00:00Saudara, kini saatnya kita simak sejumlah informasi menarik dari Biro Kompas TV di Tanah Air dalam segmen Cerita Nusantara.
00:07Hari ini sudah bersiap jurnalis Kompas TV, Puspa Sari dan Juru Kamera Agustiar Safrudin dari Biro Kompas TV Gorontalo.
00:15Selamat siang Puspa, ada informasi menarik apa dari Kompas TV Biro Gorontalo untuk Kompas siang hari ini?
00:22Ya, terima kasih. Selamat siang Imron dan juga saudara.
00:25Hari ini ada dua informasi yang dapat kami sampaikan dari Kompas TV Biro Gorontalo untuk segmen Cerita Nusantara kali ini.
00:31Informasi pertama saudara dan Imron, lembaga pemasyarakatan atau lapas perempuan Gorontalo memberikan pelatihan,
00:38keterampilan kemandirian kepada puluhan warga binaan.
00:41Warga binaan diberikan pelatihan untuk menjahit sebagai bekal untuk dapat kembali ke masyarakat nanti.
00:49Menjalani masa hukuman di dalam lapas memang cukup berat.
00:53Namun puluhan warga binaan di lapas Gorontalo justru sibuk mengikuti pelatihan keterampilan yang digelar oleh pihak lapas.
01:01Mereka diberi pelatihan menjahit yang diberikan oleh instruktur profesional.
01:05Mulai dari membuat pola, mengunting hingga menjahit kain secara benar mulai dilakukan.
01:11Salah seorang warga binaan pemasyarakatan mengaku senang dengan program ini.
01:16Lantaran sangat bermanfaat sebagai bekal saat kebas nanti.
01:19Mereka juga mendapatkan pelatihan lainnya seperti tata boga, kecantikan, hingga pertanian hidroponik.
01:27Di lapas perempuan Gorontalo ada berbagai macam pelatihan,
01:31yaitu dimulai dari pelatihan kemandirian, ada berbagai pelatihan yang dilaksanakan di lapas perempuan ini.
01:40Yang pertama itu pelatihan pertanian, itu ada berbagai macam tanaman hidroponik yang sudah didampingi oleh petugas yang dilaksanakan oleh warga binaan di sini.
01:52Dan kemudian ada pelatihan juga kecantikan yang setiap hari dibuka ruang kegiatan.
02:00Dan untuk menjahit, ada juga pelatihan karau, dan tata boga, dan juga pelatihan peternakan.
02:14Pelatihan ini untuk memberikan bekal keterampilan agar warga binaan dapat membuka peluang usaha
02:20dan tidak merasa jenuh selama menjalani masa pidana.
02:23Yang kami harapkan dilaksanakan pelatihan ini agar kedepannya setelah bebas nanti warga binaan dapat mendapat bekal keterampilan
02:37serta setelah bebas nanti mereka akan membuka peluang usaha sendiri
02:43serta agar mereka tidak jenuh juga di dalam sini.
02:48Program kemandirian lapas perempuan Gorontalo tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman.
02:54Tetapi juga membentuk warga binaan menjadi individu yang lebih baik, terampil,
02:58dan siap menjalani kehidupan yang layak di luar tembok penjara.
03:02Tim Liputan, Kompas TV Gorontalo
03:04Informasi selanjutnya, Saudara, berbagai cara dilakukan untuk melepas penat setelah bekerja selama satu pekan.
03:13Di Kota Gorontalo, para pecinta mobil Tamiya menggelar balapan yang pesertanya didominasi oleh bapak-bapak.
03:23Mobil Tamiya
03:26Bagi generasi tahun 80-an hingga 90-an pasti mengenal dengan mainan ini yang dijamannya sangat populer.
03:34Namun hingga kini penggemar mobil Tamiya atau biasa dikenal dengan mini 4WD ini masih cukup banyak.
03:40Di Kota Gorontalo, pecinta mobil Tamiya tak lagi muda alias bapak-bapak dari berbagai kalangan dan profesi.
03:48Mulai dari ASN, polisi, TNI, dan karyawan swasta.
03:53Di akhir pekan, komunitas ini berkumpul untuk melakukan balapan mobil Tamiya.
03:57Selain karena hobi dan mengenang masa kecil, mereka mengaku kegiatan ini sekaligus melepas penat setelah bekerja selama seminggu.
04:05Meski hanya mainan, mereka serius dan menikmati balapan yang digelar dengan aturan pengumpulan poin layaknya balapan Formula 1.
04:14Salah satu peserta bilang ada kesenangan dan keseruan saat menggelar balapan mobil Tamiya.
04:19Bahkan setiap peserta harus mahir merakit mobil Tamiya mereka sehingga bisa melaju lebih cepat.
04:25Jadi Tamiya ini, ini sudah lama. Sudah dari sekitar tahun 80-an, 90-an.
04:33Lebih canggih dan lebih, kalau rumit tidak.
04:39Hanya problem solvernya itu lebih banyak.
04:43Meski terlihat sebagai mainan yang cukup kecil, namun sejumlah pecinta mobil Tamiya ini mengaku telah mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan mobil Tamiya, lengkap dengan alat perbengkelannya.
04:58Mereka pun mengaku telah mendapat dukungan dari istri untuk menyalurkan hobi.
05:03Selain untuk menyalurkan hobi, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta mobil Tamiya.
05:09Bahkan mereka juga sering mengajak keluarga untuk menyaksikan balapan.
05:13Saya itu demahin Tamiya dari masih SMP, SMP terus sampai sekarang ini itu paling cuma buat mengisi waktu luang.
05:29Untuk beli Tamiya itu harga kisaran Tamiya sekitaran 200-an sampai 1 jutaan ada.
05:38Kegiatan ini diharapkan dapat menjaring atlet dari Gorontalo untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional lantaran balapan mobil Tamiya ini kini berada di bawah naungan ikatan motor Indonesia sejak tahun 2021.
05:52Demikian dua informasi yang dapat kami sampaikan dari Kompas TV Gorontalo untuk segmen cerita Nusantara kali ini kembali ke video Inron.
Komentar