00:00Setelah kebakaran hebat melanda kantor Teradron di Kemayoran Jakarta Pusat hingga selasa malam,
00:0522 orang ditemukan meninggal.
00:15Kebakaran hebat terjadi di kantor PT Teradron, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
00:22Api cepat membesar memicu kepulan asap pekat dan membuat sejumlah orang di dalam gedung terjebak.
00:30Proses evakuasi berlangsung dramatis.
00:35Para pekerja yang terjebak dibantu turun gedung satu persatu menggunakan tangga.
00:44Polisi menyebut api diduga berasal dari baterai drone yang terbakar di lantai dasar dan menyambar ke lantai atas gedung.
00:52Polisi melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
00:56Terakhir angka korban adalah 22, di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan.
01:06Diketahui pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar.
01:18Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar,
01:26karena di lantai 1 ini adalah salah satu tempat gudangnya.
01:31Korban tewas telah dibawa ke RS Polri Kramatjati.
01:34Pihak rumah sakit mengimbau keluarga korban untuk mendatangi RS Polri Kramatjati guna pemeriksaan post-mortem dan anti-mortem.
01:43Tim Liputan, Kompas TV
01:45Kebakaran di kantor Teradron Kemayoran Jakarta Pusat menyebabkan 22 orang tewas.
01:54Seperti apa penyelidikan penyebab kebakaran?
01:57Kita tanyakan langsung pada Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kompasus Satyo Purnomo Chondro.
02:02Selamat malam Pak Kapolres.
02:07Selamat malam Mas.
02:09Pak Kapolres, 22 orang tewas menjadi korban nih Pak Kapolres.
02:14Ada dugaan kelalaian tidak Pak?
02:16Baik itu dari safety building atau dari penyebab kebakarannya Pak?
02:22Baik, secara paralel kami melaksanakan pemeriksaan terhadap para saksi.
02:31Saat ini sudah ada lima orang dari pihak Teradron.
02:41Baik itu bagian gudang, bagian broadcasting, kemudian juga kami bertambah tadi dua orang,
02:50yaitu dari ketua RW-nya.
02:53Kami berusaha untuk mendalami terkait dengan kegiatan pada rukut tersebut.
03:01Tentunya ke depan, setelah pemeriksaan para karyawan,
03:06kami juga sedang melakukan pemanggilan terhadap pemilik Teradron,
03:15juga pemilik gedung, karena Teradron itu menyewa dari pemilik gedung.
03:20Dan hasil dari pemeriksaan ini secara paralel juga akan kami padukan
03:25dengan pemeriksaan yang saat ini masih dilakukan oleh pihak pus lapor.
03:30Nanti tentunya hasilnya akan kami gelar, bagaimana unsur kelalaian
03:36ataupun hal lainnya yang menyebabkan korban yang cukup banyak.
03:41Tentunya kami juga turut berduka cita atas korban yang cukup banyak ini.
03:45Tapi untuk temuan sementara Pak Kapolres, informasi dari tim lapor di lapangan
03:50seperti apa kan ditemukan di lantai dasar dugaan baterai meledaknya.
03:55Tapi bisa menyambar sampai ke lantai atas ini kan tentu ada jeda jarak dan juga ada jeda waktu Pak Kapolres.
04:02Memang bersama keterangan para saksi di lapangan bahwa sumber api pertama itu berada pada lantai 1.
04:10Dan sempat informasi sempat dipadamkan namun tidak berhasil padam, artinya menggunakan apar.
04:17Mungkin karena karakteristik dari baterai yang terbakar itu mungkin tidak cukup
04:21untuk bisa dipadamkan menggunakan alat pemadam ringan.
04:25Nah tentu saja hasil dari pus lapor juga belum disimpulkan karena juga masih baru melaksanakan kegiatan.
04:34Mungkin besok juga akan dilanjutkan.
04:37Tentunya temuan dari pus lapor akan disandingkan dengan temuan dari para saksi-saksi.
04:43Tentunya tidak hanya terkait dengan peristiwa hari ini.
04:48Tapi berapa lama sudah melaksanakan kegiatan di tempat tersebut
04:51itu menjadi fokus dari peristiwa kami termasuk standar keselamatan.
04:57Ketika sudah membuka usaha terkait dengan bidang yang mungkin cukup beresiko tinggi
05:05dalam penyimpanan ataupun pengoperasionalnya
05:10sehingga memang kami akan fokus dalam hal tersebut.
05:13Demikian, Mas.
05:14Kami ingin tahu sebetulnya posisi baterai yang meledak itu ditempatkan di mana?
