Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kasus pembunuhan seorang perempuan muda di Baubau, Sulawesi Tenggara, diduga menyeret dua anggota TNI.

Salah satu pelaku diketahui merupakan kekasih korban yang tega menghabisi nyawa korban dengan dibantu rekannya sesama anggota TNI.

Kasus ini terungkap setelah warga menemukan jenazah korban di bawah jembatan Kelurahan Lako-Logou, Baubau, pada 21 Desember lalu. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka senjata tajam dan luka bakar di sejumlah bagian tubuh.

Polisi memperkirakan peristiwa pembunuhan terjadi beberapa hari sebelum jasad korban ditemukan.

Baca Juga Viral Ludahi Kasir Swalayan, Dosen di Makassar Berakhir Dipecat | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/640523/viral-ludahi-kasir-swalayan-dosen-di-makassar-berakhir-dipecat-berut

#pembunuhanbaubau #tni #pembunuhan #kriminalsultra

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/640524/full-deret-fakta-pembunuhan-perempuan-di-baubau-ngaku-hamil-ke-kekasih-anggota-tni-berut
Transkrip
00:00Berita utama kembali, saya Sindi Permade.
00:04Saudara asmara yang retak menorehkan luka.
00:08Dari cinta berubah menjadi amarah.
00:11Gelap mata membuat manusia berbuat di luar nalar.
00:15Dua peristiwa tragis berlatar asmara.
00:18Diduga menyarat oknum TNI dan polisi.
00:21Mengusik rasa aman warga.
00:26Kasus pertama terjadi di bau-bau Sulawesi Tenggara.
00:28Pembunuhan seorang perempuan muda diduga menyeret dua anggota TNI.
00:35Salah satu pelaku diketahui merupakan kekasih korban.
00:39Dirinya tega membunuh korban.
00:42Dibantu rekannya sesama anggota TNI.
00:50Kasus ini terungkap ketika warga menemukan jenazah
00:54di bawah jembatan Kelurahan Lakologo Baupau 21 Desember lalu.
01:00Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
01:04Di tubuh korban ditemukan luka senjata tajam dan luka bakar.
01:10Polisi memperkirakan peristiwa pembunuhan terjadi beberapa hari
01:15sebelum jasad ditemukan.
01:27Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi.
01:32Jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk proses atopsi.
01:36Setelah proses atopsi selesai, jasad korban diserahkan ke pihak keluarga.
01:43Suasana duka melimuti rumah korban hingga ke prosesi pemakaman.
01:49Tangis keluarga pecah saat jenazah dimakamkan.
01:54Salah satu anggota keluarga bahkan sempat tak sadarkan diri.
01:59Keluarga berharap kasus pembunuhan bisa diusut tuntas.
02:06Saya kenalkan di acara keluarga.
02:08Kalau dia berhubungan sama itu?
02:09Iya.
02:10Saya dari keluarga mau ditindaklanjuti kasus ini supaya terungkap.
02:16Apapun pekerjaan keluarga?
02:17Iya, apapun pekerjaannya.
02:22Dari hasil pemeriksaan sementara,
02:25diketahui bahwa salah satu pelaku memiliki hubungan asmara dengan korban.
02:32Hubungan keduanya bermula dari perkenalan melalui dunia maya,
02:36sebelum berkembang menjadi hubungan pacaran.
02:40Motif utama pembunuhan ini dipicu persoalan asmara.
02:45Pelaku diketahui enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban.
02:50Dalam keterangan persnya,
02:55komandan dan pem 14.3 kendari,
02:58let call CPM Haryadi Budaya Pela bilang,
03:01motifnya karena pacarnya hamil dan meminta pertanggung jawaban.
03:06Terima kasih.
03:07Terima kasih.
03:08Terima kasih.
03:09Terima kasih.
03:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan