Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung menyerahkan uang hasil sitaan kasus korupsi ekspor CPO atau minyak kelapa sawit senilai Rp13 triliun kepada pemerintah.

Uang ini dikumpulkan dari tiga terdakwa korporasi, yakni Wilmar Group, PT Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, penyerahan uang pengganti kerugian negara ini menjadi pertanda baik dalam mengawali masa genap satu tahun pemerintahan PrabowoGibran.

Ia meminta Kejaksaan Agung terus mengejar kekayaan bangsa yang diselewengkan agar bisa dialokasikan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga 4 Kali Reshuffle dalam Setahun Pemerintahan Prabowo: Tegas atau Bagi-Bagi Kursi? | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/624192/4-kali-reshuffle-dalam-setahun-pemerintahan-prabowo-tegas-atau-bagi-bagi-kursi-kompas-petang

#kejagung #prabowo #korupsicpo #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/624194/kejagung-serahkan-rp13-triliun-uang-korupsi-cpo-ke-pemerintah-prabowo-ini-awal-baik
Transkrip
00:00Kami mulai dari berita Kejaksaan Agung yang menyerahkan uang hasil sitaan kasus korupsi ekspor CPO minyak kelapa sawit senilai 13 triliun rupiah ke pemerintah.
00:10Uang ini dikumpulkan dari tiga terdakwa korporasi, yakni Wilmar Group, PT Musimas Group, dan Permata Hijau Group.
00:19Tumpukan uang menjulang tinggi di lobi gedung utama Kejaksaan Agung, Republik Indonesia, Senin Siang.
00:24Uang hasil sitaan ini diserahkan ke Kejaksaan Agung di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
00:30Dari total 13,2 triliun rupiah yang sudah dikumpulkan, Kejaksaan Agung secara simbolis menyerahkan 2,4 triliun rupiah di antaranya kepada pemerintah.
00:40Tumpukan uang pecahan 100 ribu rupiah itu disita Kejagung dari tiga terdakwa korporasi kasus korupsi ekspor CPO minyak kelapa sawit periode 2021-2022.
00:50Kejaksaan Agung, ST Burhanuddin bilang, Kejagung saat ini fokus pada penegakan hukum tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara.
01:00Berang rampasan negara berupa uang akan kami serahkan kepada Kementerian Keuangan dan sebagai instansi yang berwenang mengelola keuangan negara.
01:13Dan tadi kami kemarin kami telah melakukan eksekusinya tinggal kami secara hari ini akan kami serahkan keseluruhan.
01:24Ini jumlahnya ini 13 triliun 255 tetapi tidak mungkin kami hadirkan di sini semua.
01:32Kalau 13 triliun akan kami-kami mungkin tempatnya yang tidak memungkinkan.
01:37Jadi ini sekitar 2 triliun koma empat.
01:43Bahwa kejaksaan telah menguat suatu penututan kepada grup korporasi yaitu Wilmar Group dan Musi Mas Group serta Permata Hijau Group.
01:53Total kerugian perekonomian negara itu 17 triliun.
01:57Sementara Presiden Prabowo Subianto bilang penyerahan uang pengganti kerugian negara ini menjadi pertanda baik dalam mengawali masa genap satu tahun pemerintahan Prabowo Gibran.
02:09Ia minta kejaksaan agung terus menggelar atau mengejar kekayaan bangsa yang diselewengkan agar bisa dialokasikan untuk kepentingan rakyat.
02:17Kebetulan ini pas satu tahun saya dilantik sebagai Presiden.
02:30Jadi saya merasa ini istilahnya tanda-tanda baik.
02:38Di hari satu tahun saya menyaksikan pemerintah Indonesia di kejaksaan sebagai bagian dari pemerintah Indonesia memperlihatkan dan membuktikan kepada rakyat kerja keras, kerja yang gigih, yang berani.
02:55Sehingga bisa membantu negara menyelamatkan kekayaan.
03:05Ingat, kalau kita lihat ini, ini sama dengan 8 ribu sekolah kita perbaiki.
03:125 juta nelayan bisa hidup.
03:175 juta dengan uang yang ada di sini.
03:23Saya ini greget, saya ingin kalau bisa kita kejar lagi itu ya.
03:30Kekayaan yang diselewengkan.
03:31Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan