00:00Saudara banjir susulan yang menerjang wilayah batu Buswa Kepadang, Sumatera Barat membuat jembatan darurat yang sempat dibangun untuk pendistribusian logistik roboh ratusan keluarga terisolasi.
00:12Duka belum usai, banjir bandan kembali menerjang kawasan batu Buswa Kepadang, Sumatera Barat minggu 14 Desember lalu.
00:35Air bah datang secara tiba-tiba membuat warga panik, warga berupaya menyelamatkan diri dengan berpegang erat di seutas tali.
00:44Banjir bandan ini adalah kali keempat banjir susulan menerjang kawasan batu Buswa, usai banjir akhir November silam.
00:55Banjir kali ini memutus akses bantuan warga dan mengakibatkan warga di batu Buswa terisolasi.
01:02Wapan debit air sungai telah membentuk aliran baru di tengah permukiman warga.
01:25Untuk keluar daerah, warga terpaksa berjalan melewati punggung bukit dengan medan yang terjal.
01:31Warga juga harus berjuang melewati derasnya arus sungai yang mengalir di tengah perkampungan demi bisa mengambil bantuan.
01:39Kalau abang jauh dari rumah ke jembatan berapa jauh? Ada satu kilo.
01:50Satu kilo lebih lah abang.
01:53Puluhan personil TNI dari Yonif 133 masih berupaya untuk membuka kembali akses jalan di batu Buswa.
02:00Mereka menyusun batu-batu di sungai untuk menjadikan pijakan warga.
02:05Tercatat ada 367 kepala keluarga di Kelurahan Lambung Bukik Batu Buswa yang masih terisolasi.
02:12Rio Johanes, Kompas TV Padang, Sumatera Barat
02:17Dan bagaimana penanganan korban banjir wilayah terisolasi di Padang, Sumatera Barat?
02:29Kita akan tanyakan kepada Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
02:33Selamat malam Pak Maigus.
02:36Selamat malam. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:38Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
02:40Pak, kami turut berduka dengan apa yang terjadi terutama di daerah Batu Buswak, terutama Banjir Susulan.
02:48Untuk saat ini Pak, kondisi warga di Batu Buswak seperti apa?
02:53Ya, yang pertama karena ini di Padang peristiwanya berulang-ulang.
02:59Jadi, Batu Buswak itu sebelumnya juga telah mengalami dua kali gelombang
03:07dan tanggal 14 datang lagi dengan kondisi yang sangat luar biasa.
03:14Bagi masyarakat, pertama kita sudah menyiapkan tempat pengungsi, itu ada sekolah.
03:23Kemudian juga sudah ada yang direlokasi ke tempat pengungsian sementara
03:28yang kita siapkan dan kebetulan kita punya ada rumah khusus nelayan namanya.
03:34Itu sebanyak 40 kamar, 40 rumah.
03:38Kemudian juga kita sudah menyiapkan yang namanya rusunawa yang bisa dimanfaatkan.
03:44Kemudian sebahagian lagi masyarakat kita, Alhamdulillah ada yang di tempat warga.
03:52Jadi namanya mengungsi mandiri sehingga di sana mereka untuk sementara ditampung.
03:57Yang ketiga juga ada inisiatif tokoh-tokoh masyarakat, anggota DPRD,
04:03kemudian beberapa dermawan juga menyiap membangun di sana itu tempat pengungsian sementara juga.
04:11Jadi sekarang warga kita yang berada di daerah Batu Buswak dan sepanjang Gunung Nago itu,
04:17itu sudah kita relokasi ke tempat yang lebih aman Ibu.
04:23Pak ini terlihat sekali banjir bandang ini merusak rumah warga bahkan jembatan darurat pun putus.
04:31Tapi selama ini pemerintah untuk memberikan bantuan ke warga Batu Buswak seperti apa Pak?
04:35Bagaimana caranya?
04:36Ya, yang pertama memang warga kita unsikan Ibu.
04:42Jadi di daerah itu termasuk namanya Kecamatan Pauh.
04:45Di Kecamatan Pauh itu ada beberapa kelurahan yang terdampak.
04:50Ada yang diungsikan di sekolah, kemudian ada juga yang diungsikan di rumah ibadah,
04:55dan tempat-tempat yang kita anggap nyaman.
04:59Ya, untuk bantuan logistiknya Pak, bantuan logistiknya, makanan.
05:03Ya, logistik itu sudah kita siapkan seluruhnya di tempat pengusian Ibu.
