- 3 jam yang lalu
- #hargaminyak
- #minyak
- #bbm
KOMPAS.TV - Menggapi kenaikan harga minyak dunia, yang sempat menembus level di atas 100 dolar Amerika Serikat per barel, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak khawatir karena menilai kondisi ekonomi nasional masih terjaga.
Menurut Purbaya, pemerintah akan mengantisipasi dampak gejolak global terhadap ekonomi dalam negeri. Sejumlah skema telah disiapkan untuk memitigasi pelebaran defisit APBN.
Purbaya mengatakan, hingga saat ini belum terlihat gangguan aktivitas ekonomi masyarakat karena harga minyak yang naik. Ia juga memastikan pemerintah tidak akan terlambat mengambil keputusan saat harga minyak dunia terus melonjak.
#hargaminyak #minyak #bbm
Baca Juga [FULL] Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Bagaimana Respons Negara Timur Tengah? Ini Kata Pengamat di https://www.kompas.tv/internasional/655826/full-mojtaba-khamenei-pimpin-iran-bagaimana-respons-negara-timur-tengah-ini-kata-pengamat
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/655827/guru-besar-univ-airlangga-bicara-soal-harga-minyak-sempat-tembus-100-usd-apa-strategi-pemerintah
Menurut Purbaya, pemerintah akan mengantisipasi dampak gejolak global terhadap ekonomi dalam negeri. Sejumlah skema telah disiapkan untuk memitigasi pelebaran defisit APBN.
Purbaya mengatakan, hingga saat ini belum terlihat gangguan aktivitas ekonomi masyarakat karena harga minyak yang naik. Ia juga memastikan pemerintah tidak akan terlambat mengambil keputusan saat harga minyak dunia terus melonjak.
#hargaminyak #minyak #bbm
Baca Juga [FULL] Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Bagaimana Respons Negara Timur Tengah? Ini Kata Pengamat di https://www.kompas.tv/internasional/655826/full-mojtaba-khamenei-pimpin-iran-bagaimana-respons-negara-timur-tengah-ini-kata-pengamat
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/655827/guru-besar-univ-airlangga-bicara-soal-harga-minyak-sempat-tembus-100-usd-apa-strategi-pemerintah
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:06Intro
00:17Saatnya kompas bisnis saudara menanggapi kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus level di atas 100 dolar AS per barel
00:24Menteri Keuangan Purbaya Yudisa Dewa meminta masyarakat tidak khawatir karena menilai kondisi ekonomi nasional masih terjaga
00:31Menurut Purbaya pemerintah akan mengantisipasi dampak gejolak global terhadap ekonomi di dalam negeri
00:37Sejumlah skema telah disiapkan untuk memitigasi pelebaran defisit APBN
00:41Purbaya bilang hingga saat ini belum melihat gangguan aktivitas ekonomi masyarakat karena harga minyak yang naik
00:48Ia juga memastikan tidak akan terlambat mengambil keputusan di saat harga minyak dunia terus melonjak
00:58Artinya daya beli masyarakat sepertinya sedang baik dan kita tidak resesi apalagi dari krisis kita jauh dari krisis
01:08Jadi ekonomi kan sedang bagus teman-teman gak usah takut nanti kalau harga minyak dunia naik pun kita akan coba
01:16absorb lewat APBN
01:17Dan kita akan mengendalikan semaksimal mungkin
01:19Pak itu hitungannya gimana Pak? Sekarang kan lagi 113 balon tadi pagi jam 10
01:23Kan baru satu hari
01:24Itu kan kira-kira 100 tahun penuh
01:27Rata-rata setahun berapa?
01:29Kalau rata-rata setahun 100 berarti kan naik terus ke atas
01:33Ya kita lihat kondisi APBN kita seperti apa
01:35Yang jelas kita coba absorb shock semaksimal mungkin
01:40Artinya mungkin dia
01:42Apakah ini akan selama setahun atau pangkannya akan 3 bulan dulu Pak?
01:45Bahkan bilang kan tetap setahun apakah akan diperkenalkan 3 bulan dulu angka setahun atau tetap mau dilihat setahun para terakhir?
01:50Kalau setahun sudah lambat dong
01:52Di koreksi di akhir tahun sudah telat
01:55Jadi kita lihat
01:56Sebulan ini kita lihat bagaimana keadaannya
01:58Nanti kita akan evaluasi secara menyeluruh
02:00Tapi yang jelas kita akan pastikan
02:03Momentum pertumbuhan ekonomi
02:05Tidak terganggu
02:06Dan sekarang kan ekonomi masih ekspansi kan
02:08Saya belum melihat gangguan dari aktivitas ekonomi dalam negeri
02:12Gara-gara harga yang naik tinggi
02:14Tapi kan baru sebentar
02:16Jadi teman-teman yang lain
02:17Jangan cepat-cepat memastikan atau menyimpulkan
02:21Harga akan seratus terus
02:23Bahkan ada yang bilang menuju seratus 50
02:25Dan kita anggarannya akan tidak kuat
02:28Kita akan ases terus dari waktu ke waktu
02:31Itu yang kita kan berubah
02:33Itu yang kita kan berubah
02:33Sebenarnya dengan keadaan
02:3592 juga akan kita tanya
02:36Sekarang berapa?
