00:00Terima kasih Pak DCM Direktur atau Pak Direktur DCM
00:04Assalamualaikum Wr. Wb
00:08Selamat pagi, salam sehat, salam bahagia untuk kita semua
00:12Yang saya hormati punya Ibu Judir dan Pak Judir
00:17Pak Dir DCM, Udir dan teman-teman sekalian
00:20Saya mengedokkan apa yang sudah disampaikan oleh para narasumber kita
00:24Selamat tahun baru
00:25Semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya
00:29Dan memberi kebaikan-kebaikan yang lebih banyak lagi
00:32Izin Pak Dir, saya mungkin akan meng-highlight tiga isu yang tengah menjadi perhatian rekan-rekan media
00:42Yang pertama adalah situasi keamanan dan kondisi WNI di Venezuela
00:47Kemudian yang kedua adalah penanganan tiga orang WNI yang stranded di Sokotraya Men
00:54Dan yang ketiga terkait penanganan permasalahan Kevin Lorente di Yorbania
01:01Nanti mungkin sisanya bisa kita bahas di sesi Kerajaan Jawa
01:07Teman-teman terkait situasi keamanan dan kondisi WNI di Venezuela
01:11Mencermati perkembangan situasi keamanan di Venezuela
01:15Pasca serangan Amerika, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Karakas
01:21Memantau secara seksama situasi keamanan dan kondisi WNI
01:25Berdasarkan catatan KBRI Karakas terdapat 37 orang WNI
01:2933 diantaranya merupakan staff dan keluarga besar KBRI
01:35Dan 4 orang diantaranya merupakan WNI yang tinggal menetap menikah dan bekerja di Venezuela
01:42Untuk mengantisipasi, berdasarkan informasi dari KBRI Karakas
01:49Semua WNI ke-37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat
01:55Dan untuk mengantisipasi eskalasi konflik
01:59Kemlu melalui KBRI Karakas juga telah melakukan langkah-langkah antara lain
02:05Yang pertama, kita telah menyusun rencana kontingensi dan melakukan aktifasi protokol perlindungan WNI
02:14Kemudian yang kedua, KBRI Karakas secara intensif berkoordinasi dengan otoritas dobar
02:20Untuk memantau perkembangan situasi terkini
02:24KBRI Karakas juga sudah mengaktifkan alat komunikasi cadangan
02:29In case terjadi blackout, kita sudah menyiapkan perangkat radio, telepon satelit dan juga perangkat Starlink
02:37Untuk memastikan komunikasi dengan pusat tidak terputus
02:41Kemudian juga KBRI Karakas juga sudah berkomunikasi dengan seluruh WNI yang ada di Venezuela
02:47Untuk memastikan kondisi mereka aman dan menghimpul WNI di Venezuela
02:53Agar terus meningkatkan kewaspadaan
02:56Dan tentunya update terkini dari KBRI
03:02Situasi sudah mulai stabil dan berangsur normal
03:07Namun demikian kepada WNI yang berada di Venezuela
03:10Tetap dihimbau untuk waspada dan senantiasa melihat, memantau situasi terkini
03:17Dan dalam situasi darurat, WNI diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Karakas
03:24Dan juga hotline Direkturat Pelindungan WNI
03:28Kemudian update yang kedua terkait penanganan WNI stranded di Pulau Sokotrayaman
03:36KBRI Masak ini telah menerima informasi dari Satgas Pelindungan WNI di Yaman
03:43Bahwa ada tiga orang WNI yang mengalami kondisi stranded di Sokotrayaman pada tanggal 3 Januari lalu
03:53Nah, mereka terjebak di Sokotra akibat wilayah udara di Yaman ditutup oleh pemerintah Saudi
04:00Pada saat serangan militer ke Pelabuhan Makala Yaman pada tanggal 30 Desember lalu
04:06Dan para WNI ini tidak dapat keluar dari Sokotra
04:10Karena tidak ada penerbangan yang beroperasi
04:13Ketiga WNI tersebut masuk ke Sokotra melalui jasa operator wisata Tour Sokotra yang berbasis di Uni Emiratara
04:22Nah, kasus ketiga WNI ini tengah ditangani oleh beberapa perwakilan kita di belakangnya
04:29Antara lain KBRI Masak, KBRI Abu Dhabi
04:33Ini sepertinya kasusnya mengikuti Pak Dupes
04:35KBRI Abu Dhabi dan KC Iri Jeddah
04:38Dan semua perwakilan sudah berkomunikasi dengan ketiga WNI tersebut
04:43Dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka
04:47Jadi, berdasarkan pemantauan terakhir
04:50Bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi
04:53Seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman
04:57Nah, kemudian mulai kemarin, tanggal 7 Januari
05:01Penerbangan sudah mulai dibuka
05:03Dan pada penerbangan pertama, yaitu Maskapa Yemenia Airways
05:08Ketiga WNI tersebut belum ikut terangkut
05:11Meskipun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel
05:16Dan telah diupayakan oleh perwakilan Gadi
05:19Nah, rencananya pada hari ini
05:21Nanti jam 1 siang dan juga besok
05:23Ada penerbangan berikutnya ke Jeddah
05:26Dan perwakilan kita di Maskap maupun Abu Dhabi
05:30Tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut
05:33Bisa ikut dalam penerbangan tersebut
05:36Dan tentunya kita akan terus mengawal kasus ketiga WNI
05:40Kemudian yang ketiga terkait penanganan permasalahan WNI
05:45Atas nama Kevin Llorente, KL, di Yordania
05:48KBR Aman menerima laporan dari salah satu WNI di Yordania
05:55Yang menyampaikan bahwa puterannya ditangkap oleh kepolisian Yordania pada 19 Mei
06:03Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring
06:09Yang terindikasi mendukung ISIS
06:12Prosesnya sudah mulai berlanjut
06:14KL sendiri telah mengikuti 5 kali persidangan di pengadilan anak di Aman
06:20Dan di sidang ke-6 yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 6 Januari lalu
06:27Ini ditunda dan akan dimulai kembali pada tanggal 13 Januari mendatang
06:32Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah
06:35Dalam hari ini pemerintah pusat dan KBR Aman
06:38Kita sudah memastikan bahwa proses hukum dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pelindungan anak
06:49Dan kita juga sudah berkomunikasi
06:51Baik melalui Kementerian Luar Negeri Yordania maupun kedutaan pusat Yordania di Jakarta
06:58Dan pertemuan pihak-pihak berwenang di pusat maupun di perwakilan juga
07:03Ini sudah dilakukan untuk memastikan akses pendampingan hukum dan perlakuan sesuai dengan status KL sebagai anak
07:12Nah perkembangan terakhir pada tanggal 7 Januari lalu
07:16Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Luar Negeri Yordania
07:20KBR Aman telah mengunjungi KL di detention di Madaba
07:25Di mana KL terkonfirmasi dalam kondisi sehat dan baik
07:31Kemlu dan KBR Aman tentunya akan terus mengawal kasus ini
07:35Untuk memastikan hak-hak KL sebagai anak dan sebagai WNI
07:39Tetap terlindungi sepanjang proses hukumnya berlangsung
07:43Mungkin itu Pak Dir, tiga isu yang kami highlight di pertemuan pagi ini
07:49Terima kasih
07:50Terima kasih
Komentar