Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengalami erupsi pada Sabtu (27/12/2025) siang.

Berdasarkan catatan petugas Pos Pemantauan Gunung Merapi, awan panas dan guguran diperkirakan meluncur sejauh dua ribu meter ke arah hulu Sungai Krasak.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta hingga kini masih menetapkan status Gunung Merapi berada di Level III atau Siaga.

Di objek wisata Bunker Kaliadem, Sleman, Yogyakarta, yang berada di lereng Merapi, wisatawan terlihat menjauh dari area gunung setelah melihat awan panas meluncur. Pengelola objek wisata juga meminta wisatawan menjauhi zona bahaya.

Baca Juga Gunung Merapi Catat 25 Guguran Pagi Ini, Aktivitas Magma Masih Berlangsung di https://www.kompas.tv/regional/631328/gunung-merapi-catat-25-guguran-pagi-ini-aktivitas-magma-masih-berlangsung

#gunungmerapi #erupsi #merapierupsi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/640122/gunung-merapi-erupsi-awan-panas-meluncur-hingga-2-kilometer-kompas-petang
Transkrip
00:00Sederhana Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali erupsi pada Sabtu siang.
00:18Berdasarkan catatan petugas pos pemantauan Gunung Merapi, awan panas dan guguran diperkirakan meluncur sejauh 2.000 meter ke arah Hulus Sungai Kerasak.
00:28Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi berada di level 3 atau siaga.
00:37Sementara itu di objek wisata banker Kaliadem Sleman, Yogyakarta yang berada di Lereng Merapi.
00:57Wisatawan menjauh dari area Gunung Merapi setelah melihat awan panas meluncur dari Merapi.
01:03Pengelola objek wisata juga meminta wisatawan untuk menjauh dari zona bahaya.
01:08Amin.
01:10Terima kasih.
01:12Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:15Terima kasih.
01:17Terima kasih.
01:20Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:20Dan selanjutnya juga terima kasih.
01:22Terima kasih.
01:27Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:30Tidak nisip punya macam-nya.
Komentar

Dianjurkan