02:37Belum seratus kan sekarang
02:38Gata-gatanya
02:38Jadi masih di bawah itu
02:40Jadi masih tenang-tenang
02:41Yang jelas
02:42Kita monitor dari waktu ke waktu
02:44Dan saya tidak akan terlambat
02:45Mengambil keputusan
02:46Kalau diperlukan
02:50Perlu dipahami
02:51Sejak serangan AS Israel ke Iran
02:53Pada 28 Februari lalu
02:55Harga minyak mentah Brent
02:56Terpantau terus naik
02:58Pada penutupan perdagangan 2 Maret
03:00Harga minyak melonjak ke 77,74 dolar
03:03Amerika Serikat per barrel
03:04Harga minyak mentah Brent
03:05Melampaui angka psikologis pada 3 Maret
03:07Tembus 81,4 dolar per barrel
03:11Dan menyentuh 85,41 dolar AS pada 5 Maret
03:15Karena harga minyak makin tak terbendung
03:17Menempus level 92,69 dolar per barrel
03:20Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu
03:23Nah hari Senin
03:23Pukul 9.33 waktu Indonesia Barat
03:26Minyak sempat menyentuh level tertinggi
03:28Di harga 118 dolar AS per barrel
03:32Hingga akhirnya ditutup
03:33Pada 98,96 dolar per barrel
03:41Sementara kenaikan juga terjadi
03:43Pada minyak mentah WTI
03:45Pada penutupan perdagangan awal pekan
03:47Harga berada di level 71 dolar per barrel
03:50Harga terus naik
03:51Hingga menyentuh 74 dolar per barrel
03:54Pada 3 dan 4 Maret
03:55Kenaikan harga makin meroket
03:57Pada 5 dan 6 Maret
03:59Masing-masing ditutup
03:59Pada harga 81 dolar
04:01Dan 90,9 dolar AS per barrel
04:05Pada Senin
04:05Pukul 9.15 waktu Indonesia Barat
04:07Harga minyak WTI
04:08Sempat tembus 116 dolar
04:11Hingga akhirnya turun
04:12Pada penutupan perdagangan
04:13Di harga 87,73 dolar per barrel
04:22Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
04:25Sempat tertekan selama sepekan terakhir
04:27Sejak serangan AS Israel ke Iran
04:29Ditambah diturunkannya outlook RI oleh Fitch
04:32Pada 3 Maret
04:33Rupiah masih di level 16.870 per dolar
04:37Dan kian melemah hingga ke 16.911 per dolar
04:41Pada hari Kamis
04:42Sempat terpantau menguat
04:43Pada penutupan perdagangan 5 Maret
04:45Di 16.886
04:47Dan kembali melemah
04:48Pada 6 dan 9 Maret
04:50Masing-masing di level 16.919
04:52Dan 16.974 per dolar
04:56Bahkan rupiah sempat diperdagangkan
04:59Di harga lebih dari 17.000
05:08Kita cek pasar modal
05:10IHSG terpantau rontok
05:11Dengan penurunan hampir 9%
05:14Selama sepekan terakhir
05:15Pada 3 Maret
05:16IHSG masih berada di level 7.939
05:19Turun ke 7.577
05:22Di hari berikutnya
05:23Sempat menguat tipis 1,76%
05:26Ke level 7.710
05:27Pada penutupan perdagangan hari Kamis
05:29Namun bursa saham tak kuat menahan sentimen negatif
05:32Yang datang bertubi-tubi
05:34Dan kembali anjlok pada 6 dan 9 Maret
05:36Masing-masing berada di level 7.585
05:39Dan 7.337
05:46Kita bahas bagaimana dampak kenaikan harga minyak dunia
05:49Terhadap ekonomi nasional
05:50Seberapa besar ketahanan APBN
05:52Kita di tengah tekanan kondisi global ini
05:54Kompas Bisnis akan tanyakan ini kepada guru besar fakultas ekonomi
05:57Dari Universitas Erlangga Rahma Gahmi
06:00Prof Gahmi dengan Tifal disini selamat pagi
06:04Selamat pagi Mas Tifal
06:05Terima kasih sudah bergabung bersama kami
06:07Kabar kami baik terima kasih juga sudah bergabung
06:10Yang terbaru dulu saya mau tanya ke Anda
06:11Karena Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang
06:13Perang melawan Iran tidak akan berlangsung lama
06:17Disebut ini perang jangka pendek
06:18Buat ekonomi ini hal yang melegakan
06:21Atau jangan-jangan kita masih perlu was-was nih?
06:25Ya semua tidak tahu ya apa yang diinginkan oleh Presiden Donald Trump gitu ya
06:32Karena konflik Timur Tengah ini yang menyangkut geopolitik
06:37Tidak ada yang bisa memastikan kapan ini perang berakhir
06:41Kadang-kadang apa yang menjadi suatu pemikiran Donald Trump itu
06:45Tidak pernah ada yang tahu
06:47Sehingga disini saya mengatakan bahwa merupakan pedang bermata dua
06:52Ungkapan Donald Trump itu
06:54Jadi kita tidak boleh berleha-leha bahwa
06:57Ekonomi kita akan juga tidak terpengaruh gitu
07:01Dengan adanya perang Timur Tengah gitu Mas Tifal
07:04Jadi jangan dipercaya dulu
07:06Karena kita tahulah
07:08Presiden Donald Trump ini kan Modi ya
07:11Jadi kalau tidak pas ininya
07:13Jadi jangan sampai kita lihat bahwa ini adalah skenario angin segar
07:18Artinya memberikan sentimen positif
07:20Iya mungkin gitu ya
07:21Tapi jika perang ini benar-benar berakhir
07:23Memang tentunya mencapai genjatan senjata
07:27Dan memang dampak ekonominya akan sangat masif juga
07:31Terutama kita kan sekarang sudah mengalami lonjakan energi
07:36Harga-harga komoditas energi kita
07:38Yang sudah mencapai ke level terutama minyak
07:41Ke level 114 kemarin sekarang
07:44Sudah turun ya Mas
07:45Di bawah 198 sekarang
07:47Dan memang ini kita
07:49Alhamdulillah gitu
07:50Kalau kita memang tidak terlampau
07:53Ada dampak kata Pak Purbaya
07:55Ya kita terima dengan positif
07:58Pernyataan Pak Purbaya itu
07:59Tapi saya berharap pemerintah juga harus
08:02Dewas pada gitu
08:03Kenapa?
08:04Karena kita tahu bahwa
08:06Lonjakan-lonjakan harga minyak ini
08:08Pastinya akan berdampak pada
08:10Kondisi fiskal kita
08:13Karena kita tahu bahwa APBN kita kan
08:15Tidak sedang baik-baik saja
08:17Karena APBN kita sebenarnya sekarang kan
08:19Mengalami suatu krisis ya
08:22Karena tentunya disini kita tahu bahwa
08:25Pengelolaan dalam APBN kita itu banyak
08:27Ke hal-hal yang memang terkait dengan
08:30Pembiayaan-pembiayaan program-program
08:33Pemerintah terutama Presiden gitu
08:35Nah ini yang
08:36Langkah inilah yang harus kita waspada
08:38Karena kalau enggak
08:40Nanti jebol
08:41APBN kita
08:42Karena kita tahu bahwa
08:43Tekanan nilai tukar rupiah kita
08:45Juga sudah ke 17 sekarang kan
08:47Nah ini juga waspada
08:48Karena kita tahun 98
08:50Pada saat itu
08:51Dari
08:521.800 sekian
08:54Langsung
08:55Meningkat sampai
08:5617.500
08:57Artinya apa
08:59Ini tingkat kewaspadaan kita
09:00Harus ditingkatkan lagi
09:02Lebih apalagi rating
09:04Terhadap negara kita
09:05Semuanya
09:06Di downgrade gitu ya
09:08Mulai dari MSCI
09:09Juga
09:10Apa
09:11Modis dan sebagainya
09:12Oke soal rating itu
09:14Kita akan coba bahas itu
09:14Lebih lanjut nanti Bu
09:15Cuma begini
09:16Oke
09:16Kalau melihat
09:17Kondisinya sekarang
09:18Harga minyak sudah tembus
09:20Sempat tembus dalam perdagangan
09:21Lebih dari 100 dolar Amerika Serikat
09:23Walaupun di sisi lain
09:25Dari pemerintah sudah bilang
09:26Bahwa kondisi ekonomi
09:27Masih tetap terjaga
09:27Dan publik tidak perlu khawatir
09:29Sejauh analisis Anda
09:31Realisasi di lapangannya
09:32Atau fakta di lapangannya
09:33Gambarannya sejauh apa
09:35Dan
09:36Apakah memang gambaran
09:37Kekhawatiran itu
09:38Jelas terlihat atau ya
09:39Sebetulnya ya
09:40Masih bisa dikendalikan
09:40Ya gini mas
09:42Kenaikan harga minyak dunia
09:44Yang tembus 100
09:45US dollar per bareng ini
09:48Sebenarnya
09:49Kan memang
09:50Merupakan tantangan serius
09:51Ya bagi Indonesia gitu
09:53Saya katakan begitu
09:54Mengingat asumsi
09:56Makro dalam APBN kita
09:57Itu hanya mematuh
09:58Harga minyak dunia
10:00Itu di kisaran
10:0168-70 US dollar
10:03Per bareng
10:04Nah ini kan
10:04Terdapat selisih
10:06Yang sangat besar
10:07Nah ini pemerintah itu
10:08Harus
10:09Memitigasi mas
10:11Artinya
10:11Membuat suatu langkah-langkah
10:13Mitigasi fiskal
10:14Dan anggaran APBN kita
10:15Artinya
10:17Dari kenaikan harga minyak
10:19Yang meningkat ini
10:20Beban subsidi energi ini
10:21Secara drastis
10:22Artinya
10:23Setiap kenaikan
10:241 US dollar
10:25Harga minyak dunia
10:26Itu diperkirakan
10:28Menambah divisit APBN kita
10:29Sebesar 7 triliun
10:31Mas Trifal
10:31Nah
10:32Realokasi dan efisiensi belanja
10:34Itu wajib
10:34Jadi artinya
10:36Harus mengkaji opsi
10:38Jadi pemerintah itu
10:39Mulai mengkaji opsi
10:40Penghematan
10:41Pada program-program
10:42Non prioritas
10:43Jadi salah satu
10:44Yang menjadi sorotan
10:45Adalah
10:46Memang efisiensi
10:48Pada kos anggaran
10:49MBG
10:50Yang mencapai
10:51355 triliun
10:52Terutama pada
10:53Belanja barang
10:54Yang tidak terkait
10:56Langsung dengan makanan
10:57Nah ini
10:58Nah
10:59Karena MBG ini kan
11:00Banyak mas
11:01Artinya
11:02Perlengkapan-perlengkapan
11:03Gitu ya
11:03Termasuk pengadaan
11:04Mobil, motor
11:05Dan sebagainya
11:06Komputer dan sebagainya
11:07Nah
11:08Yang kedua
11:09Kenaikan harga minyak
11:10Ini juga kan
11:11Meningkatkan penerimaan
11:12Negara dari sektor
11:13Migas mas ya
11:14Namun karena Indonesia
11:16Sekarang ini adalah
11:17Net importir minyak
11:18Maka pendapatan ini
11:19Biasanya tidak cukup
11:20Menutupi dari
11:21Lonjakan beban subsidi
11:22Nah
11:23Juga pemerintah
11:24Harus berusaha
11:25Bagaimana menjaga
11:27Divisit ini
11:27Agar tidak melampaui
11:29Ambang batas
11:29Aman
11:303% dari
11:31PDB kita
11:32Gitu loh mas
11:33Nah meskipun
11:33Skenario terburuk ini
11:35Memprediksi divisit
11:36Bisa melebar
11:37Hingga
11:373,6%
11:39Mas Tival
11:41Nah ini yang perlu
11:42Diwaspadai
11:42Karena kalau udah
11:43Divisit kita
11:44Lebih dari
11:453%
11:46Sampai
11:463,6
11:47Sampai 4%
11:48Ini investor semakin
11:49Gak percaya lagi mas
11:50Kepada kita
11:51Kan gitu
11:51Nah ini
11:52Pemerintah kan
11:53Menghadapi dilema
11:54Mas
11:54Antara
11:55Menjaga daya beli
11:56Masyarakat
11:57Atau kesehatan
11:58Fiskal
11:58Nah ini yang harus
12:00Kita pilih
12:00Hingga saat ini
12:01Memang
12:02Kalau kita lihat ya
12:04Seperti
12:04Menteri SDM itu
12:05Memastikan harga
12:06Pertalai dan
12:07Solar itu
12:07Tidak akan terganggu
12:09Tidak naik
12:09Katanya
12:10Tapi
12:10Tidak akan terganggu
12:11Katanya juga kan
12:12Tidak akan naik mas
12:13Tapi
12:13Saya tidak yakin
12:15Dan
12:15Kenaikan BBM ini
12:16Pasti akan mendorong
12:17Inflasi
12:18Inflasi ini
12:19Mas terjadi
12:20Sekarang
12:20Ketika kita
12:21Mengalami deflasi
12:22Deflasi itu
12:23Artinya
12:24Daya beli kita
12:24Anjrok sekarang
12:25Nah
12:26Seharusnya
12:27Kalau terjadi
12:27Inflasi
12:28Menurut teori
12:28Demand
12:29Pool
12:30Inflation
12:31Artinya
12:31Permintaan
12:32Terhadap
12:32Barang itu
12:33Tinggi
12:34Daya beli
12:34Tinggi
12:35Tapi ini
12:35Sekarang
12:36Fenomenanya
12:36Unik
12:37Inflasi
12:37Bersamaan
12:38Dengan deflasi
12:39Kenapa?
12:40Karena
12:40Daya beli
12:40Masyarakat
12:41Menengah
12:41Sekarang
12:42Terpuruk
12:43Juga
12:43Nah
12:44Middle
12:45Class kita
12:47Memang terpuruk
12:48Apalagi
12:48Kita menghadapi
12:49Kelas bawah
12:50Seperti itu
12:50Artinya
12:52Kalau kita
12:54Lihat
12:54Jika harga tetap
12:55Bertahan
12:55Di atas
12:56100 USD
12:57Dalam jangka panjang
12:58Maka
12:59Pemerintah itu
12:59Harus menyiapkan
13:00Skenario
13:01Berbagai beban
13:02Artinya
13:03Dengan masyarakat
13:04Melalui apa
13:04Penyesuaian harga BBM
13:06Tentunya
13:06Secara bertahap
13:07Atau
13:08Pemurangan volume
13:09Subsidi
13:09Mas
13:10Gak bisa memaksakan
13:11Untuk subsidi
13:12Ini
13:12Tapi
13:13Apakah masyarakat
13:14Menengah sama
13:15Bahwa itu
13:16Sudah siap
13:16Untuk seperti itu
13:17Nah
13:18Ini yang harus
13:19Diperhatikan
13:20Terutama adalah
13:21Terkait
13:22Dengan
13:22Apa namanya
13:23Ketahanan stok
13:25Dan diversifikasi
13:26Pasokan BBM itu
13:27Jadi
13:28Pertamina itu
13:29Harus memastikan
13:30Cadangan energi kita
13:31Secara nasional
13:32Itu aman
13:33Artinya
13:34Untuk tidak
13:35Terjadi suatu
13:36Pendek baying
13:37Terhadap masyarakat
13:38Walaupun
13:39Kemudian dari
13:39Pertamina
13:40Sorry saya potong
13:40Prof
13:40Karena dari
13:41Kalau saya kutip
13:42Dari harian kontan
13:42Edisi hari ini
13:43Dari Vice President
13:44Corporate Communication
13:45Pertamina
13:45Muhammad Barun
13:46Juga sudah memastikan
13:47Saat ini kami fokus
13:48Menjaga pasokan energi
13:49Aman dan dapat
13:50Terdistribusi dengan
13:50Baik ke masyarakat
13:51Di seluruh Indonesia
13:52Kalau menyangkut lagi
13:53Soal harga minyak ini
13:54Dan berkaitan dengan
13:55APBN
13:56Sebetulnya kan dari
13:57Pemerintah juga berkali-kali
13:58Menyampaikan efisiensi ini
13:59Sudah work
13:59Sudah kelihatan
14:00Ada penghematan besar
14:01Itu kan harusnya
14:02Nolong juga dong Prof
14:04Iya
14:04Tapi
14:05Gini mas
14:07Kita ini kan
14:08Mempunyai suatu
14:09Kondisi
14:10Tidak seperti
14:11Era 70-an
14:13Kita sekarang
14:13Sudah net import
14:14Kan
14:15Kita sudah keluar juga
14:17Dari keanggotaan OPEC
14:18Dan sudah lama itu kan
14:19Nah
14:20Artinya
14:21Kita ini kan masih ada
14:22Ketergantungan
14:23Yang juga harus lewat
14:25Di selat hormos
14:26Kan gitu ya
14:27Nah ini yang
14:28Yang rawan mas
14:29Yang rawan konflik
14:30Artinya pemerintah ini
14:32Harusnya mulai
14:32Mencari alternatif
14:34Sumber pasokan minyak
14:35Dari negara lain
14:36Termasuk
14:37Artinya
14:37Menjajaki impor
14:39Yang tadinya juga
14:40Ini sebenarnya
14:41Ada juga
14:42Maksud-maksud tertentu
14:44Dari Amerika
14:44Nyerang Iran
14:45Termasuk juga
14:47Dari Amerika
14:47Tapi kan lebih mahal
14:49Kalau dari Amerika juga
14:50Nah ini
14:51Yang harus dipikirkan
14:53Nah
14:53Beban APBN kita berat
14:55Nah mana
14:56Subsidi listrik
14:57Subsidi BBM
14:58Dan sebagainya
14:59Wah ini sudah
15:00Menjadi suatu
15:01Blunter kayaknya
15:02Mas gitu
15:03Kalau tidak
15:04Pengelolaan fiskal kita ini
15:05Dikelola secara hati-hati
15:07Nah ini yang saya selalu
15:08Mengatakan
15:09Saya cinta negara
15:10Saya cinta presiden
15:12Bukan bermaksud saya
15:13Di sini
15:14Untuk menjelekan pemerintah
15:15Tidak ada
15:16Saya sayang
15:17Sama presiden
15:17Dan negara
15:18Dan bangsa gitu mas
15:19Sehingga kita mari
15:20Para
15:21Artinya kita
15:22Akademi sini
15:23Harus memberikan
15:24Masukan yang
15:26Konstruktif
15:26Dan membangun
15:27Kepada pemerintah
15:28Jadi artinya
15:29Bagaimana caranya
15:30Kita bisa
15:31Mengendalikan inflasi
15:33Terutama
15:34Karena di sini
15:34Akan terkait dengan
15:36Daya beli masyarakat
15:37Yang semakin terdampak
15:39Yang semakin juga
15:39Boncos
15:40Seperti itu
15:41Artinya apa
15:42Kenaikan biaya logistik
15:43Akibat harga minyak
15:45Ini kan pastinya
15:46Akan memicu
15:47Inflasi pangan
15:48Nah itu
15:48Yang pertama pangan
15:49Kenapa
15:50Karena pangan ini kan
15:51Kebutuhan pokok
15:52Yang tidak bisa kita hindari
15:54Seperti itu mas
15:55Kalau yang lain
15:56Mas bisa dihindari
15:57Tapi kalau pangan
15:58Tidak bisa gitu kan
15:59Nah
15:59Maka
16:00Apa
16:01Dilakukan melalui
16:02Koordinasi tim pengendalian
16:04Inflasi pusat
16:05Dan daya mas
16:06Seperti itu
16:06Dari Menko juga
16:08Sudah bilang
16:08Akan butuh waktu
16:10Dalam satu bulan ini
16:11Untuk evaluasi
16:12Penyesuaian terhadap
16:13APBN ini
16:14Merujuk pada
16:15Kondisi lonjakan
16:16Harga minyak itu tadi
16:16Menurut anda
16:17Satu bulan itu
16:18Waktu yang cukup
16:20Atau justru
16:21Butuh lebih lama lagi
16:22Atau malah bisa
16:23Lebih cepat daripada itu
16:24Jawabnya nanti Prof
16:25Kita jeda dulu
16:25Tetap di kompasi
16:35Keserakaan
16:37Menjadi bencana
16:38Akula dan Sadewa
16:40Mengembalikan
16:42Kedamaian
16:45Memarjan
16:46Rayakan
16:47Hari Kebenangan
17:50Di bulan cuci
17:53Kita pasti dicoba
17:54Ademin lagi
17:56Dengan
17:57Aqua
18:00Aqua
18:01Dingin alaminya
18:03Ademin
18:04Ramadhanmu
18:05Bumpur sedap
18:06Bumpur sedap
18:06Ala The Chalk Chuters
18:07Wih
18:08Sudah mau buka nih Boy
18:09Ini jagoan gue
18:11Mie sedap goreng
18:12Love it
18:12Ada kriuknya
18:43Tori Boy
19:13Marjan
19:43Efektif bersihkan kotoran dan bakteri
19:44Kitori
19:44Manis gurih umami
19:46Oish
19:46Hingga lulus
19:47Diseruput dan putus
19:48Menyata back
19:48Pasti
19:49Ramelius
19:49Dari Wings Food
19:50Keserakaan
19:52Menjadi bencana
19:53Akula dan Sadewa
19:55Mengembalikan
19:57Kedamaian
20:00Marjan
20:01Rayakan
20:02Hari Kebenangan
20:25Melanjutkan diskusi Prof Gafmi
20:26Kalau kata Menteri Keuangan nih
20:29Butuh waktu satu bulan
20:30Untuk evaluasi penyesuaian APBN
20:32Cukup gak waktu segitu?
