00:00Kita ke informasi pertama sodara, akses jalan lintas tengah Sumatera di Kecamatan Sayur Matinggi,
00:06Kebupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara Putus akibat terendam banjir.
00:10Ketinggian air bahkan mencapai 1 meter di beberapa titik.
00:15Banjir disebabkan luapan air dari sungai Batang Angkola,
00:19akibatnya kendaraan dari dua arah tidak bisa melintasi kawasan ini.
00:24Para pengendara terpaksa mengantri sambil menunggu air surut.
00:27Menurut pengemudi, jalan tak bisa dilalui sejak selasa malam.
00:57Sudah nggak tanda-tanda surutnya, Bang, untuk di sekarang?
00:59Belum.
01:02Berdasarkan informasi dari Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB sodara,
01:08banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan menyebabkan 8 warga meninggal dunia.
01:13Selain itu, 58 orang mengalami luka-luka dan 2.851 warga mengungsi
01:20dari 11 kecamatan yang terdampak di Tapanuli Selatan.
01:24BPBD Tapanuli Selatan saat ini mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor.
01:37Banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
01:41Pemerintah daerah dan BPBD terus melakukan penanganan daurat
01:44untuk mendata kerusakan serta memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan.
01:58Detik-detik banjir bandang dan tanah longsor terekam video amatir warga di Desa Mardame,
02:04kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah Sumatera Utara, selasa pagi.
02:08Empat orang yang merupakan satu keluarga meninggal dunia setelah rumah yang ditempati tertimbun longsor.
02:14Tingginya curah hujan sejak dua hari terakhir juga mengakibatkan banjir bandang
02:20di Kelurahan Hutana Bolon, Tuka, Tapanuli Tengah.
02:23Banjir bandang membawa material kayu hingga hampir menutup rumah warga.
02:28Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyatakan
02:31pihaknya bersama BPBD tengah menyiapkan titik-titik evakuasi warga terdampak banjir dan longsor.
02:36Kami pemerintah sedang mengupayakan itu untuk titik-titik evakuasi.
02:42Nah itu ada gor, aula kami yang kami siapkan untuk menampung evakuasi warga.
02:49Terutama yang banjir sangat meluas, itu ribuan warga yang terdampak.
02:53Kemudian kami berkoordinasi dengan tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas pemerintahan lainnya
03:00yang bisa kami gunakan untuk melakukan evakuasi.
03:04Nah disitu kami siapkan dapur umum dari dina sosial dan juga pelayanan kesehatan.
03:11Tadi Kementerian Sosial juga sedang mengirimkan bantuannya
03:15dan untuk digerakkan ke wilayah Tapanuli Tengah.
03:22Dan juga tadi sudah berkoordinasi dengan Pak Gubernur Sumatera Utara.
03:26Beliau dalam dua hari ini juga akan turun ke lokasi.
03:30Sementara di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Batang Toru.
03:38Menurut informasi dari Polsek Batang Toru, banjir bandang terjadi di desa Garoga, desa Kuta Godang, desa Aeknador.
03:46Atas musibah ini, empat orang dilaporkan hilang dan 21 orang mengalami luka-luka.
03:51Warga juga bilang akibat banjir bandang, harta benda hilang tersapu banjir.
03:55Kami setelah hari ini berada di desa Daya Aeknador, Kuta Godang, Kecamatan Batang Toru.
04:05Saat ini sudah terjadi banjir bandang.
04:09Banjir bandang kemendan, jadi saat ini belum bisa kami perkirakan apakah ada korban atau tidak.
04:15Kami telah menghimpat dari mengavakuasi dan beberapa masyarakat tidak akan menguntikkan.
04:21Banjir bandang juga menerjang dua desa di Mandailing Natau, Sumatera Utara.
04:26Tidak ada korban jiwa, namun warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga.
04:32Selain merusak rumah warga, banjir bandang juga memutus akses jalan litas provinsi yang menghubungkan empat kecamatan.
04:38Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah, terdapat tujuh kecamatan di wilayah Mandailing Natau yang terdampak banjir dan tanah longsor.
04:46Kecamatan yang terparah di Kecamatan Mora Batanggalis ya, ada di empat desa yang kita sebut desa Sulangaling,
04:55ada desa Utari Maru, desa Kapondung, Lepuk Kapondung 1, dan Ranto Panjang.
05:01Yang terparah di Kutari Maru, kecamatan Mora Batanggalis.
05:08Kemudian ada juga di kecamatan Batahan, Batahan 3, itu pun terdapat banjir, sampai masyarakatnya pun sudah mulai mengungsi.
05:20Kemudian ada lagi tanah longsor, ada di kecamatan Batanglatal dan kecamatan Panjabuan Selatan.
05:31Hingga kini, pemerintah daerah dan BPBD terus melakukan penanganan darurat,
05:35mendata kerusakan, serta memastikan warga terdampak mendapat bantuan.
05:41Tim Liputan Kompas TV, Sumatera Utara
05:43Untuk mengetahui penanganan pasca banjir bandang dan longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Utara,
05:51kita akan tanyakan kepada jurnalis Kompas TV, Emir Syapurba dan Juru Kamera Bahri.
05:55Selamat siang Emir, total ada berapa kabupaten kota yang diterjang banjir dan longsor?
06:00Updatenya sudah ada berapa korban jiwa?
06:03Ya, selamat siang, Bela dan juga saudara akibat cuaca ekskrib yang terjadi beberapa hari terakhir ini.
06:09Sebenarnya di Sumatera Utara ada beberapa kabupaten yang saat ini diterjang bencana alam.
06:15Seperti halnya di Tapanuli Selatan, Bela dan juga saudara saat ini,
06:20jalan lintas tengah yang berada di Tapanuli Selatan mengalami lumpuh total,
06:23akibat meluapnya sungai Batang Angkol yang proses berada di pinggir jalan,
06:28di mana banjir pinggir satu meter tersebut mengakibatkan kenderaan tidak dapat melalui jalur tersebut
06:34dan mengakibatkan antrian kenderaan yang mengular.
06:38Saya sebelumnya, Bela dan juga saudara, banjir bandang terjadi di Tapanuli Selatan.
06:43Banjir dengan material sayu menyapu tiga desa di Kecamatan Batang Teru, Tapanuli Selatan.
06:50Dari data yang saya himpun, dari BNPB, saudara,
06:56setidaknya ada delapan orang korban jiwa dan juga 58 orang luka-luka
07:01akibat bencana alam banjir bandang tersebut.
07:05Selain di Tapanuli Selatan, Bela dan juga saudara,
07:07sehari sebelumnya atau pada selasa kemarin,
07:09juga terjadi bencana alam berupa longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah
07:14yang mengakibatkan empat orang yang merupakan satu keluarga meninggal dunia
07:20akibat rumah yang mereka tempati di terjang material longsor.
07:25Sedangkan itu, Bela dan juga saudara di Tapanuli Utara,
07:28puluhan rumah warga terdampak akibat adanya banjir
07:32dan juga dua jembatan terputus sehingga akses jalan
07:38ataupun akses warga juga terganggu akibat adanya banjir bandang ini.
07:43Sementara itu, untuk saat ini,
07:44pemerintah daerah dan pemerintah tempat masih fokus
07:48untuk melakukan evakuasi
07:50dan seperti yang ditapanuli Tengah, Bela dan juga saudara
07:53sudah disiagakan dapur-dapur umum dan juga tempat pengungsi
08:00agar warga mendapatkan tempat untuk berlindung
08:05dan juga distribusi logistik dan distribusi bantuan
08:10berupa makanan dan juga bahan-bahan pokok
08:13dapat segera disaluruhkan.
08:15Memang, Bela dan juga saudara,
08:17belakangan ini cuaca ekstrim terus menerpa Sumatera Utara
08:21seperti halnya hujan dengan intensitas tinggi.
08:26Dan memang, Bela dan juga saudara,
08:29jika kita melihat pemberitahuan dari BBMKG wilayah 1
08:36sudah menghimbau bahwasannya akan terjadi cuaca ekstrim
08:40sehingga warga dihimbau untuk tetap puas pada
08:43akan terjadinya tanah longsor, banjir bandang,
08:46dan juga angin kencang yang dapat berpotensi
08:48menumbangkan pohon-pohon besar yang ada, Bela.
08:51Emir, lalu evakuasi warga seperti apa prosesnya?
08:55Karena kalau tadi menurut Anda kan
08:56cuaca di sana juga masih belum menentu seperti itu.
09:01Ya, Bela dan juga saudara, benar sekali
09:03cuaca ekstrim masih menerpa
09:05seperti kemarin, Bela dan juga saudara,
09:07intensitas hujan yang tinggi
09:09sempat menghalangi proses pembersihan jalan
09:14yang terkena material-material longsor
09:18sehingga pada saat ini evakuasi
09:20dan seperti pembersihan jalan
09:21yang terkena material longsor
09:23masih terus dilakukan.
09:24Sama halnya juga seperti evakuasi warga
09:27baik yang terdampak banjir
09:28ataupun rumahnya terkena longsor
09:31saat ini masih dilakukan evakuasi
09:33oleh tim gabungan dan pemerintah
09:35sempat, Bela.
09:36Emir, lalu apakah ada pengungsian yang disiapkan
09:39dan apa saja bantuan yang dibutuhkan warga saat ini?
09:43Ya, tentunya, Bela, jika kita melihat
09:45bencana alam seperti banjir bandang dan longsor ini
09:47dari seperti yang saya sebutkan tadi
09:50untuk pemerintah panduli tengah
09:51sudah menyediakan posko-posko pegungsian
09:54dan juga dapur umum
09:56dan sudah memasihkan distribusi logistik
09:59untuk para pegungsi.
10:01Tentunya, yang dibutuhkan oleh para pegungsi
10:04itu adalah logistik bahan pangan
10:06bahan pangan dan juga selimut
10:09dan juga tentunya obat-obatan
10:11mengingat cuaca ekstrim ini
10:13memungkinkan warga lebih berpotensi
10:17untuk terkena sakit, Bela.
10:20Baik, warga saat ini membutuhkan
10:21bahan pangan, selimut, dan juga obat-obatan.
10:25Terima kasih atas laporan Anda,
10:26Jurnalis Kompas TV, Emir Syapurba, dan juga Bahri
10:29langsung dari Medan Sumatera Utara.
10:30Selamat bertugas kembali.
Komentar