00:00Terima kasih.
00:30Terima kasih.
01:00Terima kasih.
01:30Terima kasih.
01:32Terima kasih.
01:34Terima kasih.
01:36Terima kasih.
01:38Terima kasih.
01:40Terima kasih.
01:42Terima kasih.
01:44Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:48Terima kasih.
01:50Terima kasih.
01:52Terima kasih.
01:54Terima kasih.
01:56Terima kasih.
01:58Terima kasih.
02:00Terima kasih.
02:02Terima kasih.
02:04Terima kasih.
02:06Terima kasih.
02:08Terima kasih.
02:10Terima kasih.
02:12Terima kasih.
02:14Terima kasih.
02:16Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:20yang sangat masif di sistem diistikapasi.
02:24Pertama adalah transmisi antara Miren dengan Arun,
02:30ada 6 tower yang rumpuh,
02:33karena sungai yang tadinya lebih banyak 80 meter,
02:39menjadi sekitar 300 sampai 400 meter,
02:42dan tower-tower kami terbawa bandir bandang
02:46dan juga akunnya juga tidak.
02:50Dalam waktu yang sangat singkat,
02:52kami mendapatkan akran dari Pak Menteri SDM
02:55yang langsung bertumpuk ke lapangan,
02:58baik itu ke Turmin 113 Biren,
03:01kemudian langsung gunakan jeli di lokasi kuburnya Arun atau berikutnya.
03:06Dan kami mendapatkan akran dari Pak Menteri
03:08untuk segera mengoreksi, memperbaiki tower-tower
03:12dan menyambung transmisi yang dari Arun.
03:15dampak dari perusahaan ini,
03:19maka pembagian kami di Arun tidak bisa mengalami bandar ASEP,
03:26maka bandar ASEP mengalami pemakaman bergiru.
03:30Masih ada pasokan ke bandar ASEP dari Nagaan Raya,
03:35tetapi kapasitasnya tidak cukup.
03:39Maka bandar ASEP mengalami pemakaman bergiru.
03:42Sedangkan, dan juga perusahaan yang lain,
03:47yaitu transmisi dari Bire menuju ke ASEP tengah,
03:52Takeon, dan juga guna ketia.
03:55Ada power-tower kami juga kami dulu,
03:59dan kami juga mendapatkan akran-akran
04:02dalam jurnakan Pak Menteri untuk segera mengobati power-tower
04:05dan juga takut-takut transmisi.
04:06Dalam upaya ini, kami menanggui
04:11bahwa ada kunjungannya Pak Menteri
04:14sampai ke full logistik kami, Bire.
04:19Jaran antara full logistik kami
04:21dengan power hanya sekitar 2 km,
04:24tetapi kami tidak bisa menembus
04:26dan paksa menggunakan helikopter.
04:28Maka material untuk perbaikan power
04:31seberat 35 ton
04:33terpaksa dianggut menggunakan
04:35satu persatu, satu persatu.
04:39Dan kami akhirnya berhasil menganggut material.
04:42Dan juga ada tambahan material
04:44sebesar seberat 16 ton
04:46di harga kapur-kapur
04:47dan juga peralamanan untuk penarik kapur.
04:50Yang akhirnya berhasil kami evakuasi
04:53dari Jakarta,
04:54menurut Anda Tues,
04:55kembali tidak ASEP.
04:56Dari Banda ASEP,
04:58Tebiran menggunakan GERD,
05:00TNI Angkatan Udara,
05:01dan pula-tulanya TNI Angkatan Udara,
05:03TNI Angkatan Darat menggunakan GERD-nya,
05:06kemudian menggunakan helikopter
05:08baik TNI Angkatan Udara
05:10maupun dari hidra-hidra kami.
05:12Dan kemudian,
05:14kami berhasil
05:15mengoreksi,
05:17memulihkan power dan suam
05:19penyambut kapur
05:20di depan kondisi yang sangat sulit.
05:23Nah, dalam proses ini,
05:24kami berhasil merestorasi,
05:29kemudian dalam saat yang bersamaan,
05:31transmisi dari Biren ke Takemon
05:33sudah berhasil kami merestorasi,
05:35sehingga pada saat kunjungan
05:37Bapak Presiden Depoknya,
05:39sambungan transmisi dari Arun ke Biren itu
05:43sudah mulai secara fisik.
05:46Kami harus masih menyambung
05:49secara sistem.
05:53Dan dalam hal ini,
05:54kami menyampaikan kepada Bapak Menteri SDM,
05:59apabila pada sistem itu tersambung,
06:02kami menyampaikan
06:03bahwa sistem kristikan Aceh
06:06akan meningkat menjadi 93 persen.
06:10Ternyata,
06:11dalam proses pengaliran listrik
06:13dari Arun ke Badan,
06:16kami menghadapi
06:17pantangan
06:19hambatan teknis.
06:21Kenyataannya bahwa penyaluran listrik
06:25ini jauh lebih berat
06:27daripada perkiraan kami.
06:29Nah, untuk itu,
06:31dalam hal ini,
06:32kami menyampaikan permohonan maaf
06:34yang sedalam-dalamnya
06:35kepada seluruh masyarakat Aceh,
06:39karena kami sudah menyampaikan informasi
06:42bahwa sistem kristikan,
06:44apabila
06:46koreksi kami
06:48untuk penyaluran listrik
06:49dari Arun ke Badan,
06:50Aceh bisa berjalan,
06:52lancar,
06:53maka pernikahan
06:53menjadi 93 persen
06:55ternyata menghadapi
06:57tangan teknis yang sangat hebat.
06:59Untuk itu,
07:01saya memahami betul
07:02kekecewaan dan kesulitan masyarakat.
07:05Tidak ada alasan apapun
07:07yang bisa menghapus
07:08ketidaknyamanan ini.
07:11Sekali lagi,
07:12saya memaaf
07:13dan memastikan
07:14bahwa kami
07:17tim terus bekerja penuh
07:18untuk bagaimana
07:20memulihkan sistem kristikan
07:22di Aceh.
07:24Kami mengakui
07:25kerusakan jaringan kami
07:26sangat berat.
07:29Kami mengakui
07:30beberapa lokasi
07:31masih terregulasi.
07:33Dan kami juga
07:34sudah melaporkan
07:35ketahuan di SBM
07:36bahwa saat ini
07:38pada saat kundingan
07:40Bapak Presiden
07:41ada empat kabupaten
07:43yang masih terisolasi.
07:46Yaitu
07:46pertama
07:47adalah
07:48kabupaten
07:51Aceh Tengah
07:52ibu kotanya
07:54Takemon
07:54yang pada saat itu
07:55masih gelap berlintar.
07:57Kemudian juga
07:58Bener Tia
07:59dengan ibu kotanya
08:00Simpang Tiga
08:01yang pada saat itu
08:02juga gelap berlintar.
08:04Dan juga
08:04Aceh Tamiang
08:05dengan ibu kotanya
08:06Kuala Simpang
08:07yang masih gelap berlintar.
08:08Dan juga
08:09Bayu Luwes juga
08:10dengan ibu kotanya
08:11Berangkenderan
08:12yang masih gelap berlintar.
08:14Atas saran
08:15dari Pak Menteri SBM
08:16kami
08:18berhasil
08:20menyalakan
08:21empat kabupaten
08:23dari empat
08:24ibu kotak kabupaten
08:25dari
08:26tadi yang masih gelap
08:27saat ini
08:28sudah terang.
08:30Walaupun kami
08:31akui
08:31bahwa
08:32di daerah-daerah
08:33di kabupaten tersebut
08:35masih banyak daerah
08:36yang tertisulasi
08:37yang kemudian
08:39kami masih
08:40butuhkan waktu
08:41untuk memulihkan
08:43jaringan-jaringan
08:44tegangan
08:45indah kami
08:45ke daerah-daerah
08:46yang tertisulasi tersebut.
08:48Baik itu
08:49di Aceh Tengah
08:50baik itu
08:51di Bener Tia
08:51maupun Aceh Tamiang
08:53dan Bayu Poes.
08:55Jadi kami butuhkan waktu.
08:57Sedangkan
08:58kami juga
08:59sekali lagi
09:00mohon maaf
09:01sedalam-dalamnya
09:02Banda Aceh
09:03masih mengalami
09:04pemadaman
09:06bergilir
09:07di mana
09:08masih ada
09:08kekurangan
09:09pasokan
09:10sebesar
09:1040
09:11megawang.
09:13Dan dalam
09:14proses ini
09:14pengaliran
09:15dari Arun
09:16sampai ke
09:17Banda Aceh
09:18sudah kami
09:19curup barat.
09:20Pertama adalah
09:21kemarin
09:22siang
09:23kami mencoba
09:23mengalirkan
09:24dari Arun
09:25ke Banda Aceh
09:26dan
09:27sinkronisasi
09:29antara
09:30pembangun
09:31Arun
09:31ke Birem
09:32berjalan
09:33kemudian
09:34dari Birem
09:35ke Sikri
09:36juga berjalan
09:37dengan baik
09:37tetapi
09:39kami mengakui
09:39begitu sampai
09:40ke Sikri
09:41terjadi
09:42ketidakstabilan
09:44sistem
09:44kristikan
09:45dari Arun
09:45ke Sikri
09:46sehingga
09:47membangkit
09:48pada
09:48pagi malam
09:49pesempat
09:50padam
09:50iya Bapak
09:51yang
09:52singkat
09:52saya
09:53iya Bapak
09:54yang penting itu
09:56Bapak
09:56Pak Menteri
09:57kami
09:58dalam proses
10:00untuk
10:01memberikan
10:02sistem ini
10:02dimana
10:03kami
10:04tadi sudah
10:05diskusi
10:05dengan Pak Menteri
10:06EJM
10:07bahwa
10:08ada transmisi
10:09dari Tansar
10:10ke pangkelan
10:10Bandhan
10:10juga
10:11terputus
10:12maka
10:13sistem
10:13kristikan
10:14Aceh
10:14berisolasi
10:15dari
10:15Pekun
10:16Sumatera
10:16dari
10:17Sumatera
10:18Selatan
10:18sampai
10:18ke Aceh
10:19itu masih
10:19terisolasi
10:20dan untuk
10:22itu
10:22tadi
10:22dari Pak Menteri
10:23kami semua
10:24siap
10:24menjalankan
10:25kami
10:26memulihkan
10:27transmisi
10:28dari
10:29Pekun
10:29Sumatera
10:30ke
10:31Langsar
10:32dan ini
10:33membutuhkan
10:33waktu
10:34sampai
10:34hari Minggu
10:35dimana
10:36kami
10:36akan
10:37segera
10:37memulihkan
10:38Bandar Aceh
10:39sampai
10:39hari
10:40Sikri
10:40demikian
10:41laporan
10:42kami
10:42Pak
10:42Menteri
10:43Pak
10:43Balir
10:44kami sekali lagi
10:45mengucapkan
10:46mohon maaf
10:48yang sedar
10:48di dalamnya
10:49dan
10:51itu
10:52kami
10:53sekali lagi
10:54mohon
10:55arahan
10:57diri
10:57dari Bapak
10:58kemudian
10:59kami
11:00juga
11:01dalam proses ini
11:02selama
11:03lima hari
11:03pemulihan
11:04ke depan
11:05kami
11:06sudah
11:07berusaha
11:08mendatang
11:09Aceh
11:09Bapak
11:10untuk Bandar Aceh
11:11dan juga
11:11pembangkit
11:12untuk Bandar Aceh
11:13sehingga selama
11:13dalam pemulihan
11:14ini kami
11:15usahakan
11:15ada pemadaman
11:16bergilir yang saat ini
11:17mendekati 42 MW
11:20bisa kami
11:21kurangi
11:21sehingga
11:22Bandar Aceh
11:23dalam kondisi yang
11:25lebih baik lagi
11:26daripada
11:26kondisi hari ini
11:27kemudian
11:28kemudian kami
11:29kami juga
11:30siap
11:31untuk berkoordinasi
11:32pemulihan ini
11:33sesuatu
11:33dengan Bapak
11:34baik itu
11:34dengan TNI
11:35maupun
11:36ORI
11:37BNPB
11:38yaitu
11:38PR dan
11:39semua
11:39stakeholders
11:40di Portopinda
11:41karena kami
11:42masih harus menembus
11:43wilayah-wilayah
11:45yang masih
11:46terpisulasi
11:46Bapak
11:47baik
11:48terutama
11:48di 4 kabupaten
11:49Aceh Tamiah
11:50Aceh
11:52kita kenak
11:52benar pria
11:53dan juga
11:54bayu luas
11:55sekali lagi
11:57kami terus
11:58menyesip lokasi
11:59kami mengantisipasi
12:00bangsoran
12:01dan juga
12:02memastikan
12:02jaringan aman
12:03kami terus
12:04berusaha menyambung
12:06ke darah-darah
12:07yang berisolasi
12:07sehingga kami
12:08terus berkomitmen
12:09mengerahkan
12:10seluruh pasukan
12:11kekuatan kami
12:12agar sistem
12:13listikan
12:13Aceh
12:14bisa beri kembali
12:15tetapi
12:16untuk itu
12:17selama 5 hari ini
12:18sampai pada
12:19Aceh
12:20baik
12:20bisa selesai
12:21kami butuhkan
12:22waktu
12:23demikian
12:23Pak
12:23baik
12:25makasih Pak Dirut
12:27yang semangat
12:28teman-teman
12:29kebiasa
12:30apa yang
12:32saya inginkan oleh
12:32Pak Dirut
12:33PLN
12:34merupakan
12:35informasi
12:36terkini
12:36memang
12:38secara
12:38estimasi
12:39di awal
12:40bisa
12:41kita selesaikan
12:42secara cepat
12:43yang dilaporkan
12:44oleh
12:45PLN
12:46kepada kami
12:47namun
12:48kondisi
12:49yang
12:49tidak
12:50karena juga
12:51mungkin
12:51melakukan
12:52jadi
12:52ada hal-hal
12:54yang harus kita
12:54lakukan
12:56kaitannya
12:57itu
12:57kami pemerintah
12:59akan terus
13:00fokus
13:01akan terus
13:02berupaya
13:03akan secara
13:05totalitas
13:05mempergunakan
13:07semua sumber-sumber
13:08kekuatan negara
13:09dalam
13:10rakyat
13:10percepatan
13:11pemulihan
13:12di sektor
13:13energi
13:13yang ada
13:14khususnya
13:15di
13:16provinsi
13:17saya
13:18saya yakin
13:19dan percaya
13:19bahwa
13:21pasti
13:21masih banyak
13:22kekurangan
13:22pasti
13:23masih terjadi
13:24hal-hal
13:25yang tidak pernah
13:26kita pergerakan
13:27terjadi
13:27menerbangan
13:27karena itu
13:29sebagai pemerintah
13:29juga
13:30ikut
13:31pihatin
13:31yang sedang
13:32dalamnya
13:32dan
13:33kalau ada
13:33yang belum
13:34maksimal
13:35mereka
13:36pelayanan
13:36kami
13:37memohon maaf
13:38semoga
13:39apa yang dilakukan
13:41oleh teman-teman
13:42tim ini
13:42bisa menjadi
13:43bagian penting
13:44dan menganggap
13:45percepatan
13:46untuk proses
13:47pemulihan
13:48kepada saudara-saudara
13:49kita
13:50yang ada
13:51di Aceh
13:52demikian
13:53teman-teman media
13:54terima kasih
13:55wassalamualaikum
13:58warahmatullahi wabarakatuh
13:59siya Allah
14:00om sati sati
14:01om
14:01menangat udaya
14:02sahabat kebaikan
14:03terima kasih
14:10terima kasih
14:11terima kasih
Komentar