Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SURABAYA, KOMPAS.TV - Selain memperkuat asupan gizi siswa, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga membawa berkah dengan membuka lapangan kerja bagi warga di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Seperti di Surabaya, Jawa Timur, program MBG menjadi peluang baru bagi warga yang sebelumnya terdampak PHK.

Genap empat bulan Tia bekerja sebagai pengatur porsi MBG di SPPG Kedung Baruk, Surabaya. Setelah sempat menganggur akibat PHK, Tia kembali menemukan pijakan hidup melalui pekerjaan ini sebuah langkah untuk bertahan hidup sebagai orang tua tunggal.

Tia memulai hari pukul tiga pagi. Mengenakan masker dan sarung tangan, ia gesit menata 3.000 porsi makan bergizi agar tetap higienis hingga sampai ke tangan siswa penerima manfaat.

Selain harus cepat, setiap takaran juga harus tepat dan lengkap, sesuai standar ahli gizi yang mendampingi. Menu yang telah selesai ditata kemudian dikirim ke sembilan sekolah di kawasan Kedung Baruk.

Di SPPG Kedung Baruk, terdapat 47 tenaga kerja yang bertugas dari Senin hingga Sabtu.

Mereka terdiri atas juru masak, ahli gizi, pengatur porsi, hingga petugas pengantar MBG. Banyak di antara mereka sebelumnya dirumahkan, namun tetap melalui proses seleksi untuk memastikan kemampuan masing-masing.

Untuk menjaga kualitas makanan, uji laboratorium terhadap menu MBG dilakukan secara berkala.

Di seluruh Surabaya, terdapat 22 SPPG yang beroperasi menyiapkan menu MBG bagi sekitar 65.000 siswa, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Selain itu, kebersihan dapur menjadi syarat utama operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Di SPPG Kedung Baruk, Surabaya, standar tersebut dijaga melalui dapur yang tertata bersih, peralatan masak yang higienis, serta sterilisasi rutin peralatan makan demi menjaga kualitas dan keamanan menu MBG.

