00:00Untuk Pak Kandaya dari Gerindra, senior saya, saya yang gak boleh ngelawan beliau, biar gimana, beliau dari senior saya,
00:08junior saya menghormati senior, tapi barusan menurut Bapak, Pak Dovi menghormati saya enggak Pak?
00:17Main-main Pak, main-main.
00:22Senior sendiri gitu.
00:26Oke gak, bercanda Pak, bercanda.
00:30Jadi banyak anak yang kerja di luar negeri, itu karena kegagalan kita menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.
00:41Waktu pertumbuhan ekonomi lambat seperti itu kemarin-kemarin, ya iya seperti itu.
00:45Jadi ada salah persepsi di antara ekonomi-ekonomi kita bahwa tumbuh 5% adalah maksimal buat kita.
00:54Di atas 5, diperlambat lagi ke 5.
00:56Padahal kalau melihat koefisien teknik kita, kita mesti tumbuh 6,7% atau lebih untuk menyerap tenaga kerja yang masuk ke usia kerja.
01:07Jadi Pak, kita harapkan nanti dengan berhasilnya program-program yang dijalankan oleh Pak Prabowo,
01:13dengan perbaikan investasi, dengan optimalisasi belanja pemerintah, optimalisasi manajemen fiskal dan moneter,
01:20harusnya kita bisa lebih baik lagi.
01:23Mengenai yang kerja di luar negeri, kalau menurut saya, ya selain di dalam negeri, keluar negeri juga didorong.
01:36Karena apa? Yang penting kan kesejahteraan.
01:39Mereka kenapa keluar?
01:41Karena mereka, UMR misalkan di Jepang itu 49 juta.
01:44Korea 30 juta.
01:48Lihat dari situ, lalu Taiwan 20 juta.
01:51Lihat dari situ, ya mereka keluar.
01:53Ya biarkan saja mereka itu kehendak sendiri,
01:55tapi kita dorong supaya dia mempunyai kemampuan yang lebih sehingga tidak jadi pekerja yang di bawah, Pak.
02:05Itu maksud saya.
02:06Karena jelas sekali kalau ke daerah Pantura, itu harapan mereka hanya kerja di luar negeri.
02:12Kita contoh lah, kayak negara-negara, katakanlah Filipin, Aljajair, apa.
02:20Itu kesejahteraannya didapat dari kerja di luar negeri.
02:24Nah itu yang, jadi kalau menurut saya, yang penting itu sejahtera dulu.
02:29Terima kasih atas masukannya, Pak.
02:31Pak Presiden sudah menjelaskan, membuat program vocational yang cukup besar tuh kosnya
02:35untuk welder, hospitality, dan lain-lain diperkuat nanti tahun depan mulai berjalan
02:41sehingga mereka bisa dapat kerja yang lebih layak.
02:43Tapi itu kan yang gak pendek, Pak.
02:45Yang gak panjang, kalau orang Amerika lebih bagus,
02:47misalnya negara Amerika lebih bagus dari kita.
02:50Apa orang kita ke sana semua.
02:52Harusnya gini, harusnya kita membuat Indonesia kayak Amerika sejahteranya.
02:57Itu yang kita kejar dalam beberapa tahun ke depan, 10 tahun mungkin.
03:00Jadi, target kita bukan mindahin orang ke sana,
03:05supaya di sana hidup enak, tapi kita membuat di sini bagus suasananya
03:08sehingga di sini kita juga bisa hidup lebih enak tanpa harus ke luar negeri.
03:12Kalau ke sana itu masalah pilihan atau ke luar negeri, liburlah, bolehlah.
03:16Kira-kira gitu, Pak.
03:17Ini di kepala saya isinya kira-kira gitu, Pak.
03:22Sebagai orang ITB, Pak.
03:23Bapak orang ITB juga, kan?
03:24Sebagai senior.
03:25Pasti Bapak mendukung saya.
Komentar