05:21Apakah memang berdekatan dengan kabel atau sumber untuk listrik?
05:28Atau seperti apa informasi di lapangan, Pak Kapolres?
05:31Tentunya terkait dengan posisi baterai yang meledak itu sebagian mana
05:35tentunya kita masih harus menunggu dari hasil forensik.
05:40Apakah memang pada bagian pengecasan atau pada bagian penyimpanan atau lainnya.
05:47Sehingga kami tidak bisa menyampaikan, kami menunggu hasil dari forensik.
05:52Tapi kami ingin pastikan bahwa polisi serius dalam menangani perkara ini.
05:57Kita akan padukan nanti hasil dari forensik tersebut
06:01akan diserahkan kepada penyidik dan kami akan melindaklanjutinya
06:05dengan keterangan-terangan saksi lainnya, Mas.
06:08Pak Kapolres, kami lihat bagaimana dramatis sekali penyelamatan para pekerja di sana.
06:13Mereka harus menuruni tangga dari lantai atas.
06:16Secara fisik kondisi gedungnya, betul Pak, hanya ada satu akses.
06:21Bagaimana dengan akses darurat, Pak?
06:23Memang tadi kami bekerjasama juga,
06:27kami juga terima kasih juga bahwa Damkar tadi cukup cepat datang
06:32dan berkoordinasi juga dengan kami
06:34untuk bisa mempercepat kendaraan-kendaraan itu
06:37untuk menambah lalu lintas,
06:40untuk menambah armelarnya.
06:42Pemadaman api itu memang tidak terlalu lama.
06:45Tetapi memang ternyata suhu yang cukup panas
06:49dan pada lantai 2, 3, di mana lantai 3 itu paling banyak ditemukan korban,
06:55memang kami tidak melihat ada pintu darurat lain
07:01selain pintu di lantai 1 maupun pada rooftop
07:07yang terlihat memang menyelamatkan diri dari lantai rooftop, lantai 7.
07:14Nah itu memang nanti tentu itu menjadi evaluasi kami juga
07:18menjadi bahan pemeriksaan kami juga
07:22mengapa dari pemilik perusahaan tersebut memilih tempat di sana.
07:28Nah itu ini menjadi bahan dari pemeriksaan kami.
07:31Kemudian Pak Kapolri, soal penanganan korban,
07:35identifikasi seperti apa perkembangannya sejauh ini, Pak?
07:40Kami terus berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri,
07:43di mana di sana juga sudah ada kabir dokes kami
07:47dari dokes Purda Metro Jaya dengan Rumah Sakit Polri,
07:51juga berusaha untuk membantu korban-korban untuk mengidentifikasi.
07:55Walaupun memang secara penampakan fisik luar,
08:00memang umumnya tidak ada luka bakar,
08:05sehingga wajah masih bisa dikenali.
08:07Nah tentunya kami di sana berusaha untuk membantu
08:10agar segera bisa pihak keluarga membawa pulang
08:15dan sudah tadi dijamin juga oleh Bapak Gubernur
08:18untuk pemakaman dan proses pembawaan
08:21mengangkut jenazah ke Rumah Duka tentunya
08:24nanti akan dibantu sepenuhnya dari pihak kepolisian
08:27dan juga dari pihak Pemprov Jakarta.
08:30Jadi diduga korban tewas itu karena kehabisan oksigen mereka terjebak
08:34di lantai, tadi ada lantai 3, lantai 2, Pak Kapolres.
08:38Ya, betul sekali, Mas.
08:41Dan selain pada lantai tersebut,
08:44memang pada saat evakuasi juga ada beberapa petugas yang terluka
08:48dan saat ini pun kami masih berada di Rumah Sakit Islam Jemaka Putih
08:52menunggu personel kami, kebetulan Kapolse Kemayoran,
08:56pada saat evakuasi juga sempat ada pecahan kaca
09:01sehingga harus dioperasi, ini sudah 3 jam mendoanya juga.
09:05Tentunya baik korban yang meninggal
09:09maupun korban lainnya semua ditangani dengan baik
09:13dan saat ini kami terus memonitor
09:17baik dari Rumah Sakit Polri maupun yang ada di Rumah Sakit Islam ini.
09:22Pak Kapolres, tentu kami menunggu bagaimana nanti
09:25perkembangan investigasinya dan juga
09:27perkembangan soal penanganan korban di RS Polri.
09:30Terima kasih.
09:31Kapolres Metro Jakarta Pusat,
09:33Kompesus Satyo Purnomo Chondro
09:35telah menyampaikan informasi di program Kompas Malam hari ini, Pak Kapolres.
Komentar