00:00Inilah yang kemarin sore sempat viral di kota Sibolga, adanya upaya mengambil logistik.
00:11Jadi kami sudah cek ke personil kami yang bisa masuk ke sana, itu mereka mengambil bahan makanan.
00:18Jadi tidak bersifat menjarah atau merusak, memecahkan kaca dan lain sebagainya, tidak.
00:24Tapi dia menjarah bahan makanan, ya mungkin mereka khawatir, takut karena tertutup dan bahan makanannya terbatas, sehingga itu yang dilakukan.
00:36Nah ini yang sebagian viral ke media sosial, kami juga sudah memberikan penjelasan secara langsung.
00:45Mungkin Bapak Ibu sekalian kalau buka TikTok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan di supermarket, Bapak Menko.
00:54Sebagian kalau di situ yang suta 10.000, yang 5.000 yang menghujat.
01:00Jadi menghujat kami dan menghujat penanganan.
01:04Tapi kami masih optimis karena yang mendukung juga masih lebih banyak daripada yang memberikan koreksi yang negatif.
01:12Tapi itu tentu saja menjadi perhatian kami.
01:15Nah untuk wilayah Sumatera Utara, itu yang meninggal 172 orang, Bapak Menteri.
01:22Ini masih ada yang hilang 147 orang, kemudian yang terdampak ini cukup banyak.
01:29Masyarakat yang selamat dan mengungsi.
01:33Nah upaya yang kami lakukan, yang pertama adalah berusaha membuka jalur-jalur transportasi.
01:41Ini sekarang yang masih belum tembus, Bapak Menko.
01:45Ini dari Tapanuli ke Sibolga.
01:47Ini belum bisa tembus.
01:50Karena di sini ada longsoran-longsoran yang sangat panjang.
01:54Kalau Bapak Menteri melihat rute ini, sebetulnya rutenya ini pendek.
01:57Tapi di sini, kalau di lapangan, praktis sampai 50 km.
02:02Yang tertutup.
02:04Nah sekarang dengan Satgas Gabungan, TNI-Polri, ini sudah berusaha membuka.
02:11Dan menurut penjelasan kemarin sore, dari Dandim paling tidak butuh waktu 3-4 hari lagi.
02:18Baru bisa tembus.
02:20Di sini ada banyak perjalan berkendaraan yang terjebak, Bapak Menteri.
02:25Karena sudah di tengah-tengah di sini, dia mundur juga yang gak mau ke Tapanuli Utara.
02:31Dia menunggu, mereka menunggu tembusnya jalan menuju Sibolga.
02:36Itu ada beberapa pejalan yang terjebak di situ sudah beberapa hari.
02:43Tapi kami dropping logistik, baik lewat udara maupun lewat jarak.
02:48Hari ini pasukannya Kodim di BPBNPB.
02:52Ada 50 orang prajurit muda, menggunakan rangsel, membawa logistik.
03:00Dia mendatangi para-para pejalan-pejalan yang terjebak saat kejadian bencana
03:06yang mungkin masih menunggu di situ karena menunggu mobil-mobilnya yang dia tidak mau tinggalkan.
03:12Dan kemudian juga di-drop dari udara.
03:17Kemudian Tapanuli Tengah.
03:20Tapanuli Tengah ini Bapak Menko.
03:26Di sini sudah bisa masuk lewat udara.
03:30Jadi ada di Tapanuli Tengah ini ada bandara, namanya Bandara Pinang Sori.
03:34Nanti Bapak Menko juga akan ke sana dengan kami.
03:37Dari Bandara Pinang Sori menuju Tapanuli Tengah menggunakan heli.
03:40Tapi kalau dari Medan, dari mana-mana, pakai pesawat kecil ini bisa masuk ke Bandara Pinang Sori.
03:47Logistik untuk Sumatera Utara.
03:50Ini kami punya tiga paper stock di Bandara Suwondo, di Bandara Silangit sini, Bapak Menko, dan di Bandara Pinang Sori.
04:00Per hari ini kami laporkan untuk logistik permakanan kebutuhan dasar daripada masyarakat terdampak.
04:08Kalau satu minggu ke depan kami masih tersedia.
04:12Kemudian armadanya juga kami laporkan di sini ada enam pesawat helikopter dan satu pesawat Cessna.
04:19Satu pesawat Cessna, nah ini kalau nanti kebutuhannya memang diperlukan kami tambah.
04:28Nah logistik-logistik ini sebetulnya secara terbatas sudah masuk, Bapak Menko, sudah masuk.
04:32Tapi karena penduduk banyak begitu, sehingga ia harus terus menerus.
04:36Jadi kami tidak menentukan sortinya.
04:39Pokoknya kalau memang ada waktu langsung masuk, langsung masuk, langsung masuk.
04:44Si Bolga juga hari ini sudah masuk ke sana.
04:48Jadi nanti kalau Bapak Menko datang kita berdialog dengan masyarakat si Bolga,
04:53ini kita bisa menjelaskan bahwa pemerintah itu sudah akan memberikan logistik.
04:57Yang memang jumlahnya tidak banyak, tapi akan datang terus menerus.
05:00Dan per hari ini juga kami sudah mengerahkan KRI dari Jakarta.
05:06Hari ini ya Pak Richard berangkat ya, ada dua KRI langsung dari Jakarta menuju si Bolga sini.
05:12Nah mudah-mudahan nanti kalau KRI sudah bisa mendarat di sini, ini logistik sudah banyak.
05:18Jadi mungkin sekarang masyarakat hanya melihat heli satu turun, 900 kg, kemudian kedua.
05:25Kesannya dengan penduduk yang banyak, kok sedikit begitu.
05:28Tapi kalau nanti KRI sudah bisa masuk, mudah-mudahan ini sudah bisa lebih kondusif lagi.
05:35Kalau hari ini berangkat berarti datang sampai ke si Bolga besok Bapak Menko.
05:40Makanya hari ini ada enam heli di sini Bapak Menko, hanya satu yang dipakai oleh Bapak Menko dan kami.
05:48Semuanya nanti prioritas untuk mendorong logistik di si Bolga ini.
05:52Karena itu yang menjadi pokok perhatian.
Komentar