00:00Selamat datang para pemirsa dan pendengar.
00:02Hari ini kita berbicara tentang sesuatu yang lebih dari sekadar tradisi.
00:06Ini tentang jantungnya Bali.
00:08Tentang adat, odalan, kegiatan dadia, banjar, dan tatanan budaya yang membuat Bali bukan hanya indah tetapi hidup.
00:18Di setiap desa adat, setiap banjar, dan setiap dadia, selalu ada ciri khasnya masing-masing.
00:25Ada warna, ada karakter, ada jejak leluhur yang membentuk siapa kita hari ini.
00:31Bahkan dua desa yang berjarak hanya beberapa kilometer bisa punya cara berbeda dalam mengaturkan Banten.
00:38Menata pura atau menjalankan odalan.
00:41Dan perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan.
00:45Itu adalah kekayaan.
00:47Itu adalah pesona.
00:48Tetapi, di tengah perubahan zaman, terkadang ada suara-suara yang ingin mengubah tatanan hanya berdasarkan pendapat pribadi.
00:58Sekadar selera, sekadar tafsir.
01:00Padahal adat Bali bukan ruang yang bisa diatak ketik begitu saja.
01:05Setiap unsur dari bentuk Banten, giliran ngayah, sampai tata upacara punya makna.
01:10Punya dasar, punya perjalanan panjang yang diwariskan lewat lontar, sastra, dan tutur para pengelingsir.
01:18Karena itulah, ketika muncul perbedaan pandangan di dalam dadia, banjar, atau desa adat, kita diajarkan untuk tidak buru-buru menghakimi.
01:28Tidak mudah terbawa emosi.
01:31Adat Bali punya jalan yang jelas.
01:34Paruman, musyawarah.
01:37Musyawarah.
01:38Duduk bersama, mendengar bersama, memutuskan bersama.
01:42Disanalah nilai menyama beraya, diuji bukan hanya slogan, tapi sikap hidup.
01:49Bahwa kita saling menghormati.
01:51Bahwa adat bukan milik satu orang, tetapi milik bersama.
01:55Mempertahankan keajegan, bukan berarti menolak perubahan.
01:59Bali tidak pernah statis.
02:01Tradisi kita hidup karena bisa beradaptasi.
02:04Tetapi perubahan harus mengikuti jalan yang benar dengan tuntunan sastra.
02:08Dengan restu pengelingsir, dan dengan keputusan bersama.
02:12Bukan karena keinginan pribadi.
02:14Bukan karena tren sesaat.
02:16Bayangkan, jika setiap desa tiba-tiba mengubah adat hanya karena satu pendapat.
02:22Apa yang terjadi pada identitas?
02:24Pada harmoni?
02:25Pada seni budaya yang menjadi ciri Bali di mata dunia?
02:29Seni budaya Bali tari?
02:31Tabuh?
02:32Arsitektur?
02:33Hingga upacarahannya bisa bertahan jika setiap kerama sadar bahwa dirinya adalah penjaga.
02:40Generasi tua menjaga warisan.
02:43Generasi muda meneruskan dengan kreativitas yang tetap menghormati tata titi dan seluruh masyarakat.
02:49Ya, kita semua adalah bentengnya.
02:53Karena Bali yang ajek bukan dibentuk oleh slogan, tetapi oleh sikap.
02:58Sikap menghormati leluhur.
03:00Sikap menjaga tradisi.
03:01Sikap bersatu dalam paruman.
03:04Sikap menimbang, bukan memaksakan.
03:07Selama sikap itu tetap hidup, maka adat akan hidup.
03:11Dan selama adat hidup, Bali akan tetap menjadi Bali.
03:15Pulau dengan budaya yang bukan hanya dikenali, tetapi dihormati oleh dunia.
03:20Terima kasih.
03:22Sudah menyimak.
03:23Sampai jumpa di episode berikutnya dan
03:25ingat,
03:26menjaga adat berarti
03:27menjaga masa depan.
Comments