Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BEKASI, KOMPAS.TV - Penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran Kali Sekunder, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ricuh.

Saling dorong dan adu mulut terjadi antara warga dan petugas Satpol PP di Kampung Kali Ulu, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kericuhan dipicu warga yang tak terima pembongkaran bangunan dilakukan tanpa ada kompensasi.

Di tengah proses pembongkaran, seorang warga histeris hingga jatuh pingsan karena kelelahan saat berusaha mempertahankan rumahnya.

Meski ditolak warga, petugas tetap melanjutkan pembongkaran dengan alasan lokasi tersebut masuk kawasan larangan dan rawan banjir.

Pemerintah berencana menormalisasi Anak Kali Cilemah Abang dan mengembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau.

Baca Juga Dua Rumah di Bekasi Terbakar Akibat Korsleting, Pemadaman Terkendala Akses Jalan | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/624461/dua-rumah-di-bekasi-terbakar-akibat-korsleting-pemadaman-terkendala-akses-jalan-berut

#penertibanbekasi #bangunanliar #satpolpp #bekasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/624462/ricuh-penertiban-bangunan-liar-di-bekasi-diwarnai-adu-mulut-warga-dengan-petugas-berut

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran Kaliskunder Kabupaten Bekasi, Jauh Barat, Ricu.
00:20Saling dorong dan adu mulut terjadi antara warga dan petugas Satpol PP di kampung Kaliulu, Cikaran Utara, Kabupaten Bekasi.
00:27Tericuhan dipicu warga yang tak terima, pembongkaran bangunan dilakukan tanpa ada kompensasi.
00:34Di tengah proses pembongkaran, seorang warga histeris hingga jatuh pingsan karena kelelahan saat berusaha mempertahankan rumahnya.
00:43Meski ditolak warga, petugas tetap melanjutkan pembongkaran dengan alasan lokasi tersebut masuk kawasan larangan dan rawan banjir.
00:51Pemerintah berencana menormalisasi anak Kali Cilmah Abang dan mengembalikan fungsi sebagai ruang terbuka hijau.
00:59Prosesnya kita sudah melakukan tahapan proses, yaitu yang pertama kita telah melakukan imbauan.
01:13Sebelum imbauan kita melakukan peringatan terlebih dahulu, pendataan, kemudian imbauan.
01:18Kemudian kita setelah imbauan dan pendataan, kemudian melakukan peringatan satu-satu.
01:25Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan