00:00Dengan hal ini, izin Pak Tamsil saya langsung, izin pimpinan saya langsung saja
00:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:08Bagaimana hari ini Pak Purbaya, time to sell atau time to buy Pak?
00:14Saya nungguin Pak Purbaya
00:15Time to buy?
00:16Siap Pak, kalau gitu
00:17Ini karena kita perbaikin secara fundamental
00:20Indeks saham akan menggambangkan ekonomi pada akhirnya
00:25Siap Pak, nanti saya beli lagi Pak
00:26Jadi 10 tahun depan akan ekspansi terus jadi kali sekarang
00:29Siap
00:30Baik Pak, saya walaupun fans sama Pak Purbaya
00:35Saya tetap menyeroti beberapa hal ya Pak, izin
00:37Undang-undang APBN tahun 2026 baru saja kita sahkan di tanggal 23 September tahun 2025
00:44Sudah dipastikan TKD turun sebanyak 25%
00:47TKD Kaltim kami perencanaan itu menerima 10 triliun
00:51Tapi ternyata kami kekurangan 70% Pak
00:56Kami hanya menerima 3 triliun saja
00:59Sudah Pak, saya sudah cek
01:02Coba cek lagi deh
01:03Ya baik
01:03Kebetulan Pak, saya
01:06Kaltim Pak, saya baru saja pulang dari reses Pak
01:11Dari Kundapil Pak
01:12Saya bertemu dengan seluruh jajaran Pemda, Pemprov Pak
01:15Jadi informasi yang kami dapatkan begitu Pak
01:17Kaltim, 3 triliun
01:19Dari 10 triliun yang sudah kami rencanakan Pak
01:23Kami kehilangan 70% Pak
01:25Itu Pak Jiwandono di sana ya?
01:29Dari sana ya?
01:30Dari Kaltim ya?
01:30DPRD Kaltim bukan?
01:32Saya
01:32Budi Jiwandono
01:34Saya reses sama Pemprov Pak
01:36Sama BKAD
01:37Oh, Pak Budi saya tidak bertemu Pak
01:41Kami berbeda
01:42Paling tidak dia orang sana kan?
01:44Iya
01:44Dari sana
01:45Ibu cek
01:46Dia ada ya?
01:46Baik
01:47Nanti saya
01:48Tapi ini tetap saya lanjutkan Pak
01:50Jadi kalau kita
01:54Karena sesuai data yang pada saat reses Pak Menteri
01:57Kalau kita lihat mandatory spending infrastruktur itu
02:0040% ditambah lagi pendidikan 20%
02:03Maka uang kami tersisa 1 triliun saja Pak Menteri
02:06Kalau hitungan dari 3 triliun tadi Pak
02:08Dikurangi mandatory spending pendidikan dan infrastruktur jadi kurang
02:12Akhirnya menjadi 1 triliun saja
02:15Bagaimana dengan gaji P3K yang baru saja dilantik Pak?
02:19Hampir 4.000 provinsi Kaltim itu melantik P3K
02:22Apakah ini yang bertanggung jawab BKN Pak?
02:25Karena mereka sudah kekurangan yang sangat tinggi Pak
02:27Kalau kita lihat gaji dari P3K di
02:30Dasari dari dana alokasi umum yaitu DAU bagian dari TKD
02:34Kalau nanti alasannya uang ini dilarikan kepada
02:37Balai Pekerjaan Nasional Pementeri
02:40Tentu saja saya
02:41Kalau saya boleh bawa Pementeri ke Kutim, ke Kubar bagian
02:45Bagian Barat dari Kalimantan Timur
02:47Itu jalannya hancur sehancur-hancurnya Pak
02:49Tapi kalau kita lihat lagi ke arah selatan Pak
02:51Sabar Pak Proya, sabar
02:53Tapi kalau kita lihat lagi ke arah selatan Kaltim Pak
02:57Ada di sana namanya Kabupaten Pasir
02:59Sampai ditahanamin pohon pisang Pak
03:02Masyarakat sama masyarakat Pak Jalan Nasionalnya
03:04Jadi kami di sana Pak Balai Pekerjaan Nasional mungkin perlu
03:07Tambahan anggaran supaya bisa melakukan
03:09Ke pekerjaan nasional yang ada di sana Pak
03:11Kalau dialasankan MBG Pak
03:13Saya pernah ditelepon sama Deputi MBG Pak
03:15Bu Sinta, bangun dong MBG di Kaltim ini termasuk terendah se-Indonesia
03:18Itu MBG Pak
03:20Jadi saya kira Pak Menteri
03:21Kami Kaltim itu kehilangan saya pikir
03:24Mudah-mudahan nanti saya cek
03:26Kalau Pak Menteri tadi bilang tolong cek lagi
03:28Saya akan cek lagi Pak Menteri
03:29Mudah-mudahan tidak 3 triliun ya Pak
03:31Yang kedua Pak saya berbicara tentang
03:34Adalah
03:35Keputusan Menteri Keuangan nomor 25 tahun 2025
03:40Kekurangan bayar untuk tahun 2023 Pak
03:44Izin saya sampaikan Pak
03:45Kaltim itu 1,2 triliun
03:48Kabupaten Pasir 450 miliar
03:51Berau 500 miliar
03:52Kukar 1,3 triliun
03:53Kubar 170 miliar
03:55Kutim 990 miliar
03:57Balikpapan 194 miliar
04:00Bontang 247 miliar
04:02Dan Samarinda 266 miliar
04:04Penajam Pasir Utara 208 miliar
04:06Dan Mahulu 236 miliar
04:09Total kurang lebih 6 triliun Pak
04:11Saya hanya mengingatkan kepada Pak Menteri
04:13Ini kapan Bapak cairkan
04:15Kalau Bapak mencairkannya setelah bulan November Pak
04:18Setelah mereka pengesahan
04:19Sudah dipastikan tahun 2026
04:21Anggaran ini menjadi silva Pak
04:23Karena pada saat saya bertemu sama BPKAD
04:26Bapenda
04:27Saya tanya
04:28Dimasukkan tidak dalam rencana kerja
04:30Anggaran 1,2 triliun atau 6 triliun ini
04:33Kata mereka
04:34Mereka tidak siap memasukkan dalam rencana kerja mereka
04:37Karena mereka takut
04:38Uang ini tidak disalurkan
04:39Jadi saya harap Pak Menteri
04:41Ini bisa disalurkan
04:42Sebelum mereka ketok palu Pak Menteri
04:44Yaitu sebelum bulan November
04:46Supaya mereka bisa memasukkan ini
04:48Kedalam rencana kerja mereka tahun 2026
04:51Malam ini ya
04:52Saya berharap sih malam ini Pak Menteri
04:54Kalau bisa cair
04:55Ini kalau Bapak mencairkan di atas November Pak
04:59Sudah dipastikan 2026 uang ini silva Pak
05:02Dan juga sekaligus Pak Menteri
05:05Jangan dicicil-cicil dong Pak
05:07Uang transfer tuh
05:08Uang kekurang bayar selalu dicicil Pak
05:11Setiap tahun
05:11Karena ini berpengaruh kepada perencanaan mereka
05:15Iya
05:16Karena uang ini pasti akan silva
05:18Mereka bisa menggunakannya itu setelah perubahan
05:20Baik itu dari saya Pak Menteri
05:22Terima kasih
05:23Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
05:25Waalaikumsalam
05:27Maksudnya
05:28Terima kasih Ibu Sinta
05:30Biar ruangnya beredar katanya dicairkan itu Pak Menteri
05:33Sampai jumpa di video selanjutnya Pak Menteri
Komentar