20:34Durasi yang rasional
20:36Sebenarnya
20:37Sangat berisiko
20:38Dalam waktu satu bulan itu
20:40Mas Tifal
20:40Mengingat
20:41Dinamika pasar minyak itu kan
20:43Sangat volatile ya
20:44Jadi Menteri Keuangan
20:46Pak Purbaya ini
20:47Sedang melakukan
20:48Permainan tunggu
20:50Dan juga harus
20:51With NC gitu
20:52Yang cukup
20:53Menegangkan sebenarnya mas
20:55Jadi artinya
20:56Mengapa satu bulan itu
20:58Terasa pas
20:59Aku itu kan
21:00Dari sisi optimis
21:01Pak Purbaya oke
21:02Saya
21:03Saya mendukung ya
21:05Setuju
21:05Optimis itu penting
21:06Wajib gitu ya
21:08Tapi kita kan lihat
21:10Mengubah PBN secara drastis
21:11Dalam hitungan hari
21:13Kan bisa memicu
21:14Kepanikan investor
21:15Mas Tifal
21:15Ini akan menjadi
21:17Capital outflow nanti ya
21:18Satu bulan itu
21:19Memberi ruang bagi pasar
21:21Untuk mencermati situasi
21:23Jadi kita gak bisa
21:24Yang kedua
21:25Pemerintah kan butuh waktu juga
21:26Untuk melihat
21:27Bagaimana
21:28Apakah harga dari
21:30100 USD per baril ini
21:32Adalah sok sementara
21:33Atau tren jangka panjang
21:35Nah
21:35Mengubah postur
21:36Anggaran berdasarkan
21:37Harga harian yang
21:38Fluktuatif ini kan
21:39Bisa menyebabkan
21:40Kebijakan yang tidak efisien
21:41Hemat saya seperti itu
21:43Dan juga disini
21:44Maret tahun 2026
21:46Ini juga bertepatan
21:47Dengan momentum
21:48Bulan
21:48Suci Ramadan
21:49Dan Lebaran
21:50Minggu depan lagi
21:51Momen-momen mudik juga kan Bu
21:52Ya
21:53Momen-momen mudik juga
21:55Maka evaluasi
21:56Satu bulan itu
21:56Memastikan
21:57Tidak ada guncangan harga
22:00Artinya
22:00Seperti kenaikan BBM
22:01Di tengah
22:03Meningkatnya kebutuhan masyarakat
22:04Nah
22:05Artinya
22:06Kalau saya katakan
22:07Mengapa satu bulan itu
22:08Sisi kritis
22:10Artinya berisiko
22:11Karena
22:11Setiap harga
22:12Setiap hari
22:13Harga
22:14Minyak itu kan bertahan
22:15Di atas
22:15100 USD
22:17Misalnya
22:17Subsidi energi itu
22:19Kita melihat
22:20Membakar
22:21Kes negara dengan
22:21Kecepatan tinggi
22:22Mas
22:22Jadi jika asumsi
22:24APBN itu
22:2470 USD
22:25Per bareng
22:26Realitanya
22:27100 USD
22:28Per bareng
22:29Artinya apa
22:29Ada selisih
22:3030 USD
22:31Per bareng
22:32Ini
22:33Artinya
22:34Terakumulasi
22:35Setiap hari
22:36Mas Tival
22:36Nah
22:37Satu bulan evaluasi ini
22:38Bisa berarti
22:40Akumulasi beban subsidi itu
22:41Tambah
22:42Tambahnya adalah
22:43Sebesar
22:44Puluhan triliun rupiah
22:45Nah
22:46Ini
22:46Rupiah sudah menyentuh
22:4817 ribu
22:48Iya kan
22:49Jika
22:50Jika evaluasi terlalu lama
22:52Tanpa aksi nyata
22:53Tentunya juga
22:54Pasti
22:55Ada kepastian
22:56Memotong belanja
22:57Non prioritas
22:58Nah
22:58Pasar
23:00Disini
23:00Mungkin menganggap
23:01Pemerintah lambat
23:02Meresponnya
23:03Sehingga bisa mendorong rupiah
23:04Ke level
23:0517.500
23:06Dan sebagainya
23:07Yang saya khawatirkan
23:09Seperti itu
23:09Kenapa
23:10Konflik Timur Tengah ini
23:12Kan tidak memberikan
23:12Kemewahan waktu
23:14Mas Tival
23:14Jadi
23:15Jika situasi
23:16Memburuk dalam
23:17Dua minggu ini
23:18Kedepan misalnya
23:19Evaluasi satu bulan
23:20Itu mungkin
23:21Sudah terlambat
23:22Untuk menyelamatkan
23:22Target divisit
23:23Kita yang
23:24Masih berada
23:262,9%
23:28Dari PDB kita
23:29Gitu ya
23:29Nah
23:30Ini
23:30Artinya
23:31Titik krusial
23:32Dalam evaluasi satu bulan
