00:00Kesorotan selanjutnya saudara, kematian Prada Luki Namo meninggalkan duka mendalam bagi para sahabatnya.
00:06Jurnalis Kompas TV, Niputu Tersenanda dan Juru Kamera Roy Ilman
00:09bertemu dengan salah satu sahabat almahrum Prada Luki Namo yang menceritakan soal kekerasan yang dialami Luki Namo sebelum meninggal dunia.
00:19Fakta kematian Prada Luki terus diungkap, baik di ruang sidang maupun dari keterangan keluarga dan kerabat.
00:44Jurnalis Kompas TV, Niputu Tersenanda dan Juru Kamera Roy Ilman
00:50bertemu dengan salah satu sahabat almahrum Prada Luki Namo, Goldetris Natalia Tokatalan.
00:56Ia bercerita, Prada Luki mulai mengalami kekerasan sejak bulan Juni.
01:01Satu minggu di Nagekeoka itu sudah dianiaya, sudah dipukul.
01:05Terus saya tanya, kenapa dipukul? Tidak tahu nama senior dengan NRP-nya.
01:11Terus setelah itu, masih lagi dipukul berame-rame tentang masih nama NRP sama nama senior.
01:19Terus dia dipukul sendiri di belakang barak.
01:22Terus lagi yang bulan Juli kemarin kalau tidak salah, itu dia dipukul.
01:27Dia bilang dia tidak kuat lagi di sini, dia mau pindah saja ke Kupang.
01:31Terakhir chat dengan saya tanggal 27.
01:34Terus tidak ada lagi chat, kakak.
01:35Tidak ada lagi kontak dengan Prada Luki.
01:37Biasanya pada saat cerita itu dilakukan lewat apa, kakak?
01:42Lewat chat atau video call?
01:44Biasa video call.
01:45Kalau yang bukti-bukti chat, kakak sudah tidak ada lagi.
01:48Sudah dihapus.
01:50Entah dari pihak Luki-nya atau dari mana, saya tidak tahu.
01:55Natalia juga memperlihatkan sebuah ruangan di rumahnya
01:57yang biasa digunakan Luki untuk belajar dan beristirahat.
02:01Kepada Natalia, Luki bilang bertekad untuk jadi TNI demi membahagiakan keluarganya.
02:07Saya harus bisa jadi tentara untuk beli rumah untuk mama.
02:11Untuk mama dan adik-adik tinggal.
02:13Jadi memang dia pengen sekali jadi?
02:15Iya, pengen sekali.
02:17Dia terinspirasi dari bapak.
02:19Hari harus lari, pagi lari, sore lari, makan teratur.
02:23Mungkin kami jadwal tidurnya yang tidak teratur.
02:26Soalnya belajarnya sampai pagi jam 3, baru kami tidur.
02:30Terus jam 5 lagi harus berangkat tes.
02:33Seperti itu, kakak.
02:34Dan itu dilakukan Luki supaya bisa jadi tentara?
02:41Kini, keluarga dan kerabat perada Luki Tengah berjuang
02:44mengungkap fakta di balik kematian perada Luki.
02:48Niputu Trisnanda, Roy Ilman, Kompas TV, Kupang, Nusa Tengah Timur.
02:53Sidang penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya perada Luki Namo
02:59akan dilanjutkan pada Senin besok, sodara.
03:02Lalu, seperti apa jalannya sidang?
03:06Kita akan menyapa jurnalis Kompas TV Niputu Trisnanda
03:10dan juru kamera Roy Ilman dari Kupang, Nusa Tengah Timur, sodara.
03:14Dan kalau kita lihat, sodara, informasinya
03:17sidang besok juga akan beragendakan pemeriksaan sejumlah saksi
03:23informasi yang kami dapatkan dari Kupang, Nusa Tengah Timur
03:27bahwa nanti pada saat sidang lanjutan yang dilaksanakan esok hari
03:32akan menghadirkan dua saksi dokter, sodara.
03:37Melihat jalannya sidang, kasus kematian perada Luki Namo ini
03:41memang dibagi menjadi tiga klaster
03:43yaitu untuk satu tersangka yang merupakan atasan dari perada Luki Namo
03:49kemudian ada dua puluh tersangka lainnya
03:53yang dibagi menjadi dua klaster
03:55yaitu tujuh belas tersangka dan juga empat tersangka.
03:59Terima kasih telah menonton!
Komentar