Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Puluhan anak korban erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur, hari ini kembali masuk sekolah. Mereka sempat diliburkan setelah bangunan sekolah hancur tersapu material vulkanik.

Murid SD Negeri Supit Urang Dua tetap semangat masuk sekolah meski tanpa seragam dan peralatan sekolah. Mereka dititipkan sementara di SDN Supit Urang Satu.

Mereka digabung dalam satu kelas dan belajar hingga pukul 10 pagi.

Inilah lokasi bangunan SDN Supit Urang Dua yang hilang tanpa sisa, luluh lantak akibat erupsi Gunung Semeru.

Tidak ada satupun tembok yang terlihat, dan tinggal pondasinya saja. Sejumlah batu besar menumpuk di tempat ini.

Menurut Sekretaris Desa Supit Urang, kehancuran ini terjadi dalam hitungan menit saat awan panas yang disertai lahar dingin menerjang pada Rabu sore.

Untungnya, tidak ada proses belajar mengajar ketika bencana terjadi.

#erupsisemeru#semeru #vulkanik

Baca Juga Status Gunung Semeru Masih Awas, 373 Warga Mengungsi ke Posko SMPN 2 Pronojiwo | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/633186/status-gunung-semeru-masih-awas-373-warga-mengungsi-ke-posko-smpn-2-pronojiwo-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633187/pasca-erupsi-semeru-siswa-di-lumajang-kembali-masuk-sekolah-kompas-petang
Transkrip
00:00Keinformasi lain, Saudara PVMBG menyatakan aktivitas Gunung Semeru masih tinggi dengan status awas.
00:07Masyarakat mendimbau tidak beraktivitas di 8 km dari kawah dan 20 km arah tenggara
00:14karena rawan terjadinya awan panas dan lahar hujan.
00:20Visual udara ini, Saudara, adalah pantauan BNPB terhadap kondisi aliran lahar hujan
00:25di sekitar jembatan geladak perak, Saudara.
00:30Petugas BNPB menerbangkan pesawat nirawak atau drone untuk memantau kondisi aliran lahar hujan
00:37di sekitar jembatan geladak perak, serta melakukan pemetaan di kawasan Hunian tetap sumber mujur.
00:46Sementara itu, Saudara, ratusan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian
00:50tetap ataupun terus mendapatkan penanganan dari pemerintah setempat.
01:00Puluhan anak korban erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur hari ini kembali masuk sekolah.
01:08Mereka sempat diliburkan setelah bangunan sekolah mereka hancur, tersapu material vulkanik.
01:14Murid SDN Negeri Sumpit Urang 2 tetap bersemangat masuk sekolah meski tanpa seragam dan juga peralatan sekolah.
01:23Mereka dititipkan sementara di SDN Sumpit Urang 1.
01:26Mereka digabung dalam satu kelas dan belajar hingga pukul 10 pagi.
01:31Dari memang apa-namanya siswa kami dari SDN Sumpit Urang 2 itu memang banyak yang tidak memiliki seragam
01:41ya karena akibat dari terbawa lahar Semeru kemarin itu.
01:46Jadi kami pun juga sudah koordinasi dan kepada relawan, kepada binas memang minta bantuan
01:51segera mungkin untuk membantu seragam dan semua perlengkapan kebutuhan anak-anak untuk sekolah.
02:07Mokrasi bangunan SDN Sumpit Urang 2 yang hilang tanpa sisa.
02:12Lululanta akibat erupsi Gunung Semeru, sodara.
02:15Tidak ada satupun tembok yang terlihat dan tinggal fondasinya saja.
02:20Sejumlah batu besar menumpuk di tempat ini.
02:23Menurut Sekretaris Desa Sumpit Urang,
02:25kancuran ini terjadi dalam hitungan menit saat awan panas yang disertai dengan lahar dingin
02:31menerjang pada Rabu sore lalu.
02:34Untungnya, sodara, tidak ada proses belajar menghajar ketika bencana ini terjadi.
02:38Untuk SDN Sumpit Urang 2 yang ada di Sumpit Urang 2, tempatnya di daerah kamar A sudah tidak bisa dipergunakan lagi.
02:56Karena dampak dari lahar ini, SDN Sumpit Urang 2, sekarang tinggal fondasinya saja.
03:05Sudah tidak bisa dipakai dan dipergunakan lagi untuk belajar menghajar.
03:10Sekarang muridnya ke mana, Pak?
03:13Muridnya ada yang di pengungsian, juga ada yang di rumah sodara-sodaranya untuk menghajar.
03:18Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan