00:00Kisah pilu dialami sepasang suami istri di Solok, Sumatera Barat usai bulan madu.
00:06Sang istri meninggal dunia dan suami yang sempat kritis berjuang untuk hadir di pemakaman istrinya.
00:12Dengan selang oksigen masih terpasang, Gilang Kurniawan bersikeras untuk hadir menghantarkan istrinya ke tempat peristirahatan terakhir di kawasan Gadut, Kota Padang.
00:36Momen bulan madu yang mestinya penuh kebahagiaan justru berujung petaka bagi Gilang dan sang istri.
00:44Keduanya ditemukan tak sadarkan diri di kamar penginapan pada Kamis 9 Oktober lalu.
00:58Sementara itu keluarga Cindy Destananda membatalkan proses autopsi.
01:06Sebelumnya keluarga sempat menyetujui autopsi pada jenazah Cindy.
01:10Polisi menyebut pembatalan persetujuan ini disampaikan oleh pihak keluarga saat pengurusan berkas di Polres Arusuka.
01:18Kemudian kita dampingi biar keluarga korban ini sampai ke Polres Arusuka kita lengkapi administrasi untuk rencana autopsi mayat tersebut.
01:35Namun sekarang sampai di Polres Arusuka, pihak keluarga menguruhkan niatnya.
01:41Ya tidak jadi dilakukan autopsi dengan pertimbangan mungkin keluarga Cindy kita, mungkin yang biak keluarga Cindy yang lebih tahu, sehingganya autopsi mayat tidak dilaksanakan.
01:53Suami korban hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit Semen Padang, Provinsi Padang.
02:02Kondisinya mulai membaik.
02:04Sementara itu pihak keluarga berharap agar pihak melola penginapan bertanggung jawab atas peristiwa ini.
02:11Kami sudah mencoba menghubungi pihak mengelola penginapan saudara namun belum ada tanggapan.
02:16Perawatan yang baik, persiapan yang baik. Kemudian saya minta pertanggung jawapan dari penginapan itu.
02:31Seperti apa, mungkin kita masih nunggu.
02:35Selesai itu yang penting.
02:37Tentu pertanggung jawapannya bukan hanya pihak saya.
02:40Karena kan ada dua korban, nantu saya meninggal, anak saya dirawat seperti ini.
02:48Kita akan lihat seperti apa, kita akan melihatnya.
02:52Dan untuk membahas lebih lengkap terkait kasus kematian istri dan suami yang kritis saat berbulan madu di sebuah penginapan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
03:02Kita akan berbincang dengan kasat reskrim Polres Solok, ada AKP Evrian Mustakim Batiti.
03:07Selamat malam, Pak Evrian.
03:10Selamat malam, Pak.
03:12Ya, Pak Evrian, saya mau konfirmasi soal dugaan karena keracunan gas dari pemanas air.
03:18Benar seperti ini, Pak? Karena memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari visum luar.
03:24Baik, selamat malam, Pak.
03:26Jadi, terkait situasi yang sampai saat ini kami temukan, bahwa benar dari hasil visum luar bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan.
03:36Oke, pasti proses penyelidikan hingga kini juga masih dilakukan, apalagi pihak keluarga dari korban ini juga meminta agar pemeriksaan terhadap pihak pengelola segera dilakukan.
03:51Sampai saat ini hasil temuan di lokasi kejadian seperti apa, Pak Evrian?
03:57Jadi, untuk sementara kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, sampai tadi malam baru kami selesai melaksanakan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.
04:13Ya, itu saksi-saksinya yang berada di lokasi TKP setelah kejadian.
04:20Ya, siapa saja itu, Pak? Empat orang saksi yang diperiksa?
04:23Jadi, empat orang saksi ini yang merupakan pihak yang berada di TKP pada saat setelah kejadian dan sebelum kejadian.
04:31Jadi, pemilik atau dalam hal ini karyawan yang berada di glamping resort tersebut.
04:37Oke, saya mencoba konfirmasi. Pihak pengelola dari tempat penginapan, kemudian termasuk juga keluarga dari korban. Istilahnya di sini suami begitu, Pak?
04:50Belum, belum. Untuk suami ataupun korban sendiri belum bisa kita minta keterangan karena sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
04:58Oke, selain pemeriksaan saksi yang tadi Bapak sebut empat orang, dalam proses penyelidikan, terutama temuan yang di lokasi itu ada apa saja, Pak?
05:11Apa yang barang bukti yang hingga kini diamankan oleh polisi?
05:15Untuk barang bukti, pada saat kami melakukan TP-TKP dalam hal ini, TP-TKP dilakukan oleh Polsek Lembah Gumanti, diamankanlah beberapa pakaian milik korban.
05:31Selanjutnya, tas yang dibawa oleh korban yang berisi barang-barang pribadi tentunya.
05:35Selanjutnya, makanan yang sudah dibuka atau kita duga telah dimakan oleh korban dan kartu identitas milik korban sendiri.
05:48Itu saja yang kita amankan dari lokasi TKP.
05:54Temuannya seperti apa, Pak? Ini kan juga supaya bisa menjadi imbauan kepada masyarakat luas, terutama juga kehatian-kehatian ketika juga memiliki infonya
06:04adalah karena water heater begitu, yang kemudian memang ada gasnya.
06:09Nah, apa, Pak, temuan yang ada di lokasi, di tempat itu begitu? Jadi, kewaspadaan supaya bisa dibangun di tengah masyarakat?
06:17Kalau misalnya di lokasi, hal-hal yang pada umumnya berada di resort ya, namun untuk lokasi di kamar mandi sendiri
06:26yang menjadi dugaan oleh pihak kita, kepolusian, didugaannya itu adalah keracunan.
06:34Jadi, kita juga mengamankan tabung gas LPG tersebut.
06:40Oke, jadi memang dugaan sementara ini adalah masih keracunan.
06:44Sementara memang selain ada sejumlah barang pribadi yang diamankan polisi, tentu pendalaman juga dilakukan
06:51terkait juga dugaan-dugaan terkait gas water heater yang ada di kamar mandi dari tempat penginapan.
06:58Selain dari olah tempat kejadian, apa, Pak, yang didalami, terutama terhadap empat saksi
07:04yang ini pasti keterangannya sangat ditunggu oleh pihak keluarga?
07:08Baik, jadi dari hasil keterangan yang sementara dilaporkan kepada kami dari PRS Krim sendiri
07:19bahwa benar sesuai dengan narisi yang sudah di, yang sudah berada di, yang sudah beredar
07:27Jadi, pada pukul 7 WIB pada hari Kamis tanggal 9
07:35bahwa benar saksi mengantar sarapan, kemudian melakukan mengetok pintu
07:42kemudian menerima jawaban dari pihak korban dari laki-laki
07:46menyampaikan bahwa sebentar, Bang
07:48dari situ saksi menunggu
07:51saksi menunggu sekitar 15 menit
07:54selanjutnya tidak ada jawaban
07:56saksi kembali
07:58melanjutkan kegiatannya mengantar sarapan ke kamar-kamar lainnya
08:02setelahnya pada pukul 7.30
08:05saksi lainnya
08:06datang ke kamar tersebut
08:10mengetok pintu
08:11tidak ada jawaban
08:13saksi curiga
08:15saksi kemudian
08:16memanggil rekan-rekan lainnya
08:20dan pemilih administrasi
08:22untuk meminjam kunci dan dibuka paksa
08:26dari lokasi kamar tersebut
08:30didapatilah situasi yang dinarasikan
08:36selanjutnya membawa korban ke tempat tidur
08:39melakukan tindakan pertama
08:40penanganan pertama
08:42memberikan oksigen kepada korban
08:44namun karena korban tetap tidak sadarkan diri
08:47dilarikan ke puskesmas
08:49pada saat dalam kondisi
08:52dilarikan ke puskesmas itu
08:53kedua korban
08:54dari hasil keterangan yang kita
08:56dapatkan bahwa
09:00kedua korban masih
09:01dalam kondisi
09:03tidak sadarkan diri
09:04namun belum dinyatakan meninggal dunia
09:06karena dari keterangan saksi
09:10dari pihak Nur Hayati
09:12Roh Hayati
09:14mengunggalkan bahwa
09:17saksi nadinya masih berdenyut
09:20namun dalam perjalanannya
09:21tidak berdenyut kembali
09:25hal yang sama juga serupa disampaikan dari
09:27dari visum
09:29dari pihak
09:32puskesmas
09:34bahwa setelah dilakukan
09:36pemeriksaan luar
09:38pasien telah meninggal dunia
09:40sebelum
09:41sampai di puskesmas
09:43demikian kami sampaikan
09:44Pak ini kan juga ada informasi
09:48bahwa pihak keluarga korban
09:50ini menolak untuk dilakukan
09:51otopsi begitu ya
09:53tapi memang proses pemakaman
09:54sudah terjadi
09:55apakah
09:56kedepannya
09:57apabila keluarga
09:58ingin dilakukan ekshumasi
10:00ini masih bisa?
10:03Ya apabila ada permintaan
10:04dari pihak keluarga korban
10:06apabila dari pihak keluarga korban
10:09untuk dilakukan ekshumasi
10:10kita
10:11akan melakukan
10:12ekshumasi tersebut
10:14Oke
10:16dari
10:17rentetan
10:18pemeriksaan
10:19yang sudah dilakukan
10:20atau penyelidikan
10:21yang sudah dilakukan polisi
10:22adakah
10:23dugaan kelalaian
10:24pihak pengelola
10:25tempat penginapan Pak
10:26terkait dengan kasus ini?
10:29Belum
10:29belum bisa kita
10:30asumsikan
10:31karena kita juga belum
10:32melakukan pemeriksaan
10:35terkait
10:36situasi
10:37penginapan
10:39jadi yang sementara kita
10:41interogasi
10:45terkait
10:46kronologis kejadian
10:47dan rentetan kejadian
10:49demikian Pak
10:49Oke
10:50setelah
10:51investigasi
10:53dan juga mendalami
10:54kronologi kejadian
10:55dari sejumlah saksi
10:56apa langkah lanjutan
10:57yang hingga kini
10:58dilakukan polisi Pak?
11:01Kita
11:01koordinasi
11:02sama
11:02ahli Pak
11:03terkait
11:04situasi
11:06yang ada
11:07saat ini
11:08baik
11:10kita koordinasi
11:11sama saksi
11:11sambil menunggu
11:12penanganan
11:13dari
11:14korban
11:15karena korban
11:16yang mengetahui
11:17korban juga belum kita
11:18minta keterangan
11:20mbak
11:21Oke
11:21korban dalam hal ini
11:22adalah suami
11:23hingga saat ini
11:24masih dalam pemulaan
11:26dan sebentar lagi
11:27jika memang sudah
11:27kondisinya dinyatakan pulih
11:29bisa langsung
11:30kemudian diperiksa
11:31sebagai saksi
11:32terima kasih
11:32atas informasi
11:34yang Anda sampaikan
11:34melalui Kompas Malam
11:35Kompas TV
11:36Kasat Reskrim Polres Solok
11:38AKP Efrian Mustakim Batiti
11:40Salam sehat selalu Pak
11:40terima kasih
11:41Salam sehat Mbak
Komentar