05:08Ada melalui dapur umum, kemudian juga ada dalam bentuk bantuan-bantuan makanan dari para dermawan dan para donatur Ibu.
05:18Jadi terhadap untuk logistiknya itu sudah difasilitasi, dan itu kita bantu.
05:23Dan Alhamdulillah, Bapak Presiden juga telah mengelontorkan bantuan melalui Bapanas.
05:30Kita Kota Padang dibantu beras 95 ton, dan itu sudah terdistribusi kepada warga kita Ibu.
05:38Oke, berarti akses untuk memberikan beras, kemudian makanan, logistik itu bisa dilakukan ya Pak ya,
05:46meskipun dengan kondisi mobilisasi yang sangat terbatas.
05:49Karena kalau lihat di gambar Kompas TV, ini aksesnya susah sekali Pak, jalanan rusak, banjir dengan kondisi air yang tinggi.
05:58Tentuan dari darat atau dipayakan dari udara juga Pak?
06:01Kita tidak dari udara, tapi semuanya lewat darat.
06:05Alhamdulillah kerjasama TNI, Polri, kemudian elemen masyarakat, ASN, dan kelompok-kelompok sosial,
06:13termasuk KSG, KSB, dan segala macam tergana, kita Alhamdulillah mendapat dukungan luar biasa dan kerjasama yang solid dan kompak,
06:22sehingga untuk mengantisipasi masalah masyarakat yang terdampak ini bisa kita atasi secara cepat.
06:29Ya, Pak kalau bicara soal mitigasi banjir susulan ini sudah beberapa kali terjadi,
06:35tapi dari pemerintah daerah ini mitigasi banjir susulannya seperti apa?
06:38Jadi begini Ibu, jadi kita sekarang ini pertama memang ini di luar perkiraan kita,
06:48memang daerahnya daerah aliran sungai besar di Kota Padang, daerah Gunung Nago, Batang Kuranji ini,
06:56dan banjir yang sekarang ini memang luar biasa, sehingga aliran sungainya itu menyebar,
07:06sehingga ada sekian ratus meter ke kanan dan ke kiri itu berubah,
07:11jadi aliran sungai itu sudah berubah dan ini yang jadi persoalan kita,
07:16dan ini mengakibatkan luar biasa sekali dampaknya terhadap masyarakat kita,
07:23apalagi di sana itu irigasi Ibu, irigasi pertanian,
07:28dan irigasinya itu melayani lebih 3.000 hektare lahan pertanian,
07:33ini juga menjadi persoalan ke depan, dan mudah-mudahan kehadiran Bapak Presiden di Kota Padang,
07:41khususnya dan Sumatera Barat secara umum, kita berharap ini bisa menjadi skala prioritas untuk penanganan,
07:48karena Kota Padang dampak dari banjir bandang yang melanda Kota Padang ini,
07:55ini telah mengalami kerugian infrastruktur itu lebih dari 833 miliar,
08:04belum masuk rumah, untuk rumah saja kita mengalami kerugian 397 miliar,
08:10dan termasuk korban jiwa sebanyak 11 orang,
08:14dan hari ini masih ada 2 orang lagi yang belum kita temukan.
08:17Makanya kehadiran Bapak Presiden, kita bersyukur dan berterima kasih,
08:21mudah-mudahan ini akan bisa melihat langsung,
08:24sehingga nanti aparat kementerian yang ada di daerah seperti Balai-Balai,
08:30akan bisa bertindak lanjut, menindaklanjuti kondisi yang ada sekarang.
08:34Pak, singkat saja, ini ada 367 KK yang terisolasi,
08:38ini kapan target akses batu busuak terbuka kembali?
08:42Kalau untuk akses ke batu busuknya, ini memang membutuhkan waktu,
08:49karena kondisi sungai yang belum aman untuk alat berat, untuk masuk ke dalamnya.
08:55Justru itu langkah kita, yang 340 orang KK itu,
09:00akan segera kita pindahkan ke tempat hundian sementara, Ibu.
09:03Baik, terima kasih Pak sudah berbagi informasi bersama kami di Kompas Malam Kompas TV,
09:09semoga masalahnya segera selesai, dan besok bantuan semoga terus tercukupi bagi warga terdampak.
09:16Terima kasih Wakil Wali Kota Padang, Bapak Maegus Nasir,
09:19Wassalamualaikum Wr. Wb.
09:20Waalaikumsalam Wr. Wb.
09:22Terima kasih telah menonton!
09:23Terima kasih telah menonton!
09:23Terima kasih telah menonton!
Komentar