00:00Aksi heroik Kapolsek yang membantu mengevakuasi warga Lansia dengan batang pohon pisang.
00:06Kita sudah bersama Kapolsek Pangkalan Berandan, AKP Amrizal Hasibuan.
00:10Selamat malam Pak Amrizal, apa kabar?
00:15Selamat malam Ibu, kabar baik kami kabar baik di sini Ibu.
00:20Iya Pak Amrizal, boleh cerita kepada kami bagaimana waktu itu kondisinya Pak?
00:25Kok bisa terbesit menggunakan batang pohon pisang untuk dijadikan rakit darurat?
00:37Terima kasih Ibu. Jadi perlu kami sampaikan, waktu itu kan kejadiannya kan sudah mulai naik air,
00:46termasuk di kantor kami juga sudah masuk air.
00:49Tiba-tiba datang seorang wanita setengah bahaya ke kantor dengan menangis,
00:56menyatakan bahwasannya ibunya tidak dapat terevakuasi atau belum terselamatkan di tengah kampung,
01:05di daerah yang sangat dalam, di debit airnya.
01:10Jadi saat itu saya lagi kumpul dengan teman-teman saya,
01:12ini kami sudah lelah kali Ibu, dari semalam kami sudah kerja,
01:16namun tetap kami melaksanakan tugas pelayanan terhadap masyarakat,
01:20melihat hal tersebut, melihat wajah anak gadis tersebut,
01:25saya sangat tersentuh karena situasi sudah tidak menentu,
01:28saya coba tetap tekadkan keyakinan saya, mental saya dan mental anggota saya yang sudah sangat lelah,
01:34saya ajak mental anggota-anggota saya yang masih bisa nih,
01:38saya pilih-pilih, jadi belum nggak semua, kami berangkat Ibu,
01:42berangkat kebetulan di tengah jalan, nyusuri air yang sudah setinggi lutut,
01:49dan paha orang dewasa, kami terus berjalan ke daerah,
01:52karena saya orang posisi berantem, saya tahu wilayah,
01:55saya paham maksud si anak perempuan posisinya di mana mamanya,
01:59saya berangkat.
02:01Setengah jalan saya jumpa sama teman saya yang baju hitam itu,
02:04kebetulan itu tetangga saya juga di rumah, tetangga sebelah rumah, Bang Dedek.
02:09Bang Dedek mau kemana? Ayo kita bantu, apanya Om,
02:12kita bantu teman saudara-saudara kita yang di tetangga kita.
02:16Ayo, tapi sebelum ke sana, bantu saya dulu,
02:18ada yang minta tolong ini, gini-gini ke tempat, nyelamatkan emaknya.
02:22Oh gitu, tapi yakin Om, betul janji kita ke tempat tetangga kita.
02:26Iya, kita berangkat dulu, tapi kita ke sini.
02:28Saya berangkat bersama Dedek itu juga,
02:30dengan beberapa anggota saya,
02:31sampai di datarannya agak tinggi, kami naik,
02:34di situ saya sudah paham,
02:36dari situ saya bisa mengarah ke rumah anak gadis tersebut.
02:43Kami melompat sama si Dedek tadi,
02:48anggota saya yang lain kebenarnya sudah sangat lelah
02:50dan kurang pengalaman dengan air.
02:52Jadi kami melompat, sama-sama naik.
02:53Nah, untuk penemuan batang pisang itu sendiri bagaimana Pak?
02:57Dirakit saat itu juga atau memang sudah tersedia di sana?
03:00Enggak, Ibu.
03:04Kami melompat sama-sama naik, ini naik, tutupnya pota ikan itu, Ibu, piber.
03:11Jadi kami berenang berdua,
03:13sampai sekitar 150 meter dari titik lompat.
03:17Kami ketemu sama Gedebok Pisang.
03:20Jadi ketemu Gedebok Pisang,
03:22ada empat Gedebok Pisang yang terapung,
03:24ada juga terlihat tali.
03:26Ya, kebetulan lah, Bu.
03:27Mungkin Tuhan kasih petunjuk.
03:29Ya, kami rakit, Bu.
03:30Rasa itu lebih gampang buat kami juga,
03:33supaya nggak kelelep juga.
03:35Jadi kami pasang, kami rakit dengan tali.
03:38Alat yang kami bawa berenang awalnya,
03:40kami jadikan landasan,
03:41mana tahu bisa nyelamat orang untuk duduk.
03:43Di situ pertama kali kami jumpa sama
03:45sepasang suami istri di atas pelapon di bawah atap,
03:50dengan anak-anaknya yang berumur 3 tahun.
03:53Jadi, sudah minta-minta tolong,
03:55tolong, Pak, tolong, Pak.
03:57Itu sakit.
03:58Saya sangat penyuk,
04:00karena itu warga saya.
04:04Jadi, saya coba, saya naikkan.
04:08Sudah kedinginan kali mereka.
04:11Jatuh, pasti masalah buat saya.
04:14Warga saya kalau jatuh, tenggelam mati.
04:16Pasti masalah buat saya.
04:18Tapi saya tekarkan keyakinan saya,
04:20saya pasti bisa.
04:22Maaf, Ibu.
04:23Saya agak, Tengaruh.
04:24Jadi, setelah bisa pada posisinya,
04:27menaikkan orang di atas gedebo pisang
04:30di saat gelombang air naik pasang itu sangat sulit,
04:33tapi kami berusaha,
04:34niat kami bagus,
04:35ditolong sama Tuhan.
04:37Kami bisa naikkan dua pasang
04:39suami istri dengan anaknya.
04:43Kami dorong balik ke titik pertama kami.
04:45Tapi sebelum saya berlangsung,
04:47ada cerita nenek-nenek.
04:48Itulah nenek yang mungkin ada di video ini.
04:52juri-juri minta tolong.
04:54Sabarnya, Nek.
04:55Saya usah.
04:56Saya usah.
04:56Udah itu, saat saya balik,
04:58mungkin anggota saya sudah kelelahan.
04:59Anggota saya nyalankan,
05:01Nenek, udah, Nenek.
05:02Nanti keunggulan bahaya, Nenek.
05:03Nggak, ada nenek-nenek.
05:04Minta tolong.
05:05Udah, nggak apa-apa.
05:06Yang heran saya,
05:07Dede ini semangat, Ibu.
05:08Kayak mana, Dek?
05:09Udah, Pak.
05:10Kalau Bapak, oke.
05:11Saya juga oke, katanya.
05:13Saya ikut, Bapak.
05:14Wajahnya saya termontifasi.
05:16Saya harus,
05:16kami berenang lagi, Ibu.
05:17Sekitar 300 meter lah, Ibu.
05:19Berenang di situ.
05:20Tapi kami udah punya sampan,
05:22gedebok pisang.
05:24Jadi udah sampai di sana,
05:25kami lihat nenek itu
05:26nggak bisa gerak bawa tongkat.
05:28Saya naikkan.
05:29Itu sangat sulit, Ibu.
05:30Saya sangat takut.
05:31Nenek itu masuk,
05:32terjun ke,
05:33jatuh goyang sikit,
05:34masuk gitu,
05:35kedalaman sudah seputaran
05:373 sampai 4 meter, Ibu,
05:39dari tanah.
05:40Agak sulit saya dibayangkan
05:41kalau nenek itu jatuh,
05:43sulit dengan berat badan.
05:44Itu sulit saya,
05:45kami untuk naikannya lagi.
05:46Ya, kami apresiasi,
05:48tapi saya pasti yakin.
05:48Saya pasti yakin.
05:48Kami apresiasi langkah Bapak
05:51dalam melakukan proses evakuasi tersebut,
05:54proses penyelamatan,
05:55dan keyakinan Bapak terutama.
05:57Sehingga warga tersebut
05:59bisa ke tempat yang lebih aman.
06:01Tapi untuk update kondisi
06:02Ibu-Ibu tersebut,
06:04Ibu Lansia ini,
06:05seperti apa, Pak, sekarang?
06:08Sekarang setelah selamat,
06:09sudah kita bawa,
06:11langsung kita naikkan ke tempat
06:13yang lebih aman,
06:14dibawa sama keluarganya,
06:16sedang sudah dibawa ke posko
06:18pengungsian, Ibu.
06:20Dibawa ke posko pengungsian,
06:22sekarang,
06:22Alhamdulillah,
06:24bila baik-baik saja, Ibu.
06:26Oke.
06:26Pak,
06:27kalau untuk memantau
06:29lokasi di sana,
06:30sampai saat ini,
06:31seperti apa kondisi banjir dilangkat?
06:33Dan apa
06:35bantuan yang paling dibutuhkan warga
06:37hingga saat ini?
06:40Ini sini, Ibu.
06:41Agak terputus-putus, Ibu.
06:44Iya.
06:44Untuk saat ini,
06:45bagaimana kondisi banjir
06:47dilangkat, Pak?
06:48Dan apa kebutuhan
06:49yang paling dibutuhkan oleh warga?
06:51Saya rasa,
06:58untuk saat ini,
06:59setelah pasca banjir,
07:01awalnya,
07:02kami sanggup butuhkan penerangan,
07:05internet,
07:06obat-obatan,
07:07medis,
07:07dan lain sebagainya,
07:08digarenakan kemarin juga agak sulit,
07:10digarenakan banyak
07:11jalan-jalan
07:13untuk menuju
07:14berandang itu yang terputus.
07:15Namun saat ini,
07:19sudah lancar.
07:20Yang dibutuhkan masyarakat itu medis.
07:23Saya rasa,
07:24itu sekiranya juga mungkin
07:25psikiatri,
07:27ya, Bu,
07:27untuk anak-anak,
07:28biar mengembalikan mental
07:30dan
07:30psikologi anak-anak,
07:34mungkin, ya, Ibu.
07:34Itu saya rasa.
07:36Intinya,
07:37warga kami masih kuat, Ibu.
07:38Kami bersama di bawah pimpinan
07:40Pak Kapolres,
07:42Pak Kapolres Angkat,
07:44kami tetap konsisten
07:45untuk selalu melayani
07:47dan melindungi
07:48dan mengayomi masyarakat kami, Ibu.
07:50Baik.
07:51Pak, kami konfirmasi,
07:53tadi Bapak sempat mengatakan
07:54bahwa banjir kemarin
07:55menyentuh angka 3 sampai 4 meter tingginya.
07:58Saat ini berarti sudah surut, ya, Pak, ya?
08:04Alhamdulillah, Ibu.
08:04Alhamdulillah, saat ini sudah sangat surut.
08:06Jadi, untuk di jalan yang awalnya
08:08sudah masih tergenang air,
08:09sekarang sudah tidak, Ibu.
08:11Sudah tidak tergenang air
08:12di kanan-kiri jalan,
08:13di punggungan masyarakat pun,
08:15kalaupun saat ini
08:16sudah juga berangsur turun
08:19dan ada beberapa titik
08:20yang masih tergenang air,
08:22namun diperkirakan
08:24tidak terlalu membahayakan
08:25ketinggiannya paling
08:2630 cm, begitu, Ibu.
08:30Baik.
08:31Pak Amrizal, sebelumnya,
08:32terima kasih sudah berbagi cerita
08:34kepada kami di Kompas Malam.
08:35Semoga kisah inspiratif ini
08:38menginspirasi pihak-pihak
08:40yang tentu saat ini mungkin
08:42sedang melakukan proses evakuasi
08:44dan tentunya harapan
08:45serta keyakinan
08:46dalam proses evakuasi itu
08:48menjadi salah satu kunci
08:49untuk bisa menyelamatkan warga terdampak.
08:52Terima kasih, Kapolsek,
08:53Pangkalan Berandana,
08:54AKP Amrizal Hasibuan.
08:55Salam sehat selalu.
08:57Mau lihat, eh?
08:58Siap, Ibu.
08:59Terima kasih banyak, Ibu,
09:00atas kesempatan diberikan.
09:02Ibu, kami tetap
09:04berbuat yang terbaik
09:05untuk masyarakat.
09:07Salam presisi, Ibu.
09:08Salam presisi.
Komentar