00:00Saudara permasalahan sampah di wilayah Tangerang Selatan belum usai.
00:04Sampah masih menumpuk di sepanjang jalan yang berada di bawah flyover Ciputat, membuat warga sekitar resah.
00:12Hingga Rabu siang, tumpukan sampah masih berserakan di sepanjang pinggir jalan Ciputat, Tangerang Selatan.
00:18Sampah-sampah itu juga masih mengeluarkan bau tak sedap, meski sudah ditutupi terpal dan disemprot cairan antibau.
00:24Salah seorang warga mengaku geram dengan sampah yang sudah menumpuk lebih dari sepekan.
00:30Sampah menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas warga.
00:34Warga pun berharap pemerintah setempat dapat menyelesaikan permasalahan sampah ini.
00:54Terus juga tukang-tukang jualan, apalagi belatung-belatungnya kan kemana-mana banyak.
01:00Sudah hampir lebih dari 2 minggu nggak ditanggung?
01:02Kurang lebih udah hampir.
01:04Nggak ada tindak lanjutannya lagi buat pemerintah setempat.
01:08Apa yang menjauh nggak skor pulih tau ini biasanya?
01:11Wah, baunya emang udah berapa meter aja udah kecium baunya.
01:16Kira-kira ada pesan nggak sempat untuk pemerintah?
01:18Ya, pesan-pesannya sih buat Pemda setempat nih, segera ditindak lanjutin gimana baiknya gitu lah.
01:25Biar nggak ganggu aktivitas warga juga.
01:29Saudara untuk meminta penjelasan, mengapa Kota Tangerang Selatan saat ini bisa alami darurat pengelolaan sampah.
01:36Mewakili Wali Kota Tangerang Selatan telah bergabung bersama kami Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika TB Asep Nurdin.
01:44Selamat siang Pak Asep.
01:45Selamat siang Bang Dini.
01:48Ya, selamat siang Pak Asep.
01:49Terima kasih untuk waktunya di Kompas Siang hari ini.
01:52Tadi di berita pengantar sebelumnya ini sampai Rabu Siang masih banyak sampah yang bertumpukan di pinggir jalan di Ciputat.
02:00Ini kapan akan dibereskan Pak Asep?
02:06Ya, terima kasih sebelumnya atas waktu yang diberikan.
02:10Kami atas nama pemerintah Kota Tangerang Selatan,
02:13mohon maaf yang sebesar kepada masyarakat Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
02:18Nah, secara serentak sebetulnya persoalan sampah yang hampir satu minggu ini terjadi sudah dilakukan pengangkutan secara bertahap.
02:26Makanya, kalau kami perhatikan, di kapan khususnya sudah banyak pengangkutan-pengangkutan yang dilakukan.
02:34Biasanya, ini dilakukan secara bertahap.
02:37Kenapa?
02:38Seperti ini Ciputat Cang sedang ada persoalan.
02:40Salah satunya ada tentang penataan.
02:42Sehingga operasional terkesampah kita berkurang drastis.
02:46Nah, tapi yang kami pastikan bahwa apa yang menjadi keresahan masyarakat, itu juga menjadi keresahan kita bersama.
02:53Yang namanya sampah, jangankan baunya.
02:57Kita lihat aja, pasti akan sangat tidak nyaman.
02:59Tentunya pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam konteks ini,
03:03kami bertanggung jawab atas ketidaknyamanan yang terjadi saat ini.
03:07Baik, berarti ini akan sedang dibereskan.
03:11Kemudian ini dibuang kemana, Pak?
03:12Karena Ciputat Cang kan penuh.
03:14Nah, ini sampah yang sedang kita saksikan di visual sementara ini,
03:18ini akan berangsur-angsur diangkut.
03:20Setelah itu tidak ada lagi?
03:21Atau masih akan ada sampah baru lagi dari warga,
03:24kemudian menunggu lagi di situ?
03:26Atau seperti apa, Pak?
03:28Ya, saat ini sampah-sampah secara bertahap
03:31kita tempatkan sementara di beberapa TPS-TPS kita.
03:34Itu, Bang Fidi.
03:35Dan berikutnya memang betul,
03:38bahwa produksi sampah ini setiap harinya tidak berhenti.
03:42Sampah yang kemarin kita angkut,
03:44hari ini pasti akan menempuk lagi.
03:46Oleh karenanya, pengelolaan sampah ke depan
03:48tidak bisa digunakan dengan cara-cara seperti saat ini.
03:52Kedepan kami sudah melakukan beberapa langkah.
03:54Salah satunya adalah dari sisi hulunya,
03:57kita benahi terkait dengan pemanfaatan TPS-3R.
04:01Karena kalau cuma mengandalkan Ciput Cang,
04:05dengan pola-pola konvensional yang selama ini kita lakukan,
04:09itu tidak akan pernah berhasil.
04:11Dan beberapa penangan yang telah kami gunakan saat ini,
04:15pertama, dari jangka pendek,
04:16yaitu terkait dengan optimalisasi ulang,
04:19terkait dengan ritasa dan alokasi armada,
04:22dengan memprioritaskan titik-titik tumpukan
04:24yang berdampak langsung kepada pemikiran warga.
04:27Yang kedua, dari sisi infrastruktur,
04:30kebaikan dan pengamanan landfill di TPS-Ciput Cang,
04:34guna mencegah terjadinya longsor,
04:36penceparan lindi, dan tentunya terkait dengan
04:38gangguan operasional di masa depan.
04:40Jadi beberapa langkah ini,
04:41ini yang saat ini sedang kami kerjakan.
04:43Itu Bang Fini.
04:44Baik Pak, tapi kan yang ingin warga tahu,
04:46Pak, ini sampah ada di situ,
04:49kemudian Ciput Cang masih dibangun,
04:51sehingga masih dilakukan perbaikan lagi
04:56agar bisa menampung sampah.
04:58Nah ini kapan sampah-sampah ini
04:59akan benar-benar beres dari jalanan, Pak?
05:02Sampai kapan?
05:03Ya, terima kasih.
05:06Yang pasti sampah harus diangkut.
05:09Itu yang pasti.
05:10Dan ini yang sedang kami kerjakan,
05:12dari level pimpinan, level kepala ini,
05:15sampai ke wilayahan,
05:17kita bekerja secara bersama-sama
05:19untuk menyelesaikan persoalan ini.
05:21Sampai waktunya,
05:23saat ini dari dinas-dinas teknis,
05:25susunnya dinas lingkungan hidup,
05:27sedang melakukan penguatan,
05:28perbaikan, dan peningkatan.
05:30Salah satunya adalah pengerjaan di landfill 3.
05:33Dan berikutnya juga kita ada program
05:35untuk perluasan kapasitas Ciput Cang,
05:38untuk penempatan hanggar MRF.
05:40Dan ini ada pembebasan lahan,
05:42kurang lebih sekitar 4.000 meter persegi.
05:46Sampai itu selesai.
05:47Dari waktu yang kita targetkan,
05:49akhir Desember ini,
05:50insya Allah mudah-mudahan sudah dapat kami selesaikan.
05:54Baik, akhir Desember berarti
05:55sampah tidak ada lagi di jalanan di sekitar Tangerang Selatan ya Pak.
06:00Pak, ini kan Tangerang Selatan berkembang sangat pesat,
06:02banyak bisnis properti baru,
06:04dalam hal ini perumahan yang terus bermunculan di Tangerang Selatan.
06:07Nah, ini kan logikanya ini banyak warga baru
06:09yang menjadi warga tangsel,
06:11tentu akan menghasilkan penambahan sampah rumah tangga.
06:14Nanti, kenapa potensi bertambahnya sampah baru ini?
06:19Kok nggak pernah diantisipasi sebelumnya?
06:22Ya, terima kasih.
06:24Salah kita bicara mitigasi soalan,
06:29sebetulnya Tangerang Selatan sudah melakukan
06:31persoalan mitigasi tersebut ya.
06:34Bahwa bertambahnya jumlah penduduk,
06:36betul, ini akan menambah jumlah produksi sampah di Tangerang Selatan.
06:39Seiring dengan, apalagi bertambahnya dengan geliat ekonomi yang ada di kita.
06:44Nah, mitigasi ini sebetulnya sudah dilakukan.
06:46Salah satunya adalah bagaimana kita menetapkan
06:49bahwa perlu ada teknologi di dalam pengelolaan sampah.
06:53Tidak bisa lagi sampah-sampah itu dikerjakan
06:55dengan cara-cara konvensional.
06:57Atau kalau istilahnya itu ada open dumping gitu ya.
07:01Nah, pemanfaatan teknologi ini hasil dari mitigasi yang kami lakukan.
07:04Makanya kenapa sekitar satu tahun yang lalu,
07:07pemerintah kota Tangerang Selatan
07:09dia sudah menandatangani program PSEL,
07:12yaitu program pengelolaan sampah berbasis energi.
07:16Hanya sekarang karena ada peraturan baru,
07:20tentu ada penyesuaian.
07:21Tapi setidaknya adalah beberapa poin itu sudah kami kerjakan.
07:25Yang pasti pengelolaan sampah
07:27tidak bisa hanya dikerjakan di titik akhirnya.
07:30Perlu ada pembenahan dari sisi hulunya.
07:34Salah satu yang perlu dibenahi adalah
07:36bahwa pembangunan-pembangunan TPS 3R.
07:40Sehingga sampah-sampah tersebut sudah selesai,
07:43sampah harus dibuang ke TPA Cipecang.
07:46Demikian.
07:47Baik Pak, kalau progres dari penataan dan perbaikan
07:50di TPA Cipecang ini,
07:52seperti terasering, kemudian sanitari landfill,
07:55dan pembukaan landfill baru,
07:57ini seperti apa progresnya sampai saat ini, Pak?
08:00Ya, saat sekarang kami sedang mengerjakan beberapa pekerjaan
08:06di TPA Cipecang.
08:08Salah satunya adalah yang kami kerjakan di landfill 3.
08:12Dan yang kedua, juga pembangunan bronjong
08:14untuk menahan upaya sampah-sampah
08:17tidak sampai jatuh ke bawah.
08:20Dan yang ketiga juga,
08:21kami sedang melakukan upaya untuk pembebasan lahan
08:25dalam rangka peluasan Cipecang.
08:29Baik Pak, kalau selain penataan TPA Cipecang,
08:32apa program jangka pendek
08:35seperti optimalisasi TPS misalnya,
08:38atau bank sampah,
08:39atau kerjasama dengan daerah lain
08:40untuk pembuangan sementara,
08:42seperti apa, Pak?
08:44Ya, betul ya.
08:45Cipecang tidak bisa kita jadikan
08:48sebagai satu-satunya solusi
08:50pengelolaan sampah yang ada di Tangerang Selatan.
08:53Makanya pemerintah Pota Tangerang Selatan
08:55melakukan beberapa upaya.
08:58Salah satunya adalah melakukan penjajakan
09:01atau kerjasama pengelolaan sampah
09:03dengan beberapa daerah.
09:05Ada tiga daerah yang sudah dilakukan penjajakan.
09:08Yang kedua adalah
09:10memaksimalkan fungsi-fungsi TPS 3R.
09:14Karena kalau misalnya beberapa poin ini
09:16tidak dilakukan,
09:18akan membuat TPA menjadi satu-satunya
09:20tujuan utama pembangunan sampah.
09:22Pembuangan sampah.
09:24Sehingga dalam konteks ini,
09:26beberapa kegiatan yang sudah dilakukan
09:28itu adalah salah satu upaya
09:29untuk mengurangi beban Cipecang.
09:33Baik.
09:34Pak Asep,
09:35jadi yang tentu warga juga ingin tahu
09:38yang Anda sudah ceritakan,
09:39pembangunan PSEL
09:40dan kemudian juga kerjasama
09:43dengan daerah-daerah lain.
09:44Ini kapan sih targetnya
09:45misalnya PSEL ini
09:46kapan akan selesai
09:48kemudian rehabilitasi dari Cipecang ini
09:52kapan akan segera beres gitu.
09:54Ini mungkin perlu diketahui warga, Pak.
09:58Ya.
09:59PSEL seperti yang tadi disampaikan,
10:02kita tahun kemarin
10:03sudah menandatangani
10:05kontrak kerja.
10:07Sudah ada pemenang lelangnya.
10:09Nah, saat menandatangani tersebut
10:11kita menggunakan
10:12landasan hukum adalah
10:14Undang-Undang 35
10:15tahun 2018.
10:18Nah, hanya di tahun 2025 ini
10:20terjadi perubahan,
10:22ya, aturan.
10:23Sekarang ada Undang-Undang
10:24nomor 109
10:27tahun 2025.
10:29Sehingga,
10:29pelaksanaan PSEL
10:31di Tanggerang Selatan
10:31yang awalnya
10:32akan dilakukan secara mandiri,
10:34ini ada perubahan.
10:36Berdasarkan aturan terbaru
10:38perlu dilakukan kerjasama.
10:40Itu dalam misalnya
10:41aglomerasi.
10:43Sehingga Tanggerang Selatan
10:44dalam konteks ini
10:45kami harus menyesuaikan
10:47dengan aturan-aturan
10:48yang baru tersebut.
