00:00Kita keserotan lain, sederat sakit hati dan dendam kerap diancam menjadi motif pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ibu kandung di Medan Sumatera Utara.
00:14Polisi menyebut pembunuhan dipicu oleh perlakuan korban yang kerap melakukan kekerasan dan ancaman terhadap anggota keluarganya.
00:22Sakit hati memuncak setelah korban menghapus aplikasi game online di ponsel pelaku.
00:30Melihat kekerasan yang dilakukan korban terhadap kakak, adik, dan bapaknya yang diancam menggunakan pisau.
00:47Ini dilihat oleh si adik.
00:49Kemudian melihat kakaknya, maksudnya adik melihat kakaknya yang dipukuli oleh korban menggunakan sapu dan tali pinggan.
01:01Si korban sakit hati karena game online-nya dihapus.
01:05Korban melihat game murder mystery pada season kills others menggunakan pisau.
01:13Dan menonton serial anime DC pada saat adegan pembunuhan menggunakan pisau.
01:21Tak ada yang menyangka, seorang ibu meregang nyawa di tangan anak kandungnya sendiri seperti yang terjadi di Medan, Sumatera Utara.
01:37Sang ibu ditemukan meninggal di rumahnya dengan sejumlah luka di tubuh.
01:42Sakit hati menjadi motif sang anak tega membunuh ibu kandungnya.
01:46Psikolog forensik Irna Minauli menyebut, anak yang berkonflik dengan hukum merupakan anak yang cerdas.
01:54Dari pemeriksaan tidak ditemukan adanya gangguan mental, halusinasi, dan delusi.
01:59Memang secara psikologis, anak ini juga masih labil secara emosional.
02:06Jadi ada keinginan agresivitas yang cukup tinggi, empati yang mungkin masih kurang berkembang.
02:14Kemudian juga kurang berinteraksi secara sosial.
02:21Tetapi hal ini juga lazim terjadi pada anak-anak remaja.
02:27Anak remaja mana yang tidak keras kepala, anak remaja mana yang tidak pemarah misalnya.
02:33Jadi ini overlap antara kecenderungan conduct disorder-nya dengan fase perkembangan remaja yang dia alami.
02:41Jadi kalau dilihat kemungkinan terjadinya peristiwa ini bukan karena adanya gangguan kesehatan mental.
02:52Jadi lebih ke arah misalnya pengalaman kekerasan yang dialami, yang dia saksikan.
02:59Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sumatera Utara menyebut akan mendampingi anak yang berkonflik dengan hukum.
03:09Mulai dari menjalani proses hukum hingga di persidangan.
03:14Kasus pembunuhan ibu di Medan terjadi Rabu pagi 10 Desember silam.
03:17Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di kamarnya di lantai satu rumah, pukul 5 pagi oleh anak pertamanya.
03:28Kondisi sang ibu mengenaskan dengan sejumlah luka senjata tajam.
03:32Sang suami datang dan melihat anak keduanya memegang pisau lalu melaporkan kejadian ini.
03:38Sebelum ambulans datang, nyawa korban tak tertolong dan meninggal.
03:43Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bayang Karamedan untuk diotopsi.
03:47Tim Liputan, Kompas TV
Komentar