00:00Hiburan Natal Dantan Baru, kawasan Asia Afrika, kota Bandung,
00:03ramai dikunjungi wisatawan luar kota dan luar pulau.
00:06Sejumlah wisatawan datang dari Jakarta hingga Palu, Sulawesi Tengah.
00:11Asia Afrika jadi salah satu kawasan favori wisatawan di Bandung, Coba Barat.
00:20Hiburan yang sekolah.
00:22Masih itu sama siapa?
00:23Kebetulan sama suami, tapi suaminya jalan-jalan sendiri juga.
00:27Bosen di Jakarta.
00:30Dan kenapa menghasilkan Asia Afrika?
00:33Biar kan kalau di Asia Afrika kan rame, tempat hits lah.
00:38Yang dilihat biasanya di sini apa sih yang bisa dilihat?
00:41Kota-kota tuanya, terus jajanan viral-viralnya.
00:46Kawasan Malioboro, Yogyakarta masih terus didatangi wisatawan
00:49yang memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru.
00:52Rabu sore, wisatawan memadati ruah jalan Malioboro dan jalur pedestrian.
00:57Wisatawan menghabiskan waktu di Malioboro dengan berfoto dan belanja.
01:02Libor Natal dan Tahun Baru Kampung Heritage Kayu Tangan di Malang, Jawa Timur di badati wisatawan.
01:26Dibandingkan hari biasa, kunjungan wisatawan di Kampung Heritage saat ini naik signifikan.
01:31Biasanya dalam satu hari, wisatawan yang berkunjung ke Kampung Heritage Kayu Tangan berjumlah 500 hingga 1.000 pengunjung.
01:38Di Libor Natal, dalam satu hari, pengunjung Kampung Heritage Kayu Tangan mencapai 3.000 pengunjung.
01:44Di kampung ini, pengunjung bisa menyusuri lorong dan gang yang masih dipenuhi puluhan rumah peninggalan masa kolonial
01:52yang arsitekturnya tidak berubah sejak zaman Belanda.
01:56Di Kampung Heritage Kayu Tangan, rumah kuno banyak dipungsikan menjadi kafe dan rumah makan.
02:01Pilihannya ke Kampung Heritage Kayu Tangan kenapa, Bu?
02:18Ya unik saja, soalnya kan menyelajahi kayak kampung-kampung tua gitu di Kota Malang.
02:26Ya untuk mengetahui situasi terkini, Libor Natal dan Tanah Baru di Bandung, Jawa Barat dan Yogyakarta,
02:32kita bergabung bersama Jurnalis Kompos TV, ada Vida Alatas di Bandung, Jawa Barat.
02:36Lalu di Yogyakarta ada Michael Irawan, kita ke Vida dulu di Bandung, Jawa Barat.
02:40Vida, bagaimana suasana Libor Natal di Bandung, Jawa Barat saat ini? Apakah semakin ramai?
02:50Semakin ramai Ilona dan juga saudara seharian ini,
02:53kalau mungkin Anda, kami berkeliling Bandung gitu ya,
02:57terutama di pusat-pusat kota ini sudah mulai dipadati oleh wisatawan.
03:00Dan tidak hanya wisatawan dari Jakarta saja, bahkan dari luar Pulau Jawa ini juga sudah mulai banyak mengunjungi Bandung.
03:08Nah kalau berbicara masalah Bandung, Ilona dan juga saudara,
03:11tentunya kawasan Braga tempat kami melaporkan saat ini menjadi primadona untuk dikunjungi para wisatawan.
03:18Nah kalau di Braga ini bisa dibilang adalah one stop destination,
03:21di mana di sini Anda bisa wisata kuliner atau sekedar menikmati suasana sore sampai malam hari.
03:29Tapi Ilona, kalau di sini nih yang sedang hype ya, saya mau tunjukkan,
03:33salah satunya adalah ini, wahana rumah hantu yang ada di Jalan Braga.
03:40Ini kalau Anda lihat ya bagaimana ramainya wisatawan atau pengunjung dari rumah hantu ini,
03:47yang kebanyakan ini adalah anak-anak muda.
03:49Di mana di sini, anak-anak muda yang mungkin setelah berjalan-jalan keliling Braga
03:56atau sebelum berwisata kuliner begitu ya,
03:59menghabiskan dulu energinya dengan menguji adrenalin di sini.
04:04Saya mungkin mau lihat bagaimana ya,
04:07ini anak-anak yang baru saja keluar dari rumah hantu ini dan tidak hanya masuk atau menikmati wahana saja,
04:16di lorongnya begitu ya Ilona dan juga saudara,
04:19ini kita bisa berfoto di begitu banyak spot yang memang terlihat mengerikan begitu ya.
04:25Ini biasanya menjadi spot untuk kemudian para pengunjung di sini berfoto untuk dipajang atau di-upload di sosial media mereka.
04:36Jadi abis dari sini, selesai kemudian mengunjungi rumah hantu,
04:40sudah capek teriak-teriak begitu ya,
04:43lanjut kulineran keliling-keliling di Jalan Braga
04:45untuk kemudian selanjutnya mencicipi atau icip-icip kuliner yang hanya ada di kota Bandung.
04:53Ilona?
04:53Ya setelah menakuti diri sendiri, keluar menyenangkan diri lagi gitu ya Fidah.
04:57Terima kasih laporan Anda dari Bandung kita ke Yogyakarta,
05:00ada Michael, Michael di titik-titik mana saja yang paling ramai di penuhi wilayah wisatawan.
05:08Ya selamat petang Ilona dan saudara.
05:11Yogyakarta tentu saja tidak kalah meriahnya ya dengan Bandung tadi.
05:16Dan di tempat kami melaporkan saat ini,
05:19sudah mulai padat setelah sebelumnya memang pada siang tadi cenderung lengang.
05:24Namun pada sore jelang petang ini,
05:29kawasan Malioboro sudah mulai dibanjiri oleh pendaraan,
05:33sudah macet kami pantau dari arah pintu masuk hingga menuju ke titik kawasan 0 km.
05:41Nah sementara di jalur pedestrian juga banyak sekali wisatawan yang sudah berkerumun,
05:46mereka sibuk mengabadikan momen liburannya di Yogyakarta,
05:51baik itu dengan menyewa jasa fotografer profesional ataukah mereka selfie.
05:58Nah di sepanjang jalan Malioboro ini tentu saja juga banyak oleh khas Yogyakarta
06:03yang bisa diburu oleh para wisatawan,
06:06mulai dari kudapan, kemudian ada juga bakpia Yogyakarta,
06:12dan juga tentunya ada makanan-makanan berat lainnya yang tersebar di sekitar pasar Beringarjo.
06:19Nah demikian Ilona.
06:20Anda kan bilang ramai dari laporan Anda, ini dimaksud juga ramai tuh,
06:24katanya 1 juta orang pergi ke Bandung, kerasa nggak di sana Michael?
06:31Ya, kalau dari data yang masuk ke pemerintah provinsi bahkan bukan 1 juta,
06:40ada 5 juta wisatawan yang akan keluar masuk di Yogyakarta
06:45selama masa musim libur lebaran Natal dan Tahun Baru.
06:49Nah data ini memang didapat dari banyak sumber,
06:53misalnya dari pemesanan hotel, kemudian tiket kereta api, pesawat, dan lain-lain.
06:59Nah tentu saja memang kami lihat di Yogyakarta 3 hari terakhir ini sangat padat,
07:05dan kemungkinan ini akan terus berlanjut hingga pada tahun baru nanti.
07:09Akan berlanjut sampai tahun baru nanti, kalau kita komparasi sama tahun sebelumnya,
07:13apakah tahun ini masih sama saja, lebih banyak, atau justru menurun?
07:17Michael?
07:20Ya, kalau dari pandangan mata kami dari pengalaman tahun lalu dan tahun ini,
07:25memang tampaknya sama saja, namun kalau kita bicara data,
07:31data tahun lalu justru lebih banyak, di mana waktu itu ditargetkan ada 6 juta,
07:35sementara di tahun ini hanya 5 juta.
07:38Tetapi memang fakta di lapangan masih akan terus dinamis.
07:41Oleh-oleh, yang favorit dari sana apa? Terakhir Michael?
07:46Tentu saja Mbak Pia, kemudian ada juga untuk keudapan yang lain,
07:52ada juga kain batik, dan beberapa diantaranya kerajinan tangan,
07:59itu yang paling khas dari Yogyakarta.
08:01Selain Malioboro, itu titik mana lagi yang biasanya dipunilah wisatawan, Michael?
08:08Ya, kalau Malioboro itu sebenarnya hanyalah wisata yang ramai di pagi dan malam hari,
08:13tapi di hari-hari atau di jam-jam lainnya,
08:17banyak wisatawan yang menghabiskan waktunya dulu ke arah utara di Sleman,
08:21mereka menyusuri gunung Merapi di pagi hari,
08:24kemudian main ke kota Jogja di malam hari,
08:27atau mereka berada di kawasan selatan,
08:31mereka mengunjungi pantai selatan di Gunung Kidul, di Kulauan Brogo, di Bantul,
08:37dan kemudian malamnya mereka akan masuk ke kota Yogyakarta
08:40untuk menghabiskan malam dengan nongkrong di Jalan Malioboro.
08:44Baik, terima kasih Michael.
08:46Semoga Anda juga menyempatkan waktu untuk bersenang-senang,
08:49jadi kerja sambil senang-senang.
08:50Terima kasih Michael, terima kasih Fida telah memberikan laporan Anda dari lapangan.
Komentar