23:34Ini kemungkinan besar
23:35Tidak hanya
23:35Mengevaluasi angka
23:36Hemat saya
23:37Tapi juga
23:38Prioritas politik
23:39Ya
23:40Jadi intinya
23:41Pertama adalah
23:43Apakah
23:44Kita itu
23:45Pemerintah ini
23:46Porsinya akan
23:47Dikurangi ya
23:47Untuk pengadaan barangnya
23:48Seperti
23:49Redesign makan
23:50Bergisi gratis
23:51Seperti itu ya
23:52Terus juga
23:53Mempercepat mandatori
23:54Biodiesel
23:55Untuk mengurangi
23:56Volume
23:57Impor minyak mentah
23:59Secara
23:59Instan gitu
24:00Artinya
24:01Evaluasi satu bulan ini
24:03Adalah
24:03Langkah
24:04Diplomatis
24:05Untuk
24:06Meredam
24:06Spekulasi
24:07Namun
24:08Secara teknis
24:09Fiskalnya
24:10Pemerintah sebenarnya
24:11Harus memiliki
24:12Skenario darudat
24:13Dua minggu
24:13Ya
24:14Jika harga minyak
24:15Tetap bertahan
24:16Atau naik
24:17Sampai
24:18120 USD
24:19Artinya
24:20Disini
24:20Kita harus
24:21Benar-benar
24:23Memantau
24:24Dan dihitung
24:25Secara cermat
24:26Secara metodologi
24:27Yang tepat
24:27Dan akurat
24:28Mas Tifa
24:29Karena ini
24:29Seperti itu
24:31Tapi kalau Anda
24:32Rasanya selain
24:32Masalah postur
24:34Untuk beberapa program
24:35Ataupun juga
24:37Anggaran-anggaran
24:38Untuk postur-postur
24:38Di program-program yang lain
24:40Langkah apa lagi
24:41Yang mungkin bisa dilakukan
24:42Dalam waktu cepat
24:43Oleh
24:43Otoritas terkait
24:44Bu
24:45Memastikan bahwa
24:46APBN kita
24:46Masih tetap terjaga
24:47Di tengah kondisi
24:49Yang serba
25:18Tidak pasti
25:19Seperti sekarang
25:19Bagaimanapun
25:20Kalau itu dikelola
25:21Dengan baik
25:21Ekonomi hijau
25:22Itu
25:23Pasti bisa
25:24Ya
25:24Jadi kita-cita
25:25Pak Prabowo
25:26Ini kan
25:26MBG sepanjang masa
25:27Gitu kan
25:28Nah tapi
25:29Kalau kita tidak
25:30Bisa mengelola
25:31Fiskal dengan baik
25:32Lah dari mana
25:33Anggaran
25:33Nah oleh karena itu
25:34Harus ada alternatif
25:35Bagaimana bisa kita
25:36Menarik
25:37Cuan dari itu
25:38Yaitu
25:39Ekonomi hijau
25:40Tapi itu adalah
25:41Jangka panjang
25:41Tapi kalau tidak
25:42Dimulai
25:43Gimana coba
25:43Kita bisa ada
25:44Kemungkinan mas
25:45Mempunyai
25:46Satu peluang
25:48Pasar
25:49Karbon
25:49Dunia
25:50Yang ada
25:50Di negara kita
25:52Gitu loh
25:52Nah ini yang harus
25:53Ditu
25:53Gitu loh
25:54Mas Dival
25:55Di satu sisi
25:57Kalau kita lihat
25:57Tadi kami juga
25:58Di awal
25:58Sempat menunjukkan
25:59Data-data
26:00Tidak hanya masalah
26:01Harga minyak dunia
26:01Yang terdampak
26:03Nilai tukar rupiah kita
26:04Ikut tertekan
26:05Kemudian di indeks
26:06Harga saham
26:06Gabungan juga
26:07Ikut terkoreksi
26:09Cukup dalam
26:09Dalam satu pekan
26:10Masa
26:11Konflik ini berjalan
26:12Ini kan
26:13Akhirnya memunculkan
26:14Pandangan juga
26:15Di mata investor
26:16Masalah risiko
26:17Ditinggal ketidakpastian
26:18Yang ada sekarang ini Bu
26:20Sejauh mana Anda
26:20Menangkap itu
26:21Ya
26:22Pasar ini kan sekarang
26:24Belum mencapai
26:25Titik terendahnya
26:25Gitu ya Mas
26:26Jadi memang
26:27Kita itu
26:28Dari awal
26:29Sudah ada
26:29Apa
26:31Sinyal-sinyal
26:32Yang lampu kuning
26:33Dari
26:34Lembaga rating
26:35Yang ada
26:37Nah ini seharusnya
26:38Kita harus
26:39Apa namanya
26:41Waspada gitu
26:42Karena
26:42Perang timur tengah ini
26:44Artinya
26:45Sulit diprediksi
26:46Karena tak seorang pun
26:47Yang bisa tahu
26:48Kapan berakhir
