00:00Saudara 10 jenazah korban banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
00:05dimakamkan secara masal di TPU Sungai Jaryang, Kecamatan Lubuk Basung, Kami Siang.
00:1110 jenazah yang dimakamkan di antaranya 5 anak.
00:1610 jenazah korban banjir bandang Kecamatan Palembayan yang belum teridentifikasi
00:21dimakamkan secara masal dalam satu liang, Kami Siang.
00:24Meski identitas belum diketahui saudara, namun proses identifikasi ke 10 jenazah
00:29sudah dilakukan dengan mengambil sampel DNA.
00:33Identifikasi nantinya dengan pencocokan DNA warga yang kehilangan anggota keluarga.
00:38Kecamatan Palembayan merupakan salah satu kawasan terparah terdampak banjir bandang
00:42beberapa waktu lalu di Kabupaten Agam.
00:45Akibat kejadian ini, hingga saat ini tim besar gabungan telah mengevakuasi
00:49126 korban meninggal dunia, sementara 42 lainnya masih dalam proses pencarian.
00:54Ini kita makamkan, walaupun sebelumnya belum diketahui identitas yang sebenarnya.
01:06Kenapa harus dimakamkan?
01:08Karena memang proses identifikasi masih terus berlangsung,
01:14dan proses pencocokan DNA-nya masih berlangsung.
01:16Dan itu memerlukan lama.
01:19Sebagaimana ajaran agama Islam bahwa untuk jenazah itu sebaiknya untuk segera dimakamkan.
01:26Ini juga mengingat keterbatasan tempat penyimpanan jenazah yang ada di rumah sakit dan sebagainya.
01:33Namun, sekali lagi bahwa proses identifikasi terhadap 10 jenazah ini sudah dilakukan,
01:39yaitu sudah diambil sampel DNA-nya terhadap korban ini.
01:45Dan sudah dilakukan pengambilan sampel juga terhadap masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya.
Komentar