Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan akan mempelajari surat permintaan bantuan yang dikirimkan Pemerintah Aceh kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yaitu UNDP dan UNICEF.

Sebelumnya, Juru bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyebut Pemprov Aceh berharap agar bantuan internasional dibuka untuk mempercepat penanganan bencana.

Muhammad MTA juga menilai kondisi bencana di Aceh sudah sangat layak ditetapkan sebagai bencana nasional.

Namun, MTA bilang penetapan status bencana nasional bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga Pemprov Aceh Minta Bantuan UNDP & UNICEF, Nilai Kondisi Usai Banjir Sudah Darurat di https://www.kompas.tv/nasional/637877/pemprov-aceh-minta-bantuan-undp-unicef-nilai-kondisi-usai-banjir-sudah-darurat

#pbb #mendagri #aceh #banjir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/637878/mendagri-tito-karnavian-soal-pemprov-aceh-minta-bantuan-lembaga-pbb-sebut-akan-lakukan-ini
Transkrip
00:00Suratan lain saudara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan akan mempelajari surat permintaan bantuan yang dikirimkan pemerintah Aceh kepada dua lembaga perserikatan bangsa-bangsa.
00:11Tito mengaku belum mengetahui terkait surat permintaan bantuan itu dan enggan menjawab apakah Pemda boleh meminta bantuan internasional dalam penanganan bencana Sumatera.
00:23Tanggapan Gubernur Aceh yang mengirimkan surat untuk UNDP dan satu lembaga PBB lainnya apa?
00:28Saya belum baca.
00:30Tapi ini apakah diperbolehkan Pak Kepala Daerah meminta bantuan kepada PBB dan luar asli?
00:34Dan nanti kita pelajari.
00:36Bendera putih berkibar di sejumlah titik jalan di Aceh.
00:41Pengibaran bendera sebagai ungkapan warga menyerah menghadapi dampak bencana banjir dan longsor dan meminta pertolongan.
00:50Ramai di media sosial warga mengibarkan bendera putih di sejumlah titik di Aceh.
01:00Salah seorang warga bilang bendera putih jadi lambang permohonan warga kepada pemerintah untuk menyegerakan bantuan pasca bencana.
01:09Kondisi pasca bencana membuat aktivitas ekonomi warga lumpuh.
01:14Sementara bantuan dari segi logistik dan perbaikan infrastruktur belum juga maksimal.
01:20Ini sebenarnya tanda menyerah kami sebenarnya.
01:26Menyerah dalam artian dari segi ekonomi, dari segi bantuan, infrastruktur.
01:33Kami butuh semua tadi itu sebenarnya.
01:36Jadi sebenarnya kalau pun dalam perang namanya bendera putih kami menyerah.
01:39Ini khususnya kami minta Pak Prabowo.
01:42Pak Prabowo tolong bantu Aceh Tamiang.
01:46Aceh Tamiang 90 persen ekonomi masyarakat lumpuh.
01:50Lumpuh total.
01:51Nggak ada lagi yang bisa kita apakan, yang bisa kita harapkan.
01:56Sebelumnya, jurubicara pemerintah Aceh Muhammad MTA menyebut
02:00Provinsi Aceh berharap agar bantuan internasional dibuka untuk mempercepat penanganan bencana.
02:06Muhammad MTA juga menilai kondisi bencana di Aceh sudah sangat layak ditetapkan sebagai bencana nasional.
02:14Namun, MTA bilang penetapan status bencana nasional bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.
02:21Kami kutip dari kompas.com, jurubicara pemerintah Aceh Muhammad MTA bilang,
02:30secara khusus pemerintah Aceh telah secara resmi menyampaikan permintaan keterlibatan beberapa lembaga internasional
02:37mengingat pengalaman bencana tsunami 2004 seperti UNDP dan UNICEF.
02:43Muhammad MTA juga bilang soal bencana, skalanya ini memang nasional.
02:51Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan