nah, mereka terjebak di Sokotra akibat wilayah udara di Yaman ditutup oleh pemerintah Saudi
04:00Pada saat serangan militer ke Pelabuhan Makala Yaman pada tanggal 30 Desember lalu
04:06Dan para WNI ini tidak dapat keluar dari Sokotra
04:10Karena tidak ada penerbangan yang beroperasi
04:13Ketiga WNI tersebut masuk ke Sokotra melalui jasa operator wisata Tour Sokotra yang berbasis di Uni Emiratara
04:22Nah, kasus ketiga WNI ini tengah ditangani oleh beberapa perwakilan kita di belakangnya
04:29Antara lain KBRI Masak, KBRI Abu Dhabi
04:33Ini sepertinya kasusnya mengikuti Pak Dupes
04:35KBRI Abu Dhabi dan KC Iri Jeddah
04:38Dan semua perwakilan sudah berkomunikasi dengan ketiga WNI tersebut
04:43Dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka
04:47Jadi, berdasarkan pemantauan terakhir
04:50Bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi
04:53Seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman
04:57Nah, kemudian mulai kemarin, tanggal 7 Januari
05:01Penerbangan sudah mulai dibuka
05:03Dan pada penerbangan pertama, yaitu Maskapa Yemenia Airways
05:08Ketiga WNI tersebut belum ikut terangkut
05:11Meskipun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel
05:16Dan telah diupayakan oleh perwakilan Gadi
05:19Nah, rencananya pada hari ini
05:21Nanti jam 1 siang dan juga besok
05:23Ada penerbangan berikutnya ke Jeddah
05:26Dan perwakilan kita di Maskap maupun Abu Dhabi
05:30Tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut
05:33Bisa ikut dalam penerbangan tersebut
05:36Dan tentunya kita akan terus mengawal kasus ketiga WNI
05:40Kemudian yang ketiga terkait penanganan permasalahan WNI
05:45Atas nama Kevin Llorente, KL, di Yordania
05:48KBR Aman menerima laporan dari salah satu WNI di Yordania
05:55Yang menyampaikan bahwa puterannya ditangkap oleh kepolisian Yordania pada 19 Mei
06:03Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring
06:09Yang terindikasi mendukung ISIS
06:12Prosesnya sudah mulai berlanjut
06:14KL sendiri telah mengikuti 5 kali persidangan di pengadilan anak di Aman
06:20Dan di sidang ke-6 yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 6 Januari lalu
06:27Ini ditunda dan akan dimulai kembali pada tanggal 13 Januari mendatang
06:32Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah
06:35Dalam hari ini pemerintah pusat dan KBR Aman
06:38Kita sudah memastikan bahwa proses hukum dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pelindungan anak
06:49Dan kita juga sudah berkomunikasi
06:51Baik melalui Kementerian Luar Negeri Yordania maupun kedutaan pusat Yordania di Jakarta
06:58Dan pertemuan pihak-pihak berwenang di pusat maupun di perwakilan juga
07:03Ini sudah dilakukan untuk memastikan akses pendampingan hukum dan perlakuan sesuai dengan status KL sebagai anak
07:12Nah perkembangan terakhir pada tanggal 7 Januari lalu
07:16Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Luar Negeri Yordania
07:20KBR Aman telah mengunjungi KL di detention di Madaba
07:25Di mana KL terkonfirmasi dalam kondisi sehat dan baik
07:31Kemlu dan KBR Aman tentunya akan terus mengawal kasus ini
07:35Untuk memastikan hak-hak KL sebagai anak dan sebagai WNI
07:39Tetap terlindungi sepanjang proses hukumnya berlangsung
07:43Mungkin itu Pak Dir, tiga isu yang kami highlight di pertemuan pagi ini
07:49Terima kasih
07:50Terima kasih
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan