00:00Terima kasih sudah masih bersama kami dalam Sapa Indonesia Pagi.
00:05Saudara Lembaga Bantuan Hukum Medan mengecam fonis 10 bulan yang dijatuhkan pengadilan militer Medan terhadap Serturiza
00:13terkait meninggalnya seorang pelajar SMP pada September 2024 yang lalu.
00:30Menurut Direktur LBH Medan Irfan Saputra, putusan ini sangat ringan dan menjadi sejarah buruk peradilan militer Medan.
00:42Ia mendesak agar auditor militer mengajukan banding terhadap putusan majelis hakim tersebut.
00:48Putusan fonis 10 bulan ini dijatuhkan pengadilan militer 102 Medan kepada Serturiza Pahlevi.
00:58Terkait kasus tewasnya seorang pelajar SMP.
01:03Korban yang saat itu tengah melihat aksi tawuran ditangkap personil TNI dan diduga korban mengalami tindak kekerasan saat penangkapan.
01:16Serturiza Pahlevi dalam kasus kematian MAS, anak 15 tahun yang diduga, disiksa, dan makinnya meninggal dunia.
01:24LBH Medan mengecam ikutan yang sangat ringan itu, yaitu 10 bulan penggara dengan restitusi 12 juta.
01:32Kecaman ini bukan tanpa alasan.
01:34Kita menilai kalau putusan ini sangatlah menjadi presiden buruk dan menjadi sejarah buruk penegakan hukum di peradilan militer.
01:41P5 ulangi NLP 31060-808271284
01:50Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana karena kealfaannya menyebabkan matinya orang lain.
01:59Mumidana terdakwa oleh karyatut dengan pidana penjara selama 10 bulan.
02:02Terima kasih telah menonton!
Komentar