Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 bulan yang lalu
KOMPAS.TV - Seorang perempuan menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan sopir taksi online saat dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Saat melakukan kekerasan seksual, pelaku mengancam korban menggunakan senjata jenis pistol. Korban pun tak berdaya.

Inilah detik-detik penangkapan FG, lelaki 49 tahun, pelaku pemerkosaan seorang penumpang taksi online di Sukamaju, Depok, Jawa Barat.

Kini FG telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara kondisi korban masih mengalami trauma.

Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui, pelaku FG melakukan kekerasan seksual terhadap korban di bawah pengaruh narkoba jenis sabu.

Sementara terkait senjata jenis pistol yang digunakan pelaku, masih dilakukan diselidiki.

Akibat perbuatannya, residivis kasus penipuan ini dijerat pasal berlapis tentang pemerkosaan dan penggunaan obat terlarang, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kejahatan di taksi online masih berulang. Tak hanya penumpang yang jadi sasaran kejahatan oknum sopir taksi online, sebaliknya sopir taksi online pun kerap jadi korban pelaku kejahatan yang menyamar sebagai penumpang.

Seperti yang terjadi pada 10 November lalu. Ujang Adiwijaya, sopir taksi online berusia 57 tahun, menjadi korban perampokan dan pembunuhan dua penumpangnya. Para pelaku membuang jenazah korban dengan tangan dan kaki terikat di pinggir Tol Jagorawi kilometer 30, lalu membawa kabur mobil korban.

Sementara itu, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia menyebut, lemahnya sistem keamanan yang disediakan penyedia jasa taksi online menjadi celah terjadinya kejahatan terhadap penumpang maupun sopir taksi online.

Sejalan dengan FKBI, pengamat transportasi turut mendorong adanya regulasi yang mengatur perusahaan penyedia jasa taksi online, mewajibkan mitranya memasang CCTV di dalam mobil. Diharap CCTV di setiap armada taksi online terhubung dengan pusat data aplikator. Tujuannya dapat diawasi secara real time.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/641525/aksi-kejahatan-di-taksi-online-sasar-penumpang-hingga-sopir-sistem-keamanan-jadi-sorotan
Transkrip
00:00Saat melakukan kekerasan seksual, pelaku mengancam korban menggunakan senjata jenis pistol.
00:07Korban pun tak berdaya.
00:08Bagaimana duduk perkara kasus ini? Simak liputannya berikut ini.
00:16Korban ini memesan sebuah taksi online.
00:21Dari Limau Depok menuju ke bandara.
00:24Di perjalanan, sopir taksi online ini mengambil senjata sejenis pistol dan ternyata menodongkan dan mau memaksa untuk berhubungan badan.
00:41Inilah detik-detik penangkapan FG.
00:51Lelaki 49 tahun, pelaku pemerkosaan seorang penumpang taksi online di Sukamaju Cilodong, Depok, Jawa Barat.
00:58Sopir taksi online ini ditangkap pada 23 November lalu, sehari usai melakukan aksi pejatnya.
01:03Kini FG telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara kondisi korban masih mengalami trauma.
01:07Pada tanggal 22 November, saat itu kita menerima laporan polisi melalui 110 terkait adanya korban tindak pidana pemerkosaan.
01:27Kasus ini terjadi pada 22 November lalu, saat korban akan pergi ke Bali menggunakan pesawat.
01:32Sekitar jam 3 dini hari di kamar kosnya, korban memasang taksi online menuju bandara Soekarno-Hatta.
01:38Beberapa saat kemudian, pelaku mengirim pesan, mobil yang digunakan tidak sesuai dengan data pada aplikasi taksi online.
01:44Tapi korban tak mempermasalahkan.
01:46Di tengah perjalanan memasuki tol kunciran Tangerang, pelaku minta izin menepi untuk cuci muka karena mengantuk.
01:52Tak menaruh curiga, korban mempersilahkan.
01:55Tak disangka, setelah keluar dari mobil, tiba-tiba pelaku masuk pintu belakang sambil menodongkan senjata ke arah korban.
02:01Perempuan 30 tahun ini sempat melawan, namun tak berdaya karena pelaku mengancam dan memukulnya.
02:08Saat waktu mau sampai menjemput korban, pelaku ini menyampaikan bahwa saya tidak menggunakan kendaraan yang sama
02:18melalui aplikasi cat yang ada di aplikasi online.
02:25Di perjalanan, seorang soplir taksi online ini berhenti, berhenti meminta untuk alasannya mau cuci muka.
02:40Mau cuci muka saat ternyata bukan cuci muka, tapi malah mengambil senjata sejenis pistol yang sekarang masih kita lab.
02:50Ya, senjatanya itu dan ternyata mau menodongkan dan mau memaksa untuk berhubungan badan
02:58dengan memukul sebanyak dua kali di bagian kepala dan leher.
03:02Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui, pelaku FG melakukan kekerasan seksual terhadap korban
03:09di bawah pengaruh narkoba jenis sabu.
03:11Sementara, terkait senjata jenis pistol yang digunakan pelaku masih dilakukan penyelidikan.
03:16Polisi mengungkap, pekerjaan utama FG adalah seorang montir di sebuah bengkel mobil di wilayah Depok, Jawa Barat.
03:43Pada tahun 2022 lalu, pelaku pernah mendaftar sebagai mitra sopir salah satu aplikasi taksi online.
03:49Saat itu FG masih memiliki mobil, namun kini mobil tersebut telah dijual.
03:54Berikutnya, karena butuh tambahan uang, pelaku kembali bekerja sebagai sopir taksi online.
03:58Menggunakan mobil milik pelanggan bengkel tempatnya bekerja tanpa sepengetahuan pemilik mobil.
04:02Pelaku ini bukan yang aktif sekali terkait dengan taksi online ini.
04:13Dia aplikasinya pun bergerak mungkin bisa dibilang dalam seminggu.
04:18Belum itu sekali dan bisa hanya satu minggu sih lebih ini.
04:22Itu pun kalau dia mau katanya sampai.
04:25Akibat perbuatannya, residivis kasus penipuan ini dijerat pasal berlapis tentang pemerkosaan dan penggunaan obat terlarang
04:35dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
04:37Kejahatan di taksi online masih berulang.
04:53Tak hanya penumpang yang jadi sasaran kejahatan oknum sopir taksi online.
04:57Sebaliknya, sopir taksi online pun kerap jadi korban pelaku kejahatan yang menyamar sebagai penumpang.
05:02Seperti yang terjadi pada 10 November lalu, Ujang Adi Wijaya, sopir taksi online berusia 57 tahun,
05:08menjadi korban perampokan dan pembunuhan dua penumpangnya.
05:12Para pelaku membuang jenazah korban dengan tangan dan kaki terikat di pinggir tol Jagorawi, kilometer 30.
05:17Lalu membawa kabur mobil korban.
05:20Polisi berhasil menangkap dua pelaku di Ciamis, Jawa Barat pada 12 November.
05:24Polisi mengungkap, tersangka RS dan AH telah berencana merampok sopir taksi online secara acak.
05:29Modusnya, kedua tersangka berpura-pura memesan taksi online dari wilayah Depok.
05:34Setelah naik taksi, para pelaku menghilangkan nyawa korban menggunakan tali jemuran yang telah disiapkan.
05:38Kini, kedua tersangka RS dan AH di jerat pasal 365 KUH
06:08tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
06:14Pancaman hukumannya, pidana mati atau penjara 20 tahun.
06:18Faktanya, kejahatan di dalam taksi online tak hanya menyasar penumpang.
06:22Banyak khusus kejahatan yang dilakukan penumpang menyasar pengamudi taksi online.
06:25Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia menyebut,
06:30lemahnya sistem keamanan yang disediakan penyedia jasa taksi online menjadi celah terjadinya kejahatan terhadap penumpang maupun supir taksi online.
06:36Tapi di sisi lain, kasus kejahatan di taksi online yang menyasar penumpang bisa terjadi karena penumpang kurang waspada.
06:44Dalam kasus kemerkosaan yang di Depok tersebut kan sejak awal memang saya kira sudah masalah
06:51karena antara mobil dengan drivernya berbeda.
06:58Sehingga harusnya penumpang itu menolak ketika mobilnya berbeda.
07:04Apalagi dia dalam posisi di dini hari.
07:09Yang artinya itu waktu yang resiko gitu.
07:13Jadi saya kira ini pekerjaan rumah bagi aplikator untuk membuat satu sistem perlindungan
07:21kepada baik kepada konsumennya maupun kepada drivernya dengan mekanisme digital yang seketat mungkin yang dia miliki.
07:34Kekerasan dan tindak kriminal di dalam taksi online memicu kekhawatiran publik.
07:38Aplikator transportasi daring harus benar-benar memberikan jaminan keamanan pada penumpang dan para supir taksi online
07:45yang merupakan mitranya.
07:47Di antaranya memasang CCTV pada taksi online dan membuat fitur tombol panik
07:51yang mudah digunakan bagi para supir maupun penumpang.
07:57Ini harus ada perhatian khusus dari aplikator untuk menyediakan CCTV di dalam mobil masing-masing.
08:06yang dimiliki oleh driver bukan hanya mobil jenis tertentu saja.
08:11Sekali lagi ini untuk melindungi kedua belah biak.
08:14Baik itu aplikator, maksud saya driver maupun juga kepada penumpangnya.
08:20Ada semacam pembatas seperti jeruji ataupun alat-alat tertentu
08:26sehingga tidak bisa terjadi interaksi fisik antara driver dengan penumpang.
08:32Panic baton di dalam aplikator atau software yang dimiliki oleh penumpang ataupun juga oleh driver.
08:45Sejalan dengan FKBI, pengamat transportasi turut mendorong adanya regulasi
08:49yang mengatur perusahaan penyedia jasa taksi online mewajibkan mitranya memasang CCTV di dalam mobil.
08:54Diharap CCTV di setiap armada taksi online terhubung dengan pusat data aplikator.
08:59Tujuannya dapat diawasi secara real time.
09:01Nah, terkait dengan hal ini kan mungkin kalau misalkan pengawasan ketika mobil ini sedang beroperasi misalkan.
09:14Nah, kan kalau operator tertentu itu diketendalian itu kan ada device atau CCTV yang dipasang.
09:21Kebenaran device ini juga terhubung kepada central room atau control room di perusahaan tersebut.
09:28Nah, seharusnya mungkin nanti ketika diwajibkan di regulasi tersebut adanya CCTV dalam pendaraan
09:35yang harus tetap aktif dan terhubung secara real time kepada aplikator itu bisa untuk mengurangi
09:42terjadinya tindak kekerasan kepada penumpang.
09:48Keamanan konsumen maupun pengemudi taksi online harus ditingkatkan.
09:52Banyak pihak menanti, layanan transportasi daring dapat mewujudkan sistem keamanan mumpuni
09:56serta mudah digunakan oleh konsumen dan pengemudi.
10:00Harus dibuat dulu regulasi ya.
10:03Regulasi ini sebagai aturan yang harus ditaati oleh semua pihak.
10:09Artinya aplikator, mitra, dalam hal ini operator dan pengemudi, juga penumpang.
10:15Nah, di sana dijelaskan apa aja hak wajibannya masing-masing pihak.
10:18Terkait dengan masalah pelayanan, masalah keamanan, masalah hak wajiban, terkait dengan kesejahteraan.
10:26Bagi masyarakat, ada beberapa tips yang dapat Anda praktikan untuk mencegah kejahatan di dalam taksi online.
10:38Hal paling penting adalah pastikan identitas supir dan kendaraan sesuai dengan data pada aplikasi.
10:43Hindari duduk di depan dan pilihlah duduk di kursi penumpang sebelah kiri,
10:47agar jarak antara pengemudi dan penumpang cukup jauh.
10:49Gunakan fitur berbagi lokasi dan rute perjalanan pada orang terdekat,
10:54agar perjalanan Anda bisa terdeteksi.
10:57Tolak jika supir tawarkan lewat jalur alternatif, terlebih jika Anda tidak mengetahui jalur tersebut.
11:03Lalu, simpan nomor telpon layanan darurat 110,
11:06agar polisi bisa cepat membantu jika terjadi sesuatu dalam perjalanan Anda.
11:15Peran penyedia jasa taksi online mutlak diperlukan,
11:18guna mencegah kekerasan di taksi online.
11:20Sistem keamanan dan pengawasan harus ditingkatkan,
11:23demi memastikan perjalanan menggunakan taksi online lebih aman dan nyaman.
11:28Selain peran penyedia jasa taksi online,
11:30baik supir taksi online maupun penumpang mesti waspada.
11:33Arga Nanjani, Afan Jaya, Kompas TV
11:36Jaya, Kompas TV
11:40Jaya, Kompas TV
11:41Jaya, Kompas TV
11:45Ayunat jaya mencabat
Komentar

Dianjurkan