26:49Nah IHSG
26:51Ini mungkin
26:51Saya prediksi
26:53Bisa jatuh
26:54Lagi Mas
26:55Dari
26:55Sekarang kan
26:56Di posisi
26:577000
26:57Sekian ya
26:58Nah saya khawatirnya
27:00Nah saya khawatirnya
27:00Nanti IHSG
27:00Jatuh ke
27:016500
27:02Coba gimana
27:03Nah pertumbuhan kredit
27:04Mungkin kurang dari 5%
27:06Tahun ini
27:06NPLnya juga bisa meningkat
27:08Di atas 3%
27:10Sehingga divisit
27:11Anggarannya
27:11Bisa lebih dari
27:123,5%
27:13Nah ini sementara
27:15Rasio pajak kita
27:16Diperkirakan
27:17Akan turun
27:18Menjadi 9%
27:19Sehingga apa
27:20Prospek ekonomi
27:21Kita ini
27:22Masih dalam
27:23Kondisi
27:23Fundamentalnya
27:24Agak rentan
27:26Jadi masih
27:27Rapuh
27:28Gitu Mas
27:28Kenapa
27:29Termasuk juga
27:30Bagaimana Bank Indonesia
27:32Itu melakukan
27:33Intervensi
27:34Yang menguras
27:34Cadangan divisa
27:35Gitu kan
27:36Nah ini kan
27:37Agak rawan
27:38Kalau cadangan divisa
27:39Kita udah menipis
27:40Nah ini yang perlu
27:41Dihati-hati
27:41Seperti itu
27:42Sehingga
27:43Sorry saya potong
27:43Prof
27:44Sehingga menurut Anda
27:44Menjaga
27:45Investor ini
27:47Sentimennya tetap positif
27:48Di kita
27:49Walaupun kemudian
27:50Tantangannya dengan
27:50Sempat Anda singgung
27:51Di segmen sebelumnya
27:52Masalah proyeksi
27:53Dari ekonomi kita
27:55Di beberapa lembaga
27:55Ini masih
27:56Sudah dimasukkan
27:57Ke level negatif
27:58Ini
27:58Harus gimana
28:00Otoritas terkait
28:01Jadi
28:03Otoritas terkait ini
28:04Menjaga suatu
28:05Kepercayaan investor
28:07Adalah
28:07Mari kita
28:08Memposisikan
28:09Pada tempatnya
28:11Gitu
28:12Artinya
28:12Pemerintah ini
28:13Jangan rebutan
28:14Dengan swasta
28:15Kenapa
28:16Karena swasta ini
28:17Adalah yang memberikan
28:18Suatu kehidupan
28:19Pada industri
28:20Industrialisasi
28:22Nah
28:22Kenapa kita sekarang
28:23Lemah
28:24Pada perluasan
28:25Kesempatan kerja
28:25Karena
28:26Swasta dimatikan
28:27Oleh pemerintah
28:28Nah seharusnya
28:29Kalau saya
28:30Bermengaca pada
28:31Negara-negara
28:32Yang berhasil
28:32Itu
28:33Pemerintah itu
28:34Memberikan
28:35Regulasi
28:36Yang bisa mendukung
28:37Swasta
28:37Dan
28:37Mengkolaborasikan diri
28:39Dengan swasta
28:40Jangan menekan swasta
28:41Nah sekarang kan
28:42Saya
28:42Nada-nadanya
28:43Sekarang
28:43Pemerintah itu
28:44Mau monopoli
28:45Swasta
28:46Mau disingkirkan semua
28:47Nah ini yang tidak baik
28:48Mas
28:48Seperti itu
28:49Nah ini yang
28:50Memberikan kepercayaan
28:52Kepada investor
28:53Bahwa
28:53Ayo
28:54Kita
28:54Pemerintah ini
28:55Ada
28:56Artinya
28:57Ada di belakang Anda
28:58Menyiapkan
28:59Segalanya
29:00Termasuk juga
29:01Misalnya
29:02Kepastian hukumnya
29:03Termasuk juga
29:04Bagaimana
29:05Apa namanya
29:06SDM yang
29:08Sudah terlatih
29:09Dan sebagainya
29:10Pendidikannya mumpuni
29:11Kompetensinya mumpuni
29:12Nah itu yang
29:13Diperlukan
29:14Dan juga
29:15Surat izinnya mudah
29:16Untuk masuk ke negara kita
29:18Kita gak mungkin
29:19Mas tidak butuh investor asing
29:20FDI itu
29:21Sangat kita butuhkan
29:22Kenapa?
29:22Karena itu juga berperan
29:23Untuk pengembangan teknologi
29:25Di negara kita gitu
29:26Sudah kami tangkap poinnya disitu
29:27Prof Gahmi
29:28Terima kasih banyak
29:29Sudah berdiskusi
29:30Dan berbagi pandangan bersama kami
29:31Selamat pagi
29:33Selamat pagi mas
29:38Selesai sudah
29:39Kompas bisnis
Komentar