10:50Tapi,
10:51apapun yang dilakukan
10:52mau menggunakan
10:54PSEL basisnya
10:55adalah yang sudah kami tunjuk,
10:57ataupun
10:57peraturan baru,
10:59kunci utamanya adalah
11:00pengelolaan sampah
11:01harus berbasis teknologi.
11:04Kapan ini dilakukan?
11:05Tentunya
11:06semua kebijakan
11:07kita inginnya cepat.
11:09Tetapi,
11:09dalam konteks ini
11:10perlu ada penyesuaian.
11:12Doakan kami
11:12Tanggerang Selatan
11:13bisa keluar
11:14dari persoalan sampah
11:15dan kami punya keyakinan
11:17dengan kerjasama
11:18dari seluruh
11:20khususnya lapisan masyarakat
11:21kita bisa keluar
11:22secara bersama-sama
11:23untuk menyelesaikan
11:25persoalan sampah
11:26yang ada di Tanggerang Selatan.
11:28Pak Asyap,
11:28terakhir,
11:29apa yang akan
11:29Anda sampaikan
11:30dari pemerintah
11:31kota Tanggerang Selatan
11:33kepada warga
11:34yang saat ini
11:34harus melihat sampah
11:35di pinggir jalan
11:36mereka sudah membayar pajak
11:38tapi ruang publiknya
11:39seperti ini
11:40tercemari begitu.
11:42Apa yang ingin Anda sampaikan?
11:46Ya,
11:46yang pertama
11:47kenyamanan masyarakat
11:49itu adalah tanggung jawab
11:51pemerintah.
11:53Kenyamanan,
11:54kesehatan
11:54itu menjadi prioritas kami juga.
11:57Bahwa sampah
11:58tidak berhenti
11:59setiap harinya.
12:00Ya.
12:01Bahwa sampah
12:02menjadi persoalan.
12:03Tetapi yang harus
12:05dipahami bahwa
12:06pemerintah
12:06tidak bisa sendiri.
12:08Pemerintah
12:09butuh dukungan.
12:10Pemerintah
12:11butuh kebersamaan.
12:12Khususnya
12:13dari masyarakat.
12:14Bagaimana kita
12:15menyelesaikan
12:15persoalan ini
12:16kami meyakini
12:17bahwa tanpa
12:19keterlibatan
12:19dari masyarakat
12:20kita akan sangat sulit
12:21untuk keluar
12:22dari persoalan ini.
12:23Oleh karenanya
12:24Tanggerang Selatan
12:25mungkin hampir
12:26di seluruh Indonesia
12:27dan di dunia
12:28kita pernah ada
12:30dalam satu kondisi.
12:31Ada persoalan
12:32yang luar biasa
12:33sekitar 5 tahun
12:35yang lalu
12:35yaitu COVID-19.
12:37Tetapi ketika
12:37kita jalani
12:38semua persoalan
12:39dengan kebersamaan
12:40khususnya
12:41di Tanggerang Selatan
12:41kita bisa keluar
12:43dari persoalan tersebut.
12:44Oleh karenanya
12:45sekali lagi
12:46pengelolaan sampah
12:47tidak bisa kita
12:48cuma berfokus
12:49kepada hilirnya
12:50perlu dilakukan
12:51hulunya.
12:52Hulu perlu
12:53diperbaiki
12:53dengan cara apa?
12:55Penerapan TPS 3R
12:56di masing-masing
12:57wilayah
12:58dan ini
12:59perlu kontribusi
13:00aktif
13:00dari masyarakat.
13:02Yang kedua
13:03kami juga
13:04menghimbau
13:05kepada seluruh
13:06masyarakat
13:07untuk
13:07bijak
13:08dalam
13:09melakukan
13:10pembuangan sampah.
13:12Yang ketiga
13:12tolong kami
13:14dibantu
13:14karena
13:15tanpa keikut sertaan
13:16masyarakat
13:17persoalan ini
13:18tidak akan pernah selesai.
13:19Tapi yang jelas adalah
13:20pemerintah
13:21bertanggung jawab
13:23penuh
13:23terhadap kehidupan
13:24kenyamanan
13:25yang ada di
13:25Tanggerang Selatan.
13:26Baik, terima kasih
13:27Kepala Dinas Komunikasi
13:29dan Informatika
13:30TB Asep Nurdin
13:31untuk waktunya
13:32di Kompas
13:32yang hari ini
13:33semoga
13:34permasalahan sampah
13:35di Kota Tanggerang Selatan
13:36segera selesai.
13:36Terima kasih.
Komentar