#mbg #makanbergizigratis #sppg #surabaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/635086/dapur-mbg-beri-peluang-lapangan-pekerjaan-bagi-warga-terdampak-phk
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara, selain memperkuat asupan gizi siswa,
00:11program makan bergizi gratis atau MPG juga memberikan berkah
00:14dengan membuka lapangan kerja bagi warga di sekitar
00:17Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
00:20Seperti di Surabaya, Jawa Timur, program makan bergizi gratis
00:23menjadi peluang baru bagi warga yang sebelumnya terkena dampak PHK.
00:30Genap 4 bulan, Tia bekerja sebagai pengatur porsi makan bergizi gratis
00:37atau MPG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, SPPG Kedung Baruk, Surabaya, Jawa Timur.
00:44Setelah sempat menganggur karena terdampak PHK,
00:48Tia menemukan kembali pijakan hidup lewat pekerjaan ini.
00:52Sebuah langkah demi bertahan sebagai orang tua tunggal.
00:56Tia memulai hari pada pukul 3 pagi,
00:58menggunakan masker dan sarung tangan,
01:01ia gesit menata 3.000 porsi makan bergizi
01:04agar tetap higienis sampai ke tangan siswa penyarungan manfaat.
01:11Tidak hanya cepat, setiap takaran juga harus tepat dan lengkap
01:14sesuai standar ahli gizi yang mendampingi.
01:18Menu yang selesai ditata kemudian dikirim ke sembilan sekolah
01:22di Kelawasan Kedung Baruk.
01:23Bagi Tia, bekerja di SPPG adalah bentuk pengabdian.
01:29Selain membuatnya memiliki pekerjaan dan penghasilan,
01:32Tia Bangga telah ambil bagian dalam program nasional
01:35yang bermanfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
01:40Di SPPG Kedung Baruk ada 47 tenaga kerja
02:08yang bertugas dari hari Senin hingga Sabtu.
02:11Mereka adalah juru masak, ahli gizi, pengatur porsi,
02:15hingga petugas pengantar MBG.
02:18Banyak di antara mereka adalah pekerja yang tadinya dirumahkan.
02:23Meski begitu, pengelola SPPG tetap menilai kemampuan mereka
02:27melalui proses seleksi.
02:30Untuk menjaga kualitas makanan,
02:31uji laboratorium MBG dilakukan secara berkala.
02:35Ya, dia single parent, dia punya anak.
02:42Selama ini dia tidak pekerja, dia buruh.
02:45Harian ini lembak, mana yang ada dia masuk,
02:49ternyata sekarang itu.
02:50Ini supir-supir ini juga di PHK.
02:53Dari penjama makanan dari Dinkes maupun dari Kemenkes.
02:57Kemudian hari ini saya ini kursus HCCP.
03:01Itu harus punya.
03:01Saya juga punya selaku pengelola jasa buka.
03:06Saya juga punya sertifikat.
03:08Di seluruh Surabaya, terdapat 22 SPPG yang beroperasi
03:13menyiapkan menu makan berkizi gratis
03:15bagi sekitar 65.000 siswa
03:18dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.
03:22Tim Liputan Kompas TV
03:25Kebersihan dapur menjadi syarat utama operasional
03:31Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
03:34Di SPPG Kedung Baruk, Surabaya,
03:37standar itu dijaga lewat dapur yang tertata bersih,
03:40peralatan memasak yang higienis,
03:42serta sterilisasi rutin peralatan makan
03:44demi menjaga kualitas dan keamanan menu MBG.
03:47Berikut liputan jurnalis Kompas TV
03:49Kika Madona dan juru kamera Alfian Rahman.
03:53Sedera SPPG Kedung Baruk, Surabaya ini
03:55merupakan salah satu SPPG
03:57yang melayani kebutuhan makan berkizi gratis
04:00untuk anak-anak yang ada di wilayah kota Surabaya,
04:03terutama di Surabaya Timur.
04:04Nah, kalau Anda melihat di belakang saya,
04:06saat ini sedang berlangsung kegiatan memasak
04:09yang nantinya ini juga akan diberikan
04:11secara masing-masing porsi seperti itu
04:13kepada anak-anak yang bersekolah
04:17di kawasan Surabaya Timur ini.
04:20Hari ini saya pakai masker
04:21karena memang ini untuk menjaga salah satu protokol
04:24di mana ini untuk para pengunjung
04:26yang berada di dalam ruangan
04:27harus mengenakan masker
04:29supaya nantinya tidak mengontaminasi
04:31atau tidak merusak makanan-makanan yang ada di sini
04:34karena memang di sini kebersihan sangat-sangat dijaga.
04:38Mbak siapa namanya?
04:40Lilis.
04:40Pak Lilis.
04:41Ini masak apa?
04:42Masak krengseng daging.
04:44Jadi jam berapa tadi?
04:45Jam 2.
04:46Tiap hari gitu ya?
04:47Iya.
04:48Ini berapa kilo tadi Mbak?
04:50Ini tadi kan sekitar 136 kilo dagingnya.
04:59Itu untuk berapa porsi biasanya?
05:01Itu buat, ini tadi jadinya kan dipotong menjadi 4.210.
05:07Kalau matangnya ini kan ada kloter-kloternya gitu Mbak.
05:12Kan nanti kan kirimnya juga masing-masing jam 6 gitu berangkat
05:15terus nanti jam 8 juga berangkat gitu.
05:19Jadi selalu fresh masaknya.
05:21Terima kasih.
05:22Boleh dilanjut masaknya?
05:23Jadi di sini seperti yang Anda saksikan proses memasak dilakukan di salah satu ruangan khusus.
05:30Ada ruangan memasak atau cooking area di sini yang mana juga ada beberapa juru masak atau chef
05:35yang juga kemudian melakukan proses pembuatan terhadap sejumlah menu makanan.
05:40Jadi menu hari ini kalau berdasarkan pantuan kami ada nasi kuning, ada daging rendang sepertinya,
05:47lalu juga ada tahu yang juga kemudian dibumbu lengkap dengan buah-buahan.
05:53Nah saya akan ajak Anda untuk berbincang dengan pengelola dari SPPG Kedung Baruk Surabaya Jawa Timur ini.
05:58Ini, ini chef-nya ini.
06:00Ini sudah punya sertifikat chef.
06:03BNSP loh ya, Jakarta.
06:05Jadi salah satu untuk menjaga kualitas dari makanan harus ada sertifikasi lengkap ya Bu?
06:08Semua karyawan ini sudah bersertifikat penjaman makanan ya, baik dari Dinkes maupun dari Kemenkes.
06:16Dagingnya aja yang kualitas pertama, ini langsung ambilnya di RPH yang sudah punya sertifikat juga.
06:24Tunggu kami, kompor kami yang biasanya tujuh, kami punya empat belas.
06:29Ada pengisap udara daktiknya itu luar biasa.
06:31Semua siap ya, dan kami selalu menjaga kebersihan, kualitas makanan, dan bahan baku.
06:39Ya, kita susi tetap, kemudian kita siru.
06:42Kemudian kita, kita masih lagi kalau mau ngasih ini, kita cek juga.
06:48Seperti apa omprangnya?
06:50Kalau tidak ya kita bersihkan.
06:51Bersih dong?
06:52Bersih dong ya?
06:54Ya.
06:55Ini adalah salah satu omprang yang akan dipakai untuk menyajikan makanan kepada anak-anak yang ada di sini Bu ya.
07:00Ini kan yang juga menjadi perhatian, karena dengan adanya SPPG atau Makan Bergisi Gratis, ini membuka lapangan pekerjaan.
07:06Terutama bagi masyarakat yang mungkin ekonominya sulit, ataupun mungkin korban PHK nih Bu.
07:10Kalau di sini ada berapa banyak mungkin Bu?
07:12Sama, sama. Jadi kita, yang pertama kita ambil di lingkungan sini, kemudian agak keluar sedikit.
07:19Kita utamakan mereka-mereka yang korban PHK, yang memang perintahnya, kan dia memang kekurangan.
07:26Ya, ayo kerja.
07:28Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kualitas dari menu makanan yang ada di SPPG, yang ada di kota Surabaya ini adalah dengan menerapkan sejumlah aturan.
07:37Jadi kalau masuk harus pakai peralatan-peralatan seperti yang saya pakai ini, harus mengenakan masker, lalu harus mengenakan tutup kepala.
07:44Karena kebetulan saya berhijab, jadi tidak perlu mengenakan penutup kepala.
07:49Namun yang juga menjadi perhatian, ini adalah bagaimana menerapkan untuk standar kualitas dari makanan yang disajikan.
07:54Jadi kalau di sini, makanan-makanan sebelum disajikan, seperti yang tadi disampaikan, untuk ompreng makanan selain dicuci, ini juga disetirilkan satu persatu terlebih dahulu.
08:04Ini untuk memastikan agar kualitas dari makanan ini masih tetap bagus, sama seperti setelah dimasak.
08:09Jadi harapannya untuk SPPG yang ada di kota Surabaya ini bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah lainnya, atau SPPG-SPPG lainnya yang ada,
08:17baik itu di Surabaya, Jawa Timur, maupun di seluruh wilayah Indonesia.
Komentar

Dianjurkan