00:00Halo selamat sore sodara, ada menyaksikan program berita Kompas Petang bersama saya mahasiswa Ketarigan dan saya Sintia Rompas hanya di Kompas TV independen terpercaya.
00:11Informasi pertama kita awali dari Jakarta sodara.
00:14Mobil SPPG yang membawa makanan bergizi gratis MBG menyeruduk siswa SD di SDN kali baru 01 Cilincing Jakarta Utara.
00:2420 orang terluka akibat kejadian ini.
00:30Ini adalah rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan.
00:43Kami sengaja tidak menayangkan utuh visual ini karena alasan kemanusiaan.
00:49Tampak para murid sedang menggelar acara di lapangan sekolah.
00:53Pagar sekolah juga dalam kondisi tertutup.
00:56Namun tiba-tiba mobil SPPG menyeruduk pagar sekolah dan menabrak sejumlah siswa yang sedang dikumpulkan.
01:04Akibat kejadian ini sodara, 20 orang terluka dan langsung dibawa ke rumah sakit.
01:09Satu orang di antaranya mengalami luka serius dan harus dirawat di ICU.
01:14Polisi langsung melakukan olah TKP di SD Negeri Cilincing 01 pagi untuk mendalami penyebab mobil MBG tabrak belasan siswa SD.
01:34Polisi menyelidiki dugaan kelalaian sopir mobil MBG dalam berkendara hingga menabrak siswa SD.
01:41Dari hasil pemeriksaan CCTV, penyidik melihat ada perubahan kecepatan sebelum mobil MBG menabrak pagar sekolah.
01:49Kita lihat dari CCTV yang ada, jadi kendaraan datang dari arah sisi sebelah kanan sekolah ya.
02:03Sempat berhenti sebentar di pintu masuk, namun tiba-tiba terlihat seperti bertambah kecepatan.
02:12Nah ini yang kita faktor penyebab kenapa bertambah kecepatan, apakah salah injak pedal atau yang lain ini masih kita dalam.
02:24Polisi telah menangkap sopir penabrak siswa SD di Cilincing, Jakarta Utara.
02:29Saat ini pelaku masih diperiksa di Mapolres, Jakarta Utara.
02:32Dalam pengakuannya, sang sopir mengatakan mobil rencananya akan diparkir di depan gerbang sekolah.
02:39Namun tiba-tiba mobil melaju menabrak gerbang sebelum menabrak siswa yang sedang berada di lapangan sekolah.
03:02Banyak itu, enggak tahu kenapa, kalau itu gelang gas di mirip itu, Pak.
03:06Kabur enggak itu mobil yang gas?
03:07Iya, makanya Pak Asya, kemampuan itu enggak dapat, kan?
03:12Ini enggak dapat?
03:13Iya.
03:13Bukan sangkian panik itu gimana?
03:14Enggak tahu enggak apa-apa, berarti di rumahnya saya partir di situ.
03:17Saya dikejarnya ada orang, sih.
03:18Enggak, nyakut enggak kaki sampah gelang gas?
03:20Enggak nyakut, Pak.
03:21Enggak nyakut.
03:22Takut kus, itu karkai-karkai.
03:24Enggak nyakut.
03:24Enggak ya?
03:27Berarti ibu itu mana saya yang gak kusus?
03:29Bersesesesesmu, Pak.
03:30Berarti posisi anak-anak lagi.
03:32Bukan salah.
03:34Terus, kamu mau masuk mobil, bagaimana?
03:37Enggak masuk, mau parkir.
03:38Di sini, di tempat, Pak.
03:42Di tempat, tiba mau ditabur.
03:44Iya, berarti tempat.
03:46Pak, kan diri tempat itu, Pak.
03:48Nah, pacara lebih biasa sih gitu, kan?
03:50Pacara baru masuk, gitu.
03:53Nah, makanya saya mau beri di sini, Pak.
03:55Naik, loh, kaya.
03:57Cuma rentangan, rentangan.
03:59Sudah panik.
04:00Panik, sinas, ya.
04:01Sudah panik, PBB.
04:02Masih, panik.
04:04Dan R
04:14Seperti untuk kaliäusip.
Komentar