00:00Berita utama kembali, saya Sindi Permadi.
00:03Saudara kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 Semarang menemui titik terang.
00:10Polda Jawa Tengah menetapkan AKBP Basuki sebagai tersangka.
00:15AKBP Basuki dijerat pasal tentang kelalaian yang menyebabkan seseorang meninggal dunia.
00:21Selain ditetapkan sebagai tersangka, AKBP Basuki pun dijatuhi hukuman pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH.
00:30Saudara dosen Levi ditemukan meninggal di kamar sebuah kos hotel di kota Sumarang pada Senin 17 November lalu.
00:40Saat jasad korban ditemukan, AKBP Basuki diketahui berada di kamar yang sama dengan korban.
00:46Peristiwa ini pun jadi perhatian publik dan memicu proses pengelidikan oleh Polda Jawa Tengah.
01:00Kasus tewasnya dosen Levi sampai menyaret AKBP Basuki, salah seorang perwira menengah di Polda Jawa Tengah.
01:10AKBP Basuki disebut sebagai saksi kunci.
01:14Lantaran saat kejadian, ia dikabarkan berada di kamar korban.
01:19Peristiwa tewasnya Levi diketahui usai dilaporkan AKBP Basuki yang diduga punya hubungan asmara dengan korban.
01:30Di tengah penyelidikan kasus kematian Levi, Bitpropam Polda Jawa Teng menjatuhkan Patsus atau penempatan khusus kepada AKBP Basuki.
01:40Selama 20 hari, mulai 19 November hingga 8 Desember 2025.
01:47Polisi bilang AKBP Basuki dipatsus karena dinilai melakukan pelanggaran kode etik berat,
01:55yakni tinggal satu atap dengan korban tanpa pernikahan yang sah.
02:00AKBP Basuki disebut telah menjalin hubungan dengan korban sejak tahun 2020.
02:05PPB ini diduga telah melakukan pelanggaran kode etik profesi fori,
02:14yaitu yang bersangkutan tinggal bersama dengan seorang wanita tanpa ikatan perkahwinan yang sah.
02:20Ini pengakuan sementara yang bersangkutan.
02:23Dari pengakuan itu dari tahun 2020, mereka sudah menjalin komunikasi.
02:28Namun ini harus kita buktikan dengan proses penyelidikan bersangkutan satu kamar dengan yang bersangkutan.
02:36Berarti tahu detik-detik ke korban itu?
02:38Tahu. Jadi AKBPB ini adalah saksi kunci dari penyelidikan peristiwa pidana maupun kode etik ini.
02:47Keluarga korban mengungkap fakta yang cukup mencengangkan.
02:52Pihak keluarga sempat menerima kiriman foto jasad korban dari nomor yang tidak dikenal.
02:57Dalam foto tersebut terlihat ada bercak darah di tubuh korban.
03:02Namun tak lama kemudian, foto itu dihapus oleh pengirim.
03:06Temuan ini memperkuat dugaan keluarga bahwa ada kejanggalan dalam kasus kematian korban.
03:27Nah ketika saat itu belum sempat foto-foto itu, foto gambar-gambar itu belum sempat disimpan, dihapus lagi.
03:36Artinya dikarik lagi.
03:38Ini oleh pengirimnya.
03:39Iya.
03:40Belum sempat kesimpang ya?
03:41Belum sempat kesimpang.
03:42Kabar kematian Levy justru baru didapatkan oleh keluarga pertama kali dari pihak kampus pada Senin jam 18.00 waktu Indonesia Barat.
03:54Padahal korban ditemukan meninggal pada pagi hari.
03:58Minimnya informasi terkait meninggalnya korban membuat keluarga menilai ada kejanggalan.
04:04Termasuk kiriman foto korban saat ditemukan meninggal oleh nomor yang tidak dikenal keluarga.
04:10Kini keluarga berharap polisi mengungkap kematian korban secara terang benderang.
04:18Memakili keluarga besar yang menginginkan semua peristiwa ini bisa terungkap secara transparan dan jelas.
04:26Biar keadilan bisa ditegakkan.
04:30Korban memang dikenal sebagai pribadi yang tertutup.
04:33Termasuk saat ditanya tentang penyakit oleh keluarganya.
04:37Namun rekan kerja korban bilang bahwa korban sering izin sakit.
04:42Sebelum ditemukan meninggal, korban tercatat berobat ke rumah sakit dua hari berturut-turut pada 15 dan 16 November 2025.
04:52Dengan keluhan penyakit yang didiritanya.
04:56Kalau mengulakan sakit itu dengan kabaknya buulan.
04:59Dengan buulan itu cerita.
05:00Saya sering sekali bilang asam lambungnya naik.
05:03Terus pamit.
05:05Saya pulang dulu ya, saya enggak enak badan.
05:07Itu beberapa hari gitu.
05:09Saya pulang dulu, saya enggak enak badan.
05:11Saya pulang dulu, saya enggak enak badan.
05:13Itu memang beberapa hari begitu.
05:15Sering begitu.
05:16Mengeluh sakit gitu.
05:16Meninggalnya Levi cukup menggegerkan warga Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Semarang.
05:26Duka dirasakan seluruh warga Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Semarang.
05:33Levi dikenal sebagai pribadi yang rajin saat bekerja.
05:38Ia kerap aktif dalam penelitian dan penyeluhan.
05:41Selain itu, ia juga dikenal akrab dengan mahasiswa.
05:45Belebolewe itu rajin.
05:53Rajin masuk, tempat waktu, ngajar juga bagus.
05:58Kaitan dengan penelitian, kemudian penyeluhan, dan sebagainya.
06:08Dia rajin.
06:09Artinya, yang bersangkatan itu sesuai dengan tugasnya.
06:17Saat mengajarnya, Bu Levi itu cukup baik, Pak.
06:21Semua materi yang disampaikan Bu Levi, kita dari mahasiswa mendapatkannya lebih mudah dan bisa dipahami.
06:35Direktorat Kriminal Umum Polde Jawa Tengah akhirnya menetapkan AKBP Basuki sebagai tersangka
06:43dalam kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus, Dwinanda Linsya Levi.
06:49Penetapan tersangka mengacu pada adanya unsur kelalaian yang dilakukan AKBP Basuki
06:56pada kematian korban di kamar Kostel November lalu.
07:01AKBP Basuki juga dijatuhi sanksi pemecatan
07:05dan akan kembali diperiksa penyidik sebelum adanya putusan banding dari Mabes Polri.
07:13Kita akan tetap mengacu kepada prosedur masalah penyidikan.
07:16Siapapun orang yang telah diketahui tersangka, kita akan lakukan proses berangku.
07:22Pemeriksaan kembali ke istrinya itu juga ya?
07:25Sudah, sudah.
07:28Untuk pasalnya apa ya?
07:31359, tidak melakukan pertolongan kepada orang yang sedang membutuhkan pertolongan kesehatan.
07:40Pertolongan.
07:40Tidak mengabaikan.
07:44Polisi akhirnya menetapkan AKBP Basuki sebagai tersangka
07:50kematian Dwinanda Linsya Levi, dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Sumarang.
07:58AKBP Basuki dianggap abai saat dosen Levi membutuhkan bantuan.
08:04Meski sudah ada tersangka, namun polisi belum mengungkap penyebab pasti dosen Levi meninggal dunia.
08:12Tanda tanya besar keluarga terkait penyebab kematian korban pun harus segera terjawab.
Komentar