00:00Masih soal makan-makan saudara dan yang pasti bukan pete dan juga jengko seperti yang tadi Eril makan, ini soal sarapan.
00:06Pagi hari pasar ngasem dipadati wisatawan yang berburu sarapan.
00:10Bubur tradisional menjadi menu yang paling banyak dicari sampai-sampai wisatawan rela mengantre berjam-jam.
00:18Pagi hari pasar ngasem menjadi tujuan wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta untuk mencari sarapan.
00:23Pasar tradisional ini menawarkan berbagai opsi kuliner.
00:27Mulai dari jajan pasar, bubur tradisional hingga gudek.
00:32Bubur tradisional menjadi kuliner yang paling diminati wisatawan dan hal ini terlihat dari antrean pembeli yang mengular.
00:39Mereka rela mengantre berjam-jam untuk mencicipi bubur tradisional legendaris ini.
00:45Tidak hanya kuliner, pasar yang beroperasi dari pukul 5 pagi hingga jam 2 siang ini juga menyediakan beragam jenis oleh-oleh khas Yogyakarta seperti aksesoris, batik dan juga gerabah.
00:57Kita langsung sapa? Jurnalis Kompas TV Gessy Lutfiah dan juga juru kamera Senot Puji di Yogyakarta.
01:13Kita ingin tahu nih Gessy bagaimana di sana? Apakah sudah sarapan menu apa saja yang menjadi favorit warga di sana Gessy?
01:20Ya selamat pagi Anda juga saudara. Saat ini pasar ngasem menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk bersarapan.
01:30Dari pagi tadi saya kesintar pukul 6 Oktober Indonesia Barat ini pasar ngasem sudah dipenuhi masyarakat yang mau sarapan dan juga mencari menu-menu khas Yogyakarta.
01:40Salah satu menu yang paling diburu bahkan tadi antrianya ini sampai panjang sekali sampai mengular adalah bubur tradisional.
01:48Ya bubur tradisional ini ada beberapa menu khusus begitu ya yang jarang ditemui di kota-kota lain dan hanya ada di Yogyakarta.
01:56Bubur yang paling dicari ini ada bubur candil, kemudian bubur kacang hijau, bubur sum-sum dan masih banyak lagi.
02:03Tentunya khas Yogyakarta begitu ya.
02:04Bubur ini juga legendaris di pasar ngasem dan memang antrianya tadi juga sangat panjang sekali.
02:10Bahkan saya Ian ingin coba tadi untuk mengantri tapi memang berjam-jam begitu.
02:14Jadi mungkin nanti setelah ini saya juga akan mencoba mengantri.
02:18Masyarakat mengaku mereka ini kebanyakan berasal dari luar kota begitu dan datang ke pasar ngasem untuk mencari makanan yang viral di media sosial.
02:27Jadi mereka tahu bahwa di sini ada beberapa makanan legendaris ini memang dari media sosial.
02:33Mayoritas tadi kami sempat berbincang-bincang mereka berasal dari Jakarta, Tangerang, kemudian juga bahkan ada yang dari Sumatera begitu.
02:42Banyak sekali yang memilih Yogyakarta sebagai tempat untuk berlibur natal dan juga tahun baru dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
02:50Selain itu di pasar ngasem sendiri tidak hanya kuliner Ian namun juga ada beberapa oleh-oleh begitu khas Yogyakarta yang wisatawan bisa beli.
02:58Contohnya ini ada aksesori sosial Yogyakarta, kemudian ada kaos, batik, kemudian juga ada gerabah.
03:05Dan di pasar ngasem ini juga terkenal menjual rempah-rempah yang banyak ditemukan di Yogyakarta begitu.
03:11Jadi ada beberapa wisatawan dari kota lain begitu ya yang mencari rempah-rempah di sini.
03:16Selain itu pasar ngasem sendiri beroperasi dari sekitar pukul 5 waktu Indonesia Barat sampai dengan pukul 2 siang nanti.
03:24Dan kebanyakan ini masyarakat yang datang ke sini untuk mencari kuliner begitu.
03:29Ada banyak sekali kuliner selain bubur, ada juga tadi gudeg begitu, ada juga sampai marangi dan masih banyak lagi.
03:36Selain itu juga lokasi pasar ngasem sendiri ini cukup strategis Ian karena memang berada di kompleks keraton begitu ya.
03:42Bahkan di sebelah kompleks pasar ngasem ini juga ada tamat sari yang merupakan salah satu destinasi yang diburu wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.
03:52Kembali ke studio Ian.
03:53Ya menu sarapannya ada bubur sum-sum tadi, ada bubur kacang dan juga ada bubur candil yang membangkitkan selera abis ini sarapan deh langsung saya.
04:01Terima kasih jurnalis Kompas TV Gesi Lutvia dan juga juru kamera Senot Puji atas laporan langsungnya dari pasar ngasem Yogyakarta.
04:08Terima kasih.
Komentar