Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Program ROSI kembali menghadirkan episode terbaik sepanjang tahun 2025, salah satunya mewawancarai Founder Malaka, Ferry Irwandi pada 20 Februari.

Ferry mengatakan aksi #IndonesiaGelap tidak akan ada, jika pemerintah berhasil menunjukkan political will yang bagus.

Misalnya, melakukan efisiensi anggaran dengan mengurangi fasilitas mewah pejabat. Sebab, tanpa fasilitas itu hidup mereka sudah nyaman.

"RI 36 yang kemarin jadi masalah, tanpa mobil Lexus itu yang bahkan tidak ada di LHKPN, dia masih punya banyak lagi mobil lain," katanya.

Ferry menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebetulnya baik. Namun, yang perlu dikritisi adalah mekanismenya agar dibuat berkala dan dilakukan di daerah-daerah yang membutuhkan.

"Dan salah satu bentuk dukungan adalah kritik yang objektif. Dukungan bukan pujian doang. Enggak akan ada sesuatu yang bisa jadi besar tanpa mendapatkan kritik yang baik," ungkap Ferry.



Selengkapnya saksikan di kanal youtube KompasTV.



#ferryirwandi #indonesiagelap #demo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/640807/ferry-irwandi-bicara-soal-indonesiagelap-hingga-makan-bergizi-gratis-prabowo-rosi
Transkrip
00:00Februari 2025, mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil memunculkan tagar Indonesia gelap.
00:08Kenapa? Karena pesimis dengan kondisi tanah air, karena ada kebijakan yang dianggap kurang adil,
00:16lalu juga ada soal pengangguran yang makin meningkat.
00:20Mereka yang membuat tagar Indonesia gelap meminta agar pemerintah tidak melihat aksi ini sebagai aksi anti-pemerintah atau benci.
00:28Tapi justru harus dilihat sebagai kepedulian dan kecintaan anak muda supaya Indonesia lebih baik.
00:37Saya mewawancarai Ferry Irwandi.
00:39Ia menjelaskan kenapa ia banyak bersuara kritis tentang kondisi tanah air.
00:46Kita melihat mahasiswa dengan tagar Indonesia gelap kali ini.
00:52Pertama ya, saya punya perspektif sendiri soal ini.
00:56Indonesia gelap atau semua aktifasi yang dilakukan, bukan cuma sama mahasiswa tapi koalisi masyarakat sipil ini,
01:04tolong jangan dilihat sebagai bentuk kebencian, bentuk provokasi, atau bentuk ketidaksukaan,
01:09atau selalu menitik beratkan, oh ini kepentingan politik tertentu nih.
01:13No. Justru Indonesia gelap itu kalau kita lihat dalam sisi yang berbeda, itu memperlihatkan sebuah kepedulian,
01:23kecintaan, bahkan keinginan masyarakat, terutama teman-teman mahasiswa, supaya Indonesia ini lebih baik.
01:30Karena kalau mereka tidak punya itu semua, ya mereka nggak akan peduli gitu.
01:35Mereka nggak akan turun di jalan, mereka nggak akan menghabiskan uang pribadi mereka,
01:39mereka tidak akan meresikokan keselamatan diri mereka, mereka tidak akan melakukan apapun yang mereka lakukan sekarang.
01:45Kalau ini cuma semata-mata, eh ada arahan pihak tertentu, ada kelompok tertentu untuk, eh kita rame-rame yuk ke situ,
01:53karena kita punya kepentingan ini nanti, no, terlalu kecil untuk melihat semua demo atau semua aktifasi Indonesia gelap ini sebagai sesuatu yang,
02:01ya sifatnya kebencian atau hasutan.
02:03Nah mungkin pemerintah bingung kan, kami kan laki-laki melakukan hal yang benar.
02:06Betul Pak, benar.
02:08Tapi ini deh, cuma lakuin yang tadi saya bilang,
02:13everything is that, semua orang bisa nerima apapun kebijakan yang nantinya dibuat.
02:17Selama?
02:18Selama, ya selama lakukan dulu untuk,
02:22apa yang terlihat di publik, selama political will-nya baik.
02:27Political will-nya baik dan representasinya juga baik.
02:30Ini yang kurang, ini hal yang sederhana, kurang, dan ketika dilakukan,
02:35selain berdampak, trust masyarakat juga akan naik.
02:38Kenapa trust masyarakat kita perlu naik?
02:40Karena ekonomi itu bergerak by sentiment, Pak.
02:43Kita ngomong market, kita ngomong sosial, kita ngomong psikologi.
02:46Dan kalau market, kalau masyarakat tidak bisa punya sentimen yang positif,
02:50tidak bisa punya trust yang baik dengan government-nya,
02:55maka bahkan untuk kebijakan, proyek, dan peraturan yang bagus sekalipun,
03:01itu akan sulit diimplementasikan.
03:03Kalau tidak ada trust dari masyarakat.
Komentar